author-banner
Fahayi_ayi
Fahayi_ayi
Author

Novels by Fahayi_ayi

3 Sumpah, Tuan Putri Nakal Dan Jenderal Dingin

3 Sumpah, Tuan Putri Nakal Dan Jenderal Dingin

"Kau tidak pantas melakukan ini kepada pewaris tahta. Tapi tolong, puaskan aku kali ini." gumam Putri Aurelia di tengah ciuman dan desahan, Putri Aurelia adalah pewaris tahta kerajaan, namun dirinya terjebak skandal satu malam bersama letnan jenderal Adrian putra perdana menteri. Untuk menjaga citra kerajaan, mereka terpaksa bertunangan sekalipun sang Letnan jenderal telah memiliki kekasih. Demi Tahta, Tradisi dan Sebuah pengakuan. Sang putri harus melaksanakan Sumpah 3 Matra selama 3 tahun, Menjalani pelatihan militer di tiga sektor, darat, laut dan udara. Yang sangat menjengkelkan ternyata Letnan jenderal Adrian di tunjuk sebagai pengawas sekaligus instruktur komandan pemimpin latihannya!
Read
Chapter: Bab 40 Api Yang Membakar
Lewat dekrit tertutup seluruh kewenangan Adrian resmi dibekukan sementara, dan ia dikenakan status tahanan rumah. Ia dilarang menampakkan diri ke publik, dikurung dalam kemewahan mansion keluarganya, dipaksa menjadi penonton saat namanya dihancurkan di linimasa. "Brengsek!" Maki Adrian. Pintu ruang kerja berderit pelan. Hesketh berdiri dengan kepala tertunduk, membawa sebuah tablet yang menampilkan layar penuh komentar kebencian dari publik terhadap Adrian dan Aurelia. "Matikan layar itu,Hesketh" suara Adrian dingin, dingin tapi bergetar karena amarah tertahan. "Situasi di Media Sosial semakin Panas Jenderal" "Aku hanya menghawatirkan keadaan Lia saat ini" Ucap Adrian dingin kepada Hesketh. Begitu malam tiba, kegelapan pekat menyelimuti halaman belakang mansion. Adrian mengenakan jubah penyamaran gelap dan hoodie tebal berpenutup kepala yang menutupi separuh wajahnya. Ia melangkah cepat menuju garasi bawah tanah, melewati para penjaga yang tengah berpatroli. Di sana, sebuah
Last Updated: 2026-09-26
Chapter: 39 Tumbal Di Atas Aspal
BREAKING NEWS: TRAGEDI SEKTOR SEMBILAN & KEJATUHAN SANG JENDERAL ( Latar belakang layar memperlihatkan cuplikan video amatir kekacauan massa disusul transisi ke rekaman konferensi pers Perdana Menteri Rochester ) "Selamat malam warga De Vante. Berita utama malam ini mengguncang seluruh sendi kerajaan. Tragedi berdarah yang terjadi tadi malam, resmi menelan korban jiwa dari kalangan warga sipil yang hendak menyampaikan aspirasi damai ke depan gerbang istana." "Berdasarkan investigasi awal, aksi unjuk rasa yang berujung ricuh ini diduga kuat terjadi atas perintah langsung dari sang panglima muda, Letnan Jenderal Adrian Rochester. Gelombang amarah seketika meledak di seluruh penjuru negeri, menuntut pertanggungjawaban moral dan hukum atas jatuhnya korban tak berdosa." "Pihak Istana melalui dekrit resmi yang dikeluarkan beberapa jam lalu juga mengumumkan penangguhan status pertunangan antara sang jenderal dengan Yang Mulia Putri Aurelia. Sementara itu, Perdana Menteri Rochester da
Last Updated: 2026-09-25
Chapter: Bab 38
"Jenderal! Sektor barat laut jebol! Massa berjaket hitam kembali datang dan menyerbu dari gang-gang kecil. Sialnya, ada laporan korban jiwa di dekat garis perisai kita!" "Benar, Jenderal! Massa semakin mengamuk!" teriak salah satu anak buah Adrian lewat radio. Suara Hesketh dan rekan-rekannya di radio hampir tenggelam oleh deru angin panas, suara granat kejut, serta cacian dari kejauhan. "Apa korban jiwanya dari warga sipil?" tanya Adrian. "Iya, Jenderal. Para perusuh sengaja membawa senjata tajam dan memprovokasi bentrokan antara aparat dan warga yang sedang berdemo." "Sialan!" Adrian berdiri tegak di atas kap mobil rantis komando. Jubah bintang duanya berkibar liar diterpa hawa panas dari ban yang dibakar. Rahangnya mengeras hingga tulang pipinya menegang. "Apa yang harus kami lakukan! banyak aparat jadi sasaran amuk massa, dan kami terjebak di tengah-tengah kerusuhan!" Padahal, Adrian sudah mempertaruhkan reputasinya. Ia menolak perintah keras dari pusat dan membuat
