author-banner
rurigudnardi
Author

Novels by rurigudnardi

Suami Dingin, Pria Lain Menginginkanku

Suami Dingin, Pria Lain Menginginkanku

Suasana lounge hotel bintang lima itu riuh, namun suara ketawa Rhea adalah yang paling nyaring. Dengan segelas wine di tangan kanan dan gaun hitam yang memamerkan bahu mulusnya, Rhea sedang menjadi pusat perhatian. ​"Kalian tahu kenapa pria suka pakai dasi?" Rhea mengerling nakal ke arah teman-teman kantornya. "Supaya kalau mereka terlalu banyak bicara di ranjang, kita punya pegangan untuk menarik mereka lebih dekat... atau membungkam mereka." ​Ledakan tawa pecah. Pria-pria di meja itu menatap Rhea dengan tatapan lapar sekaligus kagum. Mereka menjuluki Rhea sebagai 'Si Singa'—wanita energik yang bicaranya berani, mesum dalam konteks bercanda, dan seolah-olah sudah khatam urusan ranjang. ​Namun, saat jam menunjukkan pukul sebelas malam, senyum itu memudar begitu Rhea melangkah masuk ke mobilnya. ​Di rumah, suasana hening. Rhea masuk ke kamar, menemukan Gavin sudah menunggunya. Tanpa kata-kata romantis, Gavin menariknya ke tempat tidur. Rhea mencoba membalas, mencoba menjadi 'Singa' yang diinginkan dunia, namun Gavin hanya fokus pada area sensitif Rhea dengan tangannya. Dingin. Terburu-buru. ​Rhea mendesah, namun matanya menatap langit-langit kamar yang kosong. Saat ia hampir mencapai puncak, Gavin menarik tangannya. Pria itu mencium keningnya sekilas—ciuman yang terasa seperti formalitas—lalu berbalik membelakangi Rhea. ​"Mas... tidak bisakah malam ini kita... melakukannya?" bisik Rhea parau. ​"Aku capek, Rhea. Lagipula, bukankah ini sudah cukup membuatmu puas?" jawab Gavin tanpa menoleh. ​Rhea terdiam. Di luar dia adalah predator, tapi di kamar ini, dia hanyalah mangsa yang kelaparan akan kasih sayang yang utuh. Ia tidak tahu, bahwa di balik punggung Gavin, sebuah rahasia besar tersimpan di dalam ponsel yang disembunyikan suaminya di bawah bantal.
Read
Chapter: Bab 11. Ulat bulu
Rhea menarik napas panjang di depan pintu kayu jati ruang VIP. Begitu ia melangkah masuk, pemandangan di dalamnya hampir membuat ia melempar bungkusan makanan di tangannya. Gavin sedang duduk di tepi ranjang, menggenggam tangan Papa dengan wajah penuh duka yang sangat dramatis, sementara Vanya sibuk memijat bahu Mama Sunita dengan gerakan yang seolah paling perhatian sedunia. ​"Sayang, dari mana saja? Papa tadi mencarimu," tanya Gavin dengan nada lembut yang terasa seperti racun di telinga Rhea. ​Rhea memaksakan senyum tipis, meletakkan bungkusan makanan dari Bara di meja. "Hanya mencari udara segar sebentar, Sayang. Oh ya, ini makanan untuk Mama. Harus dimakan ya, Ma, mumpung masih hangat." ​Vanya segera menyambar momen itu. Dengan suara manis yang dibuat-buat, ia membujuk Sunita. "Iya, Tante, ayo dimakan ya. Nanti kalau Tante sakit, siapa yang jaga Om Banyu?." ​Rhea menatap Vanya datar. Sejak kapan pelakor ini merasa menjadi bagian dari keluarga Wijaya? ​Tak lama, Vanya me
Last Updated: 2026-04-12
Chapter: Bab 10. Direktur Utama
​"Bara!" ​Suara Rhea tertahan di tenggorokan. Matanya membelalak menatap sosok pria yang kini mengurungnya di antara dinding koridor dan tubuh tegapnya. Ada rasa kaget yang menghantam, namun jauh di lubuk hatinya, ada setitik kelegaan yang tak bisa ia pungkiri. ​"Kenapa... kenapa kamu ada di sini?" bisik Rhea, napasnya masih memburu. ​Bara tidak langsung menjawab. Ia menatap Rhea dengan tatapan tajam yang seolah bisa membaca setiap inci kesedihan di wajah wanita itu. "Sudah kubilang, hubungi aku, Rhea! Apa aku perlu mencari tahu sendiri setiap kali kamu menghilang?" ​Suara Bara rendah, namun penuh penekanan yang mengintimidasi sekaligus melindungi. "Kenapa saat terpuruk seperti ini kamu memilih sendirian? Sekarang ada aku. Jangan pernah berpikir untuk melalui semuanya sendirian lagi. Berbagilah kesedihanmu denganku." ​Jari-jemari Bara yang hangat bergerak perlahan, merapikan helaian rambut Rhea yang berantakan. ​"Tapi... dari mana kamu tahu kalau aku ada di sini?" tanya Rh
Last Updated: 2026-04-05
Chapter: Bab 9. Aku Sutradaranya
