3 Sumpah, Tuan Putri Nakal Dan Jenderal Dingin

3 Sumpah, Tuan Putri Nakal Dan Jenderal Dingin

last updateHuling Na-update : 2026-09-26
By:  Fahayi_ayiOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Hindi Sapat ang Ratings
40Mga Kabanata
484views
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

"Kau tidak pantas melakukan ini kepada pewaris tahta. Tapi tolong, puaskan aku kali ini." gumam Putri Aurelia di tengah ciuman dan desahan, Putri Aurelia adalah pewaris tahta kerajaan, namun dirinya terjebak skandal satu malam bersama letnan jenderal Adrian putra perdana menteri. Untuk menjaga citra kerajaan, mereka terpaksa bertunangan sekalipun sang Letnan jenderal telah memiliki kekasih. Demi Tahta, Tradisi dan Sebuah pengakuan. Sang putri harus melaksanakan Sumpah 3 Matra selama 3 tahun, Menjalani pelatihan militer di tiga sektor, darat, laut dan udara. Yang sangat menjengkelkan ternyata Letnan jenderal Adrian di tunjuk sebagai pengawas sekaligus instruktur komandan pemimpin latihannya!

view more

Kabanata 1

Bab 1 (Mahkota kebesaran)

"Pakaian Anda terlihat kurang cocok untuk acara hari ini putri"

"Ini adalah pakaian terbaik dari desainer terkenal Martha, Apa menurutmu aku tidak cantik dengan pakaian ini" Ucap sang putri dengan polos.

"Bukan seperti itu maksud saya putri, anda bisa memilih baju yang sedikit lebih sopan"

"Itu akan lebih baik untuk citra anda" imbuh Martha

"Oh ayolah Martha, pewaris tahta akan selalu mendapat spot terdepan, perduli setan dengan mereka" Sang Putri memicingkan matanya dengan sangat tajam berbicara sedikit keras dan mengintimidasi, Martha yang di tatap seperti itu hanya bisa menunduk gugup dan takut.

"Bukan seperti itu maksudku, king William tidak akan senang putri, nenek anda akan kecewa jika anda membuat kekacauan lagi hari ini" Martha menimpali, sekalipun diberi lirikan sinis oleh sang putri.

"Aku sudah sering membuat kekacauan," hanya bisa menghela nafas pasrah saat mendengar jawaban sang putri.

"Anda bukan anak kecil lagi putri, berhentilah membuat ulah"

"Kau terlalu cerewet sama seperti ayahku, jangan ingatkan aku soal hari ulang tahun dan hari penobatanku Martha!!, apa kau tidak akan bersedih, kita akan berpisah, aku akan pergi untuk belajar militer"

"Aku bahkan sudah cukup pusing dengan tugas kampus dan jadwal kerajaan" Gumam putri Aurelia.

Sang Putri pun meninggalkan Martha dengan perasaan kesal.

Martha pendamping setia sang putri hanya bisa berdiri dengan menghela nafas penuh kecemasan.

Kerajaan De Vante adalah sebuah negeri dengan sistem monarki konstitusional yang telah berdiri selama ratusan tahun.

Di balik kemegahan istana berlapis marmer putih, kerajaan itu tidak hanya memegang mahkota, tetapi juga mengendalikan parlemen, militer, serta berbagai yayasan pendidikan dan rumah sakit terbesar di negara itu.

Bagi rakyat, Dinasti De Vante adalah lambang kejayaan.

Namun, bagi orang-orang yang hidup di dalamnya, mahkota bukanlah simbol kemewahan.

Mahkota adalah beban yang diwariskan bersama luka.

Putri Aurelia De Vante adalah pewaris sah tahta kerajaan.

Hari ini kerajaan sedang mengadakan turnamen berkuda.

Di arena latihan berkuda milik keluarga kerajaan, puluhan pejabat tinggi dan penduduk kelas atas berkumpul.

Putri Aurelia datang menghampiri ayahnya king William dan neneknya yang sedang asyik mengobrol dengan perdana menteri.

"Selamat datang Princess" Ucap king William.

"Ada apa dengan pakaianmu lia" Sang nenek menimpali ucapan king William.

"Oh ayolah nenek, ini sangat cocok dengan musim panas"

Dua perempuan paruh baya dengan anggun datang bergabung dengan obrolan ini.

"Lia, Apa yang kamu lakukan hingga membuat nenekmu pusing" ucapnya.

"Tuhan memberkatiku bibi" Ucap putri Aurelia seraya memicingkan mata, "kau datang di saat yang tepat! Aku tidak mengerti kenapa semua orang berkomentar soal bajuku hari ini"

"Lia cukup keren dan tidak ketinggalan trend anak muda hari ini buu" Ucap bibi rose kepada neneknya.

Lady Rose De Vante adalah adik kandung King William, setidaknya di antara keluarga kerajaan yang lain, Bibi rose cukup dekat dengan putri.

