author-banner
Selawati
Author

Novel-novel oleh Selawati

Dibalik Alasan Lembur Suamiku

Dibalik Alasan Lembur Suamiku

Sebuah foto misterius mengubah hidup Sarah dalam sekejap. Di dalam foto itu, suaminya, Farhan, terlihat memasuki sebuah apartemen bersama perempuan lain. Pria yang selama ini selalu pulang larut dengan alasan lembur ternyata menyimpan rahasia besar. Sarah harus memilih tetap mempertahankan rumah tangga yang penuh kebohongan atau melepaskan orang yang pernah menjadi cinta pertamanya. Namun ketika Farhan akhirnya kehilangan Sarah, barulah ia menyadari bahwa tak semua penyesalan bisa diperbaiki.
Baca
Chapter: Diantara Percaya dan Curiga
Pagi itu, setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, Sarah duduk sejenak di ruang tamu sambil menikmati segelas teh hangat. Rumah terasa begitu sepi. Sejak Farhan berangkat bekerja, tidak ada lagi suara yang menemani selain suara detak jarum jam yang tertempel di dinding.Tak lama kemudian, ponselnya berbunyi sebuah pesan masuk dari Silvia, sahabatnya sejak jaman mereka TK. SilviaSar, yuk keluar cari makan sambil cuci mata biar seger siapa tau ada cogan yang cocok buat dijadiin simpanan haha. Hampir saja Sarah menyeburkan teh yang sedang diminumnya. Ia, menggelengkan kepalanya, tak habis pikir dengan Silvia yang tak pernah berubah sejak jaman mereka kecil. Meskipun, sahabatnya ini sudah memiliki kekasih, tapi tetap saja kalau melihat lelaki tampan di luaran mata Silvia jelagatan. SarahAda-ada saja, nanti Ryan marah loh.SilviaBiarin aku lagi sebel sama Ryan. Jadi mau gak?Sarah tersenyum tipis membaca balasan Silvia. Sudah lumayan cukup lama ia tidak bertemu dengan Silvia. Belakang
Terakhir Diperbarui: 2026-08-03
Chapter: Nama yang Terus Mengusik
Ucapan Farhan semalam masih jelas di benak Sarah. Lelaki itu menjawab pertanyaannya dengan begit tenang, seolah apa yang dikatakannya adalah sebuah kebenaran yang tak perlu di ragukan. Padahal dengan mata kepalanya sendiri, Sarah melihat Farhan memasuki sebuah kafe pada saat jam kantor. Semalam Sarah memutar ulang kejadian itu di dalam pikirannya. Wajah Farhan yang tetap tenang saat menjawab pertanyaannya, langkah kakinya yang memasuki kafe, hingga sosok perempuan yang berdiri menyambutnya terus bergantian memenuhi pikirannya. Sarah menghela napas sejenak, lalu menghembuskan napas panjang."Mungkin memang ada urusan pekerjaan di luar kantor," gumamnya pelan.Ia mencoba mencari alasan untuk membela suaminya. Bukankah Farhan selama ini dikenal sebagai lelaki yang bertanggung jawab? Mungkin perempuan itu hanya rekan kerja. Mungkin mereka sedang membahas pekerjaan. Mungkin yang dilihatnya hanya sebuah kesalahpahaman. Namun, semakin keras ia berusaha meyakinkan diri semakin sulit pula ia
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: Kebohongan Pertama
Farhan berdiri di depan cermin sambil merapikan dasi yang melingkar di lehernya. Sesekali ia melirik jam tangan, seolah khawatir akan terlambat. Disisi lain, Sarah keluar dari dapur membawa secangkir kopi dengan uap yang masih mengepul. Tanpa banyak bicara Sarah meletakan kopi itu di atas meja. Pandangannya tertuju pada wajah Farhan. Ada beberapa pertanyaan yang sebenarnya ingin ia sampaikan, namun tak satupun berhasil keluar dari bibirnya. "Mas, kopinya" Farhan meraih cangkir kopi itu tanpa menatap istrinya. Ia mengesapnya sebentar, lalu kembali fokus merapikan kemejanya. "Hari ini aku banyak kerjaan. Mungkin pulangnya agak malam," kata Farhan datar. Sarah tersenyum tipis, meski senyum itu tak benar-benar sampai ke matanya. "Iya, Mas. Hati-hati di jalan." Farhan mengambil tas kerjanya, lalu melangkah menuju pintu. Sarah mengikuti dari belakang, mengantarkannya hingga ke teras depan. Meskipun pagi-pagi mereka tak lagi dipenuhi kehangatan Sarah tetap mencium tangan Farhan sama se
