author-banner
Felixia Catux
Author

Novel-novel oleh Felixia Catux

Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Ace Alexander Newton adalah pria yang punya segalanya — wajah tampan, tubuh atletis, karisma alami, dan latar belakang pewaris perusahaan besar di Singapura. Ia terbiasa mendapatkan apa pun yang ia inginkan, terutama wanita. Dengan senyum tipis dan tatapan menggoda, Ace selalu mampu membuat seluruh wanita jatuh dalam pesonanya tanpa perlu berusaha keras. Ia percaya, cinta hanyalah permainan, sampai ia bertemu dengan Felisha Zhao. Felisha bukan tipe wanita yang mudah didekati. Ia tegas, berprinsip, dan tahu betul nilai dirinya. Ia tidak butuh pria seperti Ace — tampan, menawan, tapi suka mempermainkan hati. Di mata Felisha, pria seperti itu hanyalah gangguan. Namun justru sikap dinginnya yang membuat Ace kehilangan kendali. Untuk pertama kalinya, pesona Ace tak berarti apa-apa. Felisha tidak terpikat oleh senyumannya, tidak goyah oleh rayuannya, bahkan tak peduli dengan status dan kekayaannya. Bagi Ace, Felisha adalah tantangan — batu keras yang ingin ia pecahkan, wanita mahal yang ingin ia miliki. Tapi semakin ia mencoba menaklukkannya, semakin ia tenggelam dalam pesona dingin yang justru membakar batinnya. Setiap malam, bayangan Felisha menghantui pikirannya dalam mimpi-mimpi panas yang tak pernah bisa ia kendalikan. Dan ketika batas antara obsesi dan cinta mulai kabur, Ace menyadari satu hal. Untuk pertama kalinya dalam hidup, ia benar-benar jatuh cinta dan sangat ingin memiliki Felisha.
Baca
Chapter: Bab 147 - Lilitan
Ponsel Felisha yang ikut terempas ke lantai masih berdering tanpa henti. Namun gadis itu tak mampu menjawabnya—bahaya sudah berdiri tepat di hadapannya. Dengan kaki gemetar, ia beringsut mundur, berusaha menjauh dari Guan yang menutup pintu dengan wajah murka, jelas berniat menyiksanya lagi.“Berikan kartunya!” gertak Guan berang. Suaranya menggelegar, menyerupai auman singa yang siap menerkam.Refleks, Felisha mendekap tas ke dadanya. Melihat itu, Guan bergerak cepat—terlalu cepat—merebut tas tersebut dari pelukannya.Uang Felisha memang tak banyak lagi. Ia bahkan belum sempat melakukan transaksi dengan pembeli mantel milik Bonita. Namun setidaknya, di dalam tas itu masih tersisa beberapa lembar uang untuk bertahan hidup hingga bulan depan. Ia tak bisa membiarkan Guan merampasnya juga.“Kembalikan! Biar aku saja yang ambil uangnya nanti!” teriak Felisha panik sambil berusaha merebut tas itu sekuat tenaga.Namun Guan tak memberinya kesempatan. Ia menarik tas itu dengan kasar hingga tu
Terakhir Diperbarui: 2026-01-03
Chapter: Bab 146 - Gaun Merah
Hari kedua pengerjaan proyek yang tertunda hampir setahun itu akhirnya berjalan lancar, meskipun sosok Vin-ketua tim sebenarnya-masih belum hadir dan sama sekali tidak mengetahui perkembangan pekerjaan tersebut. Menjelang jam istirahat, seluruh anggota tim tampak bekerja serius, mengikuti arahan yang sebelumnya diberikan Ace dari ruangannya sendiri. Itu adalah permintaan Felisha; ia tidak ingin orang-orang curiga jika Ace terlihat terlalu sering berada di ruangan Vin.Alhasil, setiap kali ada bagian yang perlu dipastikan, Haruto lah yang bolak-balik mengonfirmasi ke ruangan Ace. Dan setiap kali kembali, ekspresinya selalu sama-sumringah seperti baru bertemu idolanya."Padahal Tuan Ace sedang rapat dengan kepala tim kreatif lain," ucap Haruto sambil menahan tawa girang. "Tapi beliau tetap tidak menunda sesi konseling denganku. Ah, Tuan Ace itu... benar-benar seorang panutan! Sepertinya aku harus pasang posternya di kamarku nanti!""Tuan Ace bakal geli kalau tahu itu," sahut Eric asal,
Terakhir Diperbarui: 2026-01-02
Chapter: Bab 145 - Yang Tertinggal
Tubuh Felisha sontak menegang, terkejut karena ciuman mendadak itu. Ia bisa merasakan luapan hasrat yang selama ini Ace pendam—kerinduan yang begitu dalam, seolah telah menumpuk lama di dadanya. Namun di saat bersamaan, rasa khawatir menyambar benaknya. Bagaimana jika ada yang melihat? Rekan kerjanya bisa kembali kapan saja.Dengan panik, Felisha mendorong dada Ace hingga ciuman itu terlepas.Raut Ace seketika berubah beringas, napasnya memburu, matanya masih penuh keinginan. Ia hendak kembali mencium Felisha, namun gadis itu cepat-cepat menutup bibir Ace dengan kedua telapak tangannya.“Apa yang kau lakukan? Kalau ada yang lihat lagi, bagaimana?!” desis Felisha, napasnya tersengal.Ace menggenggam tangan Felisha perlahan, menurunkannya dari bibirnya. Dahinya berkerut kesal.“Mereka tidak akan kembali secepat itu,” ucapnya mantap.“Tetap saja… kita harus berhati-hati,” tutur Felisha pelan.Ace menghembuskan napas panjang, menyandarkan punggungnya ke kursi dengan tatapan kosong. Raut k
Terakhir Diperbarui: 2025-12-09
Chapter: Bab 144 - Panggil Namaku
Meskipun Felisha memang sempat marah pada Ace karena peringatan yang diberikan oleh penggemar berat pria itu, ia tahu bahwa kejadian tadi bukan sepenuhnya kesalahan Ace. Ia harus mengakui, ancaman dari wanita gila tersebut memang memengaruhi suasana hatinya terhadap Ace.Namun ia bingung, bagaimana Ace bisa tahu ia sempat marah? Felisha justru yakin sebelumnya bahwa Ace-lah yang kecewa padanya.“Aku tidak marah, kok,” ucapnya jujur.Ace menaikkan sebelah alis, jelas tidak percaya.“Lalu kenapa kemarin kau tidak mengabariku setelah pulang dari apartemenku?”Sekarang giliran Felisha yang menaikkan alis, heran. “Kupikir justru kau yang marah. Kau pergi begitu saja saat aku mandi.”“Kau tidak membaca surat yang kutinggalkan?”Felisha mendesah pendek. “Menurutmu, surat itu cukup untuk meyakinkanku bahwa semuanya baik-baik saja? Aku tidak berani menghubungimu. Kupikir kau kecewa karena aku mengacaukan malam itu gara-gara salah minum!”Mendengar itu, tawa Ace hampir pecah, tapi ia segera men
Terakhir Diperbarui: 2025-12-08
Chapter: Bab 143 - Karisma CEO Tampan
Felisha berkedip cepat, menunduk sesaat untuk menyusun kalimat. Namun pikiran yang biasanya tajam terasa tumpul seketika.“Aku… uh…” Felisha menelan ludah. Haruto dan Eric menahan napas, menunggu.“Aku pikir… pesan inti dari produk ini adalah…” Ia berhenti lagi, mengacak rambut pelan karena gugup. “Perasaan nyaman. Maksudku—kenyamanan yang sederhana, tapi berarti. Sesuatu yang bisa membuat orang merasa… pulang, meski hanya lewat satu gigitan.”Setelah mengucapkannya, Felisha memejamkan mata sebentar, malu karena kalimat itu terdengar terlalu puitis untuk standar presentasi proyek. Pipinya memanas.Haruto menganga pelan. Eric sampai memijat tengkuknya, tidak tahu harus berkomentar apa.Ace justru tersenyum—perlahan, penuh apresiasi. Ia menundukkan kepala sedikit, seperti sedang memberi penghormatan kecil.“Itu luar biasa,” ujar Ace, suaranya rendah namun tegas. “Perasaan pulang. Hangat. Aman. Sebuah tempat beristirahat dari kerasnya dunia. Jika itu pesan inti yang ingin kalian sampaika
Terakhir Diperbarui: 2025-12-07
Chapter: Bab 142 - Lembur
“Operasi…?” Eric mengulang pelan, seakan tak percaya dengan kabar yang baru dibawa Felisha. Ia menatap gadis itu, namun Felisha tidak menjawab sepatah kata pun. Raut wajahnya sudah cukup menjelaskan segalanya—sedih, bingung, dan terpukul. Ia tak ingin mengulang kisah yang masih terasa menyesakkan di dadanya. Sementara itu, Haruto masih duduk di kursi Vin sambil memeriksa komputer sang ketua tim. Tiba-tiba ia terpaku pada sesuatu di layar. “Aku menemukan file konsep proyek yang disimpan satu tahun lalu,” ucapnya, suaranya terdengar lebih serius dari biasanya. “Apa jangan-jangan ini yang dimaksud Tuan Jason?” Refleks Felisha dan Eric mendekat. Mereka menatap layar yang menampilkan mockup dan catatan proyek. “Oh? Ini produk makanan ringan,” gumam Felisha. “Kau yakin, Haruto?” tanya Eric, memastikan. “Apa tidak sebaiknya kita tanyakan dulu pada Tuan Jason sekarang juga?” “Dasar bodoh,” umpat Haruto tanpa mengalihkan pandangan dari layar. “Kau tidak lihat bagaimana dia meremehkan kit
Terakhir Diperbarui: 2025-12-06
Anda juga akan menyukai
MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool
MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool
Romansa · Lefkilavanta
28.8K Dibaca
My Cold Husband Is A CEO
My Cold Husband Is A CEO
Romansa · Shova Nst
28.8K Dibaca
Oh, My Brother!
Oh, My Brother!
Romansa · Cherry Blossom
28.7K Dibaca
Idola Ranjang
Idola Ranjang
Romansa · Riski Hakiki
28.7K Dibaca
Ok, Aku Nyerah Bos!
Ok, Aku Nyerah Bos!
Romansa · Lavinka
28.6K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status