Masuk“Kenapa kamu mengkhianatiku? Kenapa aku harus mati?” Xiao Chen yang mati karena dibunuh oleh mantan kekasih dan selingkuhan kekasihnya, ia bereinkarnasi menjadi anak dari keluarga Xiao yang terkenal di benua. Dia lahir dalam keluarga kuat dan penuh kasih sayang semenjak itu Xiao Chen memutuskan untuk hidup tanpa melakukan banyak usaha. Tetap rendah hati, dan menikmati kasih sayang keluarga tapi memiliki sifat yang cukup nakal di kalangan tetua keluarganya. Sampai suatu hari Xiao Chen berubah menjadi orang yang berbeda sehingga keluarga yang dulu menyayanginya berbalik membencinya. “Kenapa kamu melakukan ini semua? Kenapa? Jawab aku XIAO CHEN!” Suara marah dari setiap tetua dan anggota keluarga Xiao hanya membuat Xiao Chen tertawa. Hidupnya tidak perlu dikendalikan oleh orang lain dan hidupnya tidak perlu orang lain mempertanyakan, ia hanya hidup menurut hatinya sendiri. “Hahahaha, kenapa? Tentu karena aku tidak suka dengannya, terlalu jenius membuat hatiku sangat iri padanya dan itu membangkitkan iblis dalam hatiku. Aku Xiao Chen akan membuat kalian merasakan apa itu rasa sakit yang sesungguhnya!”
Lihat lebih banyakBOOOOOOMMMMMM
“Apa yang kamu lakukan? Bukankah katamu kita semua keluarga? Tapi kenapa? Kenapa kamu melakukan ini? Jawab aku XIAO CHEN!” Seorang pria yang diikuti oleh puluhan orang di belakangnya menatap sosok pria muda penuh luka dan darah di tepi tebing. Pria itu tidak mengatakan apapun, dia hanya tersenyum menatap orang-orang yang mengejarnya dengan tatapan kosong.“XIAO CHEN! Kembalilah, mungkin hukumanmu akan berkurang jika kamu mengakui kesalahanmu. Jangan membuat masalah lagi untuk keluarga, kembalilah!” Teriak yang lain dengan tubuhnya gemetar menatap sosok berantakan tersebut.
“AH! Hujannya bukankah terlalu deras? Petirnya juga membuatku tidak dapat mendengar yang kalian katakan!” Pria penuh luka itu tersenyum menatap orang-orang yang juga keluarga baginya dulu. Semua terjadi padanya, dan dia tidak pernah menyesal melakukan itu semua kepada mereka.
“Karena kamu tidak mau kembali maka jangan salahkan kami. Tangkap dia, jika melawan bunuh!” Teriak pria yang memimpin langsung maju ke arah pria muda dengan tubuh penuh darah itu.
“Iya!”
BOOOOOOOOOOMMMMMM
“Ha, pada akhirnya aku sendiri lagi kah?”
…………
"Xiao Chen, apa kamu sudah menyelesaikan tugas kemarin?" Tanya seorang pria dengan berjas dan memakai dasi. Sosok pria itu memiliki tinggi seratus lima puluh dengan bentuk badan yang lumayan gemuk.
"Iya, sudah pak!" Sahut seorang pria yang terlihat berumur kurang dari tiga puluh. Pria gemuk yang tadi bertanya merasa puas dengan kinerja dari Xiao Chen, dia membiarkan pria muda itu pulang duluan setelah merapikan mejanya.
Dan, dia juga memberi kabar gembira kalau Xiao Chen akan mendapatkan hadiah besok saat presiden datang. Dengan kinerja sangat baik Xiao Chen, banyak yang merasa kalau pria tersebut cocok diberikan jabatan baru. Dengan mendengar kalau dirinya mungkin akan mendapatkan jabatan baru, Xiao Chen sangat gembira. Ia bergegas menyelesaikan semua tugasnya, setelah beres Xiao Chen segera pulang sambil melihat nomor-nomor di handphone sebelum ia mengklik salah satu nomor disana untuk di panggil.
"Ah! Kenapa aku perlu menelponnya? Bukankah akan bagus jika aku memberi dia kejutan?" Segera setelah berpikir seperti itu, ia menekan tombol cancel di hpnya. Menaiki taksi turun di sebuah jalan ke apartemen miliknya, melihat ke arah apartemen entah kenapa hatinya terasa bahagia.
"Oh! Sayang, apa kamu benar-benar akan menikahi ku?" Tapi sebelum Xiao Chen melangkah masuk ke gerbang, suara wanita yang dikenal menghentikan langkah kakinya. Ia menoleh, melihat ke arah satu mobil bermerek Lamborghini tidak jauh dari gerbang ia berdiri.
