Share

Bab 686

Penulis: Sari Madu
Selain mereka, ada beberapa orang duduk di baris depan. Ada seorang wanita tua, seorang gadis yang kelihatan seperti mahasiswi, seorang pria paruh baya, serta seorang pria tinggi yang mengenakan jaket longgar dan topi baseball.

Hanya saja, pria itu terus menunduk melihat ponselnya, sepertinya tidak memiliki interaksi dengan orang-orang Petra.

Saat Sean menggunakan ponselnya, dua orang pria di baris belakang sepertinya juga menyadari sesuatu. Salah seorang pria berdiri dengan perlahan, kemudian
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa   Bab 943

    "Teman kuliah? Siapa?"Mendengar ada orang yang mencoba menjodohkan Celine, rasa ingin tahu Aisyah pun muncul. Dia menarik Celine untuk duduk di sampingnya dan mulai menanyakan semua detailnya. Karena tidak punya pilihan lain, Celine menyebut nama Jerry. Aisyah samar-samar mengingatnya. "Oh, dia. Seingatku, dulu kamu cukup menyukainya, 'kan? Gimana latar belakang keluarganya? Pekerjaannya sekarang ....""Ibu, dia itu pria yang suka gonta-ganti pasangan. Aku sama sekali nggak menyukainya."Demi mencegah masalah lebih lanjut, Celine melontarkan apa pun yang terlintas di kepalanya.Mendengar itu, sikap Aisyah langsung berubah. "Wah, kalau begitu, memang nggak boleh! Kamu memang harus marah karena temanmu memperkenalkan orang seperti itu padamu." Aisyah menepuk-nepuk tangan putrinya dengan lembut, lalu tersenyum saat sebuah pikiran melintas di benaknya. "Lagian, hubunganmu dengan Pak Christian sepertinya berjalan cukup baik, 'kan? Menurutku, dia benar-benar cocok denganmu dalam segala ha

  • Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa   Bab 942

    Sorot mata Xander bergetar. Dia menatap Celine dengan terkejut."Celine," panggil Xander tiba-tiba."Ciuman tadi ... apa artinya?"Celine yang tadinya hendak beranjak pergi langsung terpaku di tempatnya. Saat dia berbalik, Xander sudah melangkah maju dan mencondongkan tubuh hingga dia terpojok ke arah pintu. Xander perlahan-lahan mengangkat tangan Celine, lalu menahan pergelangan tangannya di dinding. Telapak tangan Xander terasa sangat panas. Meskipun cengkeraman itu tidak kuat, Celine tidak mampu melepaskan diri.Wajah mereka begitu dekat hingga napas mereka juga saling beradu. Aroma alkohol dari napas Xander kembali menyapa indra Celine. Celine membuka mulut untuk bicara. Namun, sebelum suara apa pun sempat keluar, Xander membungkamnya dengan ciuman yang membara.Ciuman ini jauh berbeda dengan sentuhan singkat dan terburu-buru di balkon tadi. Ini adalah ciuman yang dalam dan berlagsung lama.Pikiran Celine mendadak kosong. Dia tidak melawan. Keningnya sempat berkerut, lalu kembali

  • Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa   Bab 941

    Saat Xander berbicara, Celine kembali mengulurkan tangan ke arah pria itu. Begitu menunduk, pandangannya lagi-lagi tertuju pada tubuh Xander yang terekspos. Kata-kata Irma terngiang di benaknya. "Kamu nggak merasa dia sangat tampan?"Xander mabuk berat sehingga tidak mampu bergerak. Awalnya, Celine berniat membiarkan Xander mandi dan mengganti pakaiannya sendiri di kamar tidur. Namun, karena tidak mendengar suara apa pun, dia pun masuk untuk memeriksa dan mendapati Xander jatuh terkulai di lantai. Kemejanya yang basah kuyup sudah tergeletak di samping.Dengan pasrah, Celine membantu Xander bersandar di sisi tempat tidur. Kemudian, dia mengambil handuk kering dan mulai menyeka tubuh pria itu dengan menyeluruh.Mata Xander tetap terpejam. Dia terlihat seperti sudah tidur dan tidak memberikan reaksi apa pun saat Celine merawatnya.Tatapan Celine tertuju pada tubuh bagian atas Xander yang ramping namun berotot. Dada dan perutnya yang berotot bergerak naik turun mengikuti irama napasnya. P

  • Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa   Bab 940

    Setelah Xander berkumur, barulah kondisinya sedikit membaik."Maaf ... aku benar-benar lancang ...."Saat ini, kepalanya masih terasa pening dan berat, tetapi dia tetap refleks meminta maaf."Apa kamu bisa berdiri?" tanya Celine."Kakiku lemas …."Xander mencoba sesaat, tetapi tubuhnya benar-benar kehabisan tenaga. Seolah-olah seluruh anggota tubuhnya sudah tidak bisa digerakkan sesuai keinginannya.Celine mengatupkan bibirnya dan tidak berkata apa-apa lagi. Dia membungkuk, lalu mengerahkan seluruh tenaganya untuk membantu Xander berdiri. Namun, tubuh pria itu terlalu berat. Celine tidak mampu menopang tubuh Xander. Dia tanpa sengaja justru ikut terdorong dan terjatuh ke belakang ….Namun, sebelum rasa sakit sempat terasa, aroma alkohol yang pekat lebih dahulu menyeruak. Xander spontan meraih Celine, tetapi dirinya sendiri sudah tidak mampu menopang tubuhnya. Dia pun terjatuh keras ke belakang."Brak!"Terdengar suara benturan keras saat punggung Xander menghantam lantai ubin yang ding

  • Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa   Bab 939

    Namun, sebelum mencapai gerbang kompleks perumahan, Xander sudah tidak sanggup berdiri tegak. Dia berpegangan pada tiang lampu, lalu kembali menelepon Celine. Kali ini, panggilannya tersambung.Suara Celine terdengar cemas dari seberang telepon. "Kamu di mana?""Aku di gerbang kompleks ...." Xander sedikit ragu. Setelah terdiam sejenak, dia baru bertanya, "Nona Celine, apa kamu sudah pulang?""Jangan bergerak. Aku akan mencarimu.""Nona Celine ...." Padahal Xander belum sempat menyelesaikan ucapannya, panggilan sudah terputus."Xander!" Tak lama kemudian, terdengar langkah kaki tergesa-gesa. Suara Celine pun sudah terdengar tepat di sampingnya.Xander mendongak dengan bingung. Pengaruh alkohol membuat pikirannya mulai linglung. Saat dia belum sempat merespons, Celine pun sudah meraih lengannya dan menopang sebagian besar berat tubuhnya."Nona Celine, kenapa kamu bisa ada di sini? Bukankah Tuan Jerry mengantarmu pulang ….""Jangan bahas masalah itu dulu. Sebenarnya kamu minum seberapa b

  • Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa   Bab 938

    Padahal mereka bersahabat, kenapa Celine tidak berterus terang kepadanya?"Nona Irma, apa masih ada urusan lain?""Nggak ada urusan apa-apa lagi, tapi aku sudah mengundangmu dengan tulus untuk datang ke pestaku. Sekarang, kamu seenaknya malah mau pergi begitu saja. Memangnya kamu pikir rumahku ini tempat yang bisa kamu datangi dan tinggalkan sesukamu?"Raut wajah Irma tiba-tiba berubah. Nada bicaranya pun meninggi, memancarkan aura yang mengintimidasi. "Aku benar-benar minta maaf karena sudah menyia-nyiakan niat baik Nona Irma." Xander hanya bisa meminta maaf. Namun, Irma sengaja mempersulitnya. "Kalau mau pergi, silakan. Tapi bayar dulu semua makanan dan minuman yang tadi kamu nikmati.""Berapa harganya?" Xander segera mengeluarkan ponselnya."Dua puluh miliar.""Apa katamu?" Wajah Xander langsung pucat.Irma menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan tersenyum puas. "Semua minuman keras di rumahku adalah koleksi langka. Jerry juga sudah meracik minuman untukmu, jadi bayaran unt

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status