Eternal Love #11 Meet Daddy

Akhirnya keluarga Klein memutuskan membeli sebuah apartemen di dekat rumah Aby, Austin masuk di British International School tapi beda dengan Allicia dan Aurora yang masih di middle School, Austin dia masuk ke high school,  sedang Bella dia kuliah mode di Paris, dia suka dengan dunia desain, sedang kakak tertuanya Daffa dia memutuskan kuliah di UI jurusan bisnis, dia juga sekarang tinggal dengan papanya, karena dia merasa kasian dengan Papanya, apalagi setelah Allicia kembali berkumpul dengan keluarganya, sesekali dia membantu Papanya dikantor. Keluarga besar Abymanyu terutama kedua orang tuanya tentu sangat senang dengan kembalinya kembali cucu-cucu mereka, hubungan mereka dengan Kanaya juga sudah membaik, semua rasa sakit masa lalu sudah mereka lebur.

Karena bisnis Jashon yang ada di New York, maka Jashon dan Kanaya bolak balik Jakarta - New York, tapi mereka berdua tidak perduli, yang penting adalah putra putri mereka. Kehidupan mengajarkan pelajaran yang paling berarti buat keluarga ini.

Tidak ada yang lebih berarti, kecuali keutuhan keluarga.

Yah...kehidupan mereka kembali harmonis, berbeda dengan seorang gadis yang sudah berusaha menghancurkan keluarga itu, Angela Jenner.

**

Gadis itu begitu terpuruk mengetahui bahwa dia sudah menyakiti orang yang salah, dia mencari ayah kandungnya, sebelum pergi selain catatan tangan mommynya, jashon juga memberikan dokumen yang berkaitan dengan daddy kandungnya.

Dia merasa perlu bertanya kenapa daddynya membohonginya, kenapa menolak kehadirannya, dan banyak pertanyaan yang bermunculan di kepalanya.

Sudah seminggu dia mencari keberadaan daddynya, dan tempat inilah tempat terakhir harapannya, sebuah club yang sering didatangi daddynya.

Club Zero tampak sudah padat dipenuhi pengunjung, matanya nanar karena lampu disco yang membuat matanya sedikit silau, dia membawa sebuah foto untuk memastikan orang yang dia cari, dia tak perduli badannya beberapa kali tertabrak orang, atau pandangan nakal pria mesum yang ada disana, dia menyisir semua sudut Club, sampai pandangannya melihat pemandangan yang sudah biasa terlihat di sebuah Club, tapi baginya yang baru pertama datang kesini tentunya itu pemandangan yang membuatnya mual dan  bergidik jijik. Selama ini keluarga Klein selalu menjaga nya, apalagi daddy dan kak daffa dia selalu memastikan semuanya aman untuknya, bahkan dia tidak bergaul dengan sembarang orang.

Dia memperhatikan lelaki itu, tampak lebih muda dari daddy Jashon tapi kalau boleh jujur, daddy Jashon lebih tampan dan tentu saja lebih mapan, dia sempat bertanya dalam hatinya kenapa mommynya menghianati daddy Jashon dengan lelaki itu, apa yang dicari mommynya??

Tapi mau bagaimanapun keadaan mereka, seburuk apapun mereka, mereka tetaplah orang tuanya.

Lelaki itu, ya dia masih mengingatnya itu lelaki yang sama yang mendatanginya saat mommynya meninggal, dan yang mengatakan kebohongan, dan membuatnya menjadi manusia yanb tak tau terimakasih.

Kenapa lelaki itu tidak mau mengakuinya sebagai anak?

Lelaki itu menciumi payudara seorang jalang yang ada dipangkuannya jalang itu duduk mengangkang disatu pahanya, dan satu jalang lagi mengocok junior lelaki itu jalang itu juga duduk dipangkuannya ada dipaha satunya.

