author-banner
Alsya Ananda
Author

Novels by Alsya Ananda

Terjebak Cinta Posesif: Suami Kaya Yang Berbahaya

Terjebak Cinta Posesif: Suami Kaya Yang Berbahaya

Tanda tangan. Dan sepuluh miliar ini—jadi milikmu.” Elena tak pernah percaya pada uang tanpa syarat. Apalagi dari pria sedingin Kenan Adityawan. Tawaran itu sederhana sekaligus gila: menjadi istri kontrak Naras Adityawan selama lima tahun. Namun uang bukan satu-satunya umpan. Sebuah foto masa kecil mengungkap identitas yang selama ini terkubur—Elena Maheswari, pewaris Maheswara Group yang hilang. Demi kebenaran tentang keluarganya, Elena menerima kesepakatan berbahaya itu dengan satu syarat: Kenan tak boleh ikut campur. Masalahnya, pria bernama Naras Adityawan bukan sekadar suami kontrak. Dan beberapa keputusan… tak pernah bisa dibatalkan.
Read
Chapter: BAB 38 MY BIG BABY BOY
Untuk terakhir kalinya, Naras berusaha menahan diri. Sungguh. Ia sudah mencoba. Pria asing itu masih berdiri di depan mereka dengan senyum santai yang semakin lama semakin mengganggu. "Kalau kau sudah memastikan istriku baik-baik saja, kurasa pembicaraan kita selesai." ucap Naras dengan nada masih sopan. Setidaknya dia masih berusaha sopan. Pria pirang itu hanya mengangkat bahu."Sayang sekali. Aku baru saja ingin berkenalan."Naras melangkah maju memperingatkan."Jangan melewati batas."Pria asing itu menggelengkan kepala."Belum. Aku bahkan belum tahu siapa namanya."Elena bisa merasakan otot rahang Naras mulai menegang.Bahaya. Sangat berbahaya.Pria itu malah mengulurkan tangan."Namaku Adrian Laurent."Senyumnya semakin lebar. "Senang bertemu denganmu." Detik berikutnya— BUGH!Kepalan tangan Naras menghantam wajah Adrian.Pria itu langsung terhuyung beberapa langkah hingga jatuh di atas salju. "Astaga!" Elena menjerit kaget. Beberapa wisatawan ikut menoleh. Suasana menda
Last Updated: 2026-06-27
Chapter: BAB 37 PERTEMUAN TIDAK MENYENANGKAN
"Aku tidak kuat lagi. Pinggangku rasanya mau copot." keluh Elena sambil menarik selimut hingga sebatas bahu.Rambut panjangnya berantakan. Wajahnya masih menyisakan semburat merah yang belum sepenuhnya hilang.Kemarin mereka sama sekali tidak keluar kamar. Tidak melihat pemandangan ataupun ke mana-mana.Bahkan makan siang dan makan malam diantar langsung ke kamar.Dan sekarang Elena merasa seluruh tulang bergeser dari tempatnya.Pintu kamar mandi terbuka.Naras keluar dengan handuk melilit pinggangnya.Rambut hitamnya masih basah menyisakan tetesan air yang mengalir di leher hingga dada bidangnya.Pria itu bahkan sedang bersiul pelan.Sangat menyebalkan.Terutama bagi seseorang yang membuat Elena tidak bisa bangun dari tempat tidur."Ayo bangun, Tuan Putri."Elena memelototinya."Apa kamu pikir aku masih punya cukup energi untuk bangun?"Naras berpikir sejenak."Seharusnya iya." jawabnya asal.Bantal langsung melayang ke wajahnya.Namun Naras menangkapnya dengan mudah."Mulai berani,h
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: BAB 36 LIBURAN BERAKHIR?
Pagi itu, desa kecil di kaki Pegunungan Alpen tampak seperti lukisan yang hidup.Atap-atap rumah kayu tertutup salju putih tebal. Cerobong asap mengepulkan uap hangat ke udara dingin. Lampu-lampu gantung menghiasi jalan utama, membuat seluruh desa terlihat seperti lokasi syuting film Natal.Begitu turun dari mobil, Elena langsung memutar tubuhnya perlahan.Matanya berbinar terang "Cantik sekali..."ucapnya sedikit terengah- engah karena saat menghirup udara, napasnya membentuk kabut putih di udara.Di sampingnya, Naras merapikan syal yang sedikit melorot dari leher Elena."Kau juga mengatakan hal yang sama sepuluh menit lalu.""Memang kamu tidak setuju?"Naras menatap wajah Elena yang memerah karena dingin.Kemudian berkata santai dekat telinga Elena."Daripada disini,aku lebih suka saat kita dikamar."Elena langsung memalingkan wajahnya yang merah seperti tomat dan pura-pura tidak mendengar.Mereka mulai berjalan menyusuri jalan utama desa.Toko-toko kecil berjajar rapi di kedua sisi
