author-banner
Founna Math
Founna Math
Author

Novels by Founna Math

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

​"Aku bukan lagi istrimu yang penurut, Hiroshi. Mulai malam ini, kau hanyalah narapidana di rumahmu sendiri." ​Lima tahun pernikahan bagi Aiko Tanaka hanyalah sebuah penantian panjang yang berujung pahit. Hiroshi Tanaka, sang CEO karismatik yang ia cintai, tidak hanya mengabaikannya, tetapi juga mengkhianatinya dengan rencana masa depan bersama wanita lain. ​Namun, saat bukti pengkhianatan itu terungkap dan skandal besar mengancam takhta sang CEO, Hiroshi justru berlutut memohon ampun. Ia tidak bisa kehilangan posisinya, dan ia baru menyadari bahwa ia tidak bisa hidup tanpa Aiko. ​Aiko tidak memilih untuk pergi begitu saja. Ia kembali, namun bukan sebagai istri yang pemaaf. Ia membawa sebuah Kontrak Penebusan yang kejam. ​Isi Kontrak itu sederhana namun mematikan: ​Hiroshi harus tinggal kembali di bawah atap yang sama. ​Di kantor ia adalah penguasa, namun di rumah ia adalah pelayan. ​Dan yang paling merendahkan: Hiroshi harus tidur di lantai kamar utama, dilarang menyentuh Aiko tanpa izin, sementara ia dipaksa menyaksikan wanita yang ia sia-siakan itu kini menjadi penguasa atas hidupnya. ​Di bawah bayang-bayang ancaman pemerasan dari sang mantan selingkuhan dan pengawasan ketat kontrak tersebut, Hiroshi harus memilih: Mempertahankan sisa egonya atau menyerahkan seluruh martabatnya demi mendapatkan kembali cinta yang telah ia hancurkan. ​Ini bukan sekadar cerita tentang maaf. Ini adalah tentang kontrak yang mengubah ranjang pernikahan menjadi medan perang penebusan.
Read
Chapter: Bab 78: Dokumen Penghancur
## Bab 78: Dokumen PenghancurKeheningan di ruang kerja Aiko terasa begitu pekat, seolah-olah oksigen telah dihisap keluar, menyisakan ketegangan yang menyesakkan dada. Cahaya lampu meja yang redup hanya menyinari sebagian wajah Aiko yang tampak pucat, kontras dengan bayangan Hiroshi yang berdiri kaku di depannya.Di atas meja kayu ek yang mewah, terdapat sebuah map kulit berwarna hitam. Map itu tampak biasa saja, namun bagi siapapun yang mengetahui isinya, benda itu adalah bom waktu yang mampu meratakan silsilah keluarga Tanaka hingga ke akar-akarnya.“Apa ini, Hiroshi?” suara Aiko bergetar, hampir menyerupai bisikan.Hiroshi tidak segera menjawab. Matanya menatap map itu dengan tatapan yang sulit diartikan—campuran antara pelepasan dan kehancuran. “Itu adalah kunci kebebasanmu, Aiko. Dan akhir dari kebohonganku.”Dengan gerakan perlahan, Hiroshi membuka map tersebut. Di dalamnya terdapat tumpukan dokumen asli yang selama ini disembunyikan di brankas paling rahasia milik ayahnya, Ara
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 77: Kecemburuan Sang CEO Pengabdi
## Bab 77: Kecemburuan Sang CEO PengabdiLampu kristal di aula *ballroom* Hotel Grand Mulia memantulkan cahaya yang menyilaukan, seolah berusaha menutupi kegelapan intrik yang bersembunyi di balik jas tuksedo dan gaun sutra para tamu. Malam ini adalah pesta perayaan aliansi strategis industri manufaktur, namun bagi Aiko, ini adalah medan perang.Aiko melangkah dengan dagu terangkat, mengenakan gaun malam berwarna merah marun yang membalut tubuhnya dengan sempurna—elegan, berkuasa, dan tak tersentuh. Di belakangnya, setia