author-banner
Senjaaaaa
Senjaaaaa
Author

Novels by Senjaaaaa

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Nares Maheswari, cucu tunggal keluarga konglomerat Mahesa. Saat remaja dia membawa pulang gadis kecil bernama Anya Pricilla. Anya sendiri sebelumnya hidup dengan penuh derita, dihina, direndahkan, dirundung bahkan sengaja disakiti hanya karena dia miskin. Hidup dan tumbuh bersama, Nares sangat menyayangi Anya. Hingga suatu kejadian mengerikan menimpa adik angkatnya itu. Anya dilecehkan oleh dua belas orang geng motor, hingga ia hampir gila. Nares dewasa yang terkenal dengan julukan si Raja Neraka yang kejam, kehilangan kendalinya. Dia membalaskan dendam Anya dengan kekuasaan yang dia miliki. Setelah Anya sembuh, ia menjadi gadis pendendam dingin dan tak punya belas kasihan. Perlahan perasaan yang lebih dalam tumbuh dihati Anya pada Nares yang sebenarnya sudah lebih dulu memiliki perasaan itu. Mereka berdua terlibat dalam cinta terlarang. Hingga fakta terkuak bahwa Anya ternyata adik kandung dari pria yang membuatnya dilecehkan. Akankah Anya kembali ke keluarga kandungnya? atau lebih memilih cinta terlarangnya bersama Nares?
Read
Chapter: Rindu
“Ya,” jawabnya singkat. “Tempat ini terlalu bagus untuk dilepas.” Ia berjalan masuk, membuka jasnya lalu melemparkannya ke sofa sebelum duduk santai. “Semua tatanannya sama seperti saat kamu pergi. Juga saat aku pergi.” Anya menoleh. “Kenapa kamu lakukan ini?” Nares mengedipkan mata pelan. “Karena…” Ia menyentuh sofa yang ia duduki. “Aku kangen tempat ini.” Tangannya bergerak pelan di atas kain sofa. “Aku kangen sofa ini. Kamar di sini.” Tatapannya naik ke arah Anya. “Kenangan yang aku tinggalkan di sini.” Jantung Anya berdetak lebih cepat. Apa dia sudah tahu tentang malam itu? batinnya.
Last Updated: 2026-02-27
Chapter: Sayangku
Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Anya. Ia menahannya sekuat mungkin agar tak jatuh. Ia tak mau terlihat rapuh di hadapan pria yang dulu menjadi pusat dunianya… dan sekaligus penghancurnya. Nares masih menggenggam tangannya. Tatapannya tak berpindah. Seolah enam tahun yang hilang tak pernah ada. Anya hendak membuka mulutnya untuk bicara,tiba-tiba ponselnya berdering. Suara itu memecah ketegangan seperti petir di tengah hujan. Anya refleks meraih ponsel dari tasnya. Ia melirik sekilas ke arah Nares sebelum mengangkatnya. Namun belum sempat jari-jarinya menyentuh ikon hijau, ponsel itu direbut. “Nares!” desis Anya. Nares menatap layar. Alisnya mengernyit. Nama yang tertera di sana membuat rahangnya mengeras. Sayangku ❤️ Tatapan Nares berubah. Cemburu dan emosi bercampur menjadi satu. Ia menoleh perlahan pada Anya. “Sayangku?” ulangnya, suaranya rendah. Anya cepat-cepat menghapus sisa air matanya, lalu menatap balik tanpa gentar. “Ternyata enam tahun ini k
Last Updated: 2026-02-26
Chapter: Pertemuan Setelah Enam Tahun
Malam itu hujan deras mengguyur kota. Kini hanya tersisa gerimis tipis, namun genangan air masih memenuhi jalanan, memantulkan cahaya lampu kota yang temaram. Mobil Anya mogok. Leon sedang ke luar kota untuk urusan bisnis. Juan menemani Kyan dan Kiara di rumah, tak tahu apa pun tentang masalah ini, Anya sengaja tak memberi kabar. Ia tak ingin merepotkan siapa pun. Ia berjalan menyusuri trotoar, heels-nya sesekali terciprat air. Tangannya memeluk tas, matanya menatap layar ponsel. Lima menit lagi, taxi sampai. Ia mendengus pelan. “Katanya lima menit lagi…” Angin malam membuat rambutnya berantakan. Ia berdiri di bawah rintik gerimis, mencoba bersabar. Tiba-tiba... Sebuah payung hitam menaunginya. Anya mengernyit. Belum sempat menoleh, pergelangan tangannya digenggam erat. Refleks ia hendak menarik diri, namun payung itu justru diarahkan ke sisi jalan tepat saat sebuah mobil melaju kencang dan menyipratkan genangan air. Air itu hanya mengenai ujung sepatu mereka.
