author-banner
Ellailaist
Ellailaist
Author

Novels by Ellailaist

DINIKAHI CUCU TERBUANG: SUAMIKU TERNYATA PENGUASA DUNIA

DINIKAHI CUCU TERBUANG: SUAMIKU TERNYATA PENGUASA DUNIA

Jessie Wijaya batal menikahi pewaris keluarga Sanjaya karena pria itu menjebaknya tidur dengan pria asing. Meski begitu, pernikahan dua keluarga itu harus tetap berjalan, karenanya Jessie kemudian dipaksa untuk menikahi Jacob Sanjaya, pria yang dikatakan sebagai cucu yang diasingkan. Namun, betapa terkejutnya Jessie di depan altar saat melihat pria yang akan menikahinya justru adalah pria yang tidur dengannya malam itu!
Read
Chapter: Ucapan Terima kasih
Terima kasih, Pembaca Setia! Kisah Jessie dan Jacob ini tidak akan pernah sampai ke bab terakhir tanpa dukungan luar biasa dari kalian semua. Menulis kisah Jacob yang dingin namun penuh pengorbanan, serta Jessie yang tangguh, adalah perjalanan emosional yang luar biasa bagi saya.Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pembaca yang telah mengirimkan GEM, Koin, dan Hadiah (Gifts). Setiap apresiasi yang kalian berikan bukan sekadar materi bagi saya, melainkan bentuk penghargaan yang membuat saya merasa karya ini sangat dihargai. Terima kasih telah menjadi "bahan bakar" saya untuk terus berkarya.Untuk Tim Editor dan Pihak GoodNovelTerima kasih kepada pihak
Last Updated: 2026-04-21
Chapter: BAB 456.
Jessie tertegun. Ia tidak pernah menyangka bahwa akar cinta Jacob sudah tertanam sedalam itu, jauh sebelum mereka dipertemukan kembali sebagai dua orang dewasa yang masing-masing membawa luka."Selama aku di luar negeri, aku selalu mencari informasi tentang kamu. Saat ada berita kamu bertunangan dengan Daniel, aku benar-benar pasrah dan merasa kalah," lanjut Jacob."Lalu kenapa kamu pulang?" tanya Jessie penasaran."Saat kamu akan menikah dengan Daniel, Nenek memaksaku pulang. Aku tidak mau kembali ke rumah Sanjaya karena…” kalimat Jacob menggantung di udara.“Kamu tahulah… Karena rasa trauma tempat Hadi mendorong Papaku hingga meninggal tepat di depan mataku. Jadi aku memilih menginap di hotel."Jac
Last Updated: 2026-04-21
Chapter: BAB 455.
"Terima kasih sudah bertahan bersamaku melewati semua badai itu, Jess," ucap Jacob tulus. Ia mencium pelipis istrinya dengan penuh perasaan cinta.Jessie memegang tangan Jacob yang besar dan hangat. "Kita melewatinya bersama-sama. Dan kita akan terus seperti ini sampai mereka dewasa nanti."Acara puncak dimulai saat Andi membantu menyalakan lilin berbentuk angka satu di atas kue tart bertingkat tiga yang sangat indah itu."Ayo semuanya berkumpul! Jason, Jasmine, waktunya tiup lilin!" seru Nenek Sari dengan penuh semangat sambil menggendong Jasmine mendekat.Jacob mengangkat Jason, sementara Jessie berdiri di sampingnya. Semua staf rumah dan keluarga melingkar mengelilingi meja bundar besar itu.Mereka menyanyikan lagu ulang t
Last Updated: 2026-04-21
Chapter: BAB 454.
