LOGIN[Mature, 21+] BANYAK ADEGAN DEWASA, ADEGAN PANAS YANG EKSPLISIT! Seorang gadis muda bernama Nada dipaksa untuk menyusui pria lumpuh bernama Daffa, karena kondisinya yang langka dikatakan mampu menyelamatkan nyawa pria itu. Di bawah tekanan dan keinginan untuk membuat hidup sang nenek lebih baik, Nada melakukan tugasnya hingga Daffa sembuh dan bugar. Namun saat Nada hendak pergi, Daffa tak ingin melepasnya karena ternyata Daffa sudah ketergantungan pada Nada dan segalanya milik gadis itu. Bagaimana kelanjutan kisahnya?
View MoreBeberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda
“Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu
Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam
“Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo
Tok. Tok. Tok. Ketukan itu kembali terdengar, pelan tapi tegas. Yugo menelan ludah. Lampu teras yang remang di luar sana, membuat wajah pria di luar terlihat samar. Tapi saat pandangan mereka bertemu, jantung Yugo mendadak berdebar cepat. “Pak Hadi?” gumamnya nyaris tak terdengar. Pria paruh bay
Kamar Ayu terasa lebih hangat malam ini. Bukan karena suhu tubuhnya yang masih sedikit demam, tapi karena sosok Yugo yang duduk di samping tempat tidurnya. Cahaya lampu tidur temaram menyapu wajah mereka. Ayu sudah berbaring dengan selimut rapi, namun tangannya tetap menggenggam jemari Yugo yang ha
“Udahlah. Kamu masih mikirin dia, sementara dia udah punya pengganti,” ucap Tania dengan nada sinis. “Dia bukan punya pengganti,” bentak Daffa. “Itu kakakku sendiri, Tania.” Tania menunduk, tapi tidak kehilangan kontrol. Senyumnya kembali muncul perlahan. “Mungkin aja Jeffan lebih cocok buat dia.”
Tania sempat memicingkan mata curiga, tapi kemudian mengangguk. “Baik. Aku nurut.” Sementara itu, di dalam restoran, Jeffan terlihat cukup nyaman bersama Nada. Ia tertawa, bercerita, dan sesekali menyentuh tangan gadis itu dengan lembut. Nada tak menarik tangannya, tapi juga tak sepenuhnya membalas






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore