Chapter: Bab 132. Menjerat Sang Pembohong“Ya ampun, Mika! Aku senang sekali kau mengajakku ke sini. Kebetulan aku memang sedang butuh hiburan.”Caroline langsung berceloteh begitu tiba di apartemenku. Dia memelukku erat sebelum aku mengajaknya ke dapur untuk membantu membawa belanjaan yang dibawanya.“Apa yang akan kita masak untuk makan siang?” tanyaku sambil memperhatikan Caroline yang sibuk mengeluarkan berbagai bahan makanan dan meletakkannya di atas meja dapur berbahan granit baru di dekat kompor.Caroline tampak berpikir sejenak.“Bagaimana kalau ayam panggang?”“Boleh juga. Aku akan membuat ayam panggang kalau kau setuju.”Aku membuka bagian pendingin lemari es dan memeriksa isinya satu per satu sebelum mengambil seekor ayam utuh yang sudah dibersihkan dan dibuang bagian dalamnya.“Tidak masalah. Aku sudah menyiapkan tumis sayuran, kentang tumbuk, dan salad sayuran. Oh, kau mau mencoba ini?” Caroline mengangkat sebuah kemasan makanan. “Kimchi. Makanan Korea.”Aku memang tidak terlalu akrab dengan kuliner Korea, tetapi
Last Updated: 2026-11-01
Chapter: Bab 131. Pertemuan yang Tak Seharusnya KulihatPakaian bayi yang kulihat kali ini benar-benar menggemaskan. Sudah hampir setengah jam aku berada di toko tersebut, sibuk menjelajahi deretan pakaian dan perlengkapan bayi yang dipajang dengan begitu menarik.Hari ini hari Minggu. Tidak ada pekerjaan mendesak yang harus kuselesaikan di apartemen, jadi aku memutuskan keluar untuk mencari beberapa perlengkapan bagi calon bayiku. Aku bahkan meminta Jared mengemudikan mobil karena sedang malas menyetir sendiri.Setelah memilih beberapa potong pakaian dan perlengkapan bayi, aku juga memutuskan membeli sebuah kereta bayi. Jared membantuku membawa semua belanjaan ke mobil, sementara aku masih ingin berkeliling sebentar.Rasanya belum puas kalau langsung pulang.Pusat perbelanjaan cukup ramai pada akhir pekan. Kebanyakan orang memanfaatkan hari libur untuk menyelesaikan berbagai keperluan atau sekadar menikmati waktu luang. Aku pun begitu. Jika sudah waktunya libur, aku benar-benar ingin melepaskan diri dari urusan pekerjaan dan tidak menyent
Last Updated: 2026-11-01
Chapter: Bab 130. Rahasia AtikaKiriman yang dipesan Ronald untukku akhirnya tiba hari ini. Aku langsung membuka amplop cokelat berukuran besar itu dan memeriksa isinya. Jantungku berdegup lebih cepat begitu melihat deretan foto di dalamnya.Foto-foto Atika.Perempuan itu rupanya telah dibuntuti dan diam-diam difoto tanpa sepengetahuannya. Namun, bukan keberadaannya yang pertama kali menarik perhatianku, melainkan sesuatu yang tampak berbeda dari penampilannya.Perutnya sudah rata. Tidak ada lagi tonjolan yang biasanya terlihat pada perempuan hamil.Keningku berkerut. Berbagai kemungkinan mulai bermunculan dalam pikiranku. Jika dugaanku benar, seharusnya Atika sudah melahirkan.Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada kehamilan dan bayinya?Pikiran tentang Atika membuatku gelisah. Aku harus meminta penjelasan langsung dari Ronald.Aku: Ron, aku ingin penjelasan tentang foto-foto yang kau kirimkan.Sambil menunggu balasannya, aku kembali memeriksa dokumen yang harus kutandatangani. Setelah memasukkan foto-foto itu ke d
Last Updated: 2026-11-01
