Share

Lima Ratus Ahli Panah.

Author: Jimmy Chuu
last update publish date: 2025-12-20 15:13:20

Kabut di Dataran Kabut Hitam berputar perlahan, lebih tebal dari sebelumnya. Angin berhembus dengan suara yang aneh, seperti rintihan panjang yang tak pernah berhenti. Udara terasa dingin menusuk tulang, membawa bau kematian yang semakin kental.

Di atas tebing terjal yang menjulang di sisi barat dataran, dua sosok berdiri dengan postur gagah. Jubah hitam mereka berkibar hebat ditiup angin, menampakkan lambang kelelawar merah darah yang terpahat di dada. Aura kemarahan yang pekat terpancar dari
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru aja
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Darah Negeri yang Belum Dingin

    Fajar di Xing Chen Dalu naik dari balik tembok istana dalam warna putih kotor, seperti kain duka yang dicuci terlalu sering. Kabut tipis menggantung di atas halaman latihan, menahan bau abu, darah lama, dan kemenyan pemanggil arwah yang belum habis dibakar di altar darurat dekat tiang bendera.Prajurit yang tersisa berdiri dalam barisan yang tak lagi rapi. Sebagian zirah mereka sudah diganti kain putih, sebagian lagi masih menyimpan jelaga di sela paku, dan pada wajah-wajah itu tampak jelas mana yang belum tidur, mana yang tidak berani menutup mata, dan mana yang terlalu malu untuk mengaku takut.Huo Jian berdiri paling depan. Zirah hitamnya sudah dibersihkan seadanya, tetapi bekas goresan di dada dan lengan kiri tetap dibiarkan terbuka, seolah ia sengaja memakainya sebagai pengingat bahwa negeri ini tidak jatuh karena satu malam sial, melainkan karena satu orang berhasil masuk ke pusat kekuasaan dan keluar dengan tenang.

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Gema Langkah di Bawah Panggung

    Rong Tian mengangguk kecil. “Dan saat kau menoleh ke sana, ia sudah ada di panggung.”Pelayan itu menutup mata. Ia tak sanggup membantah.Kerumunan elit di ambang mulai gelisah. Mereka yang tadinya bicara paling nyaring kini justru sibuk menatap sisi-sisi ruangan yang baru saja ditelanjangi di depan mereka.Penilai artefak tua yang sombong itu berdeham, lalu mencoba menyelamatkan muka. “Sekalipun itu benar, apa gunanya sekarang. Sepatu itu sudah diambil.”“Baru sekarang kau menyebut sepatu,” kata Rong Tian.Tua itu membeku.Rong Tian menatap ke bawah panggung. “Jadi kau sudah tahu apa yang hilang sebelum anak keluarga Guo menyebutnya.”Ruangan seketika lebih sunyi daripada duka. Mata orang-orang langsung pindah ke penilai tua itu, dan rasa malu yang tadinya milik Guo Shengyin bergeser ke waj

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Lampu Kiri dan Panggung yang Dibelah dari Dalam

    Seorang penilai artefak tua langsung mencibir. “Lidah anak muda zaman sekarang memang lebih cepat daripada matanya.”Rong Tian menoleh sedikit ke arahnya. “Kalau matamu benar-benar cepat, kau tak akan masih berdiri di luar sambil menebak bentuk luka rumah lelang dari asap yang sudah dingin.”Wajah tua itu langsung kaku. Pedagang kaya di sebelahnya menahan senyum, lalu buru-buru menurunkannya saat sadar dirinya juga termasuk target penghinaan tak langsung itu.Guo Shengyin memandang Rong Tian lama sekali. Ada marah, ada malu, ada harapan yang tak sudi mengaku dirinya berharap.“Aku bawa kau masuk,” katanya akhirnya. “Kalau mulutmu cuma penuh asap, kau keluar dari sini dengan darah.”“Kalau mulutku benar,” jawab Rong Tian, “maka yang berdarah harusnya bukan aku.”Panggung utama Rumah Lelang

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Kota yang Menyembunyikan Takut di Balik Sutra

