Share

Bab 228

Penulis: Darlene
Bukannya Jason hanya tahu dia mengirim pesan-pesan itu pada Clara?

Apa dia perlu seperti itu?

Teringat sesuatu, dia pun menelepon Jenny.

Namun kali ini, Jenny tidak menjawab telepon.

Clara sangat kesal. Setelah dipikir-pikir, dia hanya bisa pergi ke rumah lama, karena putranya masih ada di sana!

Sindy tiba di rumah lama dengan taksi. Dia meminta satpam untuk membukakan pintu dan mengatakan dia adalah ibunya Stefan.

Satpam tidak mengenali Stefan. Dia mengira Sindy datang untuk membuat masalah. Tepat di saat dia mau mengusirnya, Jenny keluar.

"Jenny!" panggil Sindy sambil tersenyum.

Dia mengira Jenny akan datang menyelamatkannya dan mendukungnya seperti biasa, tetapi reaksi Jenny sangatlah dingin. "Mengapa kamu datang ke sini?"

Dia terkejut. "Jenny, kamu kenapa? Tentu saja aku datang untuk menemui Stefan. Aku barusan meneleponmu. Kok kamu nggak angkat?"

Kalau itu Jenny yang dulu, pasti akan menyambutnya dengan hangat dan memanggilnya 'Kak Sindy'. Bahkan, sudah tidak sabar ingin memanggil
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Suryat
pasti si jason langsung maafin tuh kejahatan si sindy
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 266

    Clara memutar kepalanya sedikit. "Bukannya kamu senang pas Sindy memanggilmu seperti itu?"Mungkin karena dia menyebut nama Sindy, Jason melonggarkan cengkeramannya pada telapak tangannya dan menundukkan kepalanya untuk menggigit bahu serta lehernya.Clara meringis kesakitan dan meronta-ronta dalam pelukan Jason. "Jason, lepaskan!"Dia melepaskannya dan merendahkan suaranya. "Aku lebih suka kamu memanggilku suami."Clara terdiam beberapa detik, lalu tersenyum acuh tak acuh. "Masa aku nggak tahu kamu suka dengar? Dulu aku selalu memanggilmu seperti itu, 'kan? Jangan-jangan panggilan itu semuanya ditujukan buat hantu?"Ekspresi pria itu sedikit berubah.Tepat di saat itu, ada beberapa barang ditampilkan di layar besar. Jason mengalihkan pandangannya, lalu merangkulnya, dan menuntunnya untuk duduk di sofa.Pria itu bertanya, "Ada yang kamu suka?"Clara tidak tertarik. "Nggak ada."Jason hanya tersenyum.Barang selanjutnya yang akan dilelang adalah sebuah kalung rubi. Batu rubi berbentuk o

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 265

    Jason membiarkan wanita itu menariknya. "Bukan untuk membohongiku?"Clara menjawab tanpa ragu, "Bukan.""Mau pergi ke acara lelang nggak?"Clara menatapnya dengan ekspresi bingung....Pada akhirnya, dia menyetujui ajakannya. Dia sudah berdiam diri di rumah selama beberapa hari dan hampir gila.Malam harinya, Jason membawa Clara ke rumah lelang.Anna pergi ke tempat duduk penonton, sementara dia membawa Clara ke area belakang panggung.Di acara lelang, tokoh-tokoh terkemuka biasanya tidak duduk di ruang lelang. Sebaliknya, mereka akan duduk di ruang VIP. Layar di ruang VIP terhubung ke layar utama di tempat lelang, memungkinkan semua orang di ruang VIP melihat barang-barang yang dilelang dan harganya dengan jelas."Pak Jason, kamu bawa istrimu datang ke acara lelang ya?"Kebetulan sekali, keduanya bertemu dengan Pak Petra beserta istrinya di koridor lantai dua.Jason berkata, "Hm, kebetulan sekali."Tatapan Nyonya Veby tertuju pada Clara, yang sedang mengamit lengan Jason. Gadis ini bu