Chapter: Bab 129. Rahasia Amethyst dan Janji Sebelum KeberangkatanAku masih belum selesai memeriksa seluruh berkas yang diberikan Ronald. Aku ingin mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai Amethyst Corp sebelum memutuskan langkah berikutnya.Dari dokumen-dokumen itu, aku menemukan fakta lain. Perusahaan milik Atika ternyata menerima banyak aliran dana dari berbagai rekening investor yang bekerja sama dengannya. Ariel-lah yang mengelola perusahaan tersebut. Berdasarkan catatan keuangannya, Amethyst terlilit utang karena berusaha menutupi berbagai pengeluaran pribadi Atika atau Ariel yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan investasi saham mereka.Aku mengembuskan napas panjang.Rasanya seperti ada seseorang yang sengaja mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain agar dirinya bisa lepas tangan. Aku tidak akan membiarkan Atika maupun Ariel mempermainkanku dengan cara seperti itu.Ponselku berdering. Nama Ronald muncul di layar.“Hai, Ron. Ada apa?” tanyaku begitu menerima panggilannya.Aku memutar kursi menghadap jendela kaca di belakang meja,
Last Updated: 2026-10-31
Chapter: Bab 128. Perusahaan Boneka dan Permainan di Balik AtikaAku tersenyum ketika pintu ruanganku terbuka, memperlihatkan sosok direktur keuangan Orchid Foundation.“Selamat pagi, Nyonya Valentino. Saya tidak menyangka Anda akan mengadakan rapat mendadak dengan saya,” sapanya sambil menjabat tanganku.“Silakan duduk, Tuan Langley. Ada hal yang ingin segera saya bicarakan.”Kami duduk berhadapan di sofa ruanganku. Aku mengambil dokumen yang diberikan Joana kemarin, lalu membukanya pada bagian transaksi yayasan dengan sejumlah rekening pribadi.Tuan Langley meraih dokumen yang sudah kubentangkan di atas meja dan mulai membacanya.“Saya hanya ingin menanyakan satu hal, Tuan Langley. Apakah Tuan Valentino yang memerintahkan Anda melakukan transaksi ini?”Aku sengaja mengajukan pertanyaan paling penting itu secara langsung. Meskipun Sean sudah mengakuinya sendiri, masih ada bagian dari diriku yang enggan menerima kenyataan tersebut begitu saja.“Apakah Tuan Valentino sudah mengakuinya kepada Anda?”Aku sedikit mengangkat alis mendengar pertanyaan ba
Last Updated: 2026-10-30
Chapter: Bab 127. Uang yang Mengalir dan Pengkhianatan yang TerungkapJoana datang menjengukku ke rumah sakit keesokan harinya, tepat tengah hari. Sebelumnya, aku sudah memintanya datang agar kami bisa membicarakan laporan yang disampaikannya kemarin.“Ya ampun, Mika, maaf mengganggumu di hari istirahat. Tapi ini benar-benar mendesak.”Aku mengangguk dan tersenyum tipis. Joana membantuku turun dari ranjang, lalu mengarahkanku ke sofa yang hanya berjarak beberapa langkah dari tempat tidur.“Jadi, apa masalahnya?” tanyaku.Joana mulai membuka map plastik hitam yang dibawanya. Dia mengeluarkan beberapa lembar dokumen berisi catatan transaksi keuangan Orchid Foundation selama sebulan terakhir, lalu menyerahkannya kepadaku.Dahiku langsung berkerut. Ada sejumlah transaksi yang tampak janggal, terutama karena nominalnya cukup besar.“Seingatku, aku tidak pernah mendengar laporan mengenai transaksi ini dari bagian keuangan,” gumamku sambil kembali mencermati data di tanganku.“Aku mendapatkan data ini dari Tuan Cortez, Mika. Dia mengirimkannya kemarin, jadi ak
Last Updated: 2026-10-30