author-banner
Wening
Wening
Author

Novel-novel oleh Wening

Suami Mudaku

Suami Mudaku

Enjang Wuni Safitri. Seorang janda yang harus berjuang keras menjadi singgle mom untuk dua anaknya. Harinya kemudian jungkir balik penuh warna merah muda ketika seorang sholih yang sukses di usia muda melamarnya. Keputusan menerima Pramudya Dio Pratama seorang pengusaha muda di bidang kuliner membuatnya dilema karena harus memikirkan keturunan keluarga Pratama sementara dirinya terlalu tua untuk mengandung.
Baca
Chapter: Bab 128. Musibah atau Berkah?
Prosesi pemakaman papa berjalan lancar dihadiri segelintir tetangga yang mengenal keluarga mama. Rumah yang ditinggali sekarang memang rumah warisan nenek untuk anak perempuannya itu dan keluarga nenek dulu termasuk orang baik di lingkungan. Kak Dio dan keluarga besar Pratama juga hadir termasuk Azka dan … Enjang. Aku mengabari Kak Dio berharap mendapatkan simpatinya tak menyangka mereka datang rombongan termasuk wanita itu. Mama Salma memelukku dengan tangis lirih. Aku tahu beliaulah yang paling menerimaku dalam keluarga itu. Ayah mertua yang dulu juga sangat mendukung aku dan putranya menjadi keluarga utuh monogami, sekarang acuh tak acuh karena kepercayaannya telah ternodai oleh perbuatan jahat orang tuaku di masa lalu. “Mama … ayo pulang.” Mama masih bergeming menatap kosong pada gundukan tanah merah di mana jasad papa beristirahat untuk selamanya. Wanita itu seperti punya naluri bahwa keluarganya tengah berkabung. Meski tidak menangis tapi terus-terusan berwajag sendu. S
Terakhir Diperbarui: 2022-12-24
Chapter: Bab 127. Sah sebagai Janda
Hari sudah malam ketika aku berjalan lunglai menuju pintu rumah. Lampu ruang tamu masih menyala seperti saat kutinggalkan mengikuti Kak Dio tadi. Dari balik kaca aku masih bisa melihat dengan jelas tubuh kurus Papa yang terduduk membisu di depan TV. Aku tahu beliau tidak sedang menonton karena layar datar di depannya terlihat gelap. Apakah yang sedang dipikirkannya? Kalah oleh tubuh ringkihnya pikiran papa masih normal untuk memahami banyak hal. Tentu itu penyiksaan tersendiri bagi beliau. Beda dengan mama yang sekarang bahkan tak mengingat aku sebagai putrinya. “Papa ….” Rupanya papa duduk sambil memejamkan mata. Mungkin tertidur saat menungguku pulang karena sejak aku datang lelaki yang dulu selalu lembut pada keluarga itu tak melepas pandangan dari putri kesayangannya ini. Bagaimanapun jahatnya papa di luar sana dia tetap seorang suami dan ayah terbaik. Aku tersentak mendapati tubuh papa yang sangat panas. Kuraba dahi untuk memastikan dan ternyata benar kalau papa demam ti
Terakhir Diperbarui: 2022-12-24
Chapter: Bab 126. Mengalah untuk Menang
Telah satu jam lebih, lamanya kami tetap duduk berhadapan terhalang sebuah meja kecil dan saling membisu. Di meja itu terdapat dua gelas minuman dingin yang es batunya telah mencair juga sebuah map yang tergeletak begitu saja. Setelah ketegangan di rumah mama dan papa tadi kami sepakat untuk bicara berdua secara pribadi. Café inilah yang dipilih Kak Dio. Lelaki yang kulihat semakin tampan diusia matang itu setia menekuri lantai dibawahnya. Wajah cantik istrinya ini yang telah lima tahun berpisah pun bahkan tak menarik minatnya. Justru lembaran berkas perceraian yang disodorkan di depanku. Keterlaluan! “Sampai kapan kau akan bersikap begitu, Rindi?” tanya, Kak Dio menatapku lelah. Haruskah aku mengalah? “Pikirkan baik-baik. Uang dan waktumu bisa kau gunakan untuk mengurus keluargamu yang sekarang keadaannya memprihatinkan. Juga adik yang perlu perhatianmu. Aku tak mungkin terus mengurus mereka apalagi kau sudah kembali.” Uraian panjang itu justru membuat emosiku menanjak. “S
