مشاركة

Bab 4

مؤلف: Desi
Hatiku serasa terperosok ke dalam jurang es.

Kali ini, bahkan tanpa membaca komentar-komentar itu, aku sudah tahu dia hendak membawa gelang warisan keluarga itu untuk menemui cinta pertamanya.

Sedangkan aku tidak dicampakkannya hanya karena dia masih membutuhkanku untuk membantu hubungan mereka.

Sudahlah. Tinggal satu semester lagi sampai lulus. Lagi pula, masa kelulusan memang biasanya menjadi musim putus cinta.

Semula aku kira aku dan Hardy akan menjadi pengecualian. Namun sekarang, sepertinya seberapa manis pun perjalanan kami, pada akhirnya tetap akan berakhir seperti ini.

Perusahaan pindahan datang tepat sesuai janji.

Orangtuaku memang sejak awal tidak rela aku menikah. Kakakku juga pernah berkata agar aku tidak mempertaruhkan masa depanku hanya demi seorang pria.

Begitu tahu aku akan putus dan pulang ke rumah, mereka bahkan memesankan jasa pindahan paling mewah dan menyewakan apartemen untukku di dekat kampus.

Hanya dalam waktu satu jam, semua barang milikku sudah dibereskan tanpa tersisa.

Aku terpana melihat betapa cepat semuanya selesai.

Melihat rumah yang penuh kenangan itu perlahan menjadi kosong, entah kenapa hatiku juga terasa berat untuk meninggalkannya.

Penanggung jawab perusahaan pindahan mengira aku sedang memeriksa barang-barang, lalu tersenyum dan berkata, "Tenang saja, Nona. Pindahan setelah pasangan berpisah memang termasuk layanan yang sering kami tangani."

"Kami tim profesional. Selama barang itu milik Anda, nggak akan ada satu pun yang tertinggal. Barang milik pihak lain juga nggak akan kami bawa sedikit pun."

"Tenang saja. Setelah hari ini, kalian nggak akan punya alasan untuk saling terikat lagi. Dia juga nggak punya alasan untuk datang mengganggu Anda."

Aku hanya mengangguk dengan tatapan kosong.

Kakak tingkat di kampus mengirimkan konfirmasi program pertukaran pelajar ke luar negeri selama dua bulan.

Sebenarnya, ini adalah kesempatan yang sudah lama kuinginkan. Hanya saja, setelah berpacaran dengan Hardy, perlahan aku melupakan apa yang sebenarnya kuinginkan sejak awal.

[Si tokoh pendukung wanita pasti akan nolak mentah-mentah. Mana mungkin dia rela ninggalin tokoh utama pria yang tampan dan berbakat kayak begitu demi pergi ke luar negeri? Itu sama saja dengan menyuruh dirinya sendiri mati.]

[Baguslah kalau tokoh pendukung wanita nggak pergi. Aku justru ingin lihat seperti apa akhir tragis yang menantinya!]

….

Beban di hatiku rasanya seberat tungku raksasa, membuat dada sesak hingga sulit bernapas.

"Ini kesempatan yang sangat langka. Kalau kali ini kamu nggak pergi, belum tentu ada kesempatan berikutnya. Pikirin baik-baik."

Sambil membantuku mengambilkan makanan, kakak tingkat itu meletakkan formulir pendaftaran di hadapanku.

Tiba-tiba, ada kerumunan berkumpul di sebelah. Di tengah-tengah mereka ada Hardy dan Livia.

Mereka sedang berpelukan, sementara orang-orang di sekitar bersorak gembira.

Edrick, sahabat dekat Hardy, memandangi mereka dengan senyum bahagia dan tampak sangat bersemangat.

"Sudah kubilang dari awal, Livy dan Hardy memang pasangan yang sebenarnya. Shinara itu cuma persinggahan."

Saat berbalik dan melihatku, wajahnya langsung menegang.

Melewati dirinya, Livia yang sedang berpelukan mesra dengan Hardy tersenyum samar ke arahku.

Ketika dia mengangkat sebelah alis dengan angkuh, aku yakin dia melihatku dan memang sengaja menantangku.

"Bukankah ini .…"

Kakak tingkat itu tampak ingin mengatakan sesuatu, tetapi urung.

Aku yang sudah benar-benar tidak tahan langsung menariknya pergi dari sana.

Setelah menenangkan diri sejenak, aku mengambil pena dan dengan tegas membubuhkan tanda tangan pada formulir pertukaran pelajar.

Sesampainya di apartemen yang baru kusewa, aku langsung memblokir semua kontak Hardy.

