Share

Bab 98 

Penulis: Belinda
Aldrian bisa memasak, tetapi itu tidak berarti dia bisa memasak di luar ruangan. Menyalakan api merupakan rintangan terbesarnya. Dia berjuang mati-matian, hingga wajahnya hitam dan kotor. Akan tetapi, dia tetap tidak berhasil menyalakan api.

Di sisi lain, Kyna berbeda. Semasa kecil, dia selalu kembali ke desa saat liburan. Dia pernah membuat api unggun, memanjat pohon, dan mengumpulkan telur burung bersama anak-anak lain. Sebagai seseorang dari kelompok kelas sebelah, dia tidak tega melihat Aldrian lanjut berkutat sendiri. Dia pun mengosongkan tungku itu, lalu mulai menyalakan api.

Melihat api yang berkobar, Aldrian tertegun sejenak. Mungkin menyadari penampilannya yang berantakan, dia bahkan tidak berterima kasih pada Kyna. Namun, setelah itu, dia tidak bertemu kesulitan lagi. Dinilai dari penampilannya saat memasak, dia terlihat seperti orang yang melakukan pekerjaan rumah.

Itulah satu-satunya momen Kyna pernah makan masakan Aldrian.

Orang-orang dari kelompok Aldrian tergolong cuku
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 248

    Namun, Anara sama sekali tidak bisa mengangkat Aldrian untuk berdiri. Setelah mabuk, orang akan menjadi sangat berat tanpa alasan yang jelas. Baru saja Anara mengangkat Aldrian, tubuh pria itu terkulai dan langsung jatuh lagi."Nara, sini ... kubantu." William yang hanya sedikit mabuk melingkarkan lengan Aldrian di lehernya. Setelah itu, dia baru berhasil membawa Aldrian keluar dari restoran. Berhubung restoran itu tepat di sebelah kompleks apartemen Anara, William membawanya langsung ke tempat Anara."Nara, kuserahkan Aldri padamu. Dia sudah mabuk berat, jagalah dia yang baik. Aku nggak akan mengganggumu lagi," kata William sambil mengedipkan mata dengan menggoda.Anara memelototinya dengan pura-pura marah. "Pergi sana! Omong kosong apa yang kamu bicarakan!" Namun, Anara segera menutup pintu.Aldrian berbaring di sofa. Kemeja yang tadinya hanya terbuka sebagian di bagian kerah, kini terbuka lagi dua kancingnya dan memperlihatkan otot-otot tipis di baliknya."Aldri ...," panggil Ana

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 247 

    Video itu berdurasi tiga menit dengan latar belakang lagu lama berjudul "Teman" yang mengabadikan masa muda mereka. Di paruh kedua, Anara mulai bernyanyi, lalu William dan Naldo juga ikut bernyanyi. "Sahabat seumur hidup, hari-hari itu telah berlalu. Sepatah kata, seumur hidup. Persahabatan seumur hidup, segelas anggur ...."Menjelang akhir, air mata menggenang di mata William dan Naldo."Aldri! Selamat ulang tahun! Semoga persahabatan kita abadi!" seru Anara sambil mendorong troli kue.Di atas kue itu, terdapat tulisan "Selamat ulang tahun, Aldri tersayang! Dari kami, sahabat terbaikmu!".Mata Aldrian juga berkaca-kaca. "Terima kasih. Terima kasih semuanya ....""Apa gunanya kamu berterima kasih ke kami! Berterima kasihlah kepada Nara. Dia yang mengatur semua ini! Nara bahkan membuat kuenya sendiri." William mendorong Anara ke depan Aldrian dan melanjutkan, "Sekarang, sudah sangat jelas siapa yang tulus dan nggak.""Aldri, aku harap hubungan kita bisa tetap sedekat ini sampai kita tu

