LOGINA vampire king falls in love with a human girl which is against the rules but first he must make her his for them to have a chance at forever. He does that only to find out the she wasn’t hers for the taking from the beginning
View MoreSuasana mencekam dan hawa kematian yang sangat mencekik telah menenggelamkan langit.
Fang Han benar-benar terfokus seluruhnya pada kesengsaraan surgawi yang akan datang. Kilatan petir dengan berbagai warna terlihat indah di langit, itu saling menggulung dan menerkam seperti ular besar.Saraf dan seluruh tubuh Fang Han terasa menegang. Hingga urat-urat lengan dan leher terlihat menonjol. Hawa murni di dalam tubuh dikonsentrasikan dengan panik gila. Si Pemuda bahkan membuat lapisan tebal dari hawa murni yang membentuk besi hitam mengelilingi tubuh.Pada saat itu, dia sudah merasa siap untuk menghadapi kesengsaraan surgawi.“Kesini, datanglah!”Fang Han membuka mata dan melihat ke arah langit yang gelap. Tidak dapat menahan diri untuk berkata-kata di dalam hati. “Apakah kekuatan yang Anda kumpulkan belum cukup?!”Ekspresi wajah Fang Han terlihat pahit. Menertawakan keberuntungannya yang jelek. Itu benar-benar kesengsaraan surgawi yang tidak diharapkan.Iya, bagaimana mungkin ia tidak menjadi kesal? Pada saat itu, area dalam jarak satu lie juga dengan cepat telah dikerumuni oleh berbagai kalangan pembudidaya.Wajah Fang Han semakin cemberut, dia tidak punya waktu untuk memikirkan orang-orang yang berkerumun dalam jarak satu lie.Langit yang hitam melonjak dengan dahsyat dalam kegelapan yang tidak berujung. Hawa kematian yang ia bawa terasa sangat dingin. Chii!! ….Jedddaaarrr!! ….Ledakan guntur mematikan menyambar. Cahaya perak membelah langit dan bumi terlihat dengan mata kepala. Menerangi seluruh cakrawala yang tertutup awan gelap.Busur perak terbentuk, seperti ribuan prajurit yang siap berperang. Itu telah memporak-porandakan seluruh hutan dan pegunungan.Itu sangat kejam dan tanpa ampun. Seolah-olah benda apa saja yang dilintasi oleh cahaya perak tersebut akan hancur dan meninggalkan butiran debu hitam kecil.“Ha ha ha! …” Tawa keras terdengar memekakkan telinga. Kesombongan terdengar jelas dari tawa itu. Fang Han dengan pakaiannya yang compang camping, kembali menantang petir. “Tidak cukup. Anda sangat lemah. Lagi! ….”Fang Han seolah-olah tidak takut dengan hawa kematian yang dibawa oleh petir kesengsaraan surgawi.Di sisi lain, dalam jarak satu lie. Praktisi yang baru saja datang karena melihat anomali ini tercengang. Mereka hanya bisa menggelengkan kepala. “Surga! Dia telah gila, ini pertama kalinya aku melihat orang yang berani menantang petir kesengsaraan surgawi seperti itu.”Di sana Fang Han berdiri dengan gagah, petir pertama telah dilalui dengan baik. Dia seperti naga yang menantang langit, rambut si Pemuda awut-awutan. Dia benar-benar tidak gentar sama sekali.Kesengsaraan surgawi belum usai. Langit masih sangat gelap, bahkan ini lebih gelap dari sebelumnya.Bergetar!! ….Jeddaarr!! …. Garis perak lainnya kembali melesat dan membelah langit. Petir kesengsaraan surgawi kedua turun.Fang Han berdiri dengan tangan terkepal erat meninju ke arah langit. Melawan garis perak petir ganas yang mengalir seperti banjir memecah bendungan.Tidak ada seorangpun yang berpikir bahwa si Pemuda akan berhasil melewati petir kesengsaraan surgawi yang ganas. Bisa melawan tekanan itu saja sudah dapat dikatakan beruntung. Namun, Fang Han sekarang dengan gila coba menantang dan bertarung melewati petir itu. Ini benar-benar pemandangan yang hanya terjadi sekali dalam ribuan tahun.Setelah pertarungan sengit, petir kedua telah berhasil dilewati.Fang Han tertawa putus asa. Tubuhnya yang kokoh bergetar keras seolah-olah tidak dapat berdiri lagi, hanya tekad yang kuat mendorongnya untuk terus keras kepala. “Huh, ini masih lemah! … Lagi!”Padahal itu baru petir kedua. Ini sama halnya dengan tingkatan pada ranah kultivasi. Ada sembilan tingkatan pada setiap ranah, begitu juga dengan kesengsaraan surgawi. Fang Han harus bisa melewati sembilan tingkat dari sambaran petir.