Jacob menatap ke arah taman, di mana Jessie sedang duduk di rumput bersama Jason yang sedang mencoba tengkurap sendiri."Aku hanya sedang mencoba menjadi manusia yang lebih baik, Nek. Ternyata rasanya jauh lebih nikmat daripada menang di lantai bursa saham," jawab Jacob jujur.Kebahagiaan sederhana seperti melihat tawa bayinya kini menjadi pencapaian tertinggi bagi Jacob Sanjaya. Ia telah menemukan arti hidup yang sesungguhnya.Masa lalu yang penuh darah dan dendam kini benar-benar telah terkubur di bawah nisan orang tuanya pagi tadi. Hari ini adalah awal dari babak baru.Jacob berjalan mendekati Jessie dan ikut duduk di atas rumput. Ia membiarkan Jason menarik-narik ujung kemeja mahalnya dengan tangan mungilnya."Jason seper
Last Updated: 2026-04-21
Chapter: BAB 453.
"Aku tidak akan membiarkan anak-anak kita hidup dalam bayang-bayang dendam seperti aku dulu. Mereka akan tumbuh dalam cinta yang utuh," janji Jacob pelan.Ia mencium nisan kedua orang tuanya satu per satu sebagai tanda pamit. Jacob merasa beban berat yang selama belasan tahun ini ia panggul, akhirnya luruh di tempat ini.Setelah dari pemakaman, Jacob tidak langsung kembali ke rumah. Ia meminta Andi untuk menemuinya di ruang kerja utama di gedung pusat Seven Heaven.Lantai teratas gedung pencakar langit itu tampak sangat sibuk seperti biasa. Namun, Jacob masuk dengan suasana hati yang jauh lebih santai, tidak lagi memancarkan ketegangan yang mencekik.Andi sudah menunggu di depan meja kerja besar milik Jacob. Ia berdiri tegak dengan sikap profesional yang tidak pernah berubah selama bertahun-tahun."Anda memanggil saya, Tuan?" tanya Andi sambil menyiapkan berkas laporan mingguan yang biasanya harus diperiksa Jacob secara detail.Jacob tidak langsung duduk di kursinya. Ia berjalan menu
Last Updated: 2026-04-20
Chapter: BAB 452.
Kakek Bambang menggeleng sambil tertawa. "Aku ingin tinggal di rumah lama Wijaya, Jacob. Tapi aku akan sering datang ke sini untuk mengganggu cicitku.""Tapi Jason dan Jasmine butuh bimbingan dari kakek buyutnya agar tidak senakal papanya nanti," canda Jessie yang membuat semua orang di ruangan itu tertawa.Suasana sore itu terasa sangat ringan. Tidak ada lagi ketegangan bisnis atau laporan ancaman yang masuk ke ponsel Jacob.Jacob sengaja mematikan notifikasi pekerjaannya. Ia ingin memberikan perhatian penuh pada Kakek Bambang yang baru saja kembali dari perjuangan medisnya."Bagaimana dengan Daniel dan ibunya? Apa mereka benar-benar sudah tidak bisa menyentuh kita lagi?" tanya Kakek Bambang dengan nada serius.Wajah Jacob kembali menjadi kaku sejenak, namun sorot matanya tetap tenang. "Semua sudah selesai, Kek. Diana sudah mendapatkan hukuman seumur hidup.""Daniel juga sudah berada di fasilitas rehabilitasi yang sangat terpencil. Aku akan memastikan, mereka tidak akan pernah muncul
Last Updated: 2026-04-20
Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Elara Valen adalah Omega yang dianggap cacat oleh klannya sendiri. Ia gagap, tidak diinginkan, dan selalu gagal dalam perjodohan yang dipaksakan pamannya. Suatu malam ia bertemu Joseph Warcliff, Alpha paling berbahaya di wilayah Utara yang membawa kutukan serigala hitam. Tidak ada yang mampu menghentikan Monster dalam diri Joseph… sampai Elara melakukannya dengan lukisan dan sentuhannya. Joseph segera menyadari satu hal. Jika para tetua klan Warcliff mengetahui ada seseorang yang bisa menjinakkan Alpha mereka, Elara tidak akan dibiarkan hidup. Sekarang Joseph harus memilih. Menyerahkan Elara kepada klannya… atau melindungi gadis yang bisa menghancurkan rahasia klan Warcliff.
Read
Chapter: 91.
