Share

Bab 499

Penulis: Hazel
"Sebentar, biar kutanya dulu." Kadir mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi keempat pembunuh itu. Namun, tidak ada tanggapan apa pun.

Sambil mengernyit, Kadir melapor dengan jujur, "Pak, belum ada respons dari mereka. Gimana kalau kita tunggu sebentar?"

Resnu termangu sesaat. Bagaimanapun, dia sudah sangat berhasrat sekarang. Dia sudah siap untuk melancarkan aksinya. Mereka malah belum berhasil membunuh Tirta?

"Nggak mungkin. Tirta cuma pecundang. Masa mereka perlu waktu selama itu? Apa mungki
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Hans Silalahi
***** Lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3716

    Hujan darah tak berujung berjatuhan. Tubuh naga purba dan tulang-tulangnya yang sangat keras langsung berubah menjadi pecahan yang tak terhitung jumlahnya. Seekor iblis besar tingkat pengguncang langit yang menggunakan teknik rahasia untuk meningkatkan kekuatannya dua kali lipat telah terbunuh begitu saja tanpa melawan sedikit pun.Pemandangan itu sungguh mengejutkan dan mengerikan."Inilah Mutiara Naga yang mengandung esensi naga purba. Sayangnya, lebih dari separuh energinya sudah digunakan. Meskipun demikian, ini tetap merupakan pilihan yang sangat baik kalau diserap Genta," kata Tirta sambil menangkap dengan tepat sebuah mutiara berwarna hijau dan berukuran kepalan tangan di tengah hujan darah.Terlihat jelas, permukaan Mutiara Naga yang tadinya sangat halus dan bagaikan batu giok berkualitas terbaik kini dipenuhi retakan, seolah-olah merupakan keramik es yang telah dibakar. Namun, bagian dalam mutiara itu tidak mengalami banyak kerusakan.Dengan satu pikiran, Tirta memasukkan Muti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3715

    "Jangan terburu-buru, semuanya masih belum berakhir. Tetua Naga, kamu gembira terlalu cepat," kata Kaisar Obat dengan tenang."Hehehe. Sepertinya kalian sulit terima hasil seperti ini, tapi inilah kenyataannya. Kalian nggak punya pilihan lain selain percaya," kata naga purba sambil menyeringai.Namun, sebelum ucapan naga purba selesai, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras dari dalam perutnya. Dentuman itu seolah-olah ada dewa raksasa dari zaman purba yang sedang menghantam pilar penyangga langit. Suara itu bergema di seluruh dunia yang telah disegel ini."Ah .... Nggak mungkin!" seru naga purba yang belum sempat kembali ke wujud manusianya, sehingga tubuhnya sangat besar. Semuanya berputar tanpa terkendali dan terpelintir menjadi satu, seolah-olah sedang mengalami rasa sakit yang sangat sulit ditanggung. Dan memang benar demikian.Di dalam perut naga purba itu, terlihat ada sosok manusia bercahaya yang samar-samar sedang mengayunkan tinjunya dan terus menghantam perut itu.Buk!Buk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3714

    Bukan hanya karena kekuatan Mutiara Naga yang telah dikuras naga purba itu mulai sulit dipertahankan, sehingga kekuatannya juga akan menurun. Namun, itu juga karena berdasarkan kekuatan yang telah ditunjukkan Tirta saat belum memasuki tingkat pengguncang langit.Saat itu, Tirta sudah mampu memaksa iblis besar seperti naga purba yang sudah berada di tingkat pengguncang langit selama bertahun-tahun mengeluarkan kartu truf terkuatnya. Jika tidak, naga purba itu pasti akan kalah. Bisa dibayangkan, apa yang terjadi jika Tirta berhasil menerobos tingkat kultivasi. Meskipun dia terus mempertahankan kondisi seperti ini, mungkin dia tetap bukan tandingan Tirta."Mengerikan .... Bocah ini benar-benar mengerikan.""Dia benar-benar sulit dibunuh, justru makin lama bertarung makin kuat. Kalau tumbuh hingga mencapai tingkat tertentu, klan itu juga akan sangat kesulitan menghadapinya meskipun mereka ingin."Situasi ini juga berada di luar dugaan beberapa iblis besar. Meskipun sebelumnya mereka semua