    Pembaca tersayang,Aku ingin minta maaf atas kekeliruan pada update tiga bab sebelumnya karena terjadi pengulangan. Saat ini naskahnya sudah direvisi, tetapi masih menunggu proses penyelesaian dan persetujuan dari pihak editor, yang rencananya selesai pada hari Senin.Terima kasih karena sudah tetap sabar menunggu. Bab yang akan tayang nanti adalah kelanjutan dari bagian cerita yang masih menggantung, jadi semoga penantian ini bisa terbayar dengan lebih baik.Sekali lagi, maaf dan terima kasih atas pengertiannya.++++Feng Wu Dalu tidak menyambut dengan abu singgasana. Ia menyambut dengan jalan-jalan bersih, kereta mahal, jubah sutra, dan wajah-wajah rapi yang terlalu keras berusaha tampak tenang.Namun justru itu yang membuat luka kota ini terasa berbeda. Kalau Xing Chen berbau kematian dan kekalahan yang dipaksa ditelan, Feng Wu berbau teh mahal, minyak ram

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Tiga Langkah di Depan Seluruh Blok Utara

    Rong Tian mencabut satu jarum di pinggang dan menggantinya dengan sudut yang berbeda. Begitu qi masuk lagi, darah hitam di baskom menetes lebih deras, kali ini bercampur serpih beku tipis yang membuat uap pucat naik ke udara.Bau logam dingin menyebar. Seorang lelaki di luar memalingkan wajah, seorang lain menutup hidung, dan dua orang yang tadi masih berdiri dekat kusen rumah teh mundur sekaligus seperti kaki mereka didorong dari bawah.Zhou Kaimin menatap semuanya tanpa berkedip. Ia sudah terlalu lama menahan aib ini, terlalu lama memilih jalan belakang, dan terlalu lama membiarkan tabib-tabib bodoh merusak tubuh istrinya demi menjaga wajahnya sendiri.Rong Tian menatapnya sebentar. “Kalau dari awal kau lebih selektif memilih tabib, perempuan ini tak perlu duduk tujuh tahun menunggu keajaiban murahan.”Wajah Zhou Kaimin mengeras. Tak ada bantahan yang bisa keluar dari mulutnya, dan just

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Tandu yang Datang Saat Malam Menajam

    Zhou Kaimin menutup matanya sesaat. Ia sudah menghabiskan perak, muka, dan kesabarannya untuk mencari tabib. Ada yang menusuk pinggang istrinya seperti sedang memaku daging, ada yang memberi rebusan panas sampai seluruh tubuhnya berkeringat lalu menyebutnya perbaikan, ada pula yang dengan angkuh menjual harapan hanya agar bisa membawa pulang bayaran lebih besar.Tak satu pun menyentuh akar penyakit.“Panggil tandu,” katanya.Pelayan tua itu ragu. “Tuan... kalau dibawa keluar sekarang, orang-orang akan tahu.”“Panggil.”Nadanya membuat pelayan itu tak berani bicara lagi. Tak lama kemudian, tandu kecil keluar dari rumah Zhou Kaimin melalui gang samping, ditutup kain gelap seadanya dan dibawa cepat menuju Balai Pengobatan Bulan Patah.Usaha itu sia-sia sejak langkah pertama. Pasar hantu hidup dari rahasia, tetapi justru karena

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Gerbang Kota Ashgar (Bagian Dua)

    Penatua Sekte Bayangan Abu mendekat dengan langkah yang sangat mengancam, kaki menghentak tanah keras. Aura kultivasi level Jiwa Muda mulai mengalir keluar dari tubuhnya, menekan udara di sekitar hingga terasa berat."Kami dari Sekte Bayangan Abu yang terhormat!" katanya dengan nada yang sangat ker

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Mulut yang Lebih Tajam dari Pedang

    Rakhim mengangkat cawan teh khas di tangannya tanpa berdiri dari tempat duduknya, gerakan itu sangat santai seperti orang yang sedang menikmati pemandangan biasa.Matanya menyapu seluruh pimpinan sekte yang duduk di berbagai sudut lantai dua dengan tatapan yang sangat lambat dan sangat dingin."Aku

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Zaman Berpihak (Bagian Dua)

    Bing Ruoxue dan Xue Lingyin saling menatap dengan wajah yang sangat pucat dan frustrasi. Mereka tahu kebenaran yang sebenarnya, mereka ada di sana ketika Tuan Jubah Putih memberikan petunjuk yang mengubah segalanya.Tapi tidak ada yang mau mendengarkan. Tidak ada yang mau mengakui. Bahkan guru mere

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Ketegangan di Gerbang Ashgar.

    Beberapa orang di barisan yang menyaksikan mulai bersorak dengan sangat keras dan antusias. Mereka menikmati pertunjukan ini lebih dari apapun."Ini lebih seru dari pasar dan pertunjukan badut!" teriak seseorang sambil tertawa keras dan bertepuk tangan."Lebih baik dari pertunjukan topeng yang memb

    last updateLast Updated : 2026-03-29
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status