Elara menggelengkan kepalanya dengan cepat. Isakannya mulai terdengar di koridor yang sepi itu. "A-aku t-tidak t-tahu, tapi s-setiap k-kali..."Suaranya patah di tengah jalan. Elara tidak sanggup melanjutkan kalimatnya. "S-sesuatu d-di dalam diriku p-paksa ingin k-keluar."Tangan Elara secara refleks naik dan memegang lehernya sendiri. Joseph langsung mengalihkan pandangannya ke arah titik panas tersebut. Denyutan di sana terlihat sangat jelas."Biarkan aku melihatnya lebih dekat," perintah Joseph sambil mengulurkan tangannya menuju leher Elara.Elara langsung mundur dengan panik, mencoba melepaskan diri dari kungkungan Joseph. "J-jangan! Tolong jangan sentuh lagi!"Joseph tidak berhenti. Ia justru merasa semakin tertantang oleh penolakan itu. "Aku tidak akan menyakitimu, Elara. Tenanglah."Elara tertawa kecil dengan suara pahit dan penuh sakit "T-tuan s-selalu b-bilang b-begitu kepada pelayan sepertiku?"Kalimat itu membuat Joseph berhenti bergerak seketika. Tangannya menggantung di
Last Updated: 2026-04-28
Chapter: 90.
Joseph mencengkeram pergelangan tangan Elara dengan kuat. Ia tidak bicara, hanya menarik gadis itu dengan langkah lebar menjauh dari tempat mereka semula. Langkahnya cepat dan tegas, memaksa Elara hampir berlari untuk mengimbanginya."Joseph!" suara Evan tertahan di belakang mereka. Pria itu berdiri kaku, melihat sahabatnya membawa Elara masuk ke dalam kegelapan koridor kastil.Seketika Joseph berhenti, namun ia tidak melepaskan cengkeramannya pada pergelangan tangan Elara. Ia menoleh setengah wajahnya ke arah Evan dengan tatapan yang dingin."Jangan ikut campur, Evan," ucap Joseph. Nada suaranya rendah, tidak meledak marah, namun terdengar sangat tajam.Evan tidak langsung menjawab. Ia menatap Joseph dengan pandangan yang sulit diartikan. "Kau tidak dalam kondisi stabil untuk menangani ini sendirian, Joseph.""Aku tahu persis apa yang sedang kulakukan sekarang," potong Joseph cepat. Ia tidak memberi ruang bagi Evan untuk membantah lagi.Hening sejenak menyelimuti mereka. Tatapan ke
Last Updated: 2026-04-28
Chapter: 89.
Evan tidak langsung menjawab. Ia tetap berdiri kokoh di tempatnya. "Aku hanya tidak suka melihatmu membuat kesalahan yang sangat jelas di depan klan sekutu."Joseph mendekat satu langkah lagi hingga jarak mereka kini sangat dekat. "Kesalahan? Atau kau hanya tidak suka kalau aku yang menemukan rahasianya lebih dulu darimu?"Evan menyipitkan mata, menatap Joseph dengan pandangan yang sulit diartikan. "Kau terlalu percaya diri dengan instingmu, Joseph.""Dan kau sendiri sudah terlalu jauh terlibat dalam urusan pribadiku," balas Joseph dengan nada tajam.Hening kembali melanda. Elara menelan ludah dengan susah payah saat merasakan tangannya mulai gemetar kembali. Ia bisa merasakan sesuatu yang panas mulai naik dari dalam dirinya, bergerak perlahan menuju tenggorokan.Joseph tiba-tiba mengalihkan fokusnya kembali ke arah Elara. "Angkat wajahmu sekarang juga. Aku ingin melihat matamu saat kamu mencoba membohongiku lagi."Elara membeku. Seluruh otot di tubuhnya seperti terkunci oleh perinta
Last Updated: 2026-04-27
Chapter: 88.
