MasukTiba-tiba, terdengar suara lain lagi. Mereka yang khawatir menghela napas."Katanya virus di Jagapati sangat parah. Hampir setengah orang di Jagapati tertular virus aneh cuma dalam waktu beberapa jam. Selain itu, semua ahli medis di Negara Darsia nggak bisa menyembuhkan para pasien itu.""Kalau virus terus menyebar, situasi di Negara Darsia pasti bahaya ....""Kita nggak bisa pergi ke Jagapati lagi, tapi kita bisa memberikan sumbangan atau mengirimkan barang-barang kebutuhan. Semoga bisa membantu pasien yang terinfeksi virus."Tirta mendengar percakapan mereka dengan jelas karena mereka duduk di kursi depan sebelah kanan. Mereka adalah pria-pria yang berusia di atas 50 tahun. Semuanya terlihat khawatir.Tirta membatin, 'Um ... mereka ini orang-orang yang memedulikan keselamatan rakyat Negara Darsia. Sudah saatnya membagikan air spiritual kepada penumpang di pesawat.'Saat hendak bertindak, Tirta mendengar orang-orang yang duduk di kursi depan sebelah kiri berbisik. Alis Tirta berkerut.
Keputusan Beta mengejutkan semua anggota Keluarga Randolph, begitu pula Negara Darsia nantinya.Sementara itu, di pusat ledakan yang terjadi di Wazton. Kala ini, Gedung Giok sudah hancur. Suasana yang ramai sebelumnya tidak terlihat lagi. Hanya tersisa sedikit puing-puing, kondisinya terlihat mengenaskan.Jika dilihat dari atas, seolah-olah wilayah Negara Martim terbakar hingga muncul lubang besar yang tidak bisa diperbaiki lagi.Penyebab kekuatan senjata nuklir yang begitu mengerikan adalah saat Tirta berperang dengan Negara Yumai, sebenarnya orang Negara Yumai sudah siap mati setelah memutuskan untuk menembakkan senjata nuklir itu ke Negara Darsia.Jadi, orang Negara Yumai memilih senjata nuklir yang paling mematikan. Bagaimanapun, waktu itu tindakan Tirta di Negara Yumai terlalu kejam. Tindakannya pasti akan membuat Negara Yumai lenyap.Itulah sebabnya orang Negara Yumai merasa kesal, malu, tidak rela, dan takut. Namun, takutnya orang-orang Negara Yumai yang menembakkan senjata nukl
Orang-orang yang sudah membaca komentar ini merasa kata-kata netizen itu sangat masuk akal. Itulah sebabnya komentarnya menjadi heboh.Komentar yang hampir sama juga ada. Bahkan penjelasan mereka disertai bukti yang jelas. Alhasil, orang-orang yang membacanya pun percaya.Bisa dibilang, sebentar lagi nasib Negara Martim akan makin tragis karena opini publik. Bahkan, Negara Martim akan dikucilkan semua orang di dunia.Tentu saja, tidak masalah jika pengaruh komentar-komentar netizen tidak sebesar itu. Hal ini karena semua kesalahan sudah dilemparkan kepada Negara Martim. Jadi, Negara Martim pasti kesulitan memulihkan citra mereka.Setidaknya tidak ada yang memilih untuk mendekati Negara Martim lagi dalam waktu singkat. Tentu saja Yahsva yang menyuruh orang menyebarkan rumor ini.Sebenarnya Yahsva sudah menyiapkan kata-kata untuk rumor yang disebar. Namun, orang-orang yang menyebarkan rumor ini ingin menambah beberapa kalimat lagi berdasarkan kondisi Negara Martim sekarang. Kalimat-kalim
Seorang netizen misterius dari Negara Martim menulis komentar.[ Aku ini mantan staf penelitian senjata nuklir di Negara Martim. Sebenarnya aku sudah menduga masalah kali ini bisa terjadi, tapi aku juga baru tersadar sekarang. Waktu aku masih mengabdi pada pemerintah Negara Martim, sistem senjata nuklir mereka punya kekurangan yang fatal. ][ Waktu itu sudah pukul 2 tengah malam dan aku lagi kerja seperti biasanya. Tiba-tiba, sistem kendali senjata nuklir Negara Martim kolaps sekitar satu detik. Sebagai staf penelitian senjata nuklir, aku tahu jelas sedikit kesalahan saja sudah cukup untuk menimbulkan serangan destruktif pada Negara Martim. ][ Hanya saja, waktunya sangat singkat sehingga waktu itu aku merasa diriku salah lihat. Jadi, aku nggak menganggapnya serius. Kemudian, keluargaku mengalami kecelakaan. Aku pun terpaksa mundur dari pekerjaanku sebagai staf penelitian senjata nuklir biar bisa menjaga keluargaku. ][ Nggak disangka, sekarang malah terjadi tragedi seperti ini. Kalau
Gaurav menyipitkan matanya dan tiba-tiba menunjukkan wibawanya saat mengingatkan, "Um, benar. Sekarang yang harus kalian lakukan cuma jaga rahasia ini. Aku nggak perlu jelaskan konsekuensinya lagi. Orang yang berani membocorkan rahasia itu penjahat yang mencelakai Negara Darsia! Aku pasti nggak akan mengampuni orang itu!"Para pejabat menjamin, "Pak Gaurav, masalah ini berkaitan dengan keselamatan negara. Kami pasti nggak akan membocorkan rahasia. Pak Gaurav tenang saja."Entah kapan Yahsva masuk ke ruang rapat. Dia sudah mendengar semua percakapan mereka.Yahsva berbicara dengan ekspresi serius, "Kalian memang sudah menjamin, tapi kita harus memastikan semuanya aman. Pak Gaurav, aku sarankan Bapak utus orang kepercayaan untuk mengawasi para pejabat ini setiap hari.""Oke," sahut Gaurav sembari mengangguk. Dia sama sekali tidak ragu.Para pejabat juga tidak keberatan dengan keputusan ini.Yahsva menghampiri Gaurav dan berucap, "Pak Gaurav, Tirta sudah dalam perjalanan pulang dengan men
Para pejabat bersorak. Mereka tidak menjaga citra sebagai pejabat yang berwibawa lagi."Tirta Hadiraja? Nama ini sangat familier. Apa dia itu saudara angkat Pak Saba yang membuat air spiritual dan menghancurkan rumah presiden Negara Yumai?""Pasti dia.""Cuma dia yang punya kemampuan luar biasa seperti ini!""Bagus! Ternyata dia menembakkan senjata nuklir ke Negara Martim. Ini benar-benar kabar yang mengejutkan!""Negeri ini nggak pernah kekurangan orang berbakat dan semuanya punya kehebatan masing-masing. Negara Darsia pasti berjaya kalau ada generasi muda seperti ini!""Hahaha, bagus! Rasanya puas sekali!""Siapa suruh orang-orang Negara Martim itu nggak berperikemanusiaan? Mereka pantas menerima balasan seperti itu!"Wajar saja jika para pejabat bersikap seperti ini. Alasannya karena tindakan Tirta kali ini benar-benar membangkitkan semangat mereka. Alhasil, sekarang mereka ingin bertemu Tirta yang legendaris itu.Hanya saja, para pejabat menunjukkan ekspresi serius setelah bergembi