seperti bayangan yang tak bersuara, Hiroshi berjalan dengan langkah terukur. Ia mengenakan setelan hitam pekat tanpa dasi, posisi yang secara visual menegaskan statusnya saat ini: bukan lagi sang penguasa Tanaka Group, melainkan asisten pribadi sang ratu."Ingat rencana kita, Hiroshi," bisik Aiko tanpa menoleh sedikit pun. "Kenji akan menjadi umpan. Aku butuh sisa-sisa pengikut ayahmu menampakkan diri malam ini. Jangan lakukan apa pun tanpa perintahku."Hiroshi hanya
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 76: Ancaman Kenji yang Berbeda
## Bab 76: Ancaman Kenji yang BerbedaSuara rintik hujan mulai menghantam kaca jendela kantor CEO Tanaka Group, menciptakan irama monoton yang seolah berusaha mencuci sisa-sisa ketegangan dari konfrontasi di balkon tadi. Di dalam ruangan, lampu-lampu temaram memberikan bayangan panjang pada sosok Aiko yang masih terpaku di kursi kebesarannya. Di atas meja kerja yang dingin, sebuah ponsel bergetar. Getarannya terasa seperti sengatan listrik di tengah keheningan. Aiko melirik layar. Sebuah nama muncul, nama yang selama ini menjadi tempatnya berpaling ketika dunia Tanaka terasa terlalu menyesakkan: **Kenji**.Aiko menggeser tombol hijau, meletakkan ponsel itu ke telinganya. "Kenji? Ada apa menelepon selarut ini?""Aku melihat beritanya, Aiko," suara Kenji terdengar berat, namun ada nada yang tidak biasa di sana—sesuatu yang lebih tajam dari sekadar kekhawatiran. "Selamat atas kemenanganmu di dewan direksi. Tapi aku juga melihat si pengkhianat itu masih menempel di belakangmu seperti bay
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 75: Di Bawah Langit Malam Kantor
## Bab 75: Di Bawah Langit Malam KantorAngin malam berembus kencang di ketinggian lantai empat puluh dua, mempermainkan helai rambut Aiko yang terlepas dari sanggul rapinya. Di balkon luas kantor pusat Tanaka Group, kerlip lampu kota Jakarta membentang seperti hamparan permata yang tumpah di atas beludru hitam. Namun, bagi Aiko, pemandangan itu terasa hampa. Kekuasaan yang baru saja ia rebut melalui drama ruang rapat beberapa jam lalu terasa berat, seperti mahkota berduri yang mulai melukai kepalanya.Suara gesekan pintu kaca yang bergeser memecah keheningan. Aiko tidak perlu menoleh untuk tahu siapa yang datang. Aroma maskulin yang bercampur dengan bau antiseptik dari luka yang baru dibalut itu sudah sangat familiar baginya.Hiroshi melangkah mendekat, namun ia berhenti tepat dua meter di belakang Aiko. Jarak aman. Jarak yang ditentukan oleh kontrak, dan kini, oleh rasa tahu diri yang mendalam."Malam ini sangat dingin, Aiko. Anda harus masuk ke dalam," suara Hiroshi rendah, hampir
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: Bab 74: Kursi Kekuasaan yang Panas
## Bab 74: Kursi Kekuasaan yang PanasRuang rapat utama Tanaka Group pagi itu terasa seperti medan perang yang diselimuti kabut es. Udara dingin dari pendingin ruangan yang dipasang pada suhu terendah tidak mampu memadamkan bara ketegangan yang menyengat. Di balik meja oval jati yang kokoh, para pemegang saham dan dewan komisaris—pria-pria tua bersetelan jas kaku dengan wajah yang seolah dipahat dari batu—duduk dalam keheningan yang menyesakkan.Di ujung meja, Arata Tanaka berdiri dengan aura otoritas yang tak tergoyahkan. Ayah