Wanita yang saat ini sedang merangkul seorang pria dengan wajah berjarak sangat dekat membuat hati Xiao Chen sangat marah. Apalagi saat ia mendengar semua pembicaraan keduanya, yang menyebut kalau ia tidak layak untuk wanita tersebut. Dengan sangat emosi, Xiao Chen mendatangi mereka dan tanpa sepatah katapun memukul wajah pria tersebut hingga berdarah.
"Apa yang kamu lakukan?" Tanya wanita menatap Xiao Chen dengan marah, jelas dia tidak suka dengan sikap Xiao Chen yang main pukul itu.
"Aku yang bertanya, apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya Xiao Chen balik kepada si wanita.
Wanita itu dengan marah mendorong Xiao Chen lalu dia bergerak menolong pria berjas hitam itu berdiri. Dengan wajah marah, dia menunjuk Xiao Chen dan mengancam akan membuatnya menderita. Lalu pergi memasuki mobil, wanita yang melihat si pria pergi juga beranjak pergi meninggalkan Xiao Chen yang tampak bingung dan masih kebingungan dengan semua yang terjadi.
Di malam itu, adalah awal dari bencana kehidupan pertama Xiao Chen. Pada keesokan harinya, wanita yang telah menemani selama lebih dari enam tahun pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah katapun kepadanya. Lalu, di kantor ia tiba-tiba dipecat langsung oleh anak pemilik perusahan yang dipukuli tadi malam. Anak itu setelah tahu Xiao Chen bekerja di perusahaan milik ayahnya segera melakukan pembalasan. Tidak sampai disana, awal buruk hidup Xiao Chen berlanjut hingga ia kehilangan semuanya dalam hidup. Ternyata anak dari perusahaan itu pun memblokir nama Xiao Chen untuk bekerja di perusahaan lain sehingga tidak dapat bekerja di perusahaan manapun di negaranya sendiri.
"Apa salahku? Kenapa hidupku seperti ini? Semenjak kecil aku hidup teromabng-ambing, aku bekerja keras di saat semua anak bisa tertawa dan bahagia bersama orangtua mereka. Sekarang, setelah aku bekerja begitu keras dan hampir mencapai titik kesuksesan kamu mengambil semua ini? Jika ada dewa di dunia ini, kenapa kamu bertindak tidak adil kepadaku? Kenapa?" Tanya Xiao Chen yang duduk di sebuah taman dalam malam. Menatap langit malam, air matanya tidak pernah berhenti menetes.
Dari lahir ia tidak tahu siapa orangtuanya, dari mana asalnya? Dan untuk apa ia lahir ke dunia yang kejam ini? Dirawat dalam panti asuhan kecil dan bekerja keras sehingga selalu mendapatkan beasiswa sampai tamat perguruan tinggi. Tapi hasilnya benar-benar tidak sesuai dengan kerja keras yang ia lakukan selama ini. Dan di saat itu, tiga sosok pria berbadan kekar mendekati Xiao Chen yang berada di taman sendirian.
"Hei, kamu Xiao Chen bukan?" Tanya salah satu pria kepada Xiao Chen.
"Iya, ada apa…?"
DOOOORRRRRR.
Sebelum Xiao Chen tahu apa yang terjadi, bunyi pistol yang ditarik terdengar di telinganya. Saat ia melihat ke bawah, dari tubuhnya sudah mengeluarkan darah dan rasa sakit yang luar biasa kuatnya membuat ia tidak dapat menahan. Tapi anehnya, tubuh Xiao Chen tidak bergerak sesuai dengan rasa sakit itu. Ia jatuh ke tanah dengan mata yang masih terbuka dan saat itu salah satu pria mengeluarkan karung. Memasukkannya ke karung, lalu menyerah pergi dari taman tersebut.
"Bagaimana? Apa kalian berhasil?" Tanya suara yang dikenal oleh Xiao Chen.
"Berhasil! Kalau begitu kami buang saja ke laut tubuhnya apa anda tidak keberatan tuan muda?" Pria berbadan kekar itu menjawab dengan santai.
"HM? Berbahaya tidak? Apa tidak ada yang akan mencarinya?" Tanya tuan muda itu balik pada pria berbadan kekar tersebut.
"Tidak apa sayang, lakukan sesuka kalian. Dia anak yang bahkan tidak punya keluarga jadi hilang pun aku yakin tidak akan ada yang akan mencarinya! Hanya sampah, siapa yang peduli?" Balas suara wanita yang membuat Xiao Chen semakin sakit. Barulah ia sadar kalau yang ingin membunuhnya adalah mantan kekasih dan tuan muda yang ia pukul dulu.
“Hahaha, kamu benar! Pria sampah tanpa kekuatan seperti ini mana ada yang peduli, bagus! Lakukan saja seperti yang dikatakan calon istriku ini!”
"Ah! Apa mereka tidak puas setelah melakukan semuanya padaku? Kenapa? Kenapa hidupku harus berakhir seperti ini?" Ucap Xiao Chen berakhir disana dengan matanya yang tidak lagi dapat terbuka dan hanya dapat mendengar suara tawa penuh hinaan dari orang-orang yang ingin membunuhnya.