Terakhir Diperbarui: 2022-12-22
Chapter: Bab 125. Keluargaku yang Berharga
“Benar, Pak. Bu Rindi datang ke rumah lama Pak Amir lalu pergi lagi setelah mendapati rumah berpindah pemilik.” “Apa kau tahu ke mana lagi dia pergi setelahnya?” “Ya. Pak. Kami terus mengikutinya dan perkiraan kita tepat sekali. Bu Rindi kemudian mengunjungi rumah lama orang tuanya. Seperti perintah Pak Dio, pengurus rumah tidak bekerja di hari sebelumnya hingga keadaan mereka menjadi sangat menyedihkan.” “Baik. Terus awasi dia! Saya meluncur ke sana,” kataku mengakhiri panggilan telephon orang suruhan yang bekerja mengikuti pergerakan Rindi. Aku tak boleh kembali kecolongan. Sikap polos istri pertamaku itu telah melenceng jauh dari harapan agar menjadi wanita yang pantas untuk Azka putra pertamaku bersamanya. Rindi merusak semuanya. Menyakiti anaknya sendiri demi ego, juga bertindak keterlaluan pada Enjang yang nota bene seseorang yang telah menolongnya bertahun-tahun mengasuh seorang anak dari suami dengan wanita lain meski itu adalah istri pertama suaminya. Aku memiliki an
Terakhir Diperbarui: 2022-12-18
Chapter: Bab 124. Perjuangan Rindi
Rindi melesat membelah jalanan bersama limousine hitam yang kendarainya. Bentuknya yang panjang sebenarnya sedikit merepotkan mengingat di Indonesia begitu banyak daerah macet lalu lintas dan juga sangat repot ketika mendatangi wilayah padat penduduk dengan gang-gang sempit seperti kota J. “Aku harus segera ganti mobil,” gerutu Rindi sambil berjuang keras mengendalikan kendaraannya. Limousine itu dibelinya menghabiskan tabungan nafkah yang selalu dikirimkan oleh sang suami tetapi tidak terpakai. Dengan harapan menaikkan status social di depan Enjang ketika kembali dari luar negeri. Sayangnya mencari sopir pribadi untuk layaknya pemilik sebuah limousine tidaklah mudah apa lagi dulu Rindi selalu tergantung suami, mama atau papanya untuk segala urusan hidup. Bahkan ketika dirinya telah berstatus istri Dio, peran orang tuanya tetap besar menyetir hidup Rindi. Rindi kesulitan hidup mandiri di Negara ini yang memang armada umum tak sebaik kota terakhir dirinya tinggal di luar sana. S
Terakhir Diperbarui: 2022-12-17
Chapter: Bab 123
Dio melajukan mobil dengan kecepatan sedang ke arah timur kota. Melewati pemukiman yang cukup padat kemudian lurus naik mengarah ke tanah luas berbukit. Suasana asri segera terpampang memanjakan penglihatan. Pepohonan rindang berjejer rapi di kanan kiri jalan. Hingga sampailah pada sebuah gerbang yang lengkap dengan post penjagaan.Bimm!!!Seorang lelaki berseragam biru tua dengan topi di kepala bergegas keluar memeriksa. Setelah dipastikan mengenal mobil dan pengendaranya, kemudian dia bergegas membuka gerbang.Dio melesat masuk bersama kendaraannya menyusuri taman yang cukup luas untuk mencapai rumahnya bersama Rindi.Tampak di kejauhan petugas yang membuka gerbang tengah bicara dengan seseorang.“Benar, Pak Amir. Pak Dio datang sendirian.”“....”“Baik, Pak.”🍀“Ada apa, Pak?” tanya Bu Amir melihat ketegangan di wajah suaminya.“ Den Dio datang sendirian tanpa memberi kabar terlebih dahulu.”“Kita tidak pernah membuat masalah, Pak ... Kenapa harus khawatir?” tanya istrinya lagi de
Terakhir Diperbarui: 2022-05-31
Damai dalam Poligami

Damai dalam Poligami

Adalah Sarah. Seorang ibu tiga anak yang kecewa dalam pernikahannya. Hidupnya jadi penuh warna ketika dirinya memutuskan memberikan izin pada sang suami untuk menikah lagi. Sayang, semua tak selalu berjalan sesuai harapan. Berbagai konflik rumah tangga dalam berbagi suami, mertua dan anak menjadi kerikil tajam yang harus dilaluinya.
