Share

117. Percayakan Padaku

“Mami dengar, kakakmu akan berangkat ke luar negeri setelah diklat ya, Chia?”

Pertanyaan itu terlontar tanpa pembukaan topik tentang Ardan. Chiara lumayan canggung ketika membicarakan soal keluarganya, terlebih kakaknya sendiri memang memerlukan biaya besar dan ia sudah mengusahakan untuk membantu semampunya.

“Nunggu lunas dulu, Mami,” ungkap Chiara jujur.

Di pertemuan terakhirnya di rumah, Chiara sempat mengobrol dengan orang tua dan dua saudaranya tentang rencana Ardan. Apa yang Chiara tangkap itu ya soal pelunasan biaya yang belum bisa dilakukan. Lalu sekarang, Mami—ibu dari Yanuar—sengaja mengulik topik tersebut.

“Kok belum lunas, sih, Sayang?” Kedua alis Mami yang sudah dirapikan menggunakan pensil terlihat menyatu. “Bukannya Yanu udah bantu sebulan lalu? Kakakmu tinggal berangkat aja setelah diklat, nggak perlu lagi mikirin biaya.”

Kini giliran Chiara memasang wajah bingungnya. Kata Mami, Yanuar sudah mengirimkan bantuan sebulan lalu? Lalu mengapa Chiara tak mendengarnya lan
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Syah Herman
bagus ceritanya ... lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status