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 264

    "Kamu gila?""Memangnya ada segila kamu?" Clara tertawa tanpa emosi. "Bukannya kamu mau mengurungku? Aku hanya bersikap kooperatif sama Pak Jason."Saat Clara menekannya, otot-otot Jason tiba-tiba menegang membentuk serangkaian penghalang.Tubuh Clara gemetar makin hebat. Pria yang mulanya acuh tak acuh itu mulai melawannya. Dia menggenggam tangan wanita itu erat-erat dan berkata, "Jangan buat keributan lagi, oke?"Clara berkata dengan lemah, "Kamu mengurungku tanpa alasan jelas. Apa bedanya sama memperlakukan seekor binatang? Kamu bahkan nggak mengizinkanku berpakaian. Sekarang kamu bilang aku membuat keributan?"Dada Jason naik turun dengan hebat.Pria itu melepaskan orang yang ada di pelukannya, lalu berkata dengan suara serak, "Aku akan suruh orang masak bubur untukmu lagi."Clara memalingkan wajahnya. Dia tidak menjawab ataupun menatapnya.Setelah Jason pergi, dia tidak datang lagi. Anna membawakannya semangkuk bubur panas dan membujuknya untuk meminumnya.Clara memejamkan matanya

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 263

    "Jason!" Clara mencengkeram kerah baju Jason. Tubuhnya gemetar. "Kamu nggak menepati janjimu!""Clara."Pria itu menatapnya dengan saksama dan berkata pelan, "Kalau nggak mau aku campur tangan, kamu harus patuh."Napas Clara tersengal-sengal. Wajahnya memucat.Jason merapikan rambutnya, sambil berkata, "Aku bisa menoleransi apa pun yang kamu lakukan padaku, tapi aku nggak akan membiarkanmu memilih pria lain."Pria itu berbalik dan pergi.Clara buru-buru mengulurkan tangan dan meraihnya. "Jason, aku harus pergi ke rumah sakit besok. Kamu nggak boleh seperti ini padaku ...."Dia menepis tangan wanita itu. "Baik cuti ataupun mengundurkan diri, aku akan memberimu alasan."Clara terdiam, seakan tidak percaya.Begitu Jason pergi, Anna langsung masuk.Dia mengambil semua pakaian Clara. Bahkan, ponselnya pun diambil.Saat pintu tertutup, Clara yang terperangkap dalam kegelapan, tidak menangis atau membuat keributan. Dia perlahan bersandar di sandaran tempat tidur, lalu menatap tanpa ekspresi p

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 262

    Elma mengira dia telah mendengar percakapan mereka. Ekspresinya berubah canggung. Dia segera mencari alasan dan menyelinap pergi.Niel melipat tangannya dan bersandar di pintu. "Bagaimana kondisimu?""Sudah mendingan."Clara menatapnya dan bertanya, "Kudengar, kamu yang bawa aku ke rumah sakit?""Kalau nggak?" Niel berjalan ke jendela dan membuka tirai. "Dalam situasi seperti ini, kalau nggak bawa kamu ke rumah sakit, apa harus bawa kamu pulang ke rumah?"Clara tidak berbicara.Dia tidak menyangka Nando akan memperlakukannya seperti ini.Setelah diam-diam memberinya obat bius, selanjutnya apa yang akan dilakukan pria itu?Apa akan berakhir seperti situasi yang dibayangkannya?Niel sepertinya menyadari kebingungannya. Dia bersandar di jendela. "Dokter di departemen bilang dia membeli midazolam karena insomnia parah. Kamu juga tahu kalau obat semacam ini punya efek hipnotik dan sedatif. Efek obat ini bahkan lebih kuat kalau digiling menjadi bubuk dan diminum.""Aku memahaminya. Meski flu

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 261

    "Keluarga Horman sangat berkuasa. Kamu kira kamu bisa pergi semudah itu hanya dengan mengandalkan dirimu sendiri? Mereka pasti akan menemukanmu!" Nando tiba-tiba meraih tangannya.Dia terkejut dan mencoba menarik diri, tetapi pria itu malah mencengkeramnya lebih erat. "Aku punya cara agar dia melepaskanmu!""Kak Nando, lepaskan aku dulu!"Menyadari dirinya telah kehilangan kendali, Nando baru melepaskan tangannya.Clara mengusap pergelangan tangannya. Dia menyadari sikap Nando aneh hari ini, tetapi dia tidak bisa memastikan apa penyebabnya. "Aku bisa selesaikan sendiri masalahku dengan Jason."Nando perlahan melepaskan kepalan tangannya dan tersenyum getir. "Benar juga."Setelah menghabiskan minumannya, Clara merasa sedikit pusing dan mengantuk."Kamu kenapa?"Suara Nando bergema di telinganya, tetapi kelopak matanya makin berat. Dia ambruk ke atas meja sebelum sempat mengatakan apa pun.Ini persis seperti yang Nando harapkan.Bibir pria itu yang kering bergerak sedikit, seolah ingin b

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status