Baca
Chapter: Bab.84 Buah Dari Perbuatan Masa Lalu
Fadhil nanar menatap sekumpulan keluarga besar yang sedang tertawa bahagia di taman sebuah rumah yang telah disulap menjadi aula pesta kebun yang semarak. Semesta seakan merestui hari bahagia itu dengan cuaca cerah langit memamerkan gemerlap bintang bermunculan ketika hari telah beranjak semakin malam. “Seharusnya aku yang ada di sana,” gumamnya sambil tak lepas memandang seorang wanita cantik yang bergelayut manja pada seorang pria tampan berkulit putih dengan anak perempuan mungil dalam gendongan. Itu adalah hari bahagia Sarah pada acara resepsi pernikahannya bersama Dokter Wan. “Sudahlah, Bang tak usah dilihat terus! Apa, Abang tak sadar itu sudah jadi masa lalu? Sekarang lihat kenyataan bahwa Sarah sudah bahagia dan kita juga harus melanjutkan hidup berusaha bahagia dengan keadaan yang ada,” kata Zubaidah sambil menggoyangkan lengan sang suami untuk menyadarkannya. SETAHUN YANG LALU Pada hari Zubaidah melahirkan seorang putra, Sarah sang madu juga tersadar dari baby b
Terakhir Diperbarui: 2023-01-28
Chapter: Bab 83. Tak ingin Kehilangan
Laras berlari cepat ke parkiran rumah sakit di mana Sarah dirawat. Ketika Dokter Wan mengabarkan bahwa Zubaidah melahirkan di rumah sakit yang sama, dirinya segera menghubungi sang suami. Anton sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit membawa bayi Putri dan neneknya juga Bibi sebagai pengasuh. Mereka harus segera dihentikan agar jangan sampai bertemu Fadhil ataupun Zubaidah yang mungkin saja keluar ruang rawat menjenguk bayinya yang konon dirawat khusus di NICU karena lahir premature. “Ayo dong, Bi … angkat,” gumam Laras sambil terus menekan-nekan keypad gawainya lalu menempelkan ke telinga. Karena panggilan terus saja gagal wanita berjilbab panjang itu berinisiatif menunggu di loby. Benar saja tak berapa lama kendaraan dengan nomor polisi yang dikenalnya memasuki loby utama. Laras mengetuk kaca bagian pengemudi ketika mobil melambat. Jelas Anton jadi mengerutkan dahi melihat istrinya tampak panik . “Buka saja kuncinya biar aku masuk dulu.” Laras segera masuk ke jok tengah ken
Terakhir Diperbarui: 2022-12-24
Chapter: Bab 82. Misteri Lantai Teratas
Zubaidah telah berbaring kembali di ranjang pasien dengan selimut yang kurapikan menutupi tubuhnya hingga ke dada. Meski matanya terpejam, aku tahu kalau dirinya sama sekali tidak tidur. Dia sepertinya masih marah karena kutinggalkan cukup lama hingga kehausan. Luka di perutnya masih basah hingga belum bisa bangun atau duduk apa lagi beranjak mengambil minum di meja samping temat tidur sendiri. Jaraknya cukup jauh dari jangkauan tangan.Alih-alih mencemaskan kemarahan istri, ingatanku justru kembali pada Laras di lorong rumah sakit tadi.“Siapa yang dia jenguk?” gumamku tanpa sadar.“Siapa, Bang?”Aku menoleh dan mendapati Zubaidah telah membuka matanya kembali. Tatapannya mengisyaratkan tanya. Mungkin dia telah menatapku dari tadi tetapi aku yang tidak menyadarinya karena asyik melamun. Aku bergerak dalam dudukku seolah mencari posisi yang baik tapi sebenarnya aku sedang memilah kata untuk kusampaikan padanya tentang hal-hal aneh yang kutemukan di rumah sakit ini. Wanita ini baru sa
Terakhir Diperbarui: 2022-12-23
Chapter: Bab 81. Suasana yang Aneh
