Share

Bab 57

Author: Hazel
"Bukan salahmu, nggak perlu minta maaf padaku. Tapi aku tegaskan dulu, aku hanya bisa toleransi kali ini. Kalau lain kali ayahmu masih maki-maki aku, jangan salahkan aku nggak sungkan padanya!" Setelah berkata demikian, Tirta memeluk Nabila dan menciumnya dengan erat.

Nabila tidak menyangkal, dia hanya mengangguk menyetujuinya. Tampaknya, dia juga merasa tindakan Agus sangat keterlaluan. Setelah menciumnya sesaat, Tirta jadi terangsang dan mulai meremas dadanya yang sintal.

Setelah dikacaukan Ag
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Ruhiat Sunandar
bagus lanjut cerita nya
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
goodnovel comment avatar
Suhan maulana
kurang hot,beda am sebelh
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2976

    Shanaya berkata dengan ekspresi ragu, "Lokasi penguasa agung sekitar 450 kilometer dari sini. Aku bisa tunjukkan jalan padamu. Demi keamanan, aku sarankan ... kamu pergi sendiri saja. Tinggalkan Nova di sini biar dia nggak terancam bahaya."Tirta tahu Shanaya tidak terlalu percaya dengan kemampuannya, jadi dia langsung menyetujui, "Tentu saja aku nggak keberatan."Shanaya dan Tirta tidak menyangka Nova malah berbicara dengan tegas, "Nggak .... Tetua Shanaya, sekarang aku sudah jadi ... kekasih Tirta. Aku ini calon istrinya. Sekalipun harus mendatangi tempat yang sangat berbahaya, aku tetap mau pergi bersamanya. Kalau terjadi sesuatu pada Tirta, aku nggak ingin hidup lagi."Ucapan Nova membuat Tirta tersentuh.Shanaya menyarankan dengan serius, "Nova, kamu harus pikirkan baik-baik. Jangan main-main dengan nyawa."Nova menyahut dengan yakin, "Tetua Shanaya, aku tahu kamu berniat baik. Tapi, kamu juga tahu sifatku. Setelah aku membuat keputusan, siapa pun nggak bisa membujukku. Bahkan gur

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2975

    Selesai bicara, air mata Nova mengalir lagi. Tirta ingin menghibur Nova, tetapi sekarang mereka tidak saling mencintai. Jadi, tidak ada gunanya Tirta menghibur Nova. Lebih baik Tirta diam saja.Shanaya menghibur Nova lagi, "Nova, kamu harus menjaga dirimu baik-baik. Ke depannya jalanmu masih panjang. Kalau gurumu tahu di alam baka, dia juga nggak ingin lihat kamu menangis setiap hari."Shanaya yang teringat sesuatu memberi tahu Nova tentang kehidupan Nayara sebelumnya di dunia fana, "Oh iya. Sebelum Tetua Nayara datang ke Sekte Hala, dia itu istri seorang pedagang di dunia fana. Dia juga punya seorang putra. Waktu bertahun-tahun sudah berlalu, kalau keturunan Tetua Nayara masih hidup, mungkin kamu bisa menjaga mereka.""Sebelum meninggal, Tetua Nayara sering diam-diam menceritakan masalah ini padaku. Dia sangat menyesal nggak bisa melihat putranya tumbuh sehat, lalu menikah dan punya anak. Dia juga nggak bisa memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang istri," lanjut Shanaya.Shanaya me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2974

    Krek! Pria licik itu mengepalkan tangannya. Kekuatan spiritual yang pekat bersirkulasi di antara jari-jari tangannya.Akhirnya, pria itu perlahan membuka kepalan tangannya dan tertawa sinis. Dia berkata, "Memangnya kenapa kalau kalian merasa nggak rela? Kultivasi kalian memang nggak dibatasi di istana ini, tapi kalian tetap nggak mampu membunuhku."Pria itu meneruskan, "Kalian harus tunduk padaku dan kenyataan ini nggak bisa diubah lagi. Cepat atau lambat, aku akan membuat kalian melayaniku dengan sukarela. Seperti orang-orang sebelumnya. Cepat pergi!"Pria licik itu adalah penguasa agung. Dia memang terlihat muda, tetapi sebenarnya dia sudah berusia 2 ribu tahun lebih. Kultivasinya masih belum mencapai tingkat pemurnian dewa.Di dunia awani, bisa dibilang bakat pria itu sangat buruk. Dia hanya mengandalkan statusnya yang tidak biasa. Itulah sebabnya dia bisa bertindak semena-mena.Terdapat banyak kamar di dalam istana yang disiapkan untuk para wanita itu. Saat mereka yang lemah hendak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2973

