Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK

KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK

Di mata semua orang di Kota Jiangnan, Chen Fan hanyalah seorang kuli bangunan yatim piatu yang lugu, miskin, dan kerap menjadi sasaran penindasan. Dengan singlet pudar dan peluh yang bercucuran di bawah terik matahari lokasi proyek Su Group, tidak ada yang menyangka bahwa pemuda yang tampak tak berdaya ini menyimpan rahasia legendaris. Di balik penyamarannya sebagai buruh kasar, Chen Fan adalah seorang Kultivator Sakti sekaligus Master Alkemis agung. Berkat warisan kuno yang ditemukannya di sumur tua panti asuhan semasa kecil, ia mampu meracik pil obat pembalik takdir hanya dengan bermodalkan kuali bekas di kontrakan sempitnya yang kumuh. Chen Fan sengaja menyembunyikan kekuatannya demi melatih mentalitas fana dan melindungi panti asuhan tempat ia dibesarkan. Namun, takdir sang naga tidak bisa selamanya terkubur dalam lumpur. Saat kultivasinya mencapai titik stagnan, Chen Fan dihadapkan pada satu-satunya cara untuk menembus batas: mempraktekkan teknik Kultivasi Ganda dengan wanita-wanita yang memiliki garis keturunan Yin khusus. Petualangan asmaranya pun dimulai, menyeret para wanita paling berpengaruh di kota tersebut ke dalam jaringan pesona dan karismanya. Di saat musuh-musuh dari sekte hitam mulai mengintai dan panti asuhannya terancam digusur, rahasia terbesar dalam hidupnya akhirnya pecah. Konglomerat multinasional nomor satu di negara itu, Tianlong Group, berhasil melacak keberadaannya setelah pencarian selama dua dekade. Chen Fan yang selama ini mengira dirinya hanyalah anak buangan, ternyata adalah pewaris tunggal tunggal triliunan Yuan yang menguasai nadi perekonomian absolut. Ketika konvoi puluhan mobil Rolls-Royce mengepung lokasi proyek dan para petinggi dunia bisnis berlutut di tanah berdebu di hadapannya, identitas sang kuli lugu terbongkar, memicu badai face-slap terbesar yang pernah disaksikan Kota Jiangnan! Kontras Identitas yang Ekstrem: Transformasi dari kuli bangunan berpakaian lusuh yang dihina mandor, langsung melompat menjadi Tuan Muda Besar pemilik takhta bisnis tertinggi sekaligus kultivator tak tertandingi. Kultivasi Ganda & Elemen Harem Modern: Hubungan romantis.
367 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai quotes matahari terbit
Baca
+Pustaka
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai quotes matahari terbit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status