Share

Mengambil Tawaran.

Aleta langsung mendekatkan wajahnya. "Berapa gaji yang akan kuterima setiap hari?"

Romis berjengit sambil menyeringai kaku. "Bayaranmu sebulan sekali tapi kalau dipecah setiap harinya mungkin menerima 1000 atau 2000 rubel. Yahh, tergantung kinerjamu."

Aleta mengibaskan tangan dengan mimik sombong. "Itu jauh lebih kecil dari jatah harianku."

"Oh, meski sudah dipenjara, ayahmu rupanya masih bisa memberikan jatah," sindir Romis.

Aleta balas menatapnya tajam tapi mengingat ayahnya memang berada dalam bui, dia akhirnya menghela nafas mengalah. "Iya, kali ini aku tidak akan mengelak."

"Tidak akan ada yang menjatahmu lagi, jadi sebaiknya kamu memanfaatkan tawaran baik dariku." Saran Romis, terkesan mendorong.

Aleta diam; tampak berpikir.

"Jangan banyak berpikir. Aku hanya akan memberi kesempatan sekali. Setelah kamu melewatkan kesempatan ini, tidak akan ada kesempatan lain yang akan kuberikan," ujar Romis.

Aleta bergumam sambil manggut-manggut dua kali.

"Bagaimana?" Tampak jelas ketidaksabar
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status