Share

Bab 17: judi batu

Auteur: lawww
last update Dernière mise à jour: 2026-01-22 00:14:46

Hendra bersama dengan Andika yang sudah berada di lereng gunung untuk berburu, setibanya di tempat tersebut, Andika yang mendengar perkataan dari kakak nya mengenai akan berburu hewan, hal itu membuat andika merasa bingung, lantaran disepanjang ia menaiki gunung tidak melihat hewan sama sekali.

Namun tiba-tiba hendra pun langsung mengatakan bahwa terdapat burung, dan dengan cepat langsung menarik anak panah nya.

"Busettt fokus banget, lagian burung nya ada dimana sih, aku aja tidak melihat
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN    Bab 41 : Gingseng 100 tahun

    Hendra yang mendapatkan informasi dari sistem, kalau terdapat beberapa cara untuk memulihkan tenaga dalamnya ataupun menambah tenaga dalamnya, diantara cara yang disampaikan oleh sistem yaitu dengan cara menyerang energi pada batu giok. Mendapati hal itu, Hendra pun langsung saja pergi ke kota, dan ke pasar tempat sebelumnya Hendra membeli batu giok, namun sampai disana Hendra pun tidak melihat adanya penjual batu disana. Bingung harus pergi kemana, Hendra pun teringat dengan adanya kakek-kakek yang memberikan nya kartu nama. "Ahh untung saja kartu nama ini masih ada, kalau begitu langsung saja pergi kesana, siapa tau disana ada beberapa hal yang bermanfaat" lantas Hendra pun lantas mengikuti alamat yang ada pada kartu nama itu. selang beberapa menit Hendra yang terus mencari alamat itu, dengan bantuan oleh orang-orang disekitarnya, sehingga Hendra pun telah sampai di tempat yang dituju. "Astaga besar sekali rumah ini, ini serius aku tidak salah tempat" pikir Hendra, dan ia

  • DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN    Bab 40 : 7 jarum surgawi

    Hendra yang melihat sudah tidak ada waktu lagi, ia pun langsung memeriksa kondisi kakek Bejo, dan Hendra pun sangat dibuat terkejut setelah ia memeriksa nya. Dimana Hendra mendapati bahwa tubuh kakek Bejo sudah sangat hancur, meskipun dari luar terlihat biasa saja. "Hmm sepertinya aku harus menggunakan 7 jarum surgawi, meskipun 7 jarum surgawi tidak bisa secara langsung menyembuhkan kakek, akan tetapi 7 jarum itu dapat memulihkan kondisi kakek 70%, dan nanti bisa dilanjutkan akupuntur lagi" gumam Hendra, dimana Hendra pun menggunakan tenaga dalam yang ia miliki, untuk menggerakkan setiap jarum yang ada. "Kemampuan ini, apakah ini yang dinamakan menggerakkan jarum dengan energi, busettt masih bocah sudah bisa menggunakan kekuatan seperti ini" ucap dokter Rey, yang merupakan dokter yang mengawasi Hendra, dan dokter yang bertaruh dengan Hendra sebelumnya. "Wuuussshhhh" sekali hentakan, 7 jarum itu pun langsung menancap ke tubuh kakek Bejo dengan sendirinya Hendra pun terus mengguna

  • DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN    Bab 39 : Dokter fais

    Hendra yang telah berhasil mendapatkan satu set jarum akupuntur, setelah ia menukarkan nya dengan poin yang ia miliki, selanjutnya Hendra pun kembali ke rumah sakit lestari. Sesampainya di rumah sakit, Hendra yang mendapati bahwa kakek Bejo saat ini masih di rawat oleh dokter, dan Hendra yang melirik ke arah nenek nya yang saat ini terlihat sangat lemas, hal itu membuat Hendra ingin menyembuhkan nenek nya. "Nek apakah nenek merasa capek dan pusing". "Hahh kenapa kamu bisa tau ndra" dengan suara yang lemas, nenek Romlah pun penasaran bagaimana Hendra dapat mengetahui nya. "Ahhh gausah dipikirkan bagaimana aku bisa tau, yang pasti aku akan mencoba untuk menyembuhkan nenek". "Kakkk udah lah kakk, nenek sedang mau istirahat, jadi jangan diajak bercanda seperti itu" sahut Hani yang menganggap apa yang keluar dari mulut kakak nya itu merupakan candaan. "Siapa juga yang bercanda, udahh kamu diam aja kalau kamu gak percaya". "Nekk, mungkin akan ada sensasi terkejut setelah aku m

  • DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN    Bab 38 : Set jarum akupuntur

    Ketika nenek Romlah dan Andika sedang menunggu kakek Bejo di luar ruangan, mereka berdua pun dikejutkan dengan dokter dan beberapa perawat lainnya yang datang. "Ada apa dok, kenapa kalian semua datang kesini, apakah ada sesuatu dengan suami ku" Ucap nenek Romlah. Setelah mengetahui bahwa dokter tersebut mendapatkan laporan bahwa pasien sedang dalam keadaan kritis, hal itu membuat nenek Romlah sangat terkejut, dan dokter itu pun langsung masuk kedalam ruangan. Tak lama setelah itu, datanglah Hendra dan juga Hani "Ndra apakah kamu yang bilang kepada dokter kalau kakek mu sedang dalam keadaan kritis". "Iya nek". "Kakk, kenapa kak Hendra bisa tau kalau kakek saat ini sedang kritis" Ucap Andika. "Hmm susah menjelaskan nya, kita lihat aja nanti". Tak lama setelah itu dokter yang merawat kakek bejo itu pun keluar dari ruangan, dimana dokter itu terlihat sangat panik setelah keluar dari ruangan. "Dok, bagaimana dengan kondisi suami ku dok". "Kondisi pasien saat ini sangat be

  • DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN    Bab 37 : Kondisi semakin memburuk

    Hendra yang sudah menjual hasil buruannya kepada bos Cahyo, dan juga Hendra yang mendapatkan uang lebih, lantas mereka berdua pun langsung segera menuju ke rumah sakit lestari untuk melunasi biaya operasi kakek Bejo. Akan tetapi ketika Hendra bersama Reno baru saja berjalan beberapa langkah, Reno pun mendapatkan panggilan telepon dari ayahnya, lantas Reno pun mengangkat panggilan telepon tersebut, dimana setelah Reno melakukan panggilan telepon, ia mendapati bahwa kakek nya sedang di rawat di rumah sakit madika. Dikarenakan perbedaan rumah sakit, lantas Hendra dan Reno pun berpisah, mereka berdua pun menuju ke rumah sakit masing-masing. Hendra yang sudah sampai di rumah sakit lestari, ia pun langsung menemui Hani dan yang lainnya. "Nenek, bagaimana dengan kondisi kakek nek, apakah kakek Bejo baik-baik saja". "Ah Hendra, akhirnya kamu datang juga, tadi kata dokter yang melakukan operasi kepada kakek Bejo, dia mengatakan bahwa kondisi kakek Bejo saat ini sudah baik-baik saja, akan

  • DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN    Bab 36 : Uang tambahan

    Setelah Hendra dan Reno turun dari gunung, mereka berdua pun langsung membawa hasil tangkapan mereka yaitu ada babi dan kelinci ke kota untuk dijual. Dimana Hendra tanpa pikir panjang langsung menuju ke toko restauran milik bos Cahyo yang berada di pusat kota. Sesampainya Hendra di restoran bos Cahyo, satpam yang bertugas menjaga keamanan itu pun langsung mengenali nya, dan mereka langsung membawa Hendra di ruangan bos Cahyo. "Ehhh Hendra, ada apa lagi ndra, mau jual hasil tangkapan, wahhh gilaaa juga kamu, setiap hari menjual hasil tangkapan, padahal aku denger dari orang-orang saat ini sangat susah untuk berburu, melihat cuaca yang sangat panas dan musim kemarau". "Hmm iya betul sih bos, untuk saat ini emang susah berburu, namun aku sendiri pun tidak tau keberuntungan apa yang berpihak kepada ku, sehingga aku bisa mendapatkan hasil tangkapan seperti ini". "Sepertinya keberuntungan mu tidak hanya berburu ndra, kemarin aja kamu bisa mendapatkan uang dari beli batu". "Hahahaha na

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status