Hiroshi itu tampak seperti singa tua yang masih memiliki taring mematikan. Matanya yang tajam menatap pintu ganda ruangan, menunggu mangsa yang akan ia habisi hari ini.Lalu, pintu itu terbuka.Aiko melangkah masuk. Ia mengenakan setelan *power suit* berwarna hitam legam dengan pin perusahaan berwarna emas di kerahnya. Langkah kakinya yang terbungkus *stiletto* mahal bergema, menciptakan ritme yang mengintimidasi. Namun, bukan hanya kehadiran Aiko yang membuat
Last Updated: 2026-03-28
Chapter: Bab 73: Perlindungan Sang "Bawahan"
## Bab 73: Perlindungan Sang "Bawahan"Malam di Jakarta biasanya riuh, namun lorong-lorong menuju ruang arsip bawah tanah Tanaka Group selalu memiliki keheningan yang mencekam. Hiroshi, yang kini telah menanggalkan setelan jas seharga ribuan dolar dan menggantinya dengan kemeja flanel sederhana, melangkah cepat menyusuri koridor beton yang dingin. Di tangannya, ia menggenggam sebuah *flash drive*—sebuah kunci yang berisi dosa-dosa ayahnya sendiri, Arata Tanaka.Ia tahu nyawanya sedang dipertaruhkan. Sejak Aiko mengambil alih dewan direksi, Arata tidak lagi memandang Hiroshi sebagai anak, melainkan sebagai anjing peliharaan yang telah menggigit tangan majikannya.Tiba-tiba, bayangan gelap muncul di ujung lorong. Tidak hanya satu, tapi tiga pria bertubuh tegap dengan wajah tertutup masker hitam. Mereka tidak membawa senjata api, melainkan tongkat besi—jenis senjata yang dirancang untuk menghancurkan tulang tanpa menarik perhatian polisi dengan suara tembakan."Tuan Muda Hiroshi," salah
Last Updated: 2026-03-28
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

​"Jika memelukmu berarti mati, aku akan tetap melakukannya hingga napas terakhirku." . . ​Seo Haneul berubah menjadi monster yang harus memangsa energi kehidupan manusia. Sialnya, satu-satunya "makanan" yang bisa menenangkan dahaganya hanyalah Panglima Hamin—pria yang paling ia cintai. ​Hamin diberikan tugas untuk mengeksekusi Haneul, namun ia justru memilih mengkhianati negara demi menjadi tumbal hidup bagi sang kekasih. Di tengah kejaran militer dan kutukan yang perlahan menghapus ingatan Haneul, sanggupkah mereka bertahan? Atau Haneul akan benar-benar melahap nyawa Hamin sebelum ia sempat mengucapkan selamat tinggal?
Read
Chapter: Bab 53: Lautan Luka dan Penghakiman Ratu
---### **Bab 53: Lautan Luka dan Penghakiman Ratu**"Mereka sudah menembus tembok utara!" suara Arkan pecah di *intercom*, tertutup oleh deru ledakan dan jeritan mekanis yang memilukan.Haneul berdiri di balkon komando, menatap pemandangan yang menyerupai neraka di bumi. Ribuan monster bionik liar—makhluk-makhluk tanpa jiwa yang tubuhnya telah membusuk namun digerakkan oleh parasit energi Kantara—merayap masuk ke Sektor Hitam. Mereka tidak menggunakan taktik; mereka hanya menghancurkan apa pun yang bernapas."Unit 7, tahan formasi!" Hamin berteriak dari bawah. Pedang plasmanya membelah udara, menebas tiga monster sekaligus dalam satu ayunan melingkar. Cahaya ungu dari pedangnya adalah satu-satunya mercusuar di tengah badai debu dan darah.Haneul memejamkan mata. Ia bisa merasakan setiap napas ketakutan rakyatnya. Ia juga bisa merasakan rasa sakit fisik Hamin yang kian menumpuk. Setiap kali Hamin menebas, setiap kali Hamin terkena cakaran logam monster itu, Haneul merasakannya seolah-