"Aku tahu mereka akan mencoba sesuatu untuk mengendalikan Joseph," jawab Evan jujur. "Tapi aku tidak menyangka mereka akan bergerak secepat ini."“Mereka punya rencana untuk memanfaatkan Joseph sebagai senjata mereka. Mereka ingin menjadi penguasa Klan Serigala di Negeri ini.”Elara merasakan dadanya semakin sesak oleh kecemasan. [Apa aku harus memberitahu Joseph sekarang?] tulisnya.Evan langsung menatap mata Elara dengan tatapan yang dalam dan tajam. "Dan kamu pikir dia akan percaya begitu saja padamu?"Elara terdiam kaku. Evan melangkah sedikit lebih dekat, hingga aroma tubuhnya yang tenang mulai menyapa indra penciuman Elara."Seorang pelayan yang diam-diam menyelinap keluar kastil, lalu kembali dengan cerita tentang konspirasi besar?" tanya Evan pelan. "Menurutmu itu akan berakhir baik bagimu?"Elara menggenggam bukunya lebih erat. Evan benar. Joseph pasti akan langsung mencurigainya sebagai bagian dari rencana itu.[Lalu aku harus bagaimana?] tulis Elara dengan nada putus asa y
Last Updated: 2026-04-27
Chapter: 87.
Suara itu muncul dari bayangan di sisi tembok gelap yang lembap. Elara langsung tersentak, tubuhnya kaku seperti patung.Evan keluar dari kegelapan, berjalan santai dengan tangan di saku celana seakan ia memang sudah berdiri di sana sejak lama. Tatapannya langsung jatuh ke arah Elara.Tatapannya tajam, tenang, dan terlalu sadar akan situasi. Elara merasa tidak ada ruang untuk melarikan diri dari pria yang satu ini."Kamu keluar dari kastil lagi?" tanya Evan tanpa nada emosi yang berlebihan. Ia berhenti tepat di depan Elara. "Tanpa sepengetahuan siapa pun."Elara membeku, ia merasa jantungnya berdegup sangat hingga telinganya berdenging. Ia refleks menggenggam buku catatannya lebih erat. Elara menelan ludahnya dengan susah payah.Evan mendekat satu langkah, memangkas jarak di antara mereka. "Kamu memang mau mempersulit hidupmu sendiri, ya?" Elara menunduk, tidak berani membalas tatapan itu. Tangannya bergerak cepat membuka halaman kosong dan mulai menulis dengan jemari gemetar.[Aku ha
Last Updated: 2026-04-26
Chapter: 86.
"Dan aku benar-benar tidak suka dengan perasaan itu," lanjut Isabella dengan nada yang mulai menusuk.Robert mengangguk setuju. "Insting serigalamu jarang salah, Isabella. Kita tidak boleh mengabaikan hal sekecil apa pun."Magnus memukul meja pelan, mengubah suasana menjadi jauh lebih berat. "Baik. Kita lanjut ke inti utama dari pertemuan rahasia ini. Joseph."Nama itu membuat dada Elara terasa sesak. Ia kembali memfokuskan pendengarannya pada percakapan mematikan tersebut."Dia mulai tidak stabil," ucap Robert dengan suara yang lebih rendah. "Tekanan sebagai Alpha muda mulai merusak konsentrasinya."Gideon menyeringai tipis. "Kejadiannya jauh lebih cepat dari yang kita prediksi sebelumnya.""Bukan hanya tidak stabil secara mental," Isabella menyela dengan nada tajam. "Dia mulai menunjukkan tanda-tanda terikat dengan sesuatu."Elara membeku. Tangannya secara refleks naik ke lehernya, menyentuh titik panas yang ditinggalkan oleh sentuhan Joseph semalam."Itu justru yang kita butuhkan s
Last Updated: 2026-04-25
Terbelenggu di Kamar Hasrat Sang Bos

Terbelenggu di Kamar Hasrat Sang Bos

“Saat kau melangkah masuk ke kamar itu, kau bukan lagi milikmu sendiri. Kau miliknya—sepenuhnya.” Aruna pikir pekerjaannya hanya menyiapkan laporan dan kopi untuk bosnya, Leonardi. Tapi semua berubah ketika ia menemukan kamar rahasia yang penuh misteri dan hasrat terlarang. Sejak saat itu, Aruna terseret ke dalam dunia gelap sang miliarder dingin—tempat ketakutan, trauma, dan godaan bercampur menjadi candu. Semakin ia berusaha lari, semakin erat Leonardi menggenggam hatinya. Apakah Aruna mampu melepaskan diri… atau justru akan memilih terikat selamanya?
