Goodbye Ex, Go to Hell!

Goodbye Ex, Go to Hell!

last updateDernière mise à jour : 2025-09-08
Par:  SapphireComplété
Langue: English
goodnovel12goodnovel
8
3 Notes. 3 commentaires
137Chapitres
4.5KVues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

What do you do when you're so utterly and brutally betrayed by the two people you love most in life? Life hasn't been kind to Lucy, right from a few minutes after she was born until now that she's a happily married adult. In the blink of an eye, everything she knows is proven to be a lie, and she is thrown into despair. In a surprising twist of fate, though, right at this trying time, luck finally decides to shine on her in a really big way. Her greatest heart's desire is suddenly granted, along with unimaginable success. Now, it's time for revenge ... time to show those who looked down on her and betrayed her that she's a force to be reckoned with. However, it seems that the universe isn't done dealing her a bad hand, because terrible secrets from the far, dark past suddenly begin to rear up their ugly heads, and seemingly unknown enemies begin to spring up out of nowhere to cause her problems. Will Lucy be able to conquer these problems? Will her new-found love with Nathan survive these sudden twists in their formerly perfect life?

Voir plus

Chapitre 1

A shattered world

Kerja sama bernilai triliunan telah didapatkan!

Febi Sharon sangat bersemangat. Namun, tubuhnya yang terasa panas memberitahunya ....

Dia telah diracuni!

Melalui cahaya redup, dia melihat tubuh pria kekar perlahan menekannya.

"Jangan ... jangan ... lepaskan aku!"

Keinginan kuat untuk melawan muncul di dalam hatinya. Namun, Febi tidak bisa mengendalikan tubuhnya. Dia mulai mendekati pria itu seperti anak kucing yang berperilaku baik.

"Berhentilah melawan. Kamu diracun. Obat itu sangat kuat. Kalau nggak diatasi tepat waktu, hidupmu akan dalam bahaya."

Leo Pratama melihat dari atas.

Leo mengakui wanita ini sangat cantik. Dia memiliki wajah lancip, alis tebal, mata cerah dan gigi yang putih. Mulutnya yang kecil juga terlihat sangat memikat.

Kulitnya tampak cerah dan halus seperti gelatin seolah akan rusak jika ditiup. Sementara sosoknya bahkan lebih memikat lagi!

"Ja ... jangan ...."

Saat ini, efek obatnya mulai bekerja sepenuhnya. Febi kehilangan akal sehatnya. Dia mulai menerkam Leo dan merobek pakaiannya dengan kuat.

Leo melihat wanita itu merasa tidak nyaman, jadi dia tidak bertele-tele lagi. Dia mengeluarkan jarum peraknya dan memasukkannya ke tubuh wanita itu.

Pekerjaan itu terlihat mudah, tapi nyatanya sangat melelahkan. Bagaimanapun, itu bukan sekadar satu tusukan saja. Dia harus mengulangi tindakan yang sama berulang kali. Bagaimana mungkin Leo tidak lelah?

Tak lama kemudian, tubuh Leo berkeringat deras. Namun, demi menyelamatkan wanita itu, Leo tidak boleh menyerah di tengah jalan. Dia harus bertahan sampai akhir.

...

"Ah ...."

Jeritan tajam memecah ketenangan pagi hari. Kemudian, Leo terbangun dari tidurnya.

"Kenapa kamu teriak di pagi buta?"

Leo membuka matanya dengan tidak puas. Detik berikutnya, dia melihat Febi duduk di sana sambil menatapnya dengan tatapan penuh amarah. Febi menggertakkan giginya seolah dia ingin menelannya hidup-hidup.

"Plak!"

Febi mengangkat tangannya dan menampar wajah Leo dengan keras.

Leo tertegun sejenak, kemudian dia berkata dengan marah, "Nona, aku menyelamatkanmu dengan niat baik, tapi kamu malah memukulku. Apa kamu nggak punya hati?"

"Kamu merampas kepolosanku. Aku bunuh kamu!"

Semakin memikirkannya, Febi menjadi semakin sedih. Dia langsung bergegas ke arah Leo, lalu​​​​ menggaruk dan menggigitnya dengan putus asa.

