ログインDua aroma pekat mulai menyebar hingga menarik perhatian para tamu yang lain. Feromon dominan kelas S bisa sangat menyiksa bagi orang lain dan mengeluarkannya secara frontal di depan umum seperti sekarang sama saja dengan memancing keributan, vulgar serta arogan. Sambil menutupi hidung juga tengkuk masing-masing, para tamu yang mulai tumbang dengan feromon itu pergi menjauh, bahkan Kyna juga tidak sanggup dan memilih untuk meninggalkan Lilith beserta Antoni.Tidak seperti menghadapi sang kakek yang seorang dominan kelas A, berhadapan dengan Antoni seperti seekor hewan yang sedang mempertahankan wilayah, seperti serigala yang saling menunjukkan cakar serta taring, satu gerakan, mereka akan menggigit sampai mati.Aroma feromon Antoni seperti menusuk di dalam hidung serta paru-parunya, membuat nafasnya sesak, apalagi pria itu tidak segan-segan mengeluarkan feromon yang ditargetkan untuknya dalam jumlah besar, memaksanya untuk tunduk. Hanya saja sang wanita sudah tidak mau kalah, aroma li
“Selamat malam, nona Lilith.”“Ya. Tuan Antoni.” Lilith menjawab sapaan dari Antoni yang merupakan CEO dari sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan. Dia adalah seorang pria muda yang memiliki ambisi besar, akan tetapi hal yang membuat Lilith tidak menyukai Antoni adalah mereka sama-sama dominan kelas S. Tidak jarang pria itu memprovokasinya, berusaha untuk menundukkan Lilith dan menjadi yang paling dominan diantara mereka.“Kau juga di sini. Aku mendengar dari burung yang lewat jika deLuna Company tidak mendapatkan undangan dalam jamuan ini.” Pria itu tersenyum, namun setiap kata serta polanya sudah terbaca oleh Lilith, pria itu mencoba menguji kesabarannya.“Berarti burung yang kau dengarkan bodoh.” Jawabnya langsung. “Aku malah terkejut melihatmu di sini. Siapa sangka AtoZ Holding ingin membangun koneksi dengan Wild company.”“Hahaha. Aku juga tidak percaya mendapatkan undangan dari AtoZ Holding. Siapa yang tidak ingin bekerjasama dengan perusahaan itu? Sekarang AtoZ H
Rengkuhan tangan Czar di pinggangnya terasa panas. Jujur saja Lilith ingin menyingkirkan tangan itu dari tubuhnya, namun ia juga tidak ingin menjadi pihak yang kalah di antara mereka berdua. Sang dominan sudah menerima tantangan Czar, ia tidak ingin menyerah sekarang.“Cara apa? Aku tidak tahu jika ada cara lain saat menandai pasangan dengan feromon.” Lilith menegaskan kata pasangan. Jari-jarinya yang panjang bergerak, membelai wajah Czar yang kaku, ujung kuku panjang berwarna merah muda menekan dagu sang pria pelan, tanpa berniat menyakiti apalagi memberi luka.Lengkungan tipis tercipta di sudut bibir Czar. “Nona Lilith benar tidak tahu?” Ia mendekatkan wajahnya pada telinga Lilith. “Ingin aku tunjukkan caranya?” Tanpa sadar remasan Lilith pada kemeja Czar mengerat.“Kau ingin menunjukkannya kepadaku?” “Ya, jika kau menginginkannya.” Udara panas dari nafas Czar yang menyentuh daun telinganya membuat sang wanita bergetar pelan. Bukan hanya telinganya yang terasa panas, namun juga leh
Esoknya, Lilith kembali bekerja seperti biasa. Sekretaris Rei sudah menunggu di depan perusahaan seperti hari-hari sebelumnya, dan sang presiden akan berjalan dengan dagu yang terangkat. Satu-satunya hal yang berbeda dari sang wanita adalah ketika aroma lily yang biasanya terasa menekan dan mengintimidasi sekarang menjadi lebih lembut, dibalut dalam wine yang manis. Hampir mereka yang sensitif dengan feromon akan merasakan perbedaan sang CEO, termasuk sekretaris Rei yang memilih diam.“Presiden, sebuah rumor beredar jika AtoZ Holding sedang mencari rekan untuk melebarkan bisnis mereka di sini.” Alis mata Lilith terangkat.“Jika mereka sedang mencari rekan bisnis, lalu kenapa mereka menolak tawaran dari kita? Ah tidak, kita bahkan belum menawarkan apapun dan mereka langsung menolak tanpa ragu.” Lilith menggeram marah. Seolah deLuna Company tidak sebanding dengan mereka. Padahal saat ini deLuna Company termasuk perusahaan berpengaruh di negara J.Sang wanita ingin mengabaikan, namun di
Lilith meremas lengan yang melingkar pada tubuhnya. Kulit leher yang berkeringat bergesekan dengan gerakan lembut, membawa Lilith terhanyut dalam aroma wine yang terasa memabukkan. Itu bukan nafsu, atau bentuk dominasi, wine milik Czar terasa lebih murni, menjanjikan ketenangan pada lilynya yang terbakar.Lilith yang tidak pernah bergantung kepada orang lain, seperti menemukan pegangan baru dalam hidupnya, ketika ia memiliki sesuatu atau seseorang, bahwa ia tidak sendirian walaupun egonya memaksa untuk mendorong Czar menjauh.“Ka-kau, apa yang kau lakukan?” Suaranya lirih, sentuhan antara kulit di lehernya terasa panas.“Feromonmu tidak stabil. Aku mencoba untuk menenangkannya.” Czar menahan tangan Lilith di dadanya. Meremas tangan wanita itu. “Apa yang kau takutkan? Aku hanya membantumu, tidak perlu menolak dengan keras.” Sang wanita melihat mata abu-abu Czar dari sudut matanya. Apa yang ia takutkan? Ia tidak pernah dikendalikan, selama ini dirinya yang memegang kendali. Pemikiran se
Walaupun pria yang menjadi suaminya itu tidak menunjukkan perubahan pada raut wajah, tetapi feromon beraroma wine yang menguar menyelimuti Lilith terasa begitu hangat, seketika menenangkan gejolak tak beraturan dari serangan kakeknya sendiri. Lilith diam, matanya bertemu dengan mata elang, masih menyimpan misteri yang sulit dipecahkan.“Tidakkah dengan aku yang bertahan lebih dari lima menit di sini sudah menunjukkan bentuk menghargaimu sebagai tetua keluarga ini?” Lilith menjawab, memberikan tatapan menantang kepada sang kakek yang terkejut dengan jawaban Lilith yang terlihat tidak terpengaruh dengan serangan feromon yang ia berikan. Karena ia yakin serangan feromon yang ia berikan telah ditargetkan dengan sempurna. Dengan keadaan Lilith yang sekarang, serangan darinya akan menjatuhkan sang wanita.Lilith beralih kepada seluruh orang di ruangan itu, menatap mereka satu persatu dengan tatapan penuh dominasi yang sering ia perlihatkan. Dari mereka semua di ruangan itu, tetap dirinyalah







