author-banner
Nyai@15
Author

Romances de Nyai@15

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Warning! Bacaan untuk dewasa. Fatih tidak punya pilihan. Demi biaya pengobatan ibunya, pemuda miskin itu menerima tawaran Bu Rosa, pemilik pabrik gula terkaya di kota, untuk menikahi Laras—putri bisunya. Namun, malam pertama mereka menjadi awal petaka. Di tengah malam, suara gamelan menggema dari gudang pabrik gula. Seorang wanita menari di antara aroma tebu dan darah. Fatih dibawa masuk ke istana gaib milik bangsa siluman ular. Sejak malam itu, Fatih dinyatakan mati. Namanya bahkan telah terukir di batu nisan. Akan tetapi, kematian justru membangkitkan kekuatan yang selama ini tersembunyi. Tanda lahir berbentuk bulan sabit di bahu kanannya memancarkan kekuatan cahaya yang ditakuti para siluman, sekaligus diburu oleh makhluk-makhluk gaib yang mengincarnya. Saat Laras akhirnya mampu berbicara, tabir kelam pun tersingkap. Kesuksesan pabrik gula Bu Rosa ternyata dibangun di atas tumbal para pemuda. Dan Fatih adalah korban ketujuh dalam ritual mengerikan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kini Fatih harus bertarung melawan bangsa siluman, membongkar rahasia kutukan yang mengikat keluarganya, sekaligus melindungi wanita-wanita yang perlahan hadir dalam hidupnya. Namun, di balik cinta yang mereka tawarkan, tersimpan rahasia, pengkhianatan, dan takdir yang dapat menghancurkan segalanya. Di antara teror dunia gaib, pertarungan mematikan, dan para wanita cantik yang memperebutkan hatinya, siapakah yang akan menjadi pelabuhan cinta terakhir Fatih ... jika ia berhasil selamat dari kutukan yang telah menuliskan namanya sebagai orang mati?
Ler
Chapter: 77. Kopi beracun
Merasa dirinya diperhatikan, Fatih melirik ke arah Ayunda. "Ada apa, Bu?" tanya Fatih. Ayunda tersenyum tipis, lalu mendekati Fatih dengan langkah anggunnya. "Kamu ... lucu ya?" ujarnya. Fatih mengerutkan keningnya. Lalu segera meraba-raba wajahnya dan mengusapnya kasar."Memangnya ada apa di wajah saya? Kok sampai lucu begitu?" Ayunda terkekeh pelan. Lalu mencondongkan tubuhnya ke arah Fatih, hingga wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajah Fatih. Jari telunjuk lentik Ayunda terulur untuk menyentuh pipi Fatih. Fatih terdiam. Ia menduga, Ayunda benar akan menghilangkan noda atau apa pun yang mungkin menempel di pipinya. Namun ... Cup! Satu kecupan lembut mendarat di pipi Fatih. Fatih sontak melirik ke arah Ayunda. Pandangan mereka bertemu dalam jarak dekat, hingga membuat jantungnya berdegup kencang.Ayunda tersenyum dan segera berdiri tegak kembali. "Sudah kuhilangkan noda di pipimu. Sekarang, kamu boleh melanjutkan pekerjaanmu lagi," ujarnya sambil melangkah men
Última atualização: 2026-07-21
Chapter: 76. Godaan wanita lain
Degh!Mendengar kata 'ngidam' Laras tanpa sadar meremas daun pintu yang masih ditahannya.Lalu menatap wajah Bu Rosa. Dan tatapannya sedikit berubah."Dulu ... setiap kali kamu sakit atau sedih, Ibu selalu memasakkan makanan kesukaanmu," lanjut Bu Rosa, dengan suara semakin lirih"Hari ini ... Ibu hanya ingin sekali lagi memasak untuk anak Ibu."Laras menggigit bibir bawahnya.Kenangan masa kecilnya perlahan bermunculan. Sebelum semua keserakahan itu menguasai hati Bu Rosa, wanita itu memang pernah menjadi ibu yang sangat menyayanginya.Namun luka yang ditinggalkan terlalu dalam untuk dilupakan begitu saja."Aku ... belum bisa memaafkan Ibu," balas Laras, jujur.Bu Rosa mengangguk pelan. "Ibu mengerti.""Aku tidak tahu kapan bisa memaafkan semua yang sudah Ibu lakukan.""Tak apa." Bu Rosa tersenyum tipis meski matanya kembali berkaca-kaca. "Ibu tidak memaksa. Yang penting ... Ibu bisa melihatmu sehat."Hening beberapa saat.Lalu Bu Rosa kembali berbicara."Kalau boleh, Ibu ingin memin
Última atualização: 2026-07-20
Chapter: 75. Kedatangan tamu
Laras masih berada di kamar mandi saat Fatih harus bisa menghibur pusakanya yang berdemo, karena tidak jadi berendam di lembah hangat sang istri. Beberapa kali bibirnya memanggil nama Laras, sedangkan matanya terpejam rapat. Sebelah tangannya naik turun merayu pusakanya agar tidak marah dan menuntunnya menuju puncak kenikmatan sendiri.Hingga ... "Aaaahhhh ..."Suara erangan panjang lolos dari kerongkongannya saat kenikmatan itu meledak seketika. Rasa hangat yang memuncak membuat seluruh tubuhnya bergetar pelan, pusakanya menyemburkan cairan panas yang membasahi kain seprai di bawahnya.Di ambang pintu, Laras yang baru saja keluar dari kamar mandi tertegun kaku. Matanya membulat menatap pemandangan di hadapannya, wajahnya seketika merona merah padam.Dengan napas yang masih tersengal-sengal, Fatih melirik ke arah Laras yang masih diam mematung. Ia segera merapikan pakaiannya, lalu menyunggingkan senyum tipis."Ayo sini, sayang. Istirahatlah," ajaknya lembut sambil menepuk-nepuk tempa