Sedangkan, perempuan paruh baya satunya tampak sangat anggun. dia adalah lady Anna, salah satu janda dari mendiang menteri kerajaan.

"Putri Lia seharusnya belajar lebih keras lagi tentang tatakrama kerajaan, aku mengatakan ini karena perduli padanya"

"Yaaa Lia masih terlalu muda menanggung beban pewaris tahta, tapi dia ponakan yang cukup keren untukku" jawaban bibi rose memberi putri aurelia sedikit penghibur kali ini.

King William mendekat, memberi tatapan lembut kepada lady Anna. Putri Aurelia tidak suka melihat itu, dia bukannya tidak tau atau mendengar desas-desus dikerajaan tentang ayahnya yang menjalin hubungan dengan lady Anna, bahkan kabar lady Anna yang akan segera dipersunting oleh ayahnya.

Putri Aurelia benar-benar tidak suka jika ada yang menggantikan mendiang ibunya.

"Aku percaya Lia akan belajar untuk lebih dewasa dan bersikap lebih bijak" ucap King William seraya meraih tangan lady Anna.

"Aku mengerti King, dia bisa belajar pada putriku" ucap lady Anna.

"Yaaa kurasa kau benar, Bella sangat berbanding terbalik dengan Lia"

Putri Aurelia tentu sangat kesal mendengar perkataan itu, dia tidak suka selalu dibandingkan dengan siapapun.

Sungguh!!

Itu membuatnya jengkel.

Sejujurnya putri aurelia tidak suka dengan pacuan kuda, dia punya trauma tersendiri dengan kuda.

Saat kecil dia terjatuh saat berkuda, kemudian tepat setelahnya ia mendapat kabar bahwa ibunya meninggal.

Memilih menghindar dari yang lain,

Putri aurelia menghembuskan nafasnya dengan kasar.

Ditengah keramaian dia merasa kesepian, seharusnya dia tidak disini, bersenang-senang bersama teman satu kampusnya pasti akan jauh lebih seru.

"Oh dimana Naomi dan Martin" putri Aurelia ingin sekali kabur dari acara ini, iya berkeluh kesah dan mulai mencari keberadaan dua bodyguard yang selalu menemaninya saat diluar.

"Bahkan acaranya belum dimulai, kenapa aku sudah sangat bosan" keluhnya.

Beberapa awak media mulai memotret nya,

Di sudah cukup kesal dan bosan, yaaaa setidaknya dia cukup cantik di kamera.

"Putri aurelia, bisakah anda memberi sepatah dua kata tanggapan untuk acara ini" itu salah satu pertanyaan yang diajukan pemburu berita padanya.

"Acara ini berjalan dengan semestinya, bukankah setiap tahun memang seperti ini" ucap putri Aurelia

Putri Aurelia tau mungkin dia akan semakin terkenal dengan label pewaris tahta yang sombong dan tidak layak.

Tapi bukankah iya memang terkenal seperti itu.

Pertandingan pacuan kuda dimulai, sorak-sorak semakin gemuruh, Di pertengahan acara, putri Aurelia tengah menikmati teh hangatnya saat tiba-tiba saja sebuah insiden kekacauan terjadi.

Kuda jantan milik salah satu peserta sangat agresif menabrak pembatas jalan dan lepas kendali.

Penunggang kudanya terjatuh, kuda itu bergerak liat tepat didepan putri, Sang Putri terpaku mati rasa.

nafasnya sesak, badannya bergetar hebat bersama kilasan memori kelam masa lalu. Ia bahkan tak mampu melangkah mundur satu senti pun. Kuda itu mengangkat kedua kaki depannya (rearing), siap menghantam Sang Putri.

Tepat pada detik terakhir,

Seorang Letnan Jenderal berpakaian dinas kehormatan militer memotong jarak dengan ketepatan luar biasa. Tanpa ragu, ia memposisikan tubuhnya di antara Sang Putri dan kuda yang mengamuk.

Dengan gerakan refleks militer tingkat tinggi, Sang Letjen merebut tali kekang yang terurai, menahan bobot kuda dengan kekuatan lengannya, dan memberikan tekanan taktis pada leher kuda hingga hewan perkasa itu berhasil dikendalikan dan dipaksa menapak kembali ke tanah.

Bau mesiu, ketegangan, dan wangi khas seragam militer milik Letjen menyelimuti Sang Putri. Ketika Sang Putri membuka mata, ketakutan itu mendadak lenyap, digantikan oleh punggung kokoh Sang Letjen yang berdiri sebagai benteng tak tertembus.

Sang Letjen menoleh perlahan, memastikan kondisi Putri. "Anda aman sekarang putri, Aku akan meminta imbalanku nanti" Ucap Letjen Adrian Roschester sambil mengedipkan sebelah matanya.

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Walang Komento
40 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status