Chapter: Chat GrupAmanda masih ingat betul, Viktor selalu bersemangat jika diminta bertugas sesuai keahliannya. Yaitu menyamar. Jadi, Viktor lebih cocok bertugas di lapangan seperti mendekati target.Pernah Amanda mencoba meminta Viktor mengerjakan laporan dan semacamnya, ujung-ujungnya berantakan. Untuk menulis laporan selembar saja, tulisan ceker ayam milik Viktor tak bisa dibaca.“Kenapa dia memilih menjadi anggota parlemen kalau itu nggak sesuai sama kemampuan dia ....”Gumaman Amanda berhenti. Dia teringat akan ucapan Viktor sebelum mereka berpisah tadi.‘Kita sudah berselisih dengan banyak orang di masa lalu. Jadi, melepasnya begitu saja bukan jaminan hidup kita akan lebih tenang.’Amanda menunduk. Gerakan tangannya menjadi sedikit lambat. Kini, dia tahu kenapa Viktor menjadi anggota parlemen meskipun itu pekerjaan yang mungkin dibencinya.“Nggak bisa lepas dari masa lalu, ya? Karena itu Viktor memutuskan berada di antara para pejabat? Agar dia bisa melihat siapa kawan dan lawan dengan lebi
Última atualização: 2026-04-06
Chapter: Pekerjaan ViktorMeskipun semuanya datang dari latar belakang yang berbeda, Red Eyes bisa rukun sebagai sebuah keluarga. Karena itulah, di saat ada salah satu dari mereka yang gugur, mereka benar-benar kehilangan. Amanda pun begitu. Hanya saja, dia diajarkan untuk tidak terlalu menunjukkan sisi emosionalnya. Sehingga dia terlihat biasa saja setiap mendengar seorang rekannya mati. Padahal, hatinya sama-sama hancur seperti yang lain.“Kukira, dengan membuang semua masa lalu Anda, Anda tidak lagi peduli pada kami. Rupanya tidak, ya?” ujar Viktor yang turut tersenyum.“Yah, bagaimanapun ... dulu kalian adalah keluargaku. Meskipun lima tahun lalu aku bertekad untuk nggak kembali lagi, nyatanya justru jalan hidup yang menyeretku ke sana,” ungkap Amanda, “aku tak menyangka ... masa laluku nggak membiarkan aku lepas darinya.”Viktor membalas, “Hidup selalu penuh konsekuensi, Nyonya. Begitu pun hidup kita dahulu yang tiap harinya bertaruh nyawa, bukan? Kita sudah berselisih dengan banyak orang di masa lalu.
Última atualização: 2026-04-06
Chapter: Reuni Grup“Anda pulang sendiri, Nyonya? Apa perlu kuantar?” Viktor menawarkan diri.Amanda menggeleng yakin. “Nggak perlu. Terima kasih sudah membantuku tadi, Viktor. Ah, apa salah satu anggota kita dulu ada yang sekarang bisa mengakses CCTV jalanan kota?”“Bukannya banyak? Kita bisa membongkar CCTV jalan i—”“Maksudku dengan cara normal, bukan seperti pencuri. Kita hanya membongkar dan meretas hal-hal milik target, bukan fasilitas umum, ingat?” potong Amanda.Viktor tertawa kecil kemudian, tampaknya dia memang sengaja membalas iseng seperti tadi. Wajah Amanda pun terlipat karena kesal. “Ada. Salah satu mantan rekan kita ada yang bekerja di instansi pemerintah kota. Dan dia bagian memeriksa keamanan kota. Sepertinya, kita bisa meminta bantuannya untuk akses CCTV itu,” jelas Viktor.“Siapa dia? Tunjukkan jalannya ke tempat dia sekarang,” perintah Amanda.Viktor yang sudah memakai helm terperanjat mendengar permintaan Amanda. “Anda mau ke tempatnya sekarang?”“Aku minta sekarang, ya, sek
Última atualização: 2026-04-06