Last Updated: 2026-02-25
Chapter: Pria jahat
Sebelum Anya sempat protes, Juan sudah memijat lembut telapak tangannya. Gerakannya terampil, tekanan pas. Anya mengulas senyum kecil. Leon yang melihat itu hanya terdiam beberapa detik sebelum kembali fokus menyendok nasi. Ia menata empat piring di meja. Juan melirik. “Untukku mana?” Leon menatapnya datar. “Kamu siapa, ya?” “Hey, Leon. Kamu bisa bersaing dengan sehat nggak?” “Apa hubungannya?” Leon mengangkat bahu. “Mau makan? Ambil sendiri sana.” Juan mendengus pelan tapi tetap berdiri mengambil piringnya sendiri. Saat ia pergi, Kyan cepat-cepat kembali duduk di sebelah Anya. “ma, aku mau duduk di sebelahmu.” “Duduklah, sayang,” jawab Anya lembut. Saat Juan kembali dengan piring di tangan, ia mendengus melihat tempatnya sudah direbut lagi. “Kau serius?” gumamnya. Kyan menjulurkan lidah kecilnya. Akhirnya Juan mengalah. Ia duduk di kursi paling ujung, pa
Last Updated: 2026-02-25
Chapter: Sarapan bersama kehangatan
Sementara itu, di kota yang berbeda dari hiruk-pikuk ibu kota, sebuah mobil putih berhenti pelan di depan rumah bergaya minimalis yang hangat dan asri. Anya turun lebih dulu, merapikan blazer tipis yang ia kenakan. Wajahnya terlihat lelah, tapi sorot matanya tetap tegar. Delia ikut turun dari sisi pengemudi. Wanita itu bukan sekadar atasan, tapi juga sosok yang banyak membantunya bangkit. “Perjalanan kali ini sangat melelahkan,” ujar Delia sambil meregangkan bahu. “Aku beri kamu dua hari untuk istirahat.” Anya tersenyum tulus. “Kau sungguh bos yang pengertian.” Delia terkekeh. “Kau sangat tahu aku.” Mereka tertawa ringan, seperti dua sahabat lama. Setelah saling melambaikan tangan, mobil Delia pun menjauh meninggalkan halaman. Belum sempat Anya membuka pintu pagar, dua bocah kecil sudah berlari keluar dengan tawa riang. “Mamaaaa!” Anya spontan
Last Updated: 2026-02-24
Chapter: Kepulangan
Siang itu ibu kota terasa lebih lengang dari biasanya ketika sebuah mobil mewah berwarna hitam pekat meluncur keluar dari area bandara dengan pengawalan di depan dan belakang. Kilau bodinya memantulkan cahaya matahari, memotong jalanan seperti penguasa yang kembali menagih takdir. Di dalam mobil, suasana sunyi. Sang sopir melirik melalui kaca spion, suaranya hati-hati. “Tuan sudah lama sekali. Kota ini sudah banyak berubah.” Pria yang duduk di kursi belakang itu tidak langsung menjawab. Wajahnya tegas, rahangnya mengeras, aura dingin bercampur karisma memenuhi ruang sempit itu. Jas hitamnya rapi tanpa cela. Matanya menatap lurus ke depan, tapi pikirannya melayang jauh. Ya. Banyak sekali yang berubah. Termasuk mungkin Anya… Enam tahun. Tanpa kabar. Tanpa penjelasan. Ia memutuskan semua kontak. Dengan keluarga. Dengan dunia. Dengan wanita yang ia tinggalkan. Dan sekarang ia kembali. Anya… aku kembali. Kita mulai dari awal, ya? batinnya lirih. Enam tahun sudah ia pergi tanpa ta
Last Updated: 2026-02-23
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Nana hidup dalam kegelapan ketika ia memergoki tunangannya, Dikta, berselingkuh—bukan hanya dengan wanita lain, tapi dengan adiknya sendiri. Dalam keputusasaan, ia menyerahkan dirinya pada seorang pria asing, sebuah keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Namun, takdir menimpanya ke dalam tragedi: kecelakaan yang membuatnya koma selama tiga bulan. Saat sadar, ia menghadapi kenyataan pahit—hamil, kehilangan ingatan, dan percaya bahwa anak yang dikandungnya adalah milik Dikta. Dikta, yang sejak awal hanya mengincar warisan Nana, dengan mudah mengakuinya, sementara cinta dan perhatian hanyalah kata-kata kosong. Pernikahan mereka menjadi neraka bagi Nana, hidup dalam kepalsuan dan penderitaan. Segalanya berubah ketika Andreas, pria yang sebenarnya adalah ayah dari bayi dalam kandungannya, muncul kembali. Selama ini Andreas tak pernah berhenti mencari Nana. Bersamanya, Nana menemukan cinta sejati, kemewahan, dan kasih sayang yang selama ini hilang. Bersama Andreas, ia juga merencanakan balas dendam terhadap mereka yang pernah menyakitinya, menutup luka lama dengan kekuatan dan kemuliaan. Sebuah kisah tentang cinta, pengkhianatan, kehilangan ingatan, dan kebangkitan dari kepedihan untuk menemukan kebahagiaan sejati.