    Awalnya mereka tidak menemukan keberadaan anjing hitam. Tiba-tiba, anjing hitam bersin dua kali dan mengomel, "Sialan, bisa-bisanya pemuda berengsek itu diam-diam menjelek-jelekkanku pada saat-saat seperti ini! Kalau aku bertemu dengannya, aku pasti nggak akan melepaskannya!"Saat anjing hitam menutup mulut dan hidungnya, belasan murid itu menemukan keberadaannya. Semua murid itu menaiki Pedang Terbang untuk buru-buru menghampiri anjing hitam. Mereka berseru."Berhenti!""Siapa yang cari mati? Beraninya kamu mencuri obat spiritual Sekte Gemintang!""Huh! Ternyata anjing liar yang datang karena tertarik dengan aroma obat!""Tapi, anjing hitam ini gemuk dan kekar. Kalau kita tangkap anjing ini dan memanggang dagingnya, rasanya pasti sangat puas!"Setelah melihat jelas tampang anjing hitam, mereka tertawa. Semuanya tidak menganggap anjing hitam sebagai musuh besar.Anjing hitam meraung dan marah-marah, "Kalian mau makan dagingku? Nyali kalian besar sekali! Hari ini, aku akan merebut semua

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2972

    Shanaya yang berada di belakang tidak bisa berkutik, tetapi dia tetap bisa berbicara dengan tegas, "Benar. Aku nggak peduli dengan identitasmu aslimu dan tujuanmu. Kalau kamu berani mengecewakan Nova, aku ... juga nggak akan melepaskanmu biarpun harus bertarung mati-matian denganmu!""Tetua Shanaya, kamu tenang saja. Aku memang bukan orang baik, tapi aku selalu menepati janjiku pada wanita. Kalau aku mengecewakan Nova, aku pasti akan dihukum Tuhan!" balas Tirta. Dia mengulurkan tangannya dan bersumpah.Selain itu, Tirta juga membuka segel di tubuh Shanaya dan Nova."Oke. Kalau begitu, mulai sekarang aku sudah jadi kekasihmu. Aku percaya padamu ...," kata Nova sambil memandangi Tirta.Sepertinya Nova ingin melihat Tirta berbohong atau tidak, tetapi Tirta sama sekali tidak menghindar. Tirta juga tidak mundur atau merasa bersalah. Dia tidak takut sedikit pun."Kalau begitu, kita makamkan Tetua Nayara," usul Tirta. Dia tersenyum, lalu tiba-tiba teringat sesuatu. Tirta melanjutkan, "Tunggu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2971

    Rafif adalah seorang pemimpin sekte, tetapi malah diremehkan Tirta. Dia merasa dipermalukan. Rafif menunjukkan ekspresi geram. Namun, dia hanya bisa berteriak dengan perasaan tidak berdaya, "Pesan terakhir .... Hei, jangan terlalu sombong! Aku lebih baik bunuh diri daripada dibunuh olehmu! Kamu akan mati bersamaku!"Kemudian, Rafif mengerahkan kekuatannya secara paksa untuk menghancurkan jiwa dan pusat energinya.Bam! Cahaya yang menyilaukan terpancar bagaikan matahari kecil yang meledak. Kekuatan yang dipancarkannya sangat mengerikan seperti hendak menghancurkan segala sesuatu dalam jarak ratusan kilometer.Kekuatan ini tidak boleh diremehkan. Bukan hanya bisa membuat orang terluka parah, bahkan bisa melukai jiwa orang. Jika Tirta tidak beruntung, mungkin dia benar-benar akan mati bersama Rafif.Jika Tirta membiarkan kekuatan ini terus menyebar, Shanaya dan Nova juga akan mati. Namun, Tirta tidak khawatir. Dia langsung berencana membuka gerbang ketiga dari Teknik Rahasia Delapan Gerb

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2301

    Ernesto menanggapi, "Itu memang rencana yang cukup bagus. Sebelumnya presiden dan semua pejabat tinggi menyetujui rencana ini. Hanya saja, kita harus mengumpulkan begitu banyak wanita cantik di mana dalam waktu singkat? Masa kita mau suruh pasukan menyamar?"Alis Ernesto berkerut, lalu meregang. Eks

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2267

    Mendengar perkataan Tirta, Ilona merenung dengan serius sebelum berkata, "Pak Tirta, aku sudah mengerti maksudmu. Kamu pasti berpikir cepat atau lambat Negara Yumai akan memilih presiden baru setelah Sagara mati. Nantinya presiden baru pasti akan berusaha keras untuk membalasmu.""Jadi, kamu baru me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2243

    Arata berkata, "Bukannya itu mobil Manuel? Kenapa dia juga datang ke sini? Bahkan dia membawa banyak pasukan. Nggak bisa! Kalau dia dan pasukannya menemukan Ilona dulu, aku nggak bisa menyelamatkan Ilona lagi."Begitu memikirkan hal ini, Arata segera menyuruh sopir menghentikan mobil. Dia membuka pi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2316

    Mendengar pertanyaan ini, Faleo langsung tahu kebohongan yang dia karang sebelumnya pasti sudah terungkap. Sekarang Faleo terpaksa harus mengakui dia memfitnah Tirta demi bertahan hidup.Para wanita Negara Yumai yang mengetahui kebenarannya sangat marah. Mereka menegur Faleo."Pak Faleo, kamu benar-

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status