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 52: Belati di Balik Senyum
---### **Bab 52: Belati di Balik Senyum**Udara di Sektor Hitam pagi ini terasa sangat tipis. Di cakrawala, kapal induk Federasi, *The Harbinger*, tampak seperti monster logam yang sedang mengintai mangsanya. Namun, ancaman sesungguhnya bukan hanya datang dari langit. Di dalam bunker pusat, atmosfer terasa lebih mencekam daripada medan perang mana pun.Haneul duduk di kursi tinggi di depan meja bundar yang kini diisi oleh para petinggi faksi yang ada di Sektor Hitam. Ada mantan komandan militer, pemimpin serikat buruh bionik, dan satu sosok yang membuat bulu kuduk Haneul berdiri: **Soren**, seorang negosiator licik yang baru saja tiba dari Distrik Emas dengan janji "suaka"."Ratu Haneul," Soren memulai, suaranya halus seperti sutra namun dingin. "Federasi tidak ingin menumpahkan darah. Mereka hanya ingin stabilitas. Serahkan teknologi Inti yang ada di tubuh Anda dan Panglima Hamin, maka Sektor Hitam akan diakui sebagai wilayah merdeka. Bukankah itu yang rakyat Anda inginkan?"Haneul
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 51: Fajar di Atas Reruntuhan
---### **Bab 51: Fajar di Atas Reruntuhan**Debu sisa ledakan di Markas Aegis masih menggantung di udara Sektor Hitam, namun suasananya telah berubah total. Jika kemarin tempat ini adalah simbol keputusasaan, pagi ini ribuan pasang mata menatap ke arah pusat distrik dengan binar yang berbeda. Harapan. Sesuatu yang lebih berbahaya daripada energi Kantara jika tidak dikelola dengan benar.Di dalam bunker komando Unit 7 yang baru, Haneul berdiri di depan meja peta digital yang berpendar redup. Ia tidak tidur sedetik pun sejak pidatonya yang mengguncang Seowon. Tanda di dadanya masih berdenyut pelan, memberikan sensasi hangat yang konstan—tanda bahwa Hamin berada di ruangan sebelah, sedang menjalani perawatan intensif."Kael dan Julian menghilang ke wilayah udara Federasi," Jiran melaporkan, jemarinya bergerak cepat di atas hologram data. "Mereka tidak hanya kabur, Haneul. Mereka membawa seluruh cetak biru Proyek Aegis. Kapal induk yang kau lihat di langit semalam? Itu adalah *The Harbin
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 50: Deklarasi Sang Ratu
---### **Bab 50: Deklarasi Sang Ratu**Langit di atas Sektor Hitam membara. Bukan karena matahari terbit, melainkan karena api yang menyulut pemukiman kumuh itu. Jenderal Karsan tidak main-main; ia ingin menghapus "hama" pemberontak dengan membakar rumah-rumah mereka. Bau plastik terbakar dan jeritan anak-anak memenuhi udara, menciptakan simfoni penderitaan yang melampaui batas kemanusiaan.Di atas sebuah gedung pemancar yang setengah hancur, Haneul berdiri. Angin kencang menerbangkan jubah hitamnya, menyingkap tanda permata ungu di dadanya yang kini berdenyut kencang—sinkron dengan keberadaan Hamin yang sedang menyelinap jauh di bawah sana."Arkan, hubungkan aku ke seluruh frekuensi publik Seowon. Bukan hanya Sektor Hitam, tapi juga Distrik Emas, barak militer, hingga layar-layar di kantor Federasi," perintah Haneul melalui *mic* tenggorokannya."Sudah terhubung, Haneul. Kau punya waktu tiga menit sebelum Kael melacak sumber sinyal ini," suara Arkan terdengar di telinganya.Haneul m