Read
Chapter: BAB 263
Angin laut menampar wajah mereka, dingin tapi nyata. Tidak ada kiasan romantis, tidak ada penebusan instan. Hanya kenyataan: mereka selamat, tapi harga yang dibayar sangat tinggi. Julian mati, Sheilla masih hidup, dan The Nest mulai runtuh secara perlahan.Aruna menatap Leonardi, matanya datar tapi tajam. “Kita lanjutkan ini sampai selesai. Tidak ada yang tersisa untuk mereka, tidak ada kompromi.”Leonardi menoleh padanya. “Setuju. Tapi kita lakukan ini dengan rencana. Kita tidak bisa gegabah.”Aruna mengangguk lagi. Tubuhnya lelah, tapi pikirannya siap. Mereka tidak lagi menjadi pion. Mereka adalah ancaman.Di kejauhan, pulau The Nest mulai membakar puing-puingnya sendiri akibat ledakan terakhir Julian dan sabotase sistem. Asap hitam dan api menyelimuti fasilitas itu. Mereka selamat, tapi bukan tanpa kerugian. Ini adalah kemenangan yang pahit. Kehilangan Julian, trauma yang menempel, tapi dengan satu hal yang jelas: mereka masih hidup, dan Sheilla akan membayar.Dan untuk pertama kal
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: BAB 262
“Aku tidak pernah tahu cara mencintai tanpa mengurung,” ucapnya pelan, seolah Aruna bisa mendengar. “Aku kira dengan menahanmu di sini, aku bisa membuat dunia berhenti melukaimu.”Napasnya tersendat. Dadanya terasa sesak, tapi tidak menyakitkan. Lebih seperti kelelahan yang akhirnya mencapai batas.“Aku salah.”Panel di depannya menunjukkan hitungan mundur penghancuran total. Dua menit tersisa.Julian membuka mata untuk terakhir kalinya. Ia menatap ruang kendali yang selama bertahun-tahun menjadi pusat kekuasaannya, ruang di mana ia membuat keputusan yang menghancurkan hidup banyak orang, termasuk dirinya sendiri.Untuk pertama kalinya, ia tidak mencoba menyelamatkan apa pun.Ia membiarkan sistem berjalan sesuai rancangan.“Untuk pertama kalinya dalam hidupku,” gumamnya lirih, “aku tidak mengurung apa pun.”Lampu padam satu per satu. Alarm berhenti. Keheningan menyelimuti ruang pusat sepenuhnya.Beberapa detik kemudian, ledakan dari sektor luar mengguncang struktur The Nest. Ruang ken
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: BAB 261
Leonardi menatap Julian dengan muak. Baginya, Julian adalah pria yang telah mencuri Aruna dan menyiksanya. Namun, ia juga melihat nilai strategis dari informasi tersebut. Selain itu, ia melihat bagaimana Aruna menatap Julian, bukan dengan cinta, melainkan dengan rasa kemanusiaan yang tersisa."Kita tidak punya banyak waktu. Pasukan keamanan Sheilla akan segera mengepung sektor ini," kata Leonardi. Ia memandang Julian yang tampak pasrah pada kematian. "Jika dia ingin hidup, dia harus merangkak sendiri."Tiba-tiba, suara Sheilla menggema melalui pengeras suara laboratorium. "Kalian pikir kalian sudah menang? Aku telah mengaktifkan protokol pembersihan diri. Dalam sepuluh menit, seluruh Sektor Pusat akan diisi dengan gas saraf. Nikmatilah saat-saat terakhir kalian bersama."Leonardi mengumpat. Ia tahu Sheilla tidak main-main. Ia segera menggendong Aruna dengan satu lengan dan menyampirkan senjatanya di lengan lain. "Kita pergi sekarang!"Aruna menatap Julian untuk terakhir kalinya saat L
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: BAB 260