Read
Chapter: 199
Tangannya yang tadi melingkar di pinggangku kini berpindah menggenggam tanganku di atas meja. “Sore ini kita ada janji.” Aku mengangkat alis. “Janji?” “Dengan agen properti.” Aku langsung teringat. Beberapa hari terakhir ini memang kami berdua sedang mencari rumah. Sejak memutuskan untuk menetap di kota ini, Andreas bilang kami tidak mungkin terus tinggal di apartemen. “Kita lihat beberapa rumah hari ini,” lanjutnya. Aku tersenyum kecil. “Baik, Tuan suami.” Andreas mendengus pelan, tapi sudut bibirnya sedikit terangkat. Sore harinya, Mobil kami berhenti di sebuah kawasan elit di pusat kota. Deretan rumah besar berdiri rapi dengan pepohonan tinggi di sepanjang jalan. Lingkungannya sangat tenang dan eksklusif. Seorang pria berpakaian rapi sudah menunggu di depan gerbang salah satu rumah. Begitu kami turun dari mobil, ia langsung tersenyum ramah. “Selamat sore, Tuan Andreas. Nyonya Nadira.” Ia menunduk sopan. “Saya Adrian, agen properti yang akan men
Last Updated: 2026-03-27
Chapter: 198
Siang itu aku datang lebih dulu ke sebuah restoran yang cukup tenang di pusat kota. Tempatnya elegan, dengan jendela besar menghadap jalan dan cahaya matahari yang masuk lembut ke dalam ruangan. Aku duduk di meja dekat jendela sambil menunggu. Beberapa menit kemudian. Seorang pria tinggi dengan jaket hitam masuk ke restoran. Begitu matanya menangkap sosokku, senyumnya langsung muncul. “Nana.” Aku ikut tersenyum lebar. “Danuel.” Ia berjalan mendekat lalu duduk di depanku. Sudah lama sekali sejak terakhir kami bertemu. Wajahnya masih sama, hanya terlihat lebih dewasa dan tenang. “Gila,” katanya sambil tertawa kecil. “Aku pikir kamu masih di luar negeri.” “Aku juga pikir kamu masih keliling dunia.” Danuel mengangkat bahu santai. “Masih. Tapi kalau kamu yang manggil, aku pasti pulang.” Aku menggeleng geli. “Kamu masih sama aja.” Pelayan datang dan kami memesan minuman. Setelah itu, percakapan kami langsung mengalir seperti dulu ringan, tanpa jarak. Danuel menyandarkan pun
Last Updated: 2026-03-12
Chapter: 197
Mobil melaju membelah jalan malam yang mulai ramai oleh lampu kota. Dari jendela mobil terlihat deretan gedung tinggi dengan cahaya yang berkilauan. Di dalam mobil suasananya hangat dan tenang. Andreas menyetir dengan santai, namun sesekali ia melirik ke arahku. Aku sendiri sejak tadi sibuk menyentuh kalung di leherku. Ujung jariku mengusap berlian kecil itu berkali-kali. Kilauannya memantul oleh lampu jalan. “Cantik…” bisikku pelan, hampir seperti bicara pada diriku sendiri. Andreas melirik lagi sambil tersenyum tipis. “Tapi tidak lebih cantik dari orang yang memakainya.” Aku langsung menoleh padanya. “Kamu gombal.” Andreas menggeleng pelan. “Aku serius.” Ia kembali fokus ke jalan, namun sudut bibirnya masih terangkat samar. Aku hanya mendengus kecil, walau diam-diam pipiku terasa hangat. Beberapa saat kemudian Andreas kembali bicara. “Sayang.” “Hm?” “Aku rasa kamu harus punya asisten pribadi.” Aku mengangguk kecil. “Memang aku juga sudah kepikiran itu.” Dengan ke
Last Updated: 2026-03-12
Chapter: 196
