Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjebak Cinta Om-Om Impian

Menjebak Cinta Om-Om Impian

Pertemuan dengan cinta pertama, begitu membara dan panas. Pertama kali mata bertemu mata, da gairah yang mendesir membuat desakan demi desakan untuk menyentuh kian intens. Jiwa muda yang membara, membuat Angela kian nekat menggejar cinta Edward. Perbedaan 20 tahun itu tidak menghalangi Angela sedikitpun untuk mendapatkan perhatian Edward. Kehadiran Angela membuat Edward kacau, dia tidak menginginkan wanita lain dalam hidupnya, namun juniornya berkata lain. Angela bukan gadis yang mampu ditolak. "Jess, kamu kah itu?" Edward menatap tidak percaya, masa lalunya hadir di depan dirinya, begitu nyata. "Ed?" Suara lembut itu masih sama, Edward langsung memeluk tubuh ringkih wanita itu. Wanita itu hanya diam, sesekali menyentuh pungguh lebar Edward. "Akhirnya aku menemukanmu, Jess." "Kamu mencariku?" Wanita itu melepaskan pelukan Edward. "Kenapa?" Pertnyaan itu membuat Edward mematung. Ya ... dia hanya mencintai wanita itu secara diam, tanpa ada ungkapan. Bahkan sampai sekarang. "Loh, mama dan Om Ed saling kenal?" Pertanyaan Angela sukses membuat kedua orang itu menoleh. Sementara Angela masih bingung, kenapa mamanya bisa mengenal Om Edward. "Dia mamamu?" tanya Edward tidak percaya. "Iya!" jawab Jessika tegas.
Romansa
96 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
End of the Line

End of the Line

When I was in college, my mom had terminal cancer, and our family company collapsed due to heavy debts. Just when I was at my lowest, my childhood friend Zach Hall rushed back from overseas. For seven years, he stayed by my side and helped me heal. …Until the night before our engagement ceremony, when I was diagnosed with terminal stomach cancer. I wanted to tell Zach, but instead, I overheard a conversation between him and the lead surgeon who had operated on my mother. "Zach, your fiancee's mother could've been saved back then. But you stopped me from treating her, just so Jessica could get that poor woman's corneas. If Jessica is the one you love, why marry your fiancee?" "I do feel guilty toward Annie, but I don't regret it. It was the only way for Jess to pick up a brush again and keep chasing her dreams." Through the crack in the door, I saw clearly the tenderness on Zach's face when he mentioned Jessica. "What if Annie finds out?" the surgeon asked. Zach fell silent, rubbing the band on his ring finger. "I don't know. I've already decided to marry her. I'll love her, protect her, and spend the rest of my life making it up to her." The pain hit me so hard at that moment that I almost collapsed, as if my heart was being ripped out.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status