Kebahagian ini rasanya ada yang kurang entah apa itu. Kelahiran bayi yang dilahirkan Zubaidah adalah hal istimewa karena sejak awal pernikahan tak pernah terpikir akan mendapatkan anak darinya. Perjalan hampir tiga tahun bersamanya aku lebih banyak merasa mendapat jekpot dalam hidup ini. Biaya hidup keluarga yang tak perlu kupikirkan sampai hadiah-hadiah special juga pelayanan istimewa yang kudapatkan dari istri keduaku ini sungguh membuatku senang. Keadaan yang jauh berbeda dari kehidupan pernikahanku bersama Sarah. Begitupun cintaku tetap lebih besar pada wanita mungil yang mendampingiku lebih dulu. Sampai akhirnya hadir Arjuna di Rahim Zubaidah. Semua seperti terbalik. Rasa ingin membalas kebaikan yang kudapatkan darinya membuatku membantunya untuk mendapatkan kebahagiaan juga. Agar dia juga merasa beruntung memilikiku maka selalu kubantu dia untuk menggapai apa yang diinginkannya sampai hal dia ingin lebih lama bersama atau lebih aku perioritaskan kehidupannya dari Sarah dan anak
Terakhir Diperbarui: 2022-12-22
Chapter: Bab 80. Ingin Menjaganya
Aku seorang dokter yang dituntut profesional menghadapi pasien bagaimanapun keadaannya. Hanya saja aku sungguh tak bisa mengendalikan diri jika menghadapi lelaki yang telah menyakiti hati seorang wanita. Yah, khusus wanita itu. Sarah. Datanya kusimpan secara khusus ketika hati ini tak bisa berhenti memikirkannya. Semula aku mengira mungkin ini karena rasa kasihan mengetahui dirinya yang telah disakiti seorang suami sedemian rupa. Namun rasa ini sungguh terlalu dalam. Wajah sayunya selalu membayang di pelupuk membuatku sulit memejamkan mata sebelum memastikan keadaannya. Apakah baik-baik saja? Apakah nyaman dalam menerima setiap tindakan medis juga perawatannya? Apakah obatnya sudah diminum? Apakah cukup menerima asupan? Juga apakah-apakah yang lain. Kekhawatiranku semakin bertambah sejak hari ini. Biang yang telah membuatnya sakit tengah berkeliaran di rumah sakit tempatnya dirawat. Istri lelaki yang sama sekali tak pantas disebut suami itu sedang melahirkan. Kandung
Terakhir Diperbarui: 2022-12-20
Chapter: Bab 79. Kelahiran Arjuna
Kularikan mobil dengan kecepatan tinggi ke rumah sakit. Sebelumnya telah kuhubungi dokter Wan yang bertanggung jawab pada istriku sejak awal kehamilan. Aku sendiri tak berani asal masuk ke rumah sakit lain karena kondisi kehamilan Zubaidah yang cukup menghawatirkan. Dokter Wan lebih tahu kondisi pasien karena memiliki catatan medisnya sejak awal. “Bapak tunggu di luar saja biar Dokter focus bekerja! Bapak bantu doa saja,” kata perawat menahan langkahku memasuki ruang periksa. Perasaanku sangat kacau. Tak seperti kelahiran anak-anakku bersama Sarah yang bisa kuhadapi dengan tenang karena kondisi ibunya yang sehat dan normal juga bantuan keluarganya yang ikut siaga baik moril maupun materil. Sekarang aku bingung sendirian. “Pak Fadhil!” “Ya!” Entah mengapa aku seperti mendapatkan tatapan yang kurang menyenangkan dari semua orang di rumah sakit ini. Bahkan ketika aku sedang kesulitan seperti sekarang wanita berseragam putih-putih itu tetap bicara dengan nada tinggi seperti kesal
Terakhir Diperbarui: 2022-12-18
Damai Dalam Poligami Sesion 2

Damai Dalam Poligami Sesion 2

Setelah gagal dalam pernikahan poligami, Sarah mencoba menerima ketulusan dari seorang dokter yang dengan totalitas merawatnya sebagai pasien special saat menderita babyblues akibat tekanan dari suami dan madu yang akhirnya menjadi mantan