Last Updated: 2026-09-24
Chapter: Bab 37 Konoha Di De Vante
Berkas laporan keuangan faksi utara tergeletak di atas meja King William. "Yang Mulia, kami membawa hasil laporan terbaru," ucap kepala pengawal istana yang berdiri kaku dengan kedua tangan bertumpu di belakang punggung. "Katakan bagaimana hasilnya," ucap King William. "Data lalu-lintas logistik pelabuhan barat menunjukkan adanya transaksi asing terkait pencairan dana maritim senilai tiga ratus ribu koin emas yang dialihkan. Tanda tangan digital yang mereka pakai... identik dengan segel administrasi utama kabinet, Yang Mulia!" King William mendongak, melepas kacamata bacanya lalu mengusap batang hidungnya yang letih. Ia menggeleng pelan, desahan lelah terlepas dari bibirnya yang kering. "Kau terlalu cepat menyimpulkan," suara sang Raja berat namun datar. "Rochester sudah mengabdi pada De Vante sejak ayahku masih bertakhta. Dia orang yang ambisius, tapi berkhianat menjual kas maritim negara? Rasanya itu tidak mungkin. Dia tidak akan menggali kuburannya sendiri." "Tapi, Yang Mulia
Last Updated: 2026-09-24
Chapter: Bab 36 Guncangan kecil istana
Tepat setelah pesta mewah di istana, rumor buruk beredar. "King William terlalu sibuk dengan kekasihnya" "Kerajaan terlalu sering membuat pesta mewah dan itu bertolak belakang dengan rakyat yang saat ini sedang berjuang ditengah kemarau dan kekeringan" "Skandal Istana terlalu banyak, putri Aurelia juga terlihat nyaman berdansa bersama pria lain padahal dia sudah bertunangan," "Bukankah King William dulu juga terseret skandal hubungan gelap" King William murka membaca semua komentar buruk tentang keluarga Istana, termasuk dirinya sendiri. Salah seorang sekretaris jenderal kepercayaannya masuk ke dalam ruang kerja itu dan menyerahkan sebuah surat. "Pesta malam tadi bukan sekadar jamuan kehormatan. Kehadiran Putri Aurelia berputar di lantai dansa bersama kapten Julian, utusan dari faksi militer utara sengaja direkam oleh mata-mata independen untuk menciptakan narasi keretakan internal. Tujuannya satu: memecah belah dukungan militer yang dipimpin Jenderal Adrian, menjadikanny
Last Updated: 2026-09-22
Chapter: Bab 35 Gema dan Api cemburu
Lampu kristal megah di Grand Ballroom istana memantulkan kilau ribuan permata, namun cahaya paling tajam justru lahir dari lantai dansa tempat Lia berdiri anggun dalam balutan gaun malam berpotongan tegas. Di sisi meja kehormatan, King William mengangkat sebelah alisnya sambil menyesap anggur, menatap kursi kosong di samping sang putri. "Aurelia," suara bariton King William memecah dengung percakapan para bangsawan. "Di mana Letnan Jenderal Adrian? Seharusnya ia berdiri di sisimu menerima penghormatan dewan." Lia tersenyum tipis, menjaga gestur hormat tanpa sedikit pun kepanikan di matanya. " Dia berhalangan hadir, ayah. Ada urusan logistik darurat di dermaga utara yang harus dipimpin sendiri oleh Komandan." King William mengangguk pelan, meski guratan curiga melintas di wajah tua itu. Namun, sebelum pertanyaan lebih jauh sempat meluncur, alunan musik orkestra beralih ke waltz yang menghentak anggun. Dari sisi pintu utama, bisikan tertahan menyebar di antara kerumunan. Kapten Jul
Last Updated: 2026-09-20
You May Also Like
Gelora Cinta Enrico
Gelora Cinta Enrico
Romansa · Taurus Di
164.5K views
Untouchable Man
Untouchable Man
Romansa · Viallynn
163.9K views
The Baby (INDONESIA)
The Baby (INDONESIA)
Romansa · helloimironman
163.2K views
Mantan Jadi Bos
Mantan Jadi Bos
Romansa · Aufa
163.1K views
The Blue Blood
The Blue Blood
Romansa · Selfie Hurtness
162.9K views
Istri Presdir yang Berkuasa
Istri Presdir yang Berkuasa
Romansa · Queen Moon
162.5K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status