共有

Bab 2462

作者: Hazel
Peter berbicara terbata-bata, "Ah ... Pak Wadley, Tirta ... bunuh aku .... Bapak harus ...."

Tubuh Peter menegang. Tak lama kemudian, Peter tidak bernapas lagi.

Wanita blasteran memelotot lagi dan jantungnya berdegup kencang. Dia membatin, 'Orang ini kepala staf angkatan darat. Tapi, orang Negara Darsia yang bernama Tirta ini malah membunuh kepala staf angkatan darat tanpa ragu sedikit pun. Apa dia nggak takut Negara Raigorou mengerahkan pasukan untuk membalas dendam kepadanya?'

Sementara itu, L
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Eko Abid Kamila
katanya tonton 2 iklan untuk buka bab,ini udah nonton 5x gk buka juga,penipuan
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3114

    Setelah terdiam sejenak, Tirta baru berkata, "Terima kasih, Kak Yumika. Tapi, aku mau menyelesaikan masalah ini sendiri. Kak Yumika cukup berjaga di sampingku saja."Yumika juga khawatir dia malah akan menimbulkan kecurigaan jika dia terlihat terlalu antusias, sehingga dia langsung mengangguk menganggukkan kepala. "Baik."Dengan begitu, keduanya berjalan hampir berdampingan sambil mengikuti kedua murid Sekte Penguasa Akhirat di depan yang terus bergerak menembus malam."Kak Aska, kamu ... tadi ada dengar? Tadi wanita itu bilang mereka orang dari Istana Samara. Sejak kapan sekte kita begitu buta sampai berani menyinggung pihak yang begitu besar?" kata salah satu yang memimpin jalan itu dengan penuh ketakutan."Aku ... juga nggak tahu. Meskipun kita dilindungi Sekte Asura, kita juga nggak punya nyali untuk menyinggung Istana Samara, 'kan? Levin, apa mungkin ini hanya sebuah salah paham?" kata pria yang dipanggil Kak Aska itu dengan suara gemetar."Dilihat dari sikap dewa pembunuh di bela

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3113

    Pria yang duduk di sisi paling kiri itu tertawa dengan marah, lalu langsung mengeluarkan sebuah pedang panjang yang dipenuhi aura hantu menyeramkan. Pedang itu langsung menebas ke arah kepala Tirta.Tang!Saat Tirta menjentik jemarinya, pedang panjang yang menerjang ke arahnya langsung hancur menjadi bubuk. Tubuhnya bergerak sekilas di detik berikutnya, lalu sudah muncul kembali di belakang pria yang tadi menyerangnya."Aah!!!"Seiring dengan jeritan yang memilukan, terlihat tangan Tirta yang kini sudah memegang sebuah bola emas berlumuran darah. Bola itu adalah inti emas hasil kultivasi pria itu selama bertahun-tahun.Bang!Tirta menggenggam inti emas itu dengan kuat hingga langsung meledak. Energi yang terkandung di dalamnya mengamuk seperti sebuah bom yang baru saja meledak dan membuat seluruh kamar itu langsung hancur berantakan. Keributan itu juga membuat kedua gadis di kamar sebelah ketakutan dan melarikan diri, begitu pula dengan para tamu lainnya yang sedang bersenang-senang di

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3112

    Wanita paruh baya itu langsung tersenyum lebar saat melihat uang, lalu menyimpan emas kecil itu sambil berpesan pada kedua gadis tadi. Lagi pula, dia sudah menerima uang Tirta. Meskipun nanti ketiga orang aneh itu menyerang Tirta, itu juga tidak ada hubungannya dengannya lagi."Baik, Bi Ella," jawab kedua gadis itu sambil tersenyum. Sebenarnya mereka juga terpaksa menjual tubuh karena tekanan hidup, tetapi Tirta benar-benar terlalu tampan sampai mereka rela melayani Tirta. Meskipun tidak mendapat banyak uang, mereka tetap bersedia melayaninya.Tak lama kemudian, Tirta tiba di kamar yang bersebelahan dengan kamar tempat ketiga kultivator tingkat inti emas itu berada di bawah tuntunan kedua gadis itu."Tuan, kami datang mengantarkan makanan.""Tuan, kami nggak akan mengganggumu lagi, kami pamit dulu."Tok tok tok.Setelah itu, beberapa pelayan segera meletakkan hidangan yang sudah disiapkan ke atas meja dan buru-buru pergi. Mereka bahkan menutup pintu kamar dari luar dengan cekatan, terl