Apa benar itu daddy kandungnya? setetes airmata kesedihan membasahi pipinya, apa bagusnya lelaki itu? kenapa mom? kenapa kau begitu bodoh? batinnya menangis pilu.

Kenapa kau menghianati daddy Jashon demi daddy Adam yang brengsek!!

Agak ragu gadis enam belas tahun itu mendekat kearah lelaki itu, tubuhnya gemetar karena beragam perasaan yang bercampur aduk.

"Dad..daddy,” bisiknya pelan tapi seakan tersambung oleh benang tak kasat mata, lelaki itu menatap gadis remaja itu, dia menghentikan cumbuan para jalang di pangkuannya, dan menyuruh mereka pergi dengan memberi beberapa uang ke jalang itu.

"Kau mengganggu kesenanganku, ada apa?" tanya lelaki itu dingin

"Kau berbohong, kaulah daddy ku,” ujar gadis itu getir

"Kenapa kau berbohong?" teriak gadis itu, tapi suaranya teredam musik keras dalam Club itu.

"Apa kau pikir aku akan percaya, Aku tidak percaya kau anakku, ibumu itu jalang, bukan aku satu-satunya yang berhubungan dengannya, jadi bagaimana kau yakin kau anakku?" tanya pria itu penuh sarkas.

"Kita bisa tes DNA,” tantang Angel

"Baik, kau sekarang tinggal dimana?" tanya Adam akhirnya

"Mereka mengusirku, ini gara-gara kebohonganmu,” desis Angel, matanya memicing penuh kemarahan pada pria yang sayangnya adalah ayah biologisnya.

"Kamu bisa tinggal denganku, tapi tidak gratis, kamu harus melakukan sesuatu untukku" ujar Adam Cross ayah kandung Angel

"Benarkah?" tanya Angel tidak percaya, ternyata daddynya tidak sebrengsek yang dipikirnya, dia mungkin belum mengenalnya dengan baik, pasti ada sisi kebaikan darinya, itulah kenapa mommynya bisa jatuh cinta padanya, iya kan?batinnya.

"Iya, dan kau bisa,memulainya sekarang, ayo ikut aku,” ajak Adam, menyeret Angel yang belum siap, dia berjalan tertatih mengikuti langkah daddynya yang lebar.

Mereka memasuki sebuah kamar yang ada di Club itu.

"Kau tunggu disini, nanti ada orang yang akan datang kesini, kau tinggal turuti kemauannya, dan jangan membantah, awas kalau kau menolak, aku akan menghukummu!" Perintahnya, sebelum pria itu meninggalkan Angel sendiri.

Lelaki yang adalah Adam Cross, daddy Angel, menutup pintu kamar itu dan menguncinya dari luar.

Apa yang akan dilakukan daddy padaku, batin Angel penuh tanda tanya, entah kenapa perasaannya tidak enak, seakan hal buruk akan terjadi padanya, penyesalan merambati hatinya, andai dia tidak menyakiti keluarga itu, mungkin sekarang dia masih tinggal dirumah megah itu dilimpahi kasih sayang, bukannya terjebak di sebuah Club dan tidak tau apa yang akan menantinya.

Tapi dia percaya daddy kandungnya pasti akan menyayanginya melebihi daddy Jashon yang bukan keluarganya, ya kan bukannya darah lebih kental dari air.

Dia berusaha mempercayai hal itu walau dia tidak terlalu yakin, dia hanya berharap daddynya tidak sebrengsek yang dipikirkannya.

Walau kadang harapan tinggallah harapan...

Kenyataan tak seindah diangan...

Orang jahat memang harus berkumpul dengan orang jahat...

Itulah hukum alam , ini baru balasan didunia..Entah bagaimana dengan balasannya di Akhirat...

Apa setelah ini Angel bisa lebih menerima kebahagiaan orang lain, tidak iri bahkan dengki dengan keberuntungan yang didapat orang lain, atau dia tidak pernah belajar dari kesalahannya...


>>Bersambung>>

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status