Rhea menarik napas panjang, menekan dadanya yang bergemuruh sebelum menekan tombol panggil. Begitu tersambung, suara melengking yang riang menyambar telinganya. ​"Halo... Hai, Rhea! Ada apa kamu telepon aku malam-malam begini? Kangen, ya?" Suara Vanya terdengar begitu ringan, seolah dunia hanya berisi tawa dan kesenangan. ​Rhea merasakan mual yang hebat di ulu hatinya. Bayangan Vanya yang mungkin sedang bersandar di dada Gavin saat ini membuat Rhea ingin muntah. Namun, Rhea adalah sutradanya, ia yang menulis narasinya. ​"Vanya..." Rhea memulai dengan suara yang bergetar hebat. "Papa... Papa masuk rumah sakit, Van... hiks..." ​Rhea melepaskan tangisnya. Isak yang tersedu-sedu, terdengar begitu hancur dan malang. "Aku tidak tahu ternyata selama ini Papa sakit kanker. Tadi sempat masuk ICU... Aku takut sekali, Vanya... sedih sekali..." ​Di seberang sana, Rhea bisa mendengar suara gesekan kain yang terburu-buru, seolah Vanya sedang bangkit dari posisi tidurnya. ​"Dan yang pali
Last Updated: 2026-04-04
Chapter: Bab 8. Seperti ular berkepala dua
Aroma karbol yang tajam dan bau obat-obatan yang menyesakkan langsung menyergap indra penciuman Rhea begitu kakinya melangkah masuk ke lorong rumah sakit. Suara decit sepatunya di atas lantai porselen putih yang dingin seakan berpacu dengan detak jantungnya yang bertalu tidak karuan. Di ujung lorong, tepat di depan ruang ICU yang mencekam, Rhea melihat sosok wanita yang paling ia cintai. Sunita duduk meringkuk dengan bahu yang bergetar hebat. "Mama..." suara Rhea pecah. Ia segera menghambur, merengkuh tubuh ibunya yang terasa jauh lebih rapuh dari terakhir kali mereka bertemu. "Apa yang terjadi? Kenapa Papa bisa masuk ke sini?" Sunita hanya bisa menjawab dengan tangisan yang menyayat hati. Rhea terdiam, mendekap ibunya dengan sabar, meski hatinya sendiri hancur berkeping-keping. Dunia seolah berhenti berputar sampai akhirnya Sunita mengangkat wajahnya yang sembap. "Maafkan Mama, Rhea... Maafkan kami," isak Sunita tertahan. "Selama dua tahun ini, Papa menyembunyikan semuanya. D
Last Updated: 2026-04-02
Chapter: Bab 7. Kembali hancur
Hening... ​Gavin belum pulang. Rhea seharusnya sudah bisa menebaknya, halaman depan kosong, tanpa deru mesin atau sorot lampu mobil yang biasanya ia nantikan dengan debar jantung bodoh. Rumah ini terasa hampa, hampa yang memuakkan, bahkan asisten rumah tangga pun tidak ada yang menyambutnya, karna Gavin hanya ingin asisten rumah tangga yang pulang di sore hari dan libur saat akhir pekan. ​Dulu, Gavin selalu bilang, "Malam hari dan akhir pekan itu waktu kita, Sayang. Tidak perlu ada asisten, aku ingin kita punya privasi." Kalimat yang dulu terdengar seperti janji romantis, kini berubah menjadi racun di telinganya. Itu bukan privasi, itu adalah cara Gavin mengosongkan rumah agar dia bisa bebas pergi ke pelukan Vanya tanpa ada mata yang mengawasi. ​Rhea menarik napas panjang, namun yang terhirup hanyalah aroma penghinaan. Dua tahun ia habiskan untuk mengemis nafkah batin, menari-nari di atas harga dirinya sendiri demi mendapatkan perhatian pria yang ternyata menjaga "kesucian" i
Last Updated: 2026-04-01
Chapter: Bab 6. Suara dibalik telepon
"Kemana si Rhea??pagi - pagi udh ga ada d rumah, mana ga pamit lagi! tapi bagus lah jadi aku ga harus banyak alasan untuk pergi hari Libur begini untuk ketemu Vanya" Gavin tidak sadar kalau istri nya tidak pulang. Gavin pergi tergesa-gesa tidak sabar untuk bertemu Vanya. Baru saja sampai d apartemen Vanya, Vanya sudah menyambutnya dengan lingerie merah. Gavin yang tidak sabar langsung mencumbu Vanya tanpa kata, menanggalkan lingerie merah itu menyesap payudara dan memasukan 2 jari nya dengan kasar kekepunyaan Vanya membuat Vanya menggeliat seperti ulat. Vanya melucuti pakaian Gavin dengan sama tidak sabaran nya, lalu mendorong Gavin hingga terlentang d atas ranjang...Vanya mulai menaiki tubuh Gavin dan meliuk liuk kan badannya "ahhhh..enak banget Gavin..gilaaaa aku mau keluarrrr". Vanya berisik meracau . Gavin bergerak kasar, seperti sedang mencoba membuktikan sesuatu pada dirinya sendiri. menjadikan Vanya seperti kuda pacu. Dipelukan Vanya, ia merasa berkuasa, namun ada kek
Last Updated: 2026-03-25
You may also like
PREDESTINATION
PREDESTINATION
Romansa · Mashimeow
4.1K views
Hati Biru Affa
Hati Biru Affa
Romansa · Affad DaffaMage
4.1K views
Dendam Wanita Simpanan
Dendam Wanita Simpanan
Romansa · Asy'arie
4.1K views
Mantanku, Iparku
Mantanku, Iparku
Romansa · Nabila Gemoy
4.1K views
Dark Secret 2 [Mentari]
Dark Secret 2 [Mentari]
Romansa · PRINCESSA
4.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status