Namun Julian terus memaksakan dirinya. Ia lebih baik mati dan menghancurkan seluruh laboratorium ini daripada melihat kakaknya menyakiti Aruna lagi. Di tengah kepulan asap dan suara alarm yang memekakkan telinga, Aruna merasakan sinyal Leonardi kini sudah berada tepat di bawah struktur bangunan laboratorium.Leonardi sudah di sini.Aruna menatap Sheilla yang mulai panik. "Ini sudah berakhir, Sheilla. Kau meremehkan apa yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang telah kau rampas kemanusiaannya."Tiba-tiba, seluruh lampu di laboratorium mati total. Keheningan sesaat yang mencekam terjadi sebelum suara ledakan besar terdengar dari pintu akses darurat. Di tengah kegelapan, Aruna tahu bahwa sang predator yang sesungguhnya telah kembali untuk menuntut balas.Pintu laboratorium terlempar dari engselnya. Di tengah asap dan cahaya merah lampu darurat, sesosok pria berdiri dengan senjata laras panjang. Namun, sebelum Leonardi bisa melangkah masuk, Julian memberikan satu kejutan terakhir; ia mem
Last Updated: 2026-01-09
Chapter: BAB 259
Ruang laboratorium utama kini dipenuhi oleh dengung mesin yang semakin meninggi. Aruna tetap terbaring di meja operasi, namun matanya tidak lagi kosong. Penjelasan Sheilla tentang rekayasa genetiknya bukan hanya menghancurkan mental Aruna, tetapi juga memberikan pemahaman baru tentang bagaimana sistem di kepalanya bekerja. Jika ia adalah bagian dari desain Vane, maka ia adalah pemilik otoritas tertinggi atas sistem tersebut, bukan Sheilla.Sheilla berdiri di depan monitor pusat, jemarinya bergerak cepat memasukkan perintah ekstraksi data. Ia begitu percaya diri karena menganggap Aruna sudah hancur total dan Julian hanyalah raga yang tidak berdaya. Sheilla tidak menyadari bahwa pengakuannya tentang asal-usul Aruna telah menyatukan dua jiwa yang selama ini ia adu domba.Di samping Aruna, Julian masih terengah di dalam tabung kaca. Monitor biometriknya menunjukkan grafik yang sangat tidak stabil. Pengakuan Sheilla bahwa cintanya pada Aruna hanyalah hasil rancangan ayahnya telah mengha
Last Updated: 2026-01-09
Chapter: BAB 258
Maafkan aku, Julian, batin Aruna pahit. Kau harus tetap menjadi korban agar aku bisa menjadi pemenang.Sheilla mulai memasangkan kabel-kabel baru ke belakang telinga Aruna. "Ini akan sedikit menyakitkan, Aruna. Tapi kau tidak akan merasakannya karena kau sudah tidak ada lagi di sana, bukan?"Aruna tidak menjawab. Ia hanya menatap lampu operasi di atasnya dengan mata yang kosong. Namun, di balik sarung tangan medis yang menempel di lehernya, Aruna bisa merasakan getaran dari anting-anting mutiaranya. Bram sedang melakukan sinkronisasi terakhir.Pesta kematian keluarga Vane akan segera dimulai, dan Aruna Ayudya siap menjadi konduktor bagi simfoni kehancuran yang akan membakar habis "The Nest"."Mulai proses integrasi," perintah Sheilla.Seketika, rasa sakit yang luar biasa kembali meledak di saraf kranial Aruna. Namun kali ini, ia tidak menjerit. Ia menyambut rasa sakit itu sebagai sinyal bahwa gerbang menuju inti pertahanan Sheilla telah terbuka lebar.***Lampu laboratorium di Sektor
Last Updated: 2026-01-09
You may also like
Reuni
Reuni
Romansa · Ria Alexandra
2.7K views
CEO Tampan Pemenangnya
CEO Tampan Pemenangnya
Romansa · Midi Fx
2.7K views
The Secret Mirror
The Secret Mirror
Romansa · Hyune
2.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status