Cinderella Hot Story
“Bahkan sebelum aku tahu semua fakta itu, aku sudah nggak mau lagi cari perempuan lain. Karena apa? Karena aku sudah nyaman dengan kamu. Aku nggak mau jauh dari kamu, dan aku juga nggak mau kehilangan kamu. Harusnya, kamu juga bisa merasakan semua itu, Yank.”
“Aku cuma butuh waktu,” balas Rindu lalu memiringkan tubuhnya ke arah Dewa.
“Dengan dibantu psikolog, atau hipnoterapis,” pinta Dewa. “Rindu … Sayang …. Jiwamu yang terluka itu, harus cepat disembuhkan. Sama seperti luka di perutku ini, kalau dibiarkan terlalu lama dan nggak ditangani, kemungkinan besar dia akan infeksi dan membusuk. Kalau sudah begitu, siapa yang rugi dan siapa yang sakit?”