Last Updated: 2026-06-19
Chapter: BAB 35 DOG SLEDDING
Pagi hari di Pegunungan Alpen selalu terasa berbeda.Langit biru membentang luas tanpa awan. Hamparan salju berkilauan diterpa cahaya matahari pagi, membuat seluruh dunia tampak seperti negeri dongeng yang dibalut kristal.Elena turun ke ruang makan hotel dengan langkah ringan.Rambutnya masih sedikit berantakan karena baru bangun tidur. Ia mengenakan sweater putih tebal yang membuatnya terlihat jauh lebih muda dari usia sebenarnya.Begitu memasuki restoran hotel, matanya langsung menemukan seseorang yang dikenalnya."Clarissa!"Clarissa yang sedang duduk di dekat jendela spontan menegakkan punggungnya.Entah kenapa ekspresinya terlihat sedikit aneh.Sedikit kaku dan malu, seakan ingin menghilang dari muka bumi.Elena langsung duduk di kursi sebelahnya."Selamat pagi.""Pagi." Jawab Clarissa terlalu cepat. Membuat Elena menyipitkan mata.Aneh.Sangat aneh.Lalu matanya menangkap sesuatu."Eh?" pekik Elena menyadari sesuatu."Itu lehermu kenapa?"Di sisi leher wanita itu terlihat bekas
Last Updated: 2026-06-17
Chapter: BAB 34 PEGUNUNGAN ALPEN
Setelah hampir seharian berada di udara, jet pribadi akhirnya mulai menurunkan ketinggian. Elena langsung menempelkan wajahnya ke jendela. Matanya membesar. Di bawah sana terbentang hamparan putih tanpa ujung. Pegunungan berselimut salju berdiri megah di bawah langit biru. Puncak-puncaknya menjulang tinggi menembus awan. Begitu indah,dingin dan putih hanya dengan melihatnya. "Kita benar-benar datang ke sini..." gumam Elena. Naras tersenyum tipis. "Selamat datang di Pegunungan Alpen." Tak lama kemudian jet mendarat di sebuah bandara kecil khusus wisatawan. Begitu pintu terbuka, angin dingin langsung menerpa. "WAAAAH!" Elena refleks menutupi wajahnya. Ia sudah mengenakan jaket tebal, syal, sarung tangan, dan penutup telinga berbulu putih. Tetap saja udara dingin itu berhasil membuat hidungnya memerah. Disampingnya, Naras justru terlihat tenang. Seolah suhu di bawah nol derajat bukan masalah besar. Saat Elena turun dari tangga pesawat, Naras bahkan tidak melepaskan tata
Last Updated: 2026-06-15
Chapter: BAB 33 PERJALANAN MISTERIUS
Bilah baling-baling helikopter berputar kencang membelah udara.Dari balik kaca, Elena menempelkan wajahnya sambil melihat pemandangan di bawah.Di bawah sana, hamparan kebun anggur milik keluarga Adityawan membentang luas.Barisan tanaman hijau terlihat seperti garis-garis rapi yang memotong bukit.Semakin lama, villa tempat mereka menghabiskan beberapa hari terakhir semakin mengecil lalu menghilang.Pemandangan berganti menjadi perbukitan, sungai kecil dan beberapa desa yang tampak tenang dari kejauhan.Elena menempelkan dagunya ke kaca lalu bertanya tanpa menoleh. "Kita mau ke mana sebenarnya?" Naras yang duduk santai di kursinya hanya tersenyum tipis. "Sebentar lagi kau tahu." "Hmph." Elena mendengus. Pria itu memang hobi membuat kejutan.Setelah hampir satu jam penerbangan, pemandangan di bawah kembali berubah.Kali ini bukan kota. Bukan pula pegunungan hijau.Melainkan sebuah lapangan tandus yang luas.Di tengah area itu berdiri sebuah jet pribadi berwarna putih dengan garis
Last Updated: 2026-06-14
You may also like
Partner di Atas Ranjang
Partner di Atas Ranjang
Romansa · Nona Ekha
575.1K views
Jerat Tuan Pebinor
Jerat Tuan Pebinor
Romansa · Butiran_Debu
574.9K views
Dia yang Terluka
Dia yang Terluka
Romansa · Henny Djayadi
560.1K views
Mengejar Cinta Istri
Mengejar Cinta Istri
Romansa · Rahayu avilia
533.7K views
Pemuas Nafsu Tuan Muda
Pemuas Nafsu Tuan Muda
Romansa · Callista_ Ivan
525.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status