Última atualização: 2026-07-20
Chapter: 74. Hampir saja
Mendengar desahan Laras, Fatih semakin bersemangat untuk memberikan sentuhan-sentuhan di tubuhnya.Kini, tangan Fatih merayap ke dada Laras yang mulai berdebar cepat, memberikan sedikit remasan di bukit kembar yang masih tertutup itu. Lalu turun melewati perut rata Laras hingga mencapai pinggul besarnya.Gairah Fatih yang memang sangat sensitif langsung naik ke ubun-ubun.Tanpa aba-aba lagi, Fatih mengangkat tubuh Laras dalam gendongan, lalu membawanya perlahan menuju kamar. Rasa yang tadi sempat tertahan kini meluap begitu saja, tak sanggup lagi ia tahan. Keraguan yang sempat menggelayut di benaknya seketika lenyap, hilang terbawa oleh gairah yang semakin memuncak.Di dalam hatinya, ia mencoba meyakinkan diri sendiri. Persetan dengan segala beban dan rahasia yang selama ini membelenggunya. Apa yang akan ia lakukan ini bukanlah kesalahan, bukan pula dosa. Wanita yang kini dalam gendongannya, yang memandangnya dengan penuh cinta dan kepercayaan, adalah istri sahnya. Segala haknya atas
Última atualização: 2026-07-19
Chapter: 73. Laras meminta haknya
"Lagi mikirin apa, Kang? Kok melamun?"Suara lembut Laras seketika membuyarkan lamunan Fatih.Fatih tersentak. Ia segera mengangkat wajah dan menatap istrinya yang berdiri di hadapannya."E-eh ... enggak. Aku tidak melamun, kok, Ras," sangkalnya sambil memaksakan seulas senyum, meski nada suaranya terdengar sedikit gugup.Laras menatapnya beberapa saat, seolah berusaha membaca isi hati suaminya. Kemudian, ia tersenyum tipis dan duduk di samping Fatih."Kang ..." panggilnya lirih. "Aku cuma berharap, kamu tidak pernah menyembunyikan apa pun dariku."Kalimat sederhana itu membuat dada Fatih terasa sesak. Sejenak ia hanya terdiam, sebelum akhirnya merangkul pundak Laras dan menarik tubuh wanita itu ke dalam pelukannya."Iya, Ras," ucapnya pelan. "Aku mengerti."Fatih sengaja mengalihkan pembicaraan."Oh iya ... selama aku pulang ke kampung kemarin, kamu tidak pernah menemui ibumu, kan?"Laras menggeleng pelan."Tidak."Tatapannya perlahan berubah sendu."Aku sudah tidak ingin bertemu den
Última atualização: 2026-07-19
Chapter: 72. Kekuatan Cahaya
Fatih mengembuskan napas panjang begitu keluar dari gerbang pabrik tekstil milik Ayunda. Ia berjalan pelan menyusuri trotoar sambil menggeleng-gelengkan kepala, seolah masih memikirkan kejadian beberapa menit yang lalu."Benar-benar aneh," gumamnya lirih.Ia mengusap tengkuknya, lalu mendesah sekali lagi."Ada apa sebenarnya dengan para wanita itu? Kenapa mereka bisa menyukaiku?" ujarnya pada diri sendiri. "Padahal aku ini tidak punya kelebihan apa-apa. Wajah biasa saja, harta juga tidak punya."Fatih tertawa hambar."Jangankan perempuan kaya seperti Ayunda ... bahkan siluman seperti Nyai pun sampai tergila-gila padaku."Ia berhenti melangkah. Kedua tangannya berkacak pinggang, sementara tatapannya terangkat menatap langit sore yang mulai menggelap. Gumpalan awan hitam perlahan menutupi cahaya matahari, membuat suasana terasa lebih sendu."Hufft ... hidupku benar-benar sudah jauh dari kata normak," gumamnya lagi.Creeeeessssssss ...Creeeeessssssss ...Sebuah getaran hangat menjalar d
Última atualização: 2026-07-18
Você também pode gostar
Sistem Kekayaan Tak Terbatas
Sistem Kekayaan Tak Terbatas
Urban · raraey
8.2K visualizações
Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya-Raya
Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya-Raya
Urban · FANDER
8.1K visualizações
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat
Urban · Millanova
8.1K visualizações
DIKIRA GELANDANGAN TERNYATA PEWARIS TUNGGAL
DIKIRA GELANDANGAN TERNYATA PEWARIS TUNGGAL
Urban · Paradista
8.0K visualizações
Terjerat Hasrat Nyonya Muda
Terjerat Hasrat Nyonya Muda
Urban · Rafasya
8.0K visualizações
Istri Kedua yang Dirahasiakan
Istri Kedua yang Dirahasiakan
Urban · Queen Moon
8.0K visualizações
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status