Chapter: Pengakuan Jovan“Kamu baru tahu soal menginap dan kecelakaan itu ... artinya kamu selama dua sampai tiga hari ini, kamu disekap di garasi?” tanya Nerissa, kembali memastikan.“Ya. Saya berada di sana beberapa hari ini. Tanpa makan. Tapi, orang itu tetap memberi saya minum beberapa jam sekali untuk menghindari saya mati sebelum waktunya, kata dia,” kata Jovan.‘Oh, jadi itu mengapa ada botol mineral bekas di lantai garasi. Berarti, pelaku memang berniat menyamar selama beberapa hari saja,’ batin Viktor.Jovan mulai bercerita panjang, “Saya awalnya sama sekali nggak tahu apa tujuan dia menghadang mobil saya sepulang kerja, lalu menyekap saya di garasi sendiri. Tapi, begitu dia mendatangi saya esok harinya, saya syok. Wajahnya berubah ... menjadi wajah saya. Sama persis. Hingga saya berpikir, dia menyamar menjadi saya untuk mencuri harta.”“Tapi ternyata, bukan saya yang diincar, ya?” tanya Jovan yang kini menatap Amanda dan Viktor secara bergantian.“Betul, Pak. Sepertinya, pelaku memanfaatkan ide
Última atualização: 2026-04-05
Chapter: Disekap“Lalu ke mana suami saya?!” jerit Nerissa.Tangis Nerissa semakin keras setelah mengetahui kebenaran bahwa sosok suami yang selama dua hari ini bersamanya bukanlah suami aslinya. Viktor masih memandangi bekas tusukan di ujung jendela, juga bekas goresan di tembok belakang yang terlihat cukup jelas dari lantai dua.“Kalau sampai orang terdekatnya terkecoh, artinya pelaku cukup ahli. Tapi sayangnya, dia tak bisa menebak kebiasaan orang yang dia tiru dengan benar,” gumam Viktor.“Paman Clara, apa Anda tahu di mana suami saya?” tanya Nerissa yang terisak hebat.Viktor bertanya, “Dalam seminggu terakhir, apa suami Anda keluar rumah?”Melihat Sang Nyonya sedang menangis tersedu-sedu, Sarah yang tak tega pun mewakili menjawab. “Tentu. Tuan Besar pasti pergi ke kantornya di hari kerja.”“Beliau pakai mobil?” tanya Viktor lagi.Begitu Sarah mengangguk, Viktor menukas, “Beritahu saya mobil mana yang beliau pakai.”Sarah meminta izin pada Nerissa untuk mendampingi Viktor dan Amanda ke ga
Última atualização: 2026-04-04
Chapter: Suami NerissaAmanda terheran melihat raut terkejut di wajah Nerissa yang jelas tidak dibuat-buat. Nampaknya, Nerissa sendiri baru tahu kalau suaminya minum kopi pagi-pagi di dua hari terakhir.‘Dia nggak tahu soal itu? Apa dia nggak pernah perhatikan suaminya di pagi hari?’ tanya Amanda dalam hati.“Bohong kamu, ya?” cecar Nerissa yang berusaha menolak fakta tersebut.Sarah menggeleng kuat, lalu membungkuk penuh hormat. “Sungguh, saya berkata jujur. Saya sendiri yang membuatkan kopi untuk Tuan Besar. Anda bisa memeriksa penggiling biji kopi yang saya gunakan masih ada di rak piring sebelah wastafel. Selama ini, benda itu tidak pernah keluar dari lemari piring, kan?”Nerissa buru-buru menuju dapur, diikuti oleh asistennya yang lain. Sementara itu, Nana masuk kembali ke kamar. Amanda dan Viktor pun menunggu di ruang tamu bersama Pak Gerald.“Ini nggak mungkin!”Terdengar teriakan Nerissa dari arah dapur. Pak Gerald beradu pandang dengan Amanda dan Viktor, lantas ketiganya berlari hampir bersam
Última atualização: 2026-04-04