My Blind Mate

My Blind Mate

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-06-15
Oleh:  ShaveeraBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Belum ada penilaian
65Bab
306Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Novel Terjemahan : "Kamu tandai wanita lain setelah kamu bermalam denganku?" "Kamu hanya budakku, Sisilia. Buang saja janin itu!" Sisilia begitu sakit, tanpa sadar dia menitikkan air mata. Namun, Harlan tidak memedulikan dirinya bahkan menyiksa hingga pingsan. Setelah merasa kuat, Sisilia berusaha melarikan diri. Para penjaga mansion milik Harlan memburu Sisilia. Keadaan yang mengenaskan, hampir seluruh tubuh cantiknya tercabik membuat Sisilia kembali pingsan dan dibuang oleh para penjaga di pinggiran Sungai Junka. Hidup nelangsa membuat Sisilia bangkit setelah dibantu oleh wanita tua bernama Rebeca. Bersama wanita tua itu hidup Sisilia makin berwarna. Apakah Sisilia berhasil menjalani hidup normal bersama kelompoknya? Akankah Sisilia bertemu lagi dengan jodoh sejatinya?

Lihat lebih banyak

Bab 1

1, Menyedihkan

"Haha, buang saja si buta itu dari klan kita. Bikin malu saja!" teriak salaah satu anggota klan bulan.

"Ampuni aku, Ketua. Kesalahan ini tidak akan saya ulangi lagi, aku mohon!" pinta seekor serigala perempuan yang buta.

"Apa jaminan untuk sikapmu yang tidak akan terulang, sedangkan kau buta seumur hidupmu, Sisilia!" Hentak sang Alpha.

"Biar aku jadi budakmu selamanya, Ketua."

"Hahh, seseorang yang buta apa bisa memuaskan. Bahkan untuk merawat dirinya saja dia tidak mampu, apalagi harus merawat sang Alpha. Cuih!" hina anak perempuan sang Alpha.

Sisilia menunduk, dia tidak bisa memilih akan terlahir dengan keadaan apapun. Andai ada pilihan, serigala muda itu pasti ingin terlahir sempurna. Namun, takdir berkata lain. Meskipun kata serigala baik Sisilia adalah seorang omega yang cantik dan lembut, tetapi keberadaannya selalu dikucilkan oleh yang lain.

"Bisakah kau hangatkan ranjangku, Sisilia?" tanya Alpha tua pemimpin klan itu.

"Ayah!" Hentak anak perempuan Alpha.

"Kita jual saja si buta ini pada seorang Lycan kejam yang ada di pegunungan Alpen, Ayah. Seperti biasa sebagai umpan buat perjalanan kita nanti!"

Sisilia menggeleng lemah, bibirnya tidak bisa berkata untuk menolak. Suaranya tercekat pada tenggorokannya. Lidahnya tiba-tiba menjadi kelu dan terlipat, sangat sulit untuk digerakkan.

"Apa yang ingin kau katakan, Buta. Haha, kini bertambah deritamu menjadi bisu. Si buta menjadi bisu!" teriak anak Alpha yang seusia Sisilia.

"Aku tidak bisu, Nona. Sungguh, ini suaraku!" desis Sisilia dengan bibirnya bergerak.

"Suaraku, mana suaraku!" batin Sisiilia sambil memegangi lehernya.

Tawa melengking sang pewaris klan bulan membuat hati Sisilia semakin gundah, wanita serigala muda itu pun di rundung oleh semua anggota kawanan. Baik muda maupun tua. Bahkan tubuhnya sudah menjadi konsumsi umum serigala pria.

Dengan tanpa menggunakan sehelai kain pun, si buta di arak menggelilingi semua anggota kawanan. Tangan-tangan jahil mulai menyentuh tubuhnya yang mulus dan tanpa cacat. Namun, ada sepasang mata yang membulat kala dilihatnya ada setitik tanda yang selama ini dia cari. Bibir wanita tua itu melebar tipis, sangat tipis.

"Sabarlah sebentar, Sisilia! Takdir akan membawamu kembali," batin wanita tua itu.

Sisilia terus di pertontonkan di seluruh anggota klan tanpa kain penutup, tubuhnya terekspos begitu indah. Ada yang meremat dua bukit yang sedang tumbuh, ada pula yang meremat bagian lainnya. Sakit, hati serigala muda itu sakit dan perih. Hingga akhirnya dia dihempas pada setumpuk jerami kering.

"Di sini tempatmu, Buta!"

Sisilia segera mengendus tempat yang baru saja diberikan oleh pewaris Klan. Dia menganguk tanpa bersuara mendapat perlakuan yang kurang baik.

"Ingat, sebentar malam akan ada tamu untukku. Kau ... Jangan keluar dari sini!"

Setelah berucap yang begitu pedas, sang pewaris pun berjalan meninggalkan Sisilia sendiri yang sebelumnya melempar seleembar kain tipis.