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: Bab 49: Sisa Napas di Bawah Langit Ungu
---### **Bab 49: Sisa Napas di Bawah Langit Ungu**Malam di Area 0 tidak pernah benar-benar gelap. Cahaya dari flora mutasi memberikan pendaran violet yang mistis, menciptakan bayangan panjang di antara reruntuhan bunker Profesor Arkan. Suara dengung drone Aegis sudah menjauh, digantikan oleh kesunyian yang mencekam namun menenangkan.Haneul duduk di tepi sebuah tebing kecil yang menghadap ke arah lembah kristal. Rambutnya yang kini memiliki helai-helai ungu tampak berkilau setiap kali ia menarik napas. Ia menunduk, menatap telapak tangannya. Kekuatan yang tadi ia lepaskan masih terasa bergetar di bawah kulitnya—sebuah monster yang kini sudah bangun sepenuhnya.Langkah kaki yang berat dan teratur terdengar di belakangnya. Ia tidak perlu menoleh untuk tahu siapa itu. Melalui ikatan jiwa mereka, ia bisa merasakan detak jantung Hamin yang perlahan mulai stabil, meski masih ada rasa sakit tumpul yang merambat di sana."Kau seharusnya istirahat, Hamin," ucap Haneul pelan. "Jiran bilang na
Last Updated: 2026-03-28
Chapter: Bab 48: Simfoni Dua Jiwa
---### **Bab 48: Simfoni Dua Jiwa**Pintu bunker Profesor Arkan bergetar hebat. Di luar, suara mesin yang menderu dan dentuman sepatu bot militer mulai mengepung Area 0. Namun, atmosfir di dalam ruangan justru terasa sangat sunyi—sebuah ketenangan yang mematikan.Haneul berdiri di samping kursi medis Hamin. Rambutnya yang kini memiliki semburat ungu bercahaya ditiup angin statis yang masuk dari sela-sela dinding yang retak. Tanda permata di dadanya berdenyut pelan, sinkron dengan lampu ungu di modul dada Hamin."Mereka sudah di sini," bisik Haneul.Hamin bangkit, melepaskan sisa-sisa kabel yang masih menempel di lengannya. Ia merasakan kekuatan yang aneh. Tubuhnya tidak lagi terasa seperti besi yang dipaksa bergerak oleh listrik, melainkan seperti aliran air yang jernih namun bertenaga. Setiap kali Haneul menarik napas, Hamin merasakan dadanya menghangat. "Biarkan mereka masuk," suara Hamin terdengar lebih dalam, berwibawa. "Mereka ingin melihat monster? Kita beri mereka sesuatu yan
Last Updated: 2026-03-28
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

Sinopsis "Di Antara Dua Dunia" Seo Haneul, seorang arsitek muda berbakat dari kota futuristik Seowon, menjalani hidup penuh ambisi namun tanpa arah. Ketika sebuah kecelakaan misterius membawanya ke dunia fantasi bernama Arangyeon, ia bertemu Kim Jaewon, seorang pemimpin kharismatik yang menjaga keseimbangan dunia yang indah namun rapuh itu. Di Arangyeon, Haneul menemukan kedamaian yang selama ini ia cari, tetapi juga rahasia besar yang mengancam kedua dunia. Cinta tumbuh di antara Haneul dan Jaewon, meski mereka tahu hubungan itu mustahil. Dunia modern ingin menguasai teknologi kuno Arangyeon, dan satu-satunya cara untuk menyelamatkan keduanya adalah dengan memisahkan mereka selamanya. Di tengah konflik dua dunia dan perasaan yang kian dalam, Haneul harus memilih: kembali ke hidupnya yang kosong di Seowon atau bertahan di Arangyeon dengan risiko menghancurkan segalanya. "Di Antara Dua Dunia" adalah kisah tentang cinta terlarang, pengorbanan, dan perjalanan menemukan tempat di mana hati benar-benar berada.