Baca
Chapter: Bab 40. Sosok Itu
Hari telah larut ketika lelaki tiga puluh lima tahun itu masih terjaga di kamar bernuansa biru dengan corak bulan bintang bertebaran di tembok dan langit-langit. saat itu, dirinyalah yang mendekorasi kamar Arjuna meniru kamar anak di rumah sana, hanya berbeda warna dari pink kombinasi hijau favorite sang ibu. Menjelang kelahiran putra mahkota ini, memang Fadhil sangat bersemangat menyambut. Karena semua hal disiapkan Sarah untuk bayi perempuannya begitu terlihat bagus, Fadhil mengadopsi hampir semuanya baik dekorasi kamar juga perabotan hanya saja dengan warna yang berbeda. Dulu dirinya merasa agar adil, tanpa sadar adil yang dimaksud adalah apa yang diberikan bukan apa yang didapat kedua bayi satu ayah beda ibu tersebut. Apa yang dimiliki Bayi Putri adalah nyaris murni usaha Sarah juga pemberian kakek dan neneknya. Sementara yang didapat Arjuna adalah ego Fadhil yang mengusahakan agar putranya mendapatkan apan yang dimiliki putri dari istri yang lain.“Bodohnya aku.” desis Fadhil
Terakhir Diperbarui: 2026-02-06
Chapter: Baru Sada Tak Berharga 2
“Toko itu sudah ada dari kalian masih akur bersama dan sekarang juga masih sah sebagai pasangan suami istri, bagaimana mungkin tidak ada hak?” “Ya, itu kalau toko milik kami pribadi. Nyatanya Cahaya Mart milik mertuaku dan Sarah hanya mengelola. Apa menurutmu harta mertua menantunya juga punya hak?” tanya Fadhil sambil tersenyum miring.“Itu, aku ….” Fadhil tak menanggapi celoteh istri keduanya kali ini. Alih-alih meneruskan perdebatan, dirinya memilih menyibukkan diri menimang putranya yang sudah mengantuk.Zubaidah sendiri tak kehilangan akal. Dengan berbagai cara dirinya berusaha mempengaruhi sang suami untuk mempertahankan posisi di Cahaya Mart demi memiliki pemasukan untuk meringankan bebannya sebagai penyandang dana keluarga sejak Fadhil menjadi pengangguran.“Bagaimanapun kau itu kepala keluarga, Bang. Kau punya kewajiban menafkahi kami anak dan istrimu. Lagipula Mbak Sarah sedang tidak bisa mengelola toko sekarang, jadi kau mewakilinya.“Sekarang dia sudah kembali dan hari i
Terakhir Diperbarui: 2026-02-05
Chapter: Bab 37. Baru Sadar Tak Berharga
Menjadi miskin membuat Fadhil mampu menghemat melebihi emak-emak dengan suami bergaji minim. Ketika tak mampu menghabiskan makanan, tangannya cekatan mencari wadah untuk memindahkan makanan tersisa. Beberapa kotak makanan sekarang telah dikemas dalam kantong plastik bersih dan meletakkannya di meja. Sementara dirinya kembali berkutat membuat dapur dan ruang makan bersih dari makanan matang dan membersihkan semua wadah yang sempat dipakainya.Mengedarkan pandangan sekali lagi ke seantero rumah, Fadhil akhirnya keluar dan mengunci rumah kembali. dengan tentengan makanan yang dibawanya, Fadhil menaiki motor keluar dari halaman. Turun sebentar untuk menutup pagar lalu melesat ke luar dari blok tempatnya tinggal dulu mengabaikan pandangan heran para tetangga yang kebetulan sedang ada di luar atau di teras rumah mereka.“Itu Pak Fadhil bukan ya,?”“Iya kayaknya. Lama sekali baru kelihatan.”“Rumahnya dibiarkan kosong, entah di mana anak dan istri pertamanya.”“Dulu Pak Fadhil ramah dan suka
Terakhir Diperbarui: 2026-02-04
Chapter: Apa yang Perlu Dipertahankan?