Merasa ada kain yang menyentuh kulitnya, Sisilia gegas meraihnya. Tangannya yang putih bersih meraba tekstur kain tersebut.

"Ini ... Begitu tipis, kupakai pun bagai aku tak memakai. Iya sudah kupakai saja, masih untung ada!" batin Sisilia.

Serigala muda itu berjalan tertatih sambil tangannya meraba udara kosong, hal ini dia lakukan agar tidak melakukan kesalahan. Samar terdengar gemericik air, langkahnya terhenti untuk memastikan apa yang dia dengar.

"Air? Apakah di daerah ini subur? Aroma ini begitu nyata, harum dan wangi. Belum lagi suara derasnya air itu, heem!" kata Sisilia bermonolog.

Serigala buta itu tidak mengerti jika kawanannya sudah berpindah tempat pada wilayah yang lebih subur dan hijau. Maka banyak sekali yang menginginkan wilayahnya dengan melamar putri ketua klan.

Sisilia terlihat merendamkan kedua tapak kakinya di aliran sungai yang deras. Pikirannya melayang pada kejadian yang baru saja dia alami. Berbagai aroma serigala telah menyapa indera penciumannya, tetapi dahinya berkerut kala mengingat satu aroma yang sama dengan dirinya

"Siapa pemilik aroma itu? Bisakah aku menemukan dia lagi dan bertanya mengenai asal usulku?" batin Sisilia.

Serigala muda itu semakin tenggelam dalam pikirnya hingga tidak menyadari kala ada dua tangan mendorongnya ke sungai. Sisilia menjerit kaget dan segera berteriak meminta tolong. Namun, tidak ada satu aroma yang mendekat padanya. Bahkan angin bertiup masih sama, tidak ada perubahan sedikitpun. Bibir Sisilia semakin merapat.

"Sungguh sial nasibku hari ini!"

Sisilia terus berusaha berenang menuju ke tepian, tetapi arus sungai begitu deras hingga dia susah untuk bernapas. Setelah terbawa begitu jauh, tubuh itu pun terhempas pada batuan besar dalam keadaan setengah perubahan serigalanya.

Sementara di tempat semula terlihat seorang gadis menyeringai penuh arti. Apa yang telah dia lakukan merasa telah berhasil. Dengan bersenandung lirih langkahnya berayun ringan menuju ke kawanan klannya yang sedang berjemur di pinggiran sungai yang lain.

"Hai, Rhena! Sini gabung dengan kita," ujar serigala wanita muda lainnya.

"Aku harus bersiap untuk acara nannti malam, maaf!"

"Ah iya hampir lupa, semoga sukses dan ada yang cocok dengan pilihanmu!"

Rhena pun berjalan menuju ke rumahnya, wanita muda itu masih bersenandung lirih. Dia langsung menuju kamar pribadinya dan bersiap diri.

"Kalian pasti akan terpana dengan apa yang aku miliki, gadis itu sudah kubuang tidak ada lagi saingan saat kau datang pangeranku. Aku masih teratas daripada gadis buta itu," ujar Rhena lirih.

Gadis itu terus bermonolog sambil mematut dirinya di cermin. Wajahnya yang cantik dengan bibir merah natural dan hidung tinggi membuat dia semakin terlihat sempurna.

"Lihatlah, cantik aku daripada gadis buta itu. Kau pasti akan terpikat!"

Sementara di luar wilayah terdengar derap langkah yang berbeda. Rhena masih asyik memoles wajahnya agar terlihat lebih menarik. Kawanan serigala dari klan lainnya sudah berkumpul di sebuah arena untuk mengikuti kompetisi yang diadakan oleh Bugary sang Alpha tua.

Tawa terdengar menggelegar kala Bulgary bertemu sosok Alpha timur. Keduanya saling berjabat tangan dan berpelukan, setelahnya Bugary memberi tempat pada tamunya. Di ruang gelap sudut kota terlihat seorang gadis tertatih berjalan dengan tongkatnya. Tangannya mengais tumpukan sampah.

Setelah mendapat sebungkus nasi dan minuman bekas, gadis itu pun berjalan mencari tempat untuk melanjutkan aktifitasnya. Bau nasi basi dan minuman menyengat hidung wanita muda itu, tetapi dia tidak memedulikan karena saat ini perutnya begitu ingin diisi makanan.

"Aku harus kuat, semua ini hanya sementara hingga purnama depan!" ujarnya lirih.

Wanita itu terus memaksakan makanan itu masuk ke perutnya tanpa mengunyah. Dia menahan aroma yang tidak sedap dan tidak memedulikan sekitarnya. Meskipun sensornya menangkap adanya dua sorot tajam yang selalu memerhatikan cara dia makan dari kejauhan.

"Jika kau datang untuk melenyapkan nyawaku, aku siap!"

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
65 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status