Read
Chapter: Bab 61: Kantara (Tanah yang Tidak Pernah Dijanjikan)
Bab 61: Kantara (Tanah yang Tak Pernah Dijanjikan) Udara di sekitar Retakan Timur terasa lebih tipis, seolah-olah realitas itu sendiri sedang menahan napas. Angin enggan berembus, menghormati batas yang kian memudar. Di depan mata mereka, cahaya biru elektrik berdenyut di antara dua lapisan dimensi, menciptakan gema aneh—suara yang terdengar seperti napas panjang dari entitas yang telah tertidur selama ribuan tahun. Dunia Antara bukan lagi sekadar batas. Ia telah bangun. Ia hidup, bernapas, dan mulai bereaksi terhadap keberadaan manusia. Seo Haneul berdiri di ambang jurang kegelapan. Jubah ungu tuanya berkibar, senada dengan aura sihir yang memancar dari jemarinya. Di belakangnya, para penjaga sihir dan ilmuwan Seowon bersiaga dengan artefak pelindung yang berpendar redup. Namun, di titik nadir ini, hanya satu orang yang melangkah maju ke sisinya: Hamin. "Aku tahu aku berjanji akan menunggumu," kata Hamin sambil mengeratkan sarung tangan pelindung dimensinya. Matanya menatap lu
Last Updated: 2025-06-27
Chapter: Bab 60: Gerbang yang Tak Pernah Sepi
Bab 60: Gerbang yang Tak Pernah SepiUdara di sekitar Retakan Timur menipis. Bahkan angin pun enggan menyentuh batas yang membelah kenyataan. Cahaya biru lembut bergetar di antara dua lapisan dimensi, menciptakan gema aneh seperti napas panjang dari makhluk yang belum terlihat. Dunia Antara… tidak lagi sekadar batas. Ia hidup. Ia merespons.Seo Haneul berdiri di tepi celah itu, jubah ungu-kelamnya berkibar pelan. Di belakangnya, para penjaga sihir dan ilmuwan dari Seowon menunggu dengan perangkat pemantau dan artefak pelindung. Namun hanya satu yang melangkah bersamanya: Hamin.“Aku tahu aku berjanji akan menunggumu,” kata Hamin sambil memeriksa sarung tangannya yang berlapis pembungkus dimensi. “Tapi aku tak bisa diam saja jika kau masuk ke tempat yang bahkan waktu pun enggan menyentuhnya.”Haneul menatapnya, tersenyum kecil. “Dan aku tahu aku tak bisa mencegahmu.”Jaewon mendekat, menyer
Last Updated: 2025-06-09
Chapter: Bab 59: Saat Batas Menyatu
Bab 59: Saat Batas Menyatu Langit Aeloria kini terbentang tanpa batas: tidak lagi terbelah oleh sihir dan teknologi, tidak lagi dipagari oleh dogma atau dendam. Setelah penyatuan Menara Ketiga, udara di antara dunia terasa berbeda—lebih berat, lebih hidup. Tapi juga rapuh, seperti benang cahaya yang masih menunggu untuk dijalin agar tak tercerai kembali.Di puncak menara, Seo Haneul berdiri membisu. Angin baru menyapu rambutnya, membawa aroma tanah Arangyeon dan logam dingin dari kota Seowon. Dunia telah berubah. Namun dirinya… belum sepenuhnya utuh.“Kau terlihat seperti orang yang baru dilahirkan kembali,” ujar Jaewon dari belakang, suaranya rendah.Haneul menoleh, senyum tipis menghiasi wajah letihnya. “Aku merasa seperti itu. Tapi juga seperti... seseorang yang baru saja kehilangan sesuatu yang tak bisa dijelaskan.”Jaewon berjalan mendekat, menatap hamparan langit yang kini bersih dari pet
Last Updated: 2025-06-08
Chapter: Bab 58: Dua Jiwa di Satu Langit
Bab 58: Dua Jiwa di Satu LangitLangit Aeloria terbuka perlahan seperti kelopak bunga yang kehilangan warna. Di tengah pusaran cahaya dan bayangan, Haneul berdiri berdampingan dengan Hamin—jiwa kembar yang terpisah dunia, namun menyatu oleh takdir. Di antara mereka, seberkas cahaya berdenyut perlahan, seolah menjadi jembatan dari seluruh kemungkinan masa depan yang belum dipilih.Bayangan dari dunia yang gagal masih menggantung di udara. Ia tak memiliki bentuk tetap, matanya kosong namun memancarkan rasa kehilangan yang mendalam. Sosok itu bukan sekadar musuh—ia adalah sisa dari harapan yang gagal, jiwa yang terlambat memilih.“Kalian datang terlalu jauh,” suara itu bergema, retak dan tajam. “Kalian berpikir cinta dan pengorbanan bisa menebus dunia? Tidak ada yang bisa menghapus apa yang telah hancur.”Hamin melangkah maju. Suaranya rendah, tetapi mengandung kekuatan yang baru ia temukan dalam dirinya.
