Sweet Passion
"Lebih lembut diki, kak!"
Menahan sakitnya permainan Ale, Gea sampai mengigit bibirnya sendiri hingga terluka dan berdarah. Tubuhnya bergetar, kali ini ia mencapai puncaknya. Permainan itu masih lama berakhirnya, Ale masih tetap memakan habis tenaga Gea. Beberapa kali, malam itu Ale naik terus tanpa henti, hingga dirinya terbaring lemas di samping Gea.
"Sayang, maafkan aku. Kamu sampai kesakitan begini,"
Hot Chapters