LOGINNovel Terjemahan : "Kamu tandai wanita lain setelah kamu bermalam denganku?" "Kamu hanya budakku, Sisilia. Buang saja janin itu!" Sisilia begitu sakit, tanpa sadar dia menitikkan air mata. Namun, Harlan tidak memedulikan dirinya bahkan menyiksa hingga pingsan. Setelah merasa kuat, Sisilia berusaha melarikan diri. Para penjaga mansion milik Harlan memburu Sisilia. Keadaan yang mengenaskan, hampir seluruh tubuh cantiknya tercabik membuat Sisilia kembali pingsan dan dibuang oleh para penjaga di pinggiran Sungai Junka. Hidup nelangsa membuat Sisilia bangkit setelah dibantu oleh wanita tua bernama Rebeca. Bersama wanita tua itu hidup Sisilia makin berwarna. Apakah Sisilia berhasil menjalani hidup normal bersama kelompoknya? Akankah Sisilia bertemu lagi dengan jodoh sejatinya?
View MoreBeberapa hari yang lalu sebelum semua terjadi, Sisilia merasa bahwa tubuhnya sedang tidak baik. Maka dia pun meminta ijin pada Harlan untuk memanggil dokter untuknya. Dan semua terjadi. Saat itu seakan dunia dalam genggamannya, dia hamil anak Harlan. Meskipun semua berawal dari kekerasan dan ketidakadilan yang menyiksa lahir batin, tetapi janin yang saat ini tumbuh dalam perutnya tidak bersalah. Maka, dengan tekat kuat semua akan diungkap oleh Sisilia di saat yang tepat. Sudah cukup lama Sisilia menyembunyikan rahasia ini, maka saat ada kesempatan dia bertekad untuk ungkap. Saat ini adalah saat yang tepat untuk semua itu. Apalagi Harlan belum menandai satu pun pasangan, dalam pikiran Sisilia dia lah yang akan menjadi pasangan Harlan hingga calon janin itu bisa bernapas. "Jawab tanyaku, Harlan!" Bukannya sebuah jawaban yang didengar oleh Sisilia tetapi justru suara tawa mengejek dari Rhena, wanita yang membuat Sisilia hancur. Sesaat setelah tawa wanita itu mereda, terdengar langkah
Sudah satu bulan penuh Sisilia berada di mansion milik Harlan. Selama itu pula dia tidak bisa bebas berkeliaran bahkan untuk mengenakan pakaian layak pun tidak pernah. Apa yang dilemparkan Harlan hanya dua kain tipis dan mungil yang mampu untuk menutupi dua aset vitalnya. Akan tetapi meskipun diperlakukan bagai budak, wanita muda itu sama sekali tidak mengeluh. Dia hanya memendamnya dan berniat suatu saat nanti akan membalas semua perbuatan Harlan padanya. Seperti pagi ini saat Sisilia berada di dapur, sebuah tangan mencengkeram lehernya dan menarik lalu dihempas pada sofa. "Apa yang kau lakukan dengan pakaianku ini, Hah!" hentak Harlan sambil melempar kemeja satin terbarunya. Sisilia segera meraih benda yang jatuh menimpa wajahnya dan kini sudah berada di tangan. Dengan pelan jari jemarinya meraba benda tersebut, lembut menyapa kulit jarinya yang terdapat beberapa kancing. Dia pun mengerti benda apa yang sedang dipegangnya. Seketika wanita cantik dan buta itu menelan salivanya sa
Harlan terpaku, dia tidak bisa membuka pembicaraan. Wajah Sisilia yang masih polos mampu menghipnotis jiwanya hingga hanya kedua bola matanya yang berputar. "Huft, sungguh auranya begitu memenjarakan jiwaku.""Tuan, apa yang kau inginkan?" tanya Sisilia. "Malam ini kau adalah milikku!"Sisilia menggapai-gapai tangannya mencari sosok Harlan, tangannya melambai tetapi Harlan masih bungkam. Hanya langkah kaki yang didengar oleh indera wanita muda itu. Tubuh Sisilia mulai gemetaran, jarinya makin merapat meraba mencari pegangan. Sisilia sangat paham dengan kalimat yang diucapkan oleh pria di depannya. Untuk itu perlahan dia bangkit dari posisinya lalu berusaha duduk. Namun, tangan kekar mencengkeram kedua bahu dan menekannya agar duduk. "Tuan, aku mohon katakan padaku apa maksud semua ini?""Aku inginkan kamu, malam ini!"Harlan pun segera menempelkan bibirnya pada bibir ranum dan mulai menyesapnya. Sisilia terdiam, dia masih terkejut dengan sentuhan mendadak yang dilakukan oleh Harlan
Sisilia terus berjalan dipekatnya malam. Wanita muda itu sesekali mendongak melihat cahaya rembulan. Meski matanya buta, dia masih bisa melihat setitik cahaya putih di langit malam."Rupanya malam ini masih panjang, sanggupkah terus melangkah hingga purnama tiba!" desis Sisilia.Wanita serigala muda itu terus melangkah meninggalkan tempat pembuangan sampah. Dengan tongkatnya, Sisilia mencoba mencari tempat yang bisa buat dia bertahan dari dinginnya angin malam.Tanpa disadari, sepasang mata tajam selalu mengawasi setiap pergerakan serigala muda tersebut. Pemilik mata berulang kali mendengus kesal."Apa kau gila, gadis buta itu adalah pasanganku, Azim?" geram lelaki serigala muda yang sedang berburu pasangannya."Iya, Tuan. Saya adalah pelindungmu. Jadi wanita yang di sana itulah yang pas menjadi pasanganmu!" kaya Azim tegas dan datar.Pria serigala muda masih mengeram dalam wujud manusia serigala. Dia bersembunyi di balik pohon besar di kegelapan malam. Pandangannya masih melihat pada






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.