Last Updated: 2025-06-07
Chapter: Bab 57: Cermin dari Dunia yang Gagal
Bab 57: Cermin dari Dunia yang Gagal“Setiap pilihan yang tidak diambil tetap hidup, sebagai bayangan dari keputusan yang telah dibuat. Dan di dalam bayangan itu, dunia terus bernapas—dalam kehancuran yang tak pernah terjadi.”Gelap. Bukan malam, bukan kehampaan, tapi kegelapan yang basah, padat, dan berat. Ketika Haneul membuka matanya, ia tahu bahwa ini bukan Aeloria. Udara terasa pahit. Tanah yang dipijaknya seperti abu. Langit di atasnya retak, memancarkan kilatan merah dari celahnya, seolah langit sendiri menahan tangis yang tak bisa ditumpahkan.Ia berdiri di tengah kota. Atau yang dulunya kota.Gedung-gedung runtuh, ditelan akar logam dan api. Jalan-jalan penuh puing dan potongan peradaban: buku-buku terbakar setengah, robot penjaga yang membeku dalam posisi seperti berdoa, dan... sumpah-sumpah yang tertulis pada kelopak pohon kini berubah menjadi abu hitam.Di tengah reruntuhan, berdiri s
Last Updated: 2025-06-06
Chapter: Bab 56: Tanda dari Langit Merah
Bab 56: Tanda dari Langit Merah“Kebebasan adalah cahaya pertama yang dibutuhkan dunia. Tapi yang kedua adalah ujian: apakah cahaya itu cukup untuk bertahan di tengah kegelapan yang datang tanpa alasan.”Langit Aeloria pagi itu tidak seperti biasanya. Bukan karena warnanya—tetap biru lembut dengan semburat keemasan—melainkan karena keheningan yang turun begitu pekat, seolah alam sedang menahan napas. Di barat, kabut menggantung di antara pepohonan tinggi hutan Qairan, dan di tengahnya… berdiri sesuatu yang belum pernah dilihat siapa pun.Kristal merah gelap.Menancap di tengah padang, tertanam dalam tanah, dan berdenyut perlahan seolah memiliki detak jantungnya sendiri.“Dari langit semalam,” gumam Mira, saat ia berdiri bersama Haneul, Hamin, dan Jaewon di perbatasan hutan. “Itu bukan bintang. Bukan benda langit. Rasanya… seperti pesan.”“Bukan hany
Last Updated: 2025-06-05
You may also like
DIAMNYA ISTRIKU
DIAMNYA ISTRIKU
Romansa · RENA ARIANA
978.7K views
ME AND PRINCE
ME AND PRINCE
Romansa · Jemyadam
971.5K views
Terpaksa Menikah dengan CEO
Terpaksa Menikah dengan CEO
Romansa · desstinna1201
971.0K views
Pesona Presdir Posesif
Pesona Presdir Posesif
Romansa · catatanintrovert
968.0K views
ONE NIGHT STAND
ONE NIGHT STAND
Romansa · Herofah
958.3K views
Nafsu Istri Muda
Nafsu Istri Muda
Romansa · Jernita S. Nita
952.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status