AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-07-01
Oleh:  Sei_30Baru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
Belum ada penilaian
6Bab
18Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Seorang wanita membuka mata di tubuh Seraphina Vale-saintess palsu yang seharusnya sudah mati tiga hari lalu. Saat seluruh kerajaan percaya dirinya dihukum karena menipu Seven Thrones, monster-monster abyss justru berlutut di hadapannya. Dan sebuah suara misterius mulai berbisik di telinga. Di tengah konspirasi Holy Empire, rahasia para dewa palsu, dan pahlawan yang perlahan kehilangan kemanusiaannya, wanita itu menyadari satu hal mengerikan: mungkin monster sebenarnya bukanlah abyss… melainkan para “Dewa” yang disembah manusia.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Chapter 1 -The Saintess Who Returned From Death-

“Saintess yang Seharusnya Mati”

.

.

.

Seraphina Vale membuka mata.

Gelap.

Sempit.

Ia kesulitan bernapas. Jemarinya menyentuh kayu dingin di atas kepalanya, tertegun sejenak. Lalu ia mendorongnya sekuat tenaga. 

CREEAK....

Cahaya putih langsung menusuk matanya. Aroma bunga krisan menusuk hidung, ketika penglihatannya mulai jelas... ia menyadari satu hal.

Dirinya baru saja keluar dari di dalam peti mati.

Suara doa menggema di seluruh Katedral. Aroma dupa dan bunga krisan memenuhi udara, sementara lonceng gereja terus berdentang mengiringi pemakaman. 

Dari dalam peti mati, sosok yang baru saja terbangun dari tidur panjangnya perlahan bangkit. Ia terduduk diam di tepi peti mati, menatap sekitar dengan sepasang iris abu keperakan yang jernih. 

Semua orang sedang berlutut.

Lalu di depan altar—ada peti mati, dan dirinya.

Seraphina menatap kosong ke arah nama yang tertulis di atasnya.

«SERAPHINA VALE»

«”Di sini terkubur sang saintess palsu yang menodai Langit.”»

“…Hah?” Suara seraknya nyaris tidak terdengar. Napasnya berubah pendek, darahnya berdesir bersama jantung bergemuruh dan tubuh menegang.

"...Itu namaku?" bisiknya pelan.

DUM!

Pintu katedral terbuka.

Puluhan pendeta langsung menundukkan kepala lebih rendah. Seseorang masuk dengan langkah berat dan teratur. Armor hitam berlapis silver. Tatapan emas dingin, dan pedang panjang di pinggangnya. Suara armor besinya menjadi satu-satunya hal yang terdengar di aula. Menggema di tengah keheningan usai pendeta menjeda doa bersama. Sorot mata dingin dan datar itu mengarah pada Seraphina.

"Komandan..." bisik seseorang dengan suara gemetar.

Para pendeta sebelumnya kini mengalihkan pandangan dari sang komandan, kembali ke altar.

Untuk sesaat—seluruh aula menjadi sunyi. Semua menahan napas ketika melihat sosok wanita di depan altar. 

“…Saintess?”

Nada suara seorang pendeta bergetar, karena wanita yang seharusnya mati tiga hari lalu… sedang terduduk diam di pinggir peti matinya sendiri.

Panik seketika pecah ruah.

“Mustahil—!”

“Saintess hidup kembali?!”

“Itu mukjizat!”

Mereka mulai berlutut lebih rendah, berdoa lebih keras, menangis penuh harapan. Dan di tengah semua itu—Seraphina hanya menatap tangannya sendiri yang gemetar.

Belum sempat kebingungannya terjawab. Detik berikutnya ia merasakan rasa sakit luar biasa di kepalanya. Seperti dihantam berulang kali, seakan ingin memecahkan kepalanya. Lalu sebersit ingatan asing membanjiri pikirannya sekaligus. 

Darah di lantai marmer.

Seorang perempuan menangis pilu—ingatan dari pemilik tubuh ini.

Namun sebelum dia sempat berpikir lebih jauh—sesuatu berbisik di telinganya. Lembut. Terlalu dekat. Seakan tepat di samping telinganya.

Jangan percaya mereka.”

Seraphina membeku.

Suara itu terdengar aneh, bukan seperti satu orang. Lebih seperti… ratusan suara yang berbicara bersamaan. Berdengung namun sangat jelas di telinga.

CRACK.

Semua lilin di aula padam bersamaan. Ruangan langsung gelap. Jeritan panik terdengar dari segala arah. Beberapa pendeta terdengar memberi perintah. Menyuruh siapapun untuk menyibak tirai jendela atau mencari penerangan secepatnya. Komandan Holy Knight terlihat tenang dan Seraphina masih membeku di tempat. 

Lalu—sesuatu mulai bergerak di balik bayangan altar. Suara daging merayap. Napas berat diikuti geraman hewan buas, dan mata-mata hitam mulai terbuka satu per satu dari kegelapan. Sosok yang tidak pernah disangka kemunculannya di tempat suci ini.

"Tidak... mungkin?!"

"I-Itu?!"

Kemunculan mendadak itu membuat para pendeta berteriak ketakutan. Bayangan gelap merayap melalui bawah peti mati, lalu merambat hingga ke dinding dan mendekati para pendeta. Belasan dari mereka mundur terseok-seok, raut wajahnya pucat pasi. Terlebih ketika monster-monster itu mulai mengepung wanita di depan altar. 

“Li-lindungi Saintess!”

“Knight Commander!”

Tanpa disuruh dua kali, komandan mencabut pedang panjangnya. Aura divine memenuhi aula. Namun sebelum siapapun bergerak, monster-monster itu berhenti.

Mereka tidak menyerang.

Tidak mendekat.

Sebaliknya, satu per satu monster itu justru berlutut ke arah Seraphina. Seolah menyambut seseorang. Dan dalam keheningan mengerikan itu, suara di telinga Seraphina kembali terdengar.

Kali ini lebih jelas.

Lebih pelan.

Lebih sedih.

Aku akhirnya menemukanmu.”

Tatapan keemasan komandan berubah tajam. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia melihat monster abyss menunjukkan rasa takut. Bukan kepada pedangnya. Tapi kepada wanita di dalam peti mati itu. Komandan mengangkat pedangnya perlahan. Lalu menatap Seraphina seolah sedang melihat sesuatu yang seharusnya tidak ada di dunia ini.

“Apa sebenarnya kau?”

Dan entah kenapa—untuk pertama kalinya sejak membuka mata di dunia asing ini. Seraphina merasa dirinya benar-benar dalam bahaya. Karena monster-monster itu tidak terlihat ingin memakannya.

Mereka terlihat… ingin menyembahnya.

.

.

.

Continue…

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
6 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status