Selama dua hari berikutnya, aku sibuk mempersiapkan program pertukaran. Kekosongan yang tiba-tiba muncul dalam hidupku pun perlahan terisi oleh kesibukan.

Saat Hardy kembali menghubungiku, aku sudah tiba di bandara.

Dia menggunakan ponsel Edrick. Aku sudah menduga dia yang menelepon, jadi aku tetap mengangkatnya.

"Kamu di mana?"

"Aku akan cari kamu."

Begitu mendengar suaranya lagi, rasa getir di hatiku kembali terasa sampai ke tenggorokan. Perasaan itu membuatku sangat tidak nyaman. Jika terus lanjut, aku takut kehilangan kendali di depan banyak orang, jadi aku berusaha sekuat tenaga menekannya.

"Hardy, hari itu aku lihat kalian pelukan. Aku tahu, di dalam hatimu selalu ada Livia."

"Aku nggak akan halangin kamu, dan aku juga nggak akan jelek-jelekin kamu ke siapa pun. Tenang saja. Kita nggak akan bertemu lagi."

Setelah mengatakan itu, aku menutup telepon. Beban yang selama ini menekan hatiku akhirnya terasa jauh lebih ringan.

Perjalanan baru sudah terbentang di hadapanku.

….

Hardy memandangi rumah yang sudah kosong dan nomor yang tak lagi bisa dihubungi. Dia pun terduduk dengan tubuh lunglai, tersedu-sedu sambil bergumam, "Kenapa?"

Apa maksudnya bersama perempuan lain? Apa maksudnya tidak akan bertemu lagi?

Shinara memang terkadang suka merajuk, tetapi untuk masalah seperti ini, dia bukan orang yang akan bertindak gegabah.

Pasti ada sesuatu yang tidak beres.

Dia membuka ponselnya dan menampilkan rekaman kamera pengawas di rumah.

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق

أحدث فصل

  • Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa   Bab 10

    Edrick datang dengan napas terengah-engah dan menahan Livia yang sudah kehilangan kendali."Livy, kita sudah lakuin semua yang kita bisa.""Kalau memang masih ada kesempatan buat kamu, apa kamu masih akan histeris di sini?""Aku tahu kamu nggak rela, tapi memang begitulah takdir kalian. Lepasin saja."Livia jatuh terduduk dalam keadaan berantakan, menangis tersedu-sedu. Sosok cinta pertama yang dulu tampak anggun dan tenang saat pertama kali bertemu kini sudah tidak tersisa sedikit pun.Hardy tidak lagi berkata apa-apa. Dia menggenggam tanganku dan membawaku pergi.Tak kusangka, dia malah membawaku ke apartemenku dengan begitu lancar, seolah sudah sangat mengenal tempat ini."Jadi, makanan yang dibawakan Kak Linda itu kamu yang mengaturnya?"Hardy terdiam cukup lama sebelum akhirnya menatapku dan berkata, "Iya.""Selama ini, aku sedang menyelidiki masalah ini."Ternyata, Livia diam-diam memasang kamera pengawas di tempat tinggal kami. Dia juga memasang perangkat berteknologi tinggi ber

  • Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa   Bab 9

    [Tokoh utama pria memang sengaja begitu. Dia cemburu, cuma pura-pura nggak peduli. Padahal dalam hati pasti sudah marah besar gara-gara pakaian itu.][Tentu saja. Dia bahkan sampai bilang hal menyakitkan seperti akan merestui tokoh utama wanita bersama sahabatnya. Kasihan sekali tokoh utama wanita kita, hatinya pasti sangat terluka.][Nggak apa-apa. Memang sejak awal novel ini bergenre manis sekaligus menyayat hati. Kalau nggak ada bagian yang menyakitkan, bagaimana bisa menonjolkan kemanisan di bagian selanjutnya?][Tokoh pendukung wanita makin lama makin menyebalkan. Di saat seperti ini dia masih saja menghalangi hubungan tokoh utama pria dan wanita. Kalau saja tanganku bisa masuk ke sana, pasti sudah kuhantam dua kali sampai dia terpental!][Nggak apa-apa, nanti dia akan dapat balasannya .…]….Baru beberapa komentar berlalu, komentar-komentar itu kembali mulai meramalkan akhir tragisku.Awalnya aku sangat takut saat pertama kali melihatnya. Sekarang, aku malah sudah mati rasa. Akhi

  • Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa   Bab 8

    Setelah rapat selesai, aku masih belum bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi belakangan ini.Melihatku terus tenggelam dalam pikiranku, Kak Linda mengajakku pergi bersamanya.Namun, begitu sampai di pintu, dia tiba-tiba berhenti.Aku tersadar dan baru menyadari bahwa orang yang berdiri di depan kami adalah Hardy, yang sudah lama tidak kutemui.Melihat wajahnya yang tampak sedikit merajuk, mataku tanpa sadar memerah. Aku berniat menghindarinya.Namun, dia justru menghalangi jalanku."Bukannya kamu sudah tenang sama cinta pertamamu?""Buat apa kamu masih nyariin aku?""Pacarmu ada di sana!"Meski sudah punya beberapa dugaan dalam hati, aku tetap tidak bisa menahan diri untuk menggerutu.Hardy menggenggam tanganku erat-erat. Suaranya terdengar agak tercekat."Shinara, kenapa kamu sampai kurus begini?""Aku 'kan sudah kubilang, apa pun yang terjadi, kamu harus jaga dirimu baik-baik."Mendengar suara yang sudah lama tidak kudengar itu, aku hampir tidak sanggup menahan tangis.Saat itu,

  • Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa   Bab 7

    [Tokoh pendukung wanita ini benar-benar menyebalkan! Padahal tokoh utama pria jelas sedang menyapa orang yang dikenalnya. Jangan-jangan dia kira senyuman itu ditujukan ke dia?][Tokoh utama wanita kita datang! Benar saja, begitu dia muncul, mata tokoh utama pria langsung nggak bisa lihat siapa pun lagi. Jangan-jangan tokoh pendukung wanita ini masih berkhayal bisa dekatin tokoh utama pria dan merusak hubungan mereka?][Tokoh utama pria memang sangat cinta pada tokoh utama wanita! Hanya kurang kesempatan dan sedikit dorongan. Dengan adanya tokoh pendukung wanita, rasanya semuanya jadi jauh lebih mudah. Semoga Kakak Tokoh Pendukung Wanita terus bantuin mereka!][Kalau gitu, aku juga mendukung Kakak Tokoh Pendukung Wanita buat luangin lebih banyak waktu bantuin pasangan ini!]….Siapa yang mau membantu mereka?!Komentar-komentar ini benar-benar pandai membuat orang kesal! Keadaan yang jelas-jelas berbeda malah diputarbalikkan begitu saja.Saat aku dan Hardy masih bersama, mereka menyebut

  • Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa   Bab 6

    Aku sudah membuat keputusan dengan tegas, tetapi kesibukan kuliah membuatku tidak sempat keluar mencari makanan asalku. Setiap hari hanya makan makanan Barat yang hambar benar-benar terasa seperti siksaan.Ayah dan Ibu bilang ingin datang merawatku, tetapi kutolak.Kakakku bahkan langsung bilang akan mencarikan seorang ibu rumah tangga yang bisa memasak makanan negara asalku.Kurasa itu juga bukan ide yang buruk.Hanya saja, aku benar-benar sudah tidak tahan lagi.…Tak disangka, keesokan harinya, Kak Linda malah datang menemuiku sambil membawa makanan yang masih harum. Semua hidangannya adalah makanan kesukaanku.Aku begitu tersentuh sampai tidak tahu harus bagaimana berterima kasih kepadanya.Kak Linda tampak ragu-ragu, seolah ada sesuatu yang ingin dikatakannya."Sebenarnya .…"Setelah berhari-hari akhirnya bisa makan makanan yang layak, aku merasa seperti hidup kembali. Mana sempat aku memikirkan perkataannya? Aku hanya terus menunduk dan makan dengan lahap.Melihat sikapku, Kak Li

  • Cinta Ini Sudah Kedaluwarsa   Bab 5

    Pemandangan di Negara Amerta sangat indah, dan kesibukan kuliah di sana membuat seluruh perhatianku benar-benar tercurah pada studi.Awalnya, kupikir dengan begitu aku bisa benar-benar melupakan kehidupan masa lalu.Namun, setiap kali makan atau hendak tidur, mau tak mau pikiranku tetap kembali pada Hardy.Bagaimanapun juga, sebagai seorang pacar, sebenarnya dia cukup baik kepadaku.Sejak kecil, aku selalu dimanjakan keluargaku. Karena itu, aku cukup memperhatikan makanan, minuman, hiburan, dan segala hal yang kusukai.Selama berpacaran dengan Hardy, aku juga tidak pernah merasa kekurangan.Sesekali, ketika mulai merasa dia membosankan, aku sengaja bermanja-manja dan merepotkannya.Kadang aku bilang makanannya terlalu hambar, kadang terlalu kering. Ada kalanya aku tiba-tiba ingin makan masakan dari sebuah warung kecil di kota sebelah.Dia malah menurut seperti orang bodoh, benar-benar memenuhi semua permintaanku satu per satu.Bahkan, dia menyetir sampai ke kota sebelah untuk mencari w

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status