Share

Gelombang

Seminggu telah berlalu. Semua pesanan dan janji temu sudah diselesaikan dengan baik oleh 4 sekawan eksportir ini. Pekerjaan mereka yang menggunung kini sudah beres. Mereka sedang berkumpul di kantor dengan agenda healingnya masing-masing; Arya meminum boba dingin, David yang menghisap rokok putih, Brandon yang main game, dan Lukman yang mencukur kumis.

“Man, gak bawain martabak apa?” David yang baru saja menghembuskan asap rokoknya memberi saran.

Lukman menggeleng. “Nanti kalau ada sisaan.” lalu melanjukan mencukur bulu halus yang tumbuh di atas bibirnya.

“Itu si Donny Lazuardi belum ngabarin?” tanya Arya yang disusul hal serupa oleh Brandon. “Udah selesai semua nih, mumpung free jadi kita bisa lembur lagi.”

Ucapan Arya yang mengajak lembur membuahkan tatapan serentak ketidaksetujuan dari para rekannya.

“Vid, buat si Arya meet upnya pending aja biar gak lembur lagi. Bini gue kangen dikelonin.” protes Brandon sang pengantin baru. Di ant
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status