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 246 

    Selain foto di hari libur, hari jadi, dan hari ulang tahun, hampir semua foto kehidupan sehari-hari Aldrian diambil Kyna secara diam-diam. Dia menggunakan kameranya untuk merekam sosok Aldrian selama lima tahun terakhir, juga merekam cinta tulusnya terhadap Aldrian.Hanya ketika mencintai seseorang, orang baru ingin merekam setiap aspek orang yang dicintainya. Tidak peduli berapa banyak foto yang diambil atau dilihat, itu tidak akan pernah cukup.Dalam lima tahun yang terdiri dari hampir dua ribu hari, meskipun hanya mengambil selembar foto sehari, pasti akan ada lebih dari seribu lembar foto. Apalagi, jika foto yang diambil sehari bukan hanya selembar.Namun, jari Kyna menggulir layar ponsel untuk memilih semua foto, lalu langsung menghapusnya tanpa ragu. Ternyata, menghapus kenangan lima tahun yang terdiri dari hampir dua ribu siang dan malam dapat dilakukan semudah menggerakkan jari.Dengan satu gerakan jari lagi, Kyna menghapus semua foto yang baru dihapusnya dalam folder "trash",

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 245 

    Ada beberapa hal yang begitu dimulai akan membutuhkan komitmen 100%. Jika sebelumnya Kyna menjalani latihan rehabilitasi tanpa menaruh harapan, sekarang dia telah menetapkan tujuannya, yaitu kembali berdiri di panggung.Bukan berarti Kyna bisa menerima apa pun hasilnya, melainkan dia harus bisa berdiri lagi di panggung, tempat di mana dia seharusnya berada. Jadi, begitu tujuannya menjadi jelas, keteguhannya pun mencapai puncak.Setiap hari, Kyna akan melakukan panggilan video dengan neneknya, membantu pekerjaan di balik panggung, dan menggunakan setiap waktu luang untuk menjalani latihan rehabilitasi. Jadwal yang padat dan berarti ini menyebabkan dia sepenuhnya mengabaikan masalah di Kota Hatam.Hari ini, grup tari menyelesaikan pertunjukan di Parisha dan berpindah menuju Gerlandia.Pada pukul lima pagi, Kyna diam-diam sudah bangun. Ini adalah rutinitasnya saat ini. Bangun satu atau dua jam lebih awal dari yang lain agar dia bisa memulai latihan rehabilitasinya lebih awal. Sebab, siang

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 244

    Namun, ruang latihan sebenarnya hanyalah tempat untuk berlatih menari, bukanlah tempat yang cocok untuk menjalankan latihan rehabilitasi. Peralatan yang tidak memadai adalah masalah terbesar.Kyna mempelajari video latihan rehabilitasi itu untuk sesaat. Kemudian, dia memikirkan cara untuk memodifikasi setiap gerakan supaya bisa disesuaikan dengan kebutuhannya dan situasi saat ini. Sebelumnya, perawat membantu Kyna selama dia menjalani latihan rehabilitasi di klinik. Sekarang, tidak ada yang membantunya sehingga dia berulang kali jatuh. Dalam sekejap, tubuhnya sudah dibasahi keringat dan dia merasakan sakit yang luar biasa."Kyna!" Ketika Kyna jatuh lagi, suara lembut seorang wanita terdengar di belakangnya. Pada saat yang sama, sepasang tangan yang lembut nan lentur mengangkatnya dari belakang, persis seperti saat dia latihan menari di jurusan tari."Bu Sonia ...." Kyna merasa agak malu. Eldric juga datang bersama Sonia. Dia pun mengangguk untuk memberi salam.Kyna ingin pulih, tetap

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 243 

    Kyna akhirnya berhasil keluar dari rawa itu. Dia tidak akan terjerumus lagi.Kyna menggulir pesan-pesan dari Aldrian. Pesan yang masuk sangat banyak dan semuanya dikirim malam ini. Dia bahkan tidak ingin membaca semuanya dan langsung membalas. [ Aldrian, aku sudah katakan apa yang perlu kukatakan. Selain setuju untuk bercerai, jangan kirim pesan padaku lagi. Aku juga nggak akan membacanya. ]Setelah Kyna mengirim pesan itu, Aldrian langsung membalas. [ Kamu mau pakai perceraian untuk mengancamku? Kamu kira aku takut menceraikanmu? ] Kyna benar-benar bukan sedang mengancam Aldrian. Dia sudah mengatakannya berkali-kali sampai bosan![ Aldrian, surat kesepakatan cerainya ada di rumah. Kamu pasti sudah melihatnya. Baguslah kalau kamu nggak takut bercerai. Mari kita urus prosedurnya begitu aku kembali. ][ Oke. ]Setelah Aldrian membalas dengan kata itu, Kyna pun menghela napas lega. Baguslah jika Aldrian setuju. Namun, setelah mengirim "oke", Aldrian mengirim dua foto lagi. Yang satu a

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status