Xiao Chen kembali ke kediaman keluarga Mu yang sekarang sudah dikuasai oleh kakek Mu Biyu. Karena itu pembersihan dilakukan dan semua tubuh dari orang-orang yang mati sudah dibersihkan sehingga kediaman Mu sedikit lebih baik. Hanya saja masih berantakan karena Xiao Chen terlalu banyak merusak kediaman keluarga Mu sehingga butuh waktu untuk bisa memulihkan semuanya kembali. Tentu saja itu lebih baik daripada tempat lain yang benar-benar hampir rata oleh tanah, bisa di bilang keluarga Mu sangat beruntung karena Xiao Chen tidak memusnahkan semuanya.“Saudara Xiao, kamu sudah kembali?” Mu Biyu yang biasanya memakai penutup mata sekarang tidak lagi memakainya, dia tampak memakai pakaian biru khas sekte Heaven. Wajahnya yang cantik juga bisa dilihat secara langsung sekarang, Xiao Chen tidak berkedip sesaat sebelum kembali ke akalnya sambil mengeluarkan topi bambu yang menutup seluruh kepala Mu Biyu. “Jangan perlihatkan wajahmu kepada orang lain seperti itu, mereka pasti akan menjadi gila!”
“Sudahlah, mari bahas mengenai wilayah kerajaan Yun yang ditinggalkan. Apa yang harus kita lakukan dengan wilayah itu? Kita tidak bisa membiarkan wilayah itu tanpa penguasa atau pengurus bukan? Mari bahas itu saja kali ini!” Tanya master sekte kepada para tetua mengenai kerajaan Yun yang sekarang tanpa penguasa tersebut.Semua tetua saling pandang seolah mereka juga tidak bisa mencari tahu langkah selanjutnya dalam masalah kerajaan Yun, karena terlalu parah dan mungkin sulit untuk dikembalikan kepada awalnya. Jika mereka ingin benar-benar mengembangkan wilayah tersebut, setidaknya mereka harus menemukan orang yang cocok sebagai penguasa disana menggantikan mereka. “Kalau kita serahkan pada salah satu murid bagaimana?”“Itu tidak mungkin! Aku yakin mereka juga tidak akan mau mengurus sebuah wilayah, bukankah dulu pernah kita coba tapi mereka malah memilih menyerah?”Mereka pernah menyerahkan semua itu kepada salah satu murid tapi mereka lebih memilih menyerah dan kembali ke sekte kare
“Kamu, apa kamu membunuh mereka semua?” Tanya seorang murid sejati menatap Xiao Chen dengan agak takut. Xiao chen Hanya mengangguk lalu berdiri dan terbang keluar dari area tersebut tanpa mendengarkan apapun lagi dari anggota sekte Heaven. Tapi sebelum pergi suara Xiao Chen membuat mereka menggelengkan kepala karena mereka benar-benar datang hanya untuk membersihkan kekacauan yang dibuat oleh Xiao Chen saja. "masalah membersihkan disini aku serahkan kepada para saudara, aku ada urusan lain jadi aku pergi dulu!" Ucap Xiao Chen sebelum menghilang dari pandangan para murid itu. Mereka yang mendengar suara Xiao Chen agak tidak berdaya, merasa kalau tugas mereka benar-benar tidak ada setelah yang dilakukan Xiao Chen disini. Tapi mereka pada akhirnya juga melakukan semua itu bahkan mereka juga melaporkan mengenai perbuatan Xiao chen yang begitu kejam dan juga telah menyelesaikan masalah dalam sekte Heaven. Tentu mereka juga tidak peduli dengan yang dilakukan Xiao Chen, karena mereka semua
Di saat itu Beberapa orang masuk dan menemui sang raja yang masih duduk di kursinya dengan tenang. Dia melihat kalau orangnya masuk dengan luka serta darah di tubuh mereka, dia juga melihat beberapa mayat orangnya terbang ke dalam aula. Dan pada saat Xiao Chen masuk, matanya masih sangat tenang seolah tidak ada masalah apa-apa yang terjadi meskipun orang-orang itu mati. Xiao Chen yang melihat raja masih tetap diam sedikit curiga padanya, lalu dengan menutup mata tiba-tiba Xiao Chen sadar kalau raja Yun sebenarnya hanya sebuah boneka. Di belakang raja Yun, ada benang qi yang mengarah ke suatu tempat di belakang raja Yun tersebut, melihat tempat dimana benang berada. Xiao Chen sedikit mengerutkan keningnya, tidak di sangka bahkan seorang raja pun juga mainan bagi orang-orang itu. “Tampaknya kalian tidak pernah berhenti membuatku membenci kalian yah? Apa hanya kamu disana Atau ada pengikut lain?” Tanya Xiao Chen dengan tatapan dingin menatap ke arah belakang sang raja. Bangsawan yang se
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak