(Not) A Wedding Agreement
(Not) A Wedding Agreement
Author: shimizudani
Prolog

Pernikahan itu akhirnya terjadi.

Sebuah pesta megah nan mewah diadakan dua keluarga terpandang itu demi merayakan hari bahagia putra dan putri mereka, sekaligus simbol dimulainya hubungan baru di antara keluarga Adiyaksa dan Mahardika. Raut cerah dan bahagia tercetak jelas di wajah keluarga sang mempelai. Tak hentinya mereka mengumbar senyum pada para tamunya yang sebagian besar kolega dan merupakan orang-orang yang tak kalah berpengaruh dari mereka. Jelas, ini adalah pesta perayaan antar sesama kaum elit. 

Namun, apakah kegembiraan itu dirasakan oleh semua orang di sana? Tidakkah ada yang menyadari jika dua mempelai pengantin, yang harusnya menjadi yang paling bahagia, hanya menatap dingin satu sama lain? Tak ada sepatah kata pun terucap dari bibir keduanya. Bahkan, keengganan itu saling mereka tunjukkan kala harus bersanding bersama. Tetapi, menjaga citra baik di hadapan para tamu jauh lebih penting dibanding mengedepankan perasaan benci antara keduanya. 

Benci?

Benarkah? 

Tapi kata orang, cinta dan benci hanya berbeda tipis. 

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status