“Semakin tinggi tingkat petir semakin gila saja, ini sangat menakutkan. Bagaimana untuk yang ketiga dan seterusnya?” Fang Han berkata pada diri sendiri dan menyadari bahwa dia akan melawan tujuh kali sambaran lagi. Tatapan mata si Pemuda masih melihat ke awan yang menggulung tebal dengan badai hitam dan kilatan-kilatan petir. Menunggu sambaran ketiga dengan putus asa.Kultivator lain dengan ranah kultivasi lebih rendah yang menonton terpaksa mengambil jarak semakin jauh. Sementara orang-orang kuat di Ranah Formasi Inti Tingkat Sembilan coba bermeditasi. Harapan mereka untuk dapat memperoleh sedikit pemahaman dari kesengsaraan surgawi yang dialami Fang Han.Langit hitam semakin ganas, memberikan perasaan penindasan pada mental dan kemauan semua orang di tempat itu. Kilatan badai petir bergerak seperti naga di dalam awan hitam yang tebal. Seolah-olah terus mengumpulkan energi.“Surga!! ... Apakah ini masih bisa disebut dengan kesengsaraan surgawi?!” Para pembudidaya lain tentu sudah tidak berani memahami akan anomali ini. Mereka hanya menonton dan menonton, dengan kulit kepala yang terasa mengeras. Itu terlalu penuh dengan hawa kematian.Fang Han masih berdiri, setelah menerima dua sambaran awal. Ekspresi si Pemuda terlihat semakin pahit. Hawa murni di dalam tubuh bergolak, mengamuk seperti lautan yang dikacaukan oleh badai.Fang Han kesusahan mengontrol hawa murni di dalam tubuh sendiri. Dia menggigit bibir, dengan perasaan dipenuhi rasa pemberontakan.“Anda ingin membunuh, Raja ini? Datanglah!” Fang Han meraung—provokasi terhadap kesengsaraan surgawi.Kelakuan Fang Han itu membuat para kultivator lain di sana semakin menggelengkan kepala. “Dia berusaha untuk menjadi kuat di tengah suasana putus asa.”“Ya, bakat yang sangat jarang dijumpai. Orang-orang dengan kriteria seperti dirinya sangat jarang ada yang hidup lama.”“Benar, bukan saja dia dicemburui oleh para pembudidaya, bahkan langit juga akan menolak kehadiran eksistensi seperti dirinya.”Para pembudidaya yang ada di sana mulai berbicara dengan sesama mereka dan bertanya-tanya dengan menggunakan indra spiritual. “Apakah dia ingin segera mati? Lihatlah bagaimana keadaan langit di kesengsaraan surgawi ini. Bagaimana anak ini akan melewati tujuh sambaran lain?”“Lupakan saja! Dia memang mencari kematian. Lagipula, anak muda itu sangat menyadari bagaimana ganasnya kesengsaraan surgawi yang dia alami—”Percakapan mereka terpotong. Masing-masing dari para pembudidaya itu kembali fokus ke area kesengsaraan surgawi. Petir ketiga telah turun dan menghantam Fang Han.Jeddarr!! ….Ledakan keras yang mengguncang langit dan bumi terjadi. Rune petir yang turun kali ini benar-benar mengambil bentuk naga raksasa. Dengan panjang hingga dua lie.Pembawaan dari rune petir itu seolah-olah dapat menelan matahari dan menghisap bintang-bintang. Mendatangkan perasaan rendah diri bagi setiap makhluk di bawahnya.Fang Han merasakan dingin di tengkuk. “Jika tidak dapat bertahan, aku benar-benar akan mati.” Dia menghadapi petir itu dengan raut wajah hitam membesi. Ada kekerasan tekad dalam diri si Pemuda. “Datanglah!”Segel tangan dengan cepat dibentuk. Fang Han berteriak dengan keras. “Teknik Jari Menekan Bintang!”Ini adalah teknik luar biasa yang sering diandalkan Fang Han untuk menghadapi kekuatan yang lebih kuat dari dirinya. Teknik ini juga akan menciptakan anomali di langit, seolah-olah langit terbelah.Namun, hari ini pembawaan dan penindasan yang muncul dari Teknik Satu Jari Menekan Bintang kali ini tidak muncul. Itu seperti telah kalah dan tunduk kepada kesengsaraan surgawi. “Sial! Bahkan teknik ini juga tidak dapat digerakkan dengan sempurna.” Fang Han hanya dapat menggerutu di dalam hati, dan semakin putus asa dengan kondisinya saat ini. “Lalu, kenapa jika tidak bisa? Aku tidak akan menyerah!”Bisakah si Pemuda selamat dari kesengsaraan surgawi yang ganas ini? Apakah dia memiliki kesempatan untuk terus hidup?I had tried to ignore his presence outside my door