author-banner
Shi
Author

Novels by Shi

Pelindung Terakhir

Pelindung Terakhir

Karena bagi Ara, Anthony J. Wallenstein adalah sosok yang melindunginya dari kekejaman dunia, menariknya dari jeratan rantai neraka, dan menghalangi semua tatapan biadab yang menatap terang-terangan ke arahnya. Tetapi di sisi lain, Anthony menciptakan dunia palsu untuk Ara tinggali. Dunia di mana, Ara dapat merasakan apa arti kebahagiaan, sebelum rasa bahagia itu sirna ketika mengetahui sesuatu yang terselubung di dalamnya. Intensi seorang Anthony J. Wallenstein.
Read
Chapter: 52 - Dada Yang Gemetar
Tubuh Vance menegang saat mendengarnya. Kedua matanya terbuka lebih lebar, dipenuhi kengerian. Pandangan itu perlahan bergulir menatap Ara yang terlelap di atas ranjang. Dahi gadis itu berkerut, bibirnya mengerang pelan, terdengar resah. Dilihat dari raut wajahnya, Vance yakin Ara tengah memimpikan sesuatu yang buruk. Sangat buruk. Dengan kedua tangan mengepal, dia berbalik dan mengejar Anthony yang hendak menuruni tangga. Vance menggapai pundak lebar pria itu, lalu menariknya hingga langkah iblis tak bersayap tersebut terhenti. “Apa yang kau maksud dengan Ara bertemu mereka?” Sepasang mata Vance memicing saat Anthony menyingkirkan tangannya dari pundak. Dalam hati, Vance berharap semua itu tidak benar. Dia tahu, sosok yang memiliki nama Anthony J. Wallenstein bukanlah tipe yang suka bergurau. Bahkan melemparkan guyonan pun terasa mustahil bagi iblis berwajah datar itu. Namun, sesuatu dalam dirinya memaksa untuk percaya.
Last Updated: 2026-04-25
Chapter: 51 - Adu Argumen
"Apa yang terjadi padanya?"Vance berlari mendekat begitu melihat Anthony membawa Ara yang tidak sadarkan diri dalam gendongannya. Nada suaranya terdengar tajam, sarat kepanikan yang sejak tadi menyesakkan dada.Dia benar-benar khawatir.Beberapa saat lalu, Vance menyaksikan sendiri bagaimana seekor naga menculik Ara dan membawanya terbang jauh ke langit. Dia telah berlari sekuat tenaga, mengejar tanpa henti, tetapi tubuhnya tak memiliki sayap untuk menyusul makhluk terkutuk itu.Yang lebih mengusiknya adalah sesuatu yang terasa janggal. Ada bagian waktu yang seolah hilang dari ingatannya.Baru beberapa puluh detik lalu Ara dibawa pergi, dan Anthony sama sekali tidak terlihat di sana. Lalu bagaimana bisa sekarang gadis itu berada dalam pelukannya?"Apa Ara baik-baik saja?" tanya Vance lagi, langkahnya cepat mengikuti Anthony yang terus berjalan tanpa menoleh sedikit pun. Dahi Anthony berkerut tipis. Wajahnya dingin, tetapi aura d
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: 50 - Turunnya Sosok Bercahaya Ke Bumi
Sepertinya saat ini dia sedang berada di ambang kematian, atau memang dirinya sudah mati karena menyaksikan sesuatu yang indah seperti sosok bersayap itu. Jika memang benar begitu, ini adalah kematian yang cukup bagus.Saat pikiran itu terlintas, tubuh Ara hampir terhempas ke tanah. Dia melihat sosok bersayap tersebut tersenyum tipis, lalu sepasang lengan yang sangat familier menangkapnya dengan kokoh, dan memeluknya erat.Rasanya hangat dan aman.Lalu, ada suara yang memanggil namanya.Suara tuannya.Dan sesaat setelah itu, dunianya berubah putih.***“Ada keperluan apa kau di sini? Bumi bukan tempat untuk makhluk sepertimu.”Itulah kalimat pertama yang Anthony lontarkan sesaat setelah dia menyambar tubuh Ara dan menggendong Ara yang nyaris menghantam tanah.“Katakan itu pada dirimu sendiri, Juslandier Bloodfallen.”Anthony menurunkan Ara dan menyandarkannya pada batang pohon. Kedua mata Ara t
Last Updated: 2026-04-23