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3111

    "Boleh tanya, Kak Yumika tahu nggak apa ada sekte kultivasi di sekitar sini?" tanya Tirta yang hatinya tergerak. Intuisinya mengatakan ketiga kultivator itu pasti memiliki hubungan karma dengannya. Dia harus menyelidikinya dengan jelas baru bisa merasa tenang."Kalau soal itu, aku nggak tahu. Aku juga jarang keluar. Tirta, kenapa kamu menanyakan ini?" jawab Yumika sambil menggelengkan kepala."Nggak ada apa-apa, aku hanya mau tahu identitas mereka saja. Kak Yumika tunggu di sini sebentar, aku akan segera kembali."Setelah mengatakan itu, Tirta langsung berjalan menuju Menara Semerbak tempat ketiga kultivator tingkat inti emas itu berada.Yumika berteriak sambil mengernyitkan alis, "Tirta, kembali dulu ...."Namun, Tirta sama sekali tidak menoleh. Dia langsung disambut dua wanita dan digandeng masuk ke dalam Menara Semerbak."Bocah ini benar-benar nggak pilih-pilih," gumam Yumika. Mengenai alasan untuk menyelidiki identitas kultivator itu, dia rasa itu hanya alasan yang dibuat Tirta kar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3110

    "Hehe, kamu benar-benar pandai bercanda." Jantung Yumika langsung berdebar. Dia sempat mengira Tirta sudah mengetahui niat aslinya.Dalam hati, dia terus mengingat-ingat, kalimat mana yang membuat dirinya menunjukkan celah?"Aku cuma bercanda, jangan dianggap serius. Aku ini pria terhormat. Kalaupun kamu ingin tidur sekamar denganku, aku juga nggak mungkin setuju." Saat Yumika masih berpikir keras, Tirta justru tertawa keras."Kamu ini benar-benar jahil, sengaja menggodaku. Kamu nggak takut setelah kembali nanti aku ngadu ke gurumu?" Barulah Yumika sadar, ternyata Tirta hanya bercanda. Dia pun memutar bola matanya."Nggak takut," jawab Tirta terus terang."Kenapa nggak takut?" tanya Yumika."Karena kulihat kamu sangat murah hati, nggak seperti orang yang akan mempermasalahkan hal kecil seperti ini denganku." Tirta tersenyum."Kalau kamu terus bicara sembarangan, aku benar-benar nggak akan memedulikanmu lagi lho." Yumika menutupi dadanya dengan tangan putihnya sambil mendengus manja.Sa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3109

    Tak lama kemudian, Yumika berhasil menyusul Tirta."Boleh tahu kamu mau pergi ke mana?" Yumika pura-pura tidak tahu, berjalan berdampingan dengan Tirta sambil bertanya."Kamu juga orang dari Istana Samara?" Melihat pakaian yang dikenakannya, Tirta menurunkan kewaspadaannya sedikit."Benar, aku cuma murid biasa dari istana elemen air, namaku Yumika. Wajahmu kelihatan asing sekali, kurasa kamu baru bergabung dengan sekte kami ya?"Saat pertama kali melawan Tirta, Yumika tidak muncul secara langsung. Karena itu, dia tidak takut Tirta akan mengetahui tujuannya setelah dia menyebut nama aslinya."Benar, panggil saja aku Tirta. Eh, token tugas di tanganmu persis dengan punyaku. Jangan-jangan kamu juga menerima tugas membunuh ular musim semi?" tanya Tirta dengan heran."Oh iya. Sebelum berangkat, tetua memang pernah memberitahuku soal ini. Tugas kali ini diterima oleh dua orang sekaligus. Nggak kusangka kita justru bertemu di sini. Sepertinya kita memang berjodoh." Yumika pura-pura terkejut,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1825

    Tirta yang memperhatikan gerak-gerik Devika tertawa dan menjelaskan, "Bu Devika, kamu nggak tahu kekuatan mereka sangat luar biasa setelah berendam dengan air spiritual yang kubuat. Mereka sama sekali nggak perlu melakukan pemanasan."Tirta melanjutkan, "Hal yang perlu diperhatikan cuma satu, jangan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1860

    Tirta melihat Linda juga memandanginya seraya mengepalkan tangannya dengan erat. Ekspresinya tampak gelisah.Tirta yang bingung berujar, "Tapi, aku penasaran dengan satu hal. Apa hubungan konflik internal Negara Raigorou dengan Linda? Kenapa dia mau kembali untuk menyelesaikan konflik internal?"Dev

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1900

    Mendengar penjelasan Tirta, Prita langsung kepikiran hal ini. Dia berbicara dengan gugup. Prita juga tahu semua kultivasi wanita dari Sekte Kristala bisa berpindah ke tubuh pria yang merenggut kesuciannya.Tirta lanjut mengarang dan berbicara dengan ekspresi gundah, "Hais ... Paman. Aku juga nggak i

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1898

    Yardan menyanjung, "Kalau begitu, aku mau menyelamati Pak Sagara yang merebut kembali 2 harta Negara Yumai terlebih dulu. Aku nggak enak badan, jadi aku pamit dulu."Yardan langsung berbalik dan hendak pergi. Sagara malah memanggilnya, "Tunggu dulu."Yardan berusaha bersikap tenang saat menyahut, "P

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status