Mag-log in"Sepertinya beberapa waktu lalu ada seseorang yang mengatakan, jika kesempatan dan peluang yang ada di Alam Rahasia Crimson selalu di barengi dengan bahaya. Entah hidup atau mati, para junior yang berhasil keluar hidup-hidup akan menjadi yang terbaik dari yang terbaik.""Sekarang..." Lin Xinglan sedikit terdiam dan menatap wajah buruk Tang Jieyang dengan senyum main-main. "Melihat bahwa hanya muridku yang keluar hidup-hidup, sedangkan murid Sekte Tianwu, yang dikatakan jenius terbaik dan terkuat di generasinya tinggal di dalam, bukankah itu berarti..." Lin Xinglan tidak melanjutkan kata-katanya, tapi implikasinya jelas, dan siapapun yang bisa mendengar dan tidak bodoh bisa mengetahui jika Lin Xinglan menghina Tang Jieyang, atau juga Sekte Tianwu secara terang-terangan. Di seluruh dunia sekarang, mungkin hanya beberapa orang, termasuk Jian Beixuan dan Lin Xinglan yang berani menghina Sekte Tianwu. Bagaimanapun, permusuhan Sekte Tianwu dan Sekte Bambu Muda sudah ada sejak beberapa ta
Lima hari kemudian. Di tempat pintu keluar seharusnya di buka, Ye Chen dan murid-murid lainnya yang kini bersembunyi, dan tidak berani menunjukkan dirinya tampak sangat serius saat menyaksikan kekosongan di atas kepala mereka. Karena entah kapan, kekosongan di atas kepala mereka tiba-tiba bergetar dan terdistorsi membentuk sebuah celah hitam yang terus-menerus membesar sebelum akhirnya membuka celah layaknya lubang hitam yang stabil. Melihat itu, Ye Chen dan lainnya segera bertindak dan terbang ke langit menggunakan kendaraan terbangnya masing-masing. Sementara di dunia luar. Para tetua formasi inti yang telah membuka celah itu sedang menunggu di tempatnya dengan ekspresi serius, dan muram saat menyaksikan satu-persatu murid tingkat rendah mulai berhamburan keluar dengan kondisi menyedihkan. Pada saat yang sama, Ye Chen, dengan kondisi yang telah dia buat agar terlihat terluka dan kelelahan juga diam-diam keluar bersama dengan yang lainnya. Merasa sedikit linglung dengan peruba
"Bajingan sialan!" Dengan wajah pucat dan ekspresi muram, Han Chengyang segera berteriak marah, "Siapa yang berani-beraninya menggangguku! Keluar!"Tapi yang datang kemudian adalah sosok hitam yang tiba-tiba bergegas kearahnya. "Sialan!" Dengan marah, Han Chengyang segera melompat dan melayangkan pukulannya. Namun sosok gelap yang merupakan boneka monyet itu jauh lebih cepat dan sama sekali tidak berniat untuk mengadu pukulan. Monyet itu hanya melemparkan sebuah bungkusan kecil ke arah Han Chengyang sebelum kembali menghilang, meninggalkan sebuah serbuk hijau yang mulai menyelimuti tubuh Han Chengyang. "Hmp?" Dengan wajah ngeri, Han Chengyang segera mengubah wajahnya saat mengetahui bahwa sebenarnya itu adalah racun, dan racun itu juga perlahan-lahan mengunci titik-titik meridian di seluruh tubuhnya. Menyebabkan semua titik akupunturnnya tersumbat dan koneksi dengan dantianya terputus. Pada akhirnya, Han Chengyang menyadari jika dia sama sekali tidak bisa mengakses kekuatan mag
"Kakak ipar, apa yang terjadi?" Xia Qinge'er bertanya dengan ingin tahu saat melihat perubahan ekspresinya. Tidak segera menjawab, pertama-tama Ye Chen sedikit mengerutkan keningnya sebelum akhirnya menoleh ke arah Li Yan, "Nona Li, setelah semua yang telah kita lalui sejauh ini, apakah kau masih ingin bersama kami?" Mendengar pertanyaan itu, Li Yan sedikit mengerutkan keningnya dan bertanya, "Apa yang terjadi? Apakah ada sesuatu yang aku lakukan sehingga kau ingin mengusirku?" Ye Chen sedikit terdiam saat mengetahui jika wanita ini sebenarnya menjadi lebih cerdas daripada sebelumnya. Sepertinya, kejadian yang ia alami beberapa waktu ini telah sedikit memberinya beberapa pelajaran. "Memang ada sesuatu, dan aku tidak yakin apakah harus melibatkanmu." Jawab Ye Chen ragu-ragu untuk memberitahunya. Keragu-raguan itu membuat Li Yan sedikit tidak senang dan langsung berkata, "Apa yang masih kau ragukan? Apakah kau khawatir aku akan melakukan sesuatu yang tidak kau inginkan? Setelah se
Baru ketika mereka berdua melihat jika Ye Chen diam-diam mengeluarkan kayu dari pohon iblis Tiemu, dan beberapa bubuk besi dan bahan lainnya untuk merangkai sebuah boneka kayu, keduanya akhirnya sadar apa yang sebenarnya Ye Chen rencanakan. "Apakah kau ingin menggunakan jiwa kadal ini untuk menghidupkan boneka yang kau buat, dan menunjukkan pintu keluar kepada kita?" Xia Qinge'er yang tahu jika Ye Chen memiliki Teknik Boneka mulai bertanya. Ye Chen mengangguk dan menjelaskan, "Sebelumnya, karena aku tidak memiliki beberapa bahan yang dibutuhkan untuk membuat boneka, aku sama sekali tidak bisa melakukannya. Sekarang, setelah mendapatkan semua bahan-bahan utamanya, dan ditambah dengan jiwa dari kadal biasa ini, aku sudah bisa menyempurnakannya, meskipun masih belum pasti." Sambil berbicara dan bekerja, prototipe kadal yang menggunakan kayu Tiemu menjadi bahan utamanya mulai terlihat di hadapan semua orang. "Namun, mengingat kondisi kita sekarang, menggunakan jiwa dari kadal biasa in
Sementara di dalam.Zhong Qifeng yang sudah merasa puas mulai berkata, "Tidak ada gunanya lagi tetap tinggal di sini! Orang-orang tua di luar sana pasti mengetahui kabar di sini! Sebelum semuanya terlambat, segera siapkan formasi untuk kembali!" "Baik Tuan Muda!" ...Sementara di dalam gua, yang kini hampir musnah selain beberapa jenius utama, wajah mereka tampak pucat dan muram. Terutama Han Chengyang, yang tidak tahu berapa banyak jimat yang telah ia gunakan. Apalagi dengan semua luka serius yang ia alami. Entah berapa banyak kerugian dan kerusakan yang ia alami. Yang bahkan baju dan beberapa kantong penyimpanannya hangus terbakar habis. "Sungguh kerugian besar!" Menyaksikan satu-satunya kantong penyimpanan yang masih tersisa, tapi hampir kosong, Han Chengyang hanya bisa menggertakkan giginya dan mengumpat pada Zhong Qifeng. "Zhong Qifeng, Sekte Tulang! Tunggu saja, setelah berhasil mendirikan pondasi, aku pasti akan membalas semua perbuatanmu!" Menyaksikan gua yang tak tahu







