A Night With My Husband's Stepbrother

A Night With My Husband's Stepbrother

last updateTerakhir Diperbarui : 2025-09-08
Oleh:  FEEMEEHANOngoing
Bahasa: English
goodnovel16goodnovel
Belum ada penilaian
140Bab
2.5KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

"You still smell the same… You must like this cologne that much." Alex whispered behind her ear, his warm breath sending an involuntary shiver down her spine. "You don’t remember me," he murmurs, his fingers tilting her chin until their eyes locked. "But I never forgot you." Ariel’s breath hitches. His touch is hauntingly familiar. Then he leans in again, his voice a dark whisper. "I assumed only I could make you feel this way." Ariel Richmond’s life was shattered the night she was betrayed. Drugged by her fiancé and sister, she woke up to a reality she had never chosen—humiliated, abandoned, and unknowingly carrying the child of a stranger. Fleeing to Spain, she built a new life, determined to leave the past behind. Alexander Lucas never forgot her. The ruthless billionaire, known for his cold detachment, spent years searching for the woman who vanished after their one fateful night. Fate brings them back together in the cruelest way possible—Ariel, desperate to save her son, enters a contract marriage with Johny Lucas… only to discover that his stepbrother is Alexander. Now, trapped between the man who unknowingly changed her life and the husband she never wanted, Ariel must navigate a tangled web of secrets, power, and a past that refuses to stay buried.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Chapter 1

“Pak Sugi, pil KB yang Bapak minta sudah disediakan. Apa perlu terus diberikan pada Nyonya?”

Sugi Yolanda menjawab dengan dingin, “Iya, jangan berhenti. Menikahinya cuma solusi sementara. Dalam hatiku, hanya Chelsea yang pantas jadi ibu anakku.”

Sugi berkata dengan wajah penuh kasih sayang dan penyesalan, “Ibunya Jolin meninggal. Demi melindungi Chelsea, aku telah mengorbankan pernikahanku. Tak apa kalau aku nggak punya anak.”

“Siapa pun nggak bisa menggantikan posisi Chelsea dalam hatiku, termasuk anak yang mungkin kulahirkan bersama Jolin.”

Dokter berkata dengan ragu, “Pil KB itu beresiko merusak kesehatan kalau diminum terus-menerus. Setelah berhenti pun, kemungkinan besar akan sulit punya anak.”

Mata Sugi berkedip ragu sesaat, namun segera berubah menjadi pandangan penuh keyakinan dan berkata, “Nggak apa-apa. Lagian aku bisa menjaganya seumur hidup.”

Aku berdiri di luar pintu ruang kerja, badanku terasa beku. Rasanya seperti berjalan tanpa sepatu di atas es batu yang dingin.

Sugi tak menyadari kehadiranku. Aku berjalan sempoyongan ke kamar dan akhirnya ambruk tak berdaya di lantai.

Setelah menikah selama tiga tahun, kami belum punya anak. Aku selalu merasa ini salahku, karena badanku memang sudah lemah sejak kecil.

Aku sudah coba segala resep tradisional. Ada yang bikin mual dan hampir muntah, tapi tetap saja nggak hamil-hamil.

Aku merasa bersalah, tapi Sugi malah menghiburku dan berkata dia nggak keberatan kalau nggak punya anak, kehadiranku sudah cukup baginya.

Supaya aku nggak curiga, dia nggak pernah pakai pengaman. Membiarkanku terus bertanya-tanya, apakah aku mandul.

Baginya, kesehatanku dan hakku menjadi ibu tak ada artinya kalau dibandingkan dengan kebahagiaan Chelsea Joman.

“Jolin, kau kok duduk di lantai?” tanya Sugi sambil berjalan masuk ke kamar dan segera menopangku dengan wajah penuh perhatian.

“Nggak apa, tadi agak pusing.”

Sebenarnya aku nggak bohong. Dalam setahun ini, aku memang sering pusing.

Sugi memijat pelipisku dengan lembut dan berkata, “Sayang, aku ingin menggantikanmu menderita. Aku sakit hati melihatmu terus kesakitan.”

“Kau ‘kan sering sakit-sakitan, harus banyak makan makanan yang bergizi. Sini minum susu hangat dulu, biar badanmu terasa lebih enak.”

Melihat susu itu, hatiku terasa sakit.

Dulu setelah berhubungan intim, dia akan memberiku segelas susu supaya aku tidur nyenyak.

Aku kira itu wujud cintanya padaku. Ternyata itu cuman tipuan belaka.

“Sayang, aku lagi mual. Aku nggak mau minum itu.”

Sugi mencubit hidungku dan berkata dengan nada keras yang tak bisa dibantah, “Jolin, minum susu bisa menambah kalsium dan membantumu tidur nyenyak. Setelah minum ini, kau tidurlah. Nanti bangun, sakit kepalamu bakal hilang.”

Dengan membujuk dan paksaan, dia menekankan gelas itu ke bibirku dan nggak memberiku kesempatan untuk menolak.

‘Sugi, apa kau beneran tega merampas hakku untuk menjadi seorang ibu?’

Kau melihatku bersusah payah demi bisa hamil, makan semua makanan yang nggak kusukai. Tapi kenapa kau tetap nggak merasa kasihan padaku?

Aku menutup mataku dengan pasrah dan meminum habis susu itu.

Aku pelan-pelan ketiduran, tapi terbangun karena tiba-tiba merasa mual. Aku pun segera ke kamar mandi dan muntah sampai lemas.

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Tidak ada komentar
140 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status