Butik itu dipenuhi cahaya siang yang masuk dari jendela kaca besar. Interiornya tampak mewah namun tetap hangat dinding berwarna krem lembut, rak kayu walnut yang rapi, dan sofa beludru di sudut ruangan. Di tengah ruangan, berbagai gulungan kain terbentang di atas meja panjang. Aku berdiri di sana dengan beberapa lembar sketsa di tangan. “Yang ini kita pakai silk satin, jatuhnya harus ringan,” kataku sambil menunjuk gambar gaun di kertas. Salah satu karyawan yang direkomendasikan Dirga, Rina, segera mencatat. “Baik, Bu Nadira.” Sementara karyawan lainnya, Maya, memegang beberapa contoh kain. “Yang ini bagaimana, Bu?” tanya Maya sambil memperlihatkan kain berwarna champagne. Aku menyentuhnya sebentar. “Teksturnya bagus… tapi terlalu berat. Cari yang lebih ringan.” “Baik, Bu.” Aku kembali memeriksa sketsa berikutnya. “Untuk koleksi pembukaan nanti kita buat tiga konsep dulu. Elegan, feminin, tapi tetap modern.” “Jangan terlalu ramai di detail. Aku lebih suka po
Last Updated: 2026-03-12
Chapter: 195
Malam itu kamar hotel murah yang ditempati Maudy terasa pengap. Lampu kuning redup menggantung di langit-langit, membuat ruangan itu tampak semakin muram. Di atas meja kecil yang penuh noda rokok, sebuah map coklat tergeletak. Maudy duduk di kursi dengan gelisah. Tangannya terus mengetuk meja. Di depannya seorang pria berjaket kulit duduk santai sambil menyalakan rokok. “Ini semua yang kamu minta,” kata pria itu sambil mendorong map ke arah Maudy. Maudy langsung meraihnya cepat. “Cepat sekali,” gumamnya. Pria itu menyeringai. “Kamu bayar mahal. Jadi aku kerjakan cepat.” Maudy tidak menanggapi. Ia langsung membuka map itu. Beberapa lembar dokumen dan foto terlihat di dalamnya. Di halaman pertama terdapat foto Andreas dengan jas hitam rapi. Wajahnya tampan, dingin, dan berwibawa. Maudy menatap foto itu cukup lama. “Gila…” bisiknya. Pria di depannya berkata santai, “Itu baru awal.” Maudy mulai membaca lembar informasi itu. Matanya perlahan membesar. “N
Last Updated: 2026-03-12
Chapter: 194
Mobil berhenti tepat di depan butikku. Bangunan dua lantai bergaya modern klasik itu berdiri anggun di pusat kota. Papan nama butik yang belum dipasang membuat tempat itu masih terlihat eksklusif dan misterius. Dua ruko dari sana berdiri sebuah bar besar yang cukup terkenal di kota ini. Aku turun dari mobil. Baru saja kakiku menginjak trotoar, langkahku terhenti. Di depanku berdiri seseorang yang sangat familiar. Maudy. Aku tidak kaget melihatnya. Riasannya tebal seperti biasa. Bibir merah menyala. Dress mini yang terlalu mencolok membungkus tubuhnya. Bahkan dari jarak beberapa langkah saja aku bisa mencium bau alkohol yang cukup kuat. Maudy juga melihatku. Matanya langsung melebar. Wajahnya berubah penuh amarah dan kebencian. Ia menunjukku dengan jari gemetar. “Kamu!” Namun sebelum ia sempat melakukan sesuatu yang lebih dramatis, pintu mobil di belakangku terbuka. Andreas keluar. Dengan santai ia berjalan mendekat lalu melingkarkan tangannya di pinggan
Last Updated: 2026-03-09
You may also like
Hot Man For Me
Hot Man For Me
Romansa · Lia Taz
3.8K views
KEPINCUT CINTA IDOLA
KEPINCUT CINTA IDOLA
Romansa · Squirrel Crush
3.8K views
My Boyfriend
My Boyfriend
Romansa · Rhaniie
3.8K views
Pengantin Untuk Tuan Mafioso
Pengantin Untuk Tuan Mafioso
Romansa · Riska Prakoso
3.8K views
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan
Romansa · Andromeda Venus
3.8K views
Hello, Hot Papa!
Hello, Hot Papa!
Romansa · HeiSa
3.8K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status