Chapter: 49 - Cengkeraman Naga
“Senjata yang kuminta, kau bisa membuatnya?” Pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir Anthony sesaat setelah dia melangkah masuk ke ruangan kerja Yuuscar Vingkimanuel. Pria berkulit pucat itu mendongak dari meja kerjanya, lalu menggeleng perlahan sebelum akhirnya mengangguk ragu. Dia berjalan menuju salah satu rak penyimpanan di sudut ruangan, jemarinya menyusuri deretan botol kaca, serpihan logam, dan permata yang tersusun rapi. “Aku sedang berusaha keras membuatnya, dan masih membutuhkan beberapa bahan untuk dicampurkan.” Yuuscar menghela napas tipis. “Dan, ya, butuh waktu untuk menyelesaikannya. Kau tahu sendiri, membuat senjata seperti yang kau minta itu tidak mudah.” Anthony terdiam. Dia menarik napas dalam, lalu mengembuskannya kasar. Tanpa berkata apa-apa, dia mengambil sebuah permata berwarna zamrud dari atas meja kerja Yuuscar, lalu berjalan menuju sofa dan mendudukkan diri di sana. Ba
Last Updated: 2026-04-23
Chapter: 48 - Di Balik Sesuatu Yang Indah
Ara merapatkan mantel yang biasa dia pakai ketika menginjakkan kaki di luar rumah. Dia memandang tangan kanannya yang terlihat bergetar lembut, kemudian mengepalkannya kuat-kuat saat mengingat konversasi singkat yang dilakukan bersama tuannya beberapa saat lalu.“Tuan, apa aku boleh keluar rumah? Vance bersamaku, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”“Tentu.”Ara masih mengingat bagaimana ekspresi dan suara Anthony ketika mengatakan sebait kata itu. Sang tuan tidak lagi menatapnya, pria itu hanya meluangkan sedikit waktu untuk menunggu Ara yang memanggilnya demi meminta izin, lalu pergi begitu saja melewati pintu rumah dan meninggalkan Ara yang berdiri di ujung tangga. Anthony bahkan tidak bertanya ke mana Ara akan pergi, mengatakan jangan pulang terlalu malam, atau sekadar mengatakan hati-hati di jalan.Ah, Anthony J. Wallenstein benar-benar menghindarinya.Ara tersenyum getir. Dia mendongak menatap Vance yang sudah menungg
Last Updated: 2026-04-22
Chapter: 47 - Hati Seorang Manusia
“Ara, kau baik-baik saja?”Lamunan gadis bernama Ara itu seketika buyar saat mendengar pertanyaan tersebut. Dia mengalihkan pandangan ke arah Vance yang duduk di sampingnya sambil menatapnya dengan raut bingung, lalu kembali melihat buku yang terbuka di hadapannya—buku yang beberapa belas menit lalu dia pilih sendiri.Jung Ara menatap hard cover itu dalam diam. Jemarinya masih menempel di ujung halaman, tetapi tidak bergerak sedikit pun. Halaman yang terbuka pun masih tetap berada di halaman pertama.“Vance ....” Suara Ara terdengar pelan, nyaris seperti bisikan. “Apa aku melakukan kesalahan?”Dahi Vance langsung berkerut. Dia mengangkat tangan kirinya ke atas meja, menopang sisi kepala sambil menatap Ara dari samping. Dalam jarak sedekat ini, Vance bisa melihat jelas kegelisahan yang menggantung di wajah gadis itu.Awalnya, Vance berniat untuk menemani Ara membaca. Namun, nyatanya buku itu justru diabaikan, sementara sang gadis tenggelam
Last Updated: 2026-04-21
You may also like
Terjerat Cinta Sang CEO
Terjerat Cinta Sang CEO
Romansa · AR_Merry
288.3K views
Menantu Penguasa
Menantu Penguasa
Romansa · Rose Dreamers
287.4K views
ISTRI YANG DIRINDUKAN
ISTRI YANG DIRINDUKAN
Romansa · Isna Arini
287.0K views
Bercinta Dengan Sang Iblis
Bercinta Dengan Sang Iblis
Romansa · Yuyun Batalia
286.2K views
Bukan Suami Biasa
Bukan Suami Biasa
Romansa · Naya Naya
285.8K views
Dinikahi Om Duda
Dinikahi Om Duda
Romansa · Suci Komala
285.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status