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3713

    Meskipun sudah berada dalam posisi yang sangat pasif, anehnya Tirta sama sekali tidak panik. Sebaliknya, ekspresinya malah terlihat sangat tenang."Huh. Mulutmu ternyata lebih keras daripada seluruh tulang di tubuhmu. Tapi, itu nggak akan berguna," kata naga purba itu. Ketenangan ini membuatnya merasa sangat gelisah. Dia segera mencibir, lalu menggenggam kedua pedang dengan kedua tangannya dan menebaskannya dengan sekuat tenaga.Selvi, Jade, dan yang lainnya sudah merasa tidak tega melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.Trang!Namun, adegan yang sulit dipahami sebelumnya kembali terjadi. Senjata spiritual yang ditempa dari tanduk naga di tangan naga purba itu langsung terpental, bahkan telapak tangannya sampai robek."Raja Monster, kamu bisa lihat apa yang sebenarnya telah terjadi?" tanya anjing iblis yang berdiri di belakang sambil mengernyitkan alis.Perlu diketahui, sepasang senjata spiritual di tangan naga purba itu jauh lebih kuat dan mengerikan dibandingkan dengan tombak besa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3712

    "Apa? Tapi, dilihat dari situasi seperti ini, sepertinya Tirta benar-benar kesulitan menerobos tingkat kultivasinya," kata Selvi yang sangat mengkhawatirkan Tirta setelah mendengar perkataan itu."Hukum alam nggak berperasaan. Selama orang itu adalah kultivator, dia pasti akan ditempa melalui ujian di ambang hidup dan mati. Bahkan aku pun nggak dapat menghindarinya. Lagi pula, belum tentu Tirta akan gagal" kata Kaisar Obat.Wong!Jade mengernyitkan alisnya dan Pedang Tulang bergetar pelan. Pada akhirnya, dia memilih untuk tidak ikut campur. "Semoga Tirta berhasil."Melihat hal itu, Selvi juga tidak mengatakan apa-apa lagi.Di sisi lain.Melihat Selvi dan yang lainnya ternyata memilih untuk tidak turun tangan, Raja Monster dan para monster iblis lainnya pun terkejut."Jangan-jangan mereka benar-benar mengira bocah ini bisa berhasil menerobos tingkat kultivasi?""Nggak mungkin.""Kultivasinya meningkat terlalu cepat. Dia kekurangan pemahaman yang didapat selangkah demi selangkah melalui

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3711

    Ssshhh!Darah berhamburan dan kilatan petir yang mengandung kekuatan memusnahkan juga menyusup ke dalam organ dalam hingga menimbulkan suara berderak."Uhuk!"Wajah Tirta langsung menjadi pucat. Dia mengeluarkan dengusan tertahan, lalu darah mengalir dari sudut bibirnya. Namun, dia sama sekali tidak berani berhenti karena dua pedang spiritual yang terbentuk dari tanduk naga itu masih terus mengejarnya. Pedang-pedang itu sama sekali tidak memberinya kesempatan untuk bernapas.Belum lagi membalas serangan, itu bahkan lebih sulit dilakukan. Setiap kali Tirta memanfaatkan celah untuk melancarkan kekuatan supranatural bawaan, semuanya langsung ditebas hancur pedang spiritual itu tanpa sedikit pun keraguan hingga lenyap.Krak!Setelah merasakan manisnya kemenangan, kali ini naga purba itu langsung mengumpulkan tiga tombak panjang. Setelah memperkirakan posisi kemunculan Tirta berikutnya, dia kembali melemparkannya dengan ganas. Daya tembus yang mengerikan dari tombak itu bahkan mampu menghan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status