Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKLUK DI PELUKANNYA

TAKLUK DI PELUKANNYA

lucien menyipitkan mata. “kami gak butuh dia keluar. kami cuma mau akses.” sebuah perangkat logam dilempar ke lantai. alat itu memancarkan suara pelan—seperti tangisan anak-anak. “resonansi yang lo sebut ‘auryn’ udah ngacak sistem gelombang emosi dunia. ada 42 kota yang kehilangan kestabilan emosional. lo ngerti artinya? satu kota bisa jatuh ke dalam kekacauan cuma karena satu nada sumbang.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
 PEWARIS PARFUM PENGGODA

PEWARIS PARFUM PENGGODA

EMOSI : 30% Beberapa detik kemudian muncul baris berikutnya. EMPATI : 50%
10537 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

mata coklat tuanya menyala lagi, "tidak ada jawaban benar atau salah. Kita tidak berurusan dengan angka." Gelak ringan meledak dari hadirin. "Kita berurusan dengan emosi dan emosi itu bagaikan air. Emosi bersifat mengalir. Emosi tak berwujud. Emosi menyesuaikan bentuknya dengan wadah tempat emosi tersebut berada." Dia terdiam dan melangkah ke kanan. "Kalian adalah wadahnya—ingat itu." Riuh tepuk tangan mengisi ruang lapang yang semula sunyi.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Yang tidak wajar dan tidak punya malu itu dirimu yang mengganggu urusan pribadiku! Akhirnya amarah Tama kembali meledak dengan berteriak pada perempuan muda ini agar perempuan tidak tahu diri ini mengerti jika Tama tak suka diganggu. Para kru dan pemain pun hanya bisa menatap kasihan pada Yemi yang sekarang ingin menangis, terlihat dari matanya yang berkaca-kaca apalagi saat Tama mendorongnya ke samping agar tak menghalangi jalannya. Untung saja Yemi tak terjatuh dan tak terluka.
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Satunya bersimpati itu, apa ya? "EMPATI, SUBHANALLAH. Emosi nih, lama-lama." "Nah, iya, berempati. Si abang tuh, kayak tiba-tiba jadi berempati gitu, loh. Ataya nyari pembelaan malah disemprot ceramahan." "POKOKNYA KIYOWO LAH, GEMES KALI POKOKNYA." "Duh, aduh, adiknya yang baper nih, ceritanya. KIYOWO SANGAT."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
Presdir Cuek Dicampakkan Istri: Menceraikan Suami, Mempertahankan Anak

Presdir Cuek Dicampakkan Istri: Menceraikan Suami, Mempertahankan Anak

Emosi Gladys hampir sepenuhnya kehilangan kendali karena kejadian ini. Ada rasa malu, jijik, marah, juga ketakutan, semuanya bercampur hingga membuatnya nyaris kehabisan tenaga. Dia juga tahu.
8.8357.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai Emosional
Tampilkan Ulasan (91)
Baca
+Pustaka
cher2205
ini bener2 ya, katanya gladys pinter setara profesor tapi ternyta bego banget gak bisa melindungi diri, nggak cerdas mempertahankan harga diri. udah kebuka semua iatru marshel punya anak, backingan finn. apa terus yg ditakuti... nggak jelas. mana bab 480 alurnya mundur ngulang awal... duh koinku....
Ayuki Sha
Nah,ku rasa si marshel itu sayang bgt k gldys.Diam2 si marshel buat perhitungan sendiri supaya si gladys selamat dan bebas.Hnya sja si gladys yg ngak ngerti krn si inggrid jadi tameng nya si marshel. Gldys nyangka si marshel beneran sama si inggrid tp yg pastinya si marshel itu baik sama si gladys.
Baca Semua Ulasan
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

"Retak?" "Sosiopat yang dikendalikan obsesi personal akan kehilangan presisi operasionalnya, Alea." Sebuah senyum miring yang kejam terbit di sudut bibir suamiku. "Dia tidak lagi beroperasi murni berdasarkan kalkulasi rasional. Dia bertindak menggunakan emosi." Kenyataan itu menghantamku. Analisis Arjuna seratus persen akurat. "Musuh yang emosional adalah musuh yang ceroboh," balasku menyetujui.
9.473.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Sebuah gelombang transparan, yang hanya bisa dilihat oleh sensor spektrum luas, meluncur dari antena menuju orbit. Gelombang itu bukan laser penghancur. Itu adalah Gelombang Disonansi Emosional. Saat gelombang itu menghantam The Origin Seed, seluruh sistem alien itu mengalami "kejutan filosofis". Keteraturan mereka terganggu oleh frekuensi yang mengandung jutaan memori manusia—rasa sakit saat kehilangan, kehangatan pelukan, dan tekad untuk tidak menyerah.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Ini mungkin satu-satunya hal paling tidak masuk akal yang pernah dialami Huo Mian. "Qin Chu, hentikan. Kami bukan anak-anak lagi," suara Huo Mian terdengar serak saat dia memalingkan wajahnya darinya. "Aku tidak bercanda," Qin Chu menatap wajah akrab Huo Mian saat dia mengulangi. “Jadi kau hanya mempermainkan emosiku? Apakah kamu menikmati dirimu sendiri?” Huo Mian tertawa datar, menyadari keputusasaan dalam suaranya sendiri.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Sorot wajahnya penuh dengan teror begitu ingatannya akan hidangan mana saja yang dia makan, terganti oleh bagian tubuh mana saja yang sudah dia habiskan. Dia menangis sambil terus muntah akibat emosi yang campur aduk dan mentalnya yang terguncang hebat, terus berusaha mengeluarkan isi perutnya sekalipun kini hanya asam lambung saja yang keluar. Rasa jijik, ngeri, teror, benci, amarah dan sedih terus muncul silih berganti. Membuat wajahnya terdistorsi sebelum akhirnya pingsan, entah akibat kurang cairan atau justru akibat ketakutan.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai Emosional
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status