ログインSemua orang tahu, Hardy Jayendra, cowok idola kampus, biasanya hanya menjalin hubungan selama tiga bulan. Tapi denganku, sudah hampir sembilan bulan kami menjalin hubungan. Semua orang bilang akulah cinta sejatinya. Belakangan ini, sebuah unggahan mendadak ramai dibicarakan. Katanya, cinta pertama Hardy, Livia Suwandi, sudah kembali dan dia akan segera mencampakkanku. Aku geli membacanya dan hendak menunjukkan unggahan itu kepada Hardy. Dia malah pura-pura tidur, membalikkan tubuh dan diam-diam menjauh dariku. Kukira dia sedang kesal karena aku menambahkan nomor kontak seorang laki-laki. Seperti biasa, aku langsung merangkulnya sambil bermanja-manja, lalu mulai menggodanya dengan kedua tanganku. Melihat matanya terpejam rapat dan bibirnya mengatup, seolah sedang menahan diri, aku justru makin ingin menggodanya. Hampir saja aku menciumnya. [Tokoh utama pria sudah jijik setengah mati, tapi tokoh wanita pendukung ini masih saja nggak tahu malu nyentuh dia. Pantas saja pada akhirnya dia sampai dibuli habis-habisan.] [Tokoh pendukung wanita ini nggak benar-benar mikir kalau tokoh utama pria anggap dia cinta sejati, 'kan? Tokoh utama pria rela pacaran dengannya selama lima bulan hanya karena tahu angka keberuntungan tokoh utama wanita itu sembilan. Dia sengaja bertahan sampai sembilan bulan cuma buat bikin tokoh utama wanita kesal.] [Benar. Begitu dengar tokoh utama pria sudah pacaran selama itu, si tokoh utama wanita langsung panik dan pulang ngejar dia. Pasangan utama kita yang manis sebentar lagi akan bersatu!]
もっと見るEdrick datang dengan napas terengah-engah dan menahan Livia yang sudah kehilangan kendali."Livy, kita sudah lakuin semua yang kita bisa.""Kalau memang masih ada kesempatan buat kamu, apa kamu masih akan histeris di sini?""Aku tahu kamu nggak rela, tapi memang begitulah takdir kalian. Lepasin saja."Livia jatuh terduduk dalam keadaan berantakan, menangis tersedu-sedu. Sosok cinta pertama yang dulu tampak anggun dan tenang saat pertama kali bertemu kini sudah tidak tersisa sedikit pun.Hardy tidak lagi berkata apa-apa. Dia menggenggam tanganku dan membawaku pergi.Tak kusangka, dia malah membawaku ke apartemenku dengan begitu lancar, seolah sudah sangat mengenal tempat ini."Jadi, makanan yang dibawakan Kak Linda itu kamu yang mengaturnya?"Hardy terdiam cukup lama sebelum akhirnya menatapku dan berkata, "Iya.""Selama ini, aku sedang menyelidiki masalah ini."Ternyata, Livia diam-diam memasang kamera pengawas di tempat tinggal kami. Dia juga memasang perangkat berteknologi tinggi ber
[Tokoh utama pria memang sengaja begitu. Dia cemburu, cuma pura-pura nggak peduli. Padahal dalam hati pasti sudah marah besar gara-gara pakaian itu.][Tentu saja. Dia bahkan sampai bilang hal menyakitkan seperti akan merestui tokoh utama wanita bersama sahabatnya. Kasihan sekali tokoh utama wanita kita, hatinya pasti sangat terluka.][Nggak apa-apa. Memang sejak awal novel ini bergenre manis sekaligus menyayat hati. Kalau nggak ada bagian yang menyakitkan, bagaimana bisa menonjolkan kemanisan di bagian selanjutnya?][Tokoh pendukung wanita makin lama makin menyebalkan. Di saat seperti ini dia masih saja menghalangi hubungan tokoh utama pria dan wanita. Kalau saja tanganku bisa masuk ke sana, pasti sudah kuhantam dua kali sampai dia terpental!][Nggak apa-apa, nanti dia akan dapat balasannya .…]….Baru beberapa komentar berlalu, komentar-komentar itu kembali mulai meramalkan akhir tragisku.Awalnya aku sangat takut saat pertama kali melihatnya. Sekarang, aku malah sudah mati rasa. Akhi
Setelah rapat selesai, aku masih belum bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi belakangan ini.Melihatku terus tenggelam dalam pikiranku, Kak Linda mengajakku pergi bersamanya.Namun, begitu sampai di pintu, dia tiba-tiba berhenti.Aku tersadar dan baru menyadari bahwa orang yang berdiri di depan kami adalah Hardy, yang sudah lama tidak kutemui.Melihat wajahnya yang tampak sedikit merajuk, mataku tanpa sadar memerah. Aku berniat menghindarinya.Namun, dia justru menghalangi jalanku."Bukannya kamu sudah tenang sama cinta pertamamu?""Buat apa kamu masih nyariin aku?""Pacarmu ada di sana!"Meski sudah punya beberapa dugaan dalam hati, aku tetap tidak bisa menahan diri untuk menggerutu.Hardy menggenggam tanganku erat-erat. Suaranya terdengar agak tercekat."Shinara, kenapa kamu sampai kurus begini?""Aku 'kan sudah kubilang, apa pun yang terjadi, kamu harus jaga dirimu baik-baik."Mendengar suara yang sudah lama tidak kudengar itu, aku hampir tidak sanggup menahan tangis.Saat itu,
[Tokoh pendukung wanita ini benar-benar menyebalkan! Padahal tokoh utama pria jelas sedang menyapa orang yang dikenalnya. Jangan-jangan dia kira senyuman itu ditujukan ke dia?][Tokoh utama wanita kita datang! Benar saja, begitu dia muncul, mata tokoh utama pria langsung nggak bisa lihat siapa pun lagi. Jangan-jangan tokoh pendukung wanita ini masih berkhayal bisa dekatin tokoh utama pria dan merusak hubungan mereka?][Tokoh utama pria memang sangat cinta pada tokoh utama wanita! Hanya kurang kesempatan dan sedikit dorongan. Dengan adanya tokoh pendukung wanita, rasanya semuanya jadi jauh lebih mudah. Semoga Kakak Tokoh Pendukung Wanita terus bantuin mereka!][Kalau gitu, aku juga mendukung Kakak Tokoh Pendukung Wanita buat luangin lebih banyak waktu bantuin pasangan ini!]….Siapa yang mau membantu mereka?!Komentar-komentar ini benar-benar pandai membuat orang kesal! Keadaan yang jelas-jelas berbeda malah diputarbalikkan begitu saja.Saat aku dan Hardy masih bersama, mereka menyebut






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.