for as long as I possibly can while I went through my normal morning routine of Yoga and next would have been chugging down some freshly blended smoothie mix for breakfast, but for today a cup of coffee would suffice. I feel a hang over coming on from the drinking and the late night.A funny fact that most people didn’t know is that I abhorred drinking with everything in me. I hated spending long hours outside my home which until very recently was very own sanctuary because I always made sure to let no one visit.Surprisingly since recently for some reason, I was doing the very things I despised.One could say that spending more time outside stemmed from my need to see the handsome seemingly dangerous stranger that was very much still hanging out at my front door at the moment. I had somehow come to the conclusion that the only reason I hadn’t seen the dark beautiful man all these time before was because I had spent the most part
Any normal thinking person would have thought it a terrible idea to open the door to a stranger by one in the morning, but as I have always liked to point out to my late parents or to anyone who cared enough to listen, I wasn’t normal.For as long as I can remember I have felt like I am just a being that is currently being trapped in this vessel I call a body.It might sound weird to you, or anyone else especially my friends but that is the least of my worries. The top of the list is that I am yet to answer the question of who I am and what my purpose of existence is.Until I figure that out, I am going to continue to be my scared and immensely flawed self.Now back to the case in point. The stranger was currently in my hallway, even though it is six in the morning and I had successfully managed to slam the door in his face at around 1:30 in a sneaky attempt to get a good night's sleep.That might have been a tad bit rude of me, but in my defense, I was exhausted from spending time wi
There was no way I would have gone home, at least not after she just spoke to me in for the first time. It is also the first time she has actually seen me.I tried to honor her request and finding my way back home, but there was just something that didn’t just feel quite right about going home at this time. Maybe it was the same thing that made it seem okay to stalk this lovely human for as long as I have or maybe the scales tipped in my favour tonight and she finally knows about my existence.Maybe the idea of her knowledge of my existence the source of the adrenaline pumping with me.One moment I am thinking about how I had blown my chance at a perfect introduction, and the next I am standing at the door to her her apartment, rapping the door three time.I realize now that this is as terrible an idea as ideas could ever get, but I as already too in to back down as I let myself knock again. This time the door is pulled open before I could complete the knock pattern that I had d
I knew exactly where to find her at this time of the evening; parting ways with her so called girlfriends after their time at their favorite lounge/ bar or whatever the hell that place was. It was a Friday Routine for her and her friends who I by the way think are terrible people compared to her. A fact she agrees with unfortunately but can’t seem to detach herself from them. There is something about being afraid of being alone that plagues mortals that always leads them into making terrible decisions. Surprisingly this was something I can relate to, a streak of mine you could say, otherwise I wouldn’t be out here on a rather windy night trying to shadow a young woman on the hopes that I would be able to find the best scenario that is worthy or perfect for an introduction. I watched from across the street as she said here goodbyes to her two friends Kelsey and Terra but May was nowhere to be found. Again I knew their name not because they told me, but because I have shadowed them l


















Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.