Fadhil masih bertahan di rumahnya bersama Sarah. Mencoba mengecek air dan memperbaiki apa yang tidak berfungsi. Ketika sampai ke dapur Fadhil menemukan bahwa peralatan dapur masih lengkap seperti sedia kala. Bahkan kompor gas masih bisa dinyalakan setelah diganti tabung gas serep yang masih terisi penuh.Saat membuka lemari penyimpanan, beberapa bahan masih tersedia, termasuk beras kemasan. Dan beberapa barang sudah kadaluarsa. Fadhil membuang yang sekiranya tak bisa digunakan lagi. Ketika tangannya meraih kemasan beras, ingatan tentang Sarah kembali menyerbu.“Beras kemasan jangan dipakai dulu, Mas, untuk jaga-jaga kalau bapak belum kirim beras dari kampung.” Kata-kata Sarah dulu terngiang di telinga. Istri pertamanya memang begitu pandai mengendalikan kondisi ekonomi keluarga. Semua rapi dalam pengawasannya. Mungkin aku terlalu nyaman memilikinya hingga kurang tantangan dalam hidup. Pilihan poligami hanyalah salah satu sebab sakitnya Sarah, tapi pada dasarnya dalam pernikahan merek
Terakhir Diperbarui: 2026-02-03
Chapter: Bab 36. Aku Banyak Kehilangan
Fadhil tertidur karena kelelahan, tepatnya lelah lahir batinnya. . Begitu pun dirinya tak benar-benar beristirahat karena mimpi buruk berulang kali mengganggu tidurnya yang gelisah. Hingga tengah hari saat suara adzan berkumandang, perutnya juga melilit lapar. Teringat pagi tadi tidak sempat sarapan, dan di toko saat ingin meminta tolong karyawan untuk membelikannya, Sarah datang dan sampai pulang bahkan Fadhil tak ingat mampir untuk mengisi perut. Suasana hatinya sangat kacau. “Rayyan, Syamil, ayah pulang!” Kedua anak lelaki sehat dan tampan berlari ke arah suara yang memanggil. Mata mereka penuh binar ceria menular pada sang ayah yang segera lupa akan rasa penat seharian duduk di kantor dengan setumpuk pekerjaan. Sementara di belakang mereka agak jauh sang bunda berdiri memperhatikan dengan binar yang sama. Bahagia.Fadhil tak sabar dan berlari menyongsong tapi tiba-tiba tersandung dan terjatuh. Dug!Semua hal yang membuatnya merasa membuncah bahagia lenyap dan membuatnya bingu
Terakhir Diperbarui: 2026-02-02
Chapter: Bab 35. Andai Waktu Terulang
Fadhil melajukan motor bututnya perlahan menuju pulang. Mengingat apa yang baru saja terjadi, sudah dipastikan omelan panjang menanti begitu sampai rumah karena kembali kehilangan pekerjaan. Setidaknya beristirahat sebentar menenangkan diri sangat diperlukannya saat ini. Maka setelah hampir sampai dirinya memutar arah ke perumahan yang telah sangat lama tak dikunjungi. Rumah pertamanya.Zubaidah selalu marah kalau Fadhil datang ke sana. Katanya rumah itu membawa kenangan buruk jadi suaminya juga tak boleh berkunjung karena tak ada seorangpun yang seharusnya dikunjungi di sana.“Mau mengingat- ingat kemesraan kalian? Lalu membanding-bandingkan kami? Bagaimanapun akulah yang saat ini mendampingimu saat sudah terpuruk bahkan makan saja tak mampu.” Begitu mulut pedas Zubaidah menghantam harga dirinya.Fadhil masih saja bersabar. Kegagalannya dengan Sarah tak mungkin kembali diulangi pada Zubaidah, apa lagi sudah ada Arjuna. Seorang anak lelaki yang sangat lengket dengannya saat ini. Tak s
Terakhir Diperbarui: 2026-02-01
Anda juga akan menyukai
Sentuh Aku, Pak!
Sentuh Aku, Pak!
Romansa · helloimironman
1.1M Dibaca
Sugar Daddy I Love You
Sugar Daddy I Love You
Romansa · Rilla
1.1M Dibaca
Istri Jahat Presdir
Istri Jahat Presdir
Romansa · Queen Moon
1.0M Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status