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: Retakan Kepercayaan
Suara alarm yang berbunyi pelan membangunkan Sarah dari tidur yang tak pernah benar-benar lelap. Ia membuka mata perlahan, menatap langit-langit kamar beberapa saat sebelum akhirnya bangkit dari tempat tidur. Sisi ranjang di sampingnya sudah kosong. Sisi ranjang yang semalam ditempati suaminya kini hanya mengisakan lipatan selimut yang berantakan. Sarah menghela napas pelan, tanpa membiarkan dirinya larut dalam lamunan, ia segera melangkan ke kamar mandi dan memulai rutinitas paginya seperti biasa. Tak lama kemudian, aroma bawang putih yang ditumis di dapur memenuhi dapur. Jemarinya bergerak lincah menyiapkan sarapan, meskipun pikirannya sama sekali tidak fokus. Beberapa kali ia terdiam, hingga nyaris lupa mematikan api kompor."Astaga...," gumamnya pelan sambil mematikan kompor.Ia mengusap wajahnya pelan. Hari itu Sarah bertekad menjalani hari-harinya seperti biasa. Setidaknya sampai ia benar-benar menemukan jawaban atas kegelisahan yang selama ini terus mengganggunya. Farhan baru
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: Saat Kepercayaan Mulai Retak
Sarah beridiri beberapa saat di depan pintu, memandangi mobil Farhan yang semakin mengecil hingga akhirnya menghilang di tikungan. Biasanya setelah suaminya itu bernagkat Sarah akan masuk ke dalam rumah dengan hati yang ringan.Namun, pagi ini berbeda, ada perasaan asing yang menganjal di hatinya, seolah kehangatan yang dulu memenuhi rumah itu ikut pergi bersama lelaki yang baru saja meninggalkannya.Perlahan, ia menutup pintu, lalu melangkah ke arah ruang makan. Dua piring yang sejak tadi tersusun rapi masih belum tersentuh sama sekali. Secangkir kopi yang ia seduh dengan penuh perhatian kini hanya mengisakan uap tipis yang perlahan menghilang. Sarah mengangakat cangkir itu. Jemarinya merasa sisanya hangat yang mulai lenyap. “Mas..., dulu kopi ini yang selalu kamu puji paling enak,” gumamnya pelan sambil tersenyum hambar.Ia membawa cangkir kopi itu ke wastafel. Air mengalir pelan, membilas kopi yang tak sempat diminum. Entah, mengapa, pemanandangan sederhana itu begitu terasa meny
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: Perubahan Yang Tak Lagi Bisa Diabaikan
Sarah masih menatap layar ponsel. Tatapannya terpaku pada layar ponsel yang menyala redup di atas nakas. Jemarinya perlahan terangkat, seolah apa yang dilihatnya barusan bukan bayangan semata, akibat lelah dan mengantuk. Namun, semakin dekat tangannya ke arah ponsel itu, semakin keras pula jantungnya berdegup. Ia tahu membuka ponsel suaminya adalah hal yang tak seharusnya ia lakukan. Tapi sejak kapan lelaki yang paling ia percaya mulai menyembunyikan banyak rahasia darinya? Belum sempat jemarinya menyentuh layar ponsel itu, tiba-tiba suara pintu kamar mandi terbuka. Sarah tersentak. Dengan gerakan secepat kilat, ia segera menarik tangannya dan melangkah mundur. Dalam hitungan detik, ia meraih gelas yang berada di atas nakas berpura-pura merapihkannya. Berharap Farhan tak menyadari apa yang barusan hendak ia lakukan. Sekilas, sebelum layar ponsel itu kembali meredup, sebuah notifikas muncul di bagian atas layar ponsel. Ia tak sempat membaca seluruh isinya. Yang sempat ia lihat hanyalah
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Anda juga akan menyukai
Fargo & Carol
Fargo & Carol
Rumah Tangga · Abigail Kusuma
10.3K Dibaca
Bersuami Anak "Mama"
Bersuami Anak "Mama"
Rumah Tangga · Anika Mufidah
10.3K Dibaca
KEMBALINYA ISTRIKU
KEMBALINYA ISTRIKU
Rumah Tangga · Muninggar88
10.2K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status