Short
Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa

Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa

作家:  Desi完了
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10チャプター
0ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Cinta Toxic

Plot Twist

Drama

Pilih Kasih/Egois

Cinta Pertama

Mandiri

Sistem

null

Semua orang tahu, Hardy Jayendra, cowok idola kampus, biasanya hanya menjalin hubungan selama tiga bulan. Tapi denganku, sudah hampir sembilan bulan kami menjalin hubungan. Semua orang bilang akulah cinta sejatinya. Belakangan ini, sebuah unggahan mendadak ramai dibicarakan. Katanya, cinta pertama Hardy, Livia Suwandi, sudah kembali dan dia akan segera mencampakkanku. Aku geli membacanya dan hendak menunjukkan unggahan itu kepada Hardy. Dia malah pura-pura tidur, membalikkan tubuh dan diam-diam menjauh dariku. Kukira dia sedang kesal karena aku menambahkan nomor kontak seorang laki-laki. Seperti biasa, aku langsung merangkulnya sambil bermanja-manja, lalu mulai menggodanya dengan kedua tanganku. Melihat matanya terpejam rapat dan bibirnya mengatup, seolah sedang menahan diri, aku justru makin ingin menggodanya. Hampir saja aku menciumnya. [Tokoh utama pria sudah jijik setengah mati, tapi tokoh wanita pendukung ini masih saja nggak tahu malu nyentuh dia. Pantas saja pada akhirnya dia sampai dibuli habis-habisan.] [Tokoh pendukung wanita ini nggak benar-benar mikir kalau tokoh utama pria anggap dia cinta sejati, 'kan? Tokoh utama pria rela pacaran dengannya selama lima bulan hanya karena tahu angka keberuntungan tokoh utama wanita itu sembilan. Dia sengaja bertahan sampai sembilan bulan cuma buat bikin tokoh utama wanita kesal.] [Benar. Begitu dengar tokoh utama pria sudah pacaran selama itu, si tokoh utama wanita langsung panik dan pulang ngejar dia. Pasangan utama kita yang manis sebentar lagi akan bersatu!]

もっと見る

第1話

Bab 1

Aku diam-diam kembali ke posisiku semula dan menjaga jarak yang bahkan lebih jauh daripada sebelumnya.

Hardy justru membuka mata dan menatapku cukup lama.

"Ada apa?"

Mendengar suaranya yang berat dan dalam, rasa kesalku seketika luluh. Aku bahkan hampir kembali mendekat.

[Lucu banget. Tokoh utama pria sudah mati-matian nyari kesempatan buat putus, tapi tokoh pendukung wanita ini malah mengira pria itu sedang membujuknya?]

"Nggak apa-apa. Aku ngantuk."

Aku kembali bergeser sedikit, menjauh ke tepi ranjang.

Hardy berbaring telentang, tetapi bukannya menjauh, dia malah bergeser sedikit mendekat ke arahku.

"Tidur secepat ini?"

Layar ponsel menyala dan menunjukkan pukul sepuluh malam.

Biasanya, jam segini aku justru akan terus mengganggu Hardy.

Makin dia menahan diri dan tidak mau menurut, makin bersemangat pula aku menggodanya.

Seperti sekarang. Kehangatan tubuh pria di sampingku membuat pikiranku mulai melayang ke mana-mana.

Entah dari mana datangnya komentar-komentar menyebalkan ini. Belum tentu semua yang mereka katakan benar, 'kan?

Kalau Hardy memang tidak menyukaiku, mana mungkin dia mau tidur satu ranjang denganku selama ini?

Laki-laki baik mana yang bersikap semenggoda ini?

Jelas-jelas dia cuma jual mahal. Sengaja membuatku mengejarnya, tapi juga tidak benar-benar melepaskanku. Hehe.

Aku memberanikan diri mengulurkan kedua tanganku yang jahil ke arah Hardy.

[Tokoh pendukung wanita ini datang lagi. Nggak lihat tadi tokoh utama pria akhirnya bisa berbaring dengan nyaman? Kenapa datang lagi dan malah bikin dia muak?]

[Kalau bukan demi bikin tokoh utama wanita cemburu, tokoh utama pria sama sekali nggak mungkin mau tidur satu ranjang dengan tokoh pendukung wanita ini, tahu? Jangan sampai dia kira tokoh utama pria benar-benar suka sama dia.]

[Tokoh pendukung wanita ini benar-benar nggak peka. Apa dia nggak sadar, setiap kali tokoh utama pria berbaring di sebelahnya, dia hampir saja terdesak sampai jatuh dari ranjang? Pantas saja nanti dia mati mengenaskan .…]

….

Seketika, semua pikiran mesum di kepalaku lenyap.

Tanganku yang sudah terulur pun perlahan kutarik kembali.

Aku memejamkan mata, tetapi komentar-komentar menyebalkan itu masih terus bermunculan di kepalaku, membuatku makin kesal.

Hardy sengaja berdeham pelan. Sepertinya menyadari aku tidak bereaksi, dia kembali mendekat.

"Besok hari Kamis. Aku nggak ada kelas pagi. Gimana denganmu?"

Dulu, aku pasti nganggap ucapan seperti ini sebagai ajakan khusus. Namun sekarang ….

[Besok tokoh utama wanita akan kembali. Kalimat ini jelas-jelas sindiran dari tokoh utama pria agar tokoh pendukung wanita terus nempel padanya. Kalau tokoh utama wanita lihat itu, dia pasti cemburu setengah mati. Laki-laki ini memang hebat.]

[Pasangan utama ini benar-benar cocok. Aku suka!]

[Sayangnya, tokoh pendukung wanita masih berstatus sebagai pacarnya. Menyebalkan sekali.]

[Tenang, wanita pendukung itu juga nggak akan lama lagi bersenang-senang. Semua ulahnya yang bikin tokoh utama cowok muak akan ada balasannya nanti.]

….

Membaca komentar-komentar itu, hatiku langsung terasa sesak.

Hardy masih terus bertanya, "Nara?"

Mendengar panggilan itu, hatiku terasa makin getir.

Hardy hanya pernah memanggilku dengan sebutan itu ketika kami sedang larut dalam suasana intim, dan itu pun karena aku yang memintanya.

Di luar saat-saat seperti itu, memintanya mengucapkan panggilan tersebut sekali saja rasanya seperti menyuruhnya mempertaruhkan nyawa.

Dulu, aku mengira dia hanya malu menunjukkan kemesraan. Namun hari ini, demi membuat cinta pertamanya, Livia, cemburu, dia justru dengan mudah mengucapkannya saat benar-benar sadar.

Detik berikutnya, tubuhnya merapat kepadaku. Hembusan napas hangatnya menyapu belakang telingaku, dan suaranya terdengar serak.

"Nara …."

Sampai harus melakukan semua ini demi perempuan lain?

Dadaku terasa sesak, seolah ada kapas yang menyumbatnya. Aku memalingkan tubuh untuk menghindarinya, lalu berkata lirih, "Besok aku ada urusan."

Hardy sempat terdiam sebelum akhirnya berkata, "Kalau gitu, tidurlah lebih awal."

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
10 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status