Share

118. Habis Ngapain?

Sekalipun perutnya sudah mulai membuncit di balik pakaian longgar yang dikenakannya, Chiara masih bersemangat berangkat kuliah. Beberapa nasihat datang dari mertua, orangtua, hingga suaminya sendiri.

Bahkan ketika ia sudah siap dengan tampilannya ke kampus, Yanuar masih memberikan tatapan was-was. Kedua matanya menyipit tengah menyelidik. Meskipun bibirnya sibuk mengunyah makanan.

“Kenapa, sih?” tanya Chiara yang tak nyaman diperhatikan dengan cara seperti itu. “Aku ada kelas pagi, nanti makan siangnya biar sopir yang anter. Aku udah siapin bagiannya sendiri, kok.”

Yanuar meletakkan alat makannya ke piring. Lalu mengambil segelas air dan meminumnya. Tatapnya masih mengarah pada Chiara yang getol menunggu jawaban.

“Kamu yakin mau tetap lanjut kuliah?” Lagi, Yanuar menanyakan hal yang sama. Sikapnya jelas meragukan tindakan Chiara, ditambah kondisi wanita itu tengah hamil anaknya sekarang. “Akhir-akhir ini aku dengar dari Yaya, kamu masih suka mual di kampus. Kalau nanti terjadi sesuatu
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status