Leo segera menangkapnya. Dia menekan Febi di tempat tidur. "Nona, aku melakukan ini untuk menyelamatkanmu. Kalau bukan karena aku, kamu sudah nggak tertolong. Bagaimana kamu bisa memperlakukan penolongmu seperti ini?"

"Siapa yang mau diselamatkan olehmu? Aku bunuh kamu!" Febi meronta dengan keras. Namun, Leo menekannya dengan kuat sehingga semua perlawanannya sia-sia.

Setelah menyadari hal ini, dia berhenti melawan dan menitikkan air mata dengan sedih.

"Hei, Nona, jangan menangis!"

Leo tiba-tiba panik, lalu dia buru-buru melepaskannya.

Bahkan jika dia menghadapi ribuan pasukan, dia tidak akan mengerutkan alisnya. Dia hanya takut pada air mata wanita.

Semakin lama Febi menangis, dia menjadi semakin sedih. Dia selalu menjaga nama baiknya. Dia telah mempertahankan kepolosannya selama lebih dari dua puluh tahun. Namun, bajingan didepannya merenggut kepolosannya dengan kejam. Hal ini membuatnya merasa sangat sedih.

Febi terus menangis. Namun, dia mengerti bahwa dia tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Leo.

Semalam, Febi mendiskusikan bisnis dengan seseorang. Alhasil, dia malah diracuni. Seperti yang dikatakan Leo, ​​​​itu adalah obat yang sangat kuat. Jika dia tidak diobati tepat waktu, dia benar-benar bisa mati.

Jika Leo tidak membawanya ke kamar, Febi akan diganggu oleh bajingan lain. Jika Leo membawa Febi ke kamar dan tidak berhubungan dengannya, Febi mungkin akan mati.

Setelah menangis lama, Febi berhenti dengan perlahan. Dia menatap Leo sambil berkata, "Berbaliklah, aku mau mengganti pakaian."

"Bukannya aku belum pernah melihatnya. Apa perlu seperti ini." Leo tidak bisa berkata-kata. Namun, saat dia melihat ekspresi Febi yang ingin menikamnya, Leo berbalik dengan patuh. Dia mengambil kesempatan ini untuk mengenakan pakaiannya sendiri.

Febi memakai pakaian merek terkenal dengan penampilan yang sangat anggun. Dia jelas merupakan putri dari keluarga kaya.

"Jangan sedih. Aku akan bertanggung jawab," kata Leo dengan enggan.

Febi meliriknya. Begitu melihat Leo mengenakan pakaian murahan, Febi tidak bisa menahan diri untuk menghinanya, "Berapa banyak uang yang bisa kamu hasilkan dalam sebulan? Gajimu sebulan saja nggak cukup bagiku untuk sehelai pakaian. Bagaimana kamu bisa bertanggung jawab?"

"Jenis pakaian apa yang harganya triliunan?" tanya Leo dengan ekspresi terkejut.

"Gajimu triliunan sebulan? Apa kamu pernah melihat berapa banyak triliunan itu?" Ekspresi Febi penuh dengan penghinaan. Orang yang paling dia benci adalah pria yang tidak memiliki kemampuan dan suka berbohong. Selain itu, penampilan Leo terlihat sangat ceroboh.

Begitu memikirkan dia kehilangan keperawanannya karena pria seperti itu, Febi merasa sangat tidak nyaman.

Kemudian, Febi mengeluarkan setumpuk uang tunai dari tasnya dan melemparkannya ke tempat tidur. "Ambil uang ini dan kita impas. Jangan muncul di hadapanku lagi."

Ekspresi Leo tiba-tiba menjadi masam. "Apa maksudmu?"

"Ini adalah hadiah atas kerja kerasmu tadi malam." Febi menemukan alasan untuk menghibur dirinya sendiri. Dia berpikir bahwa dia sedang mencari pria bayaran.

"Berhenti. Katakan dengan jelas!"

Leo merasa sangat terhina. Setelah terjadi masalah ini, Febi memberinya uang. Apa maksud Febi?

Febi tidak ingin berbicara dengan Leo lagi. Kemudian, Febi berjalan menuju pintu dengan cepat.

Leo berbalik, lalu melompat ke lantai dan meraih lengan Febi.

"Lepaskan aku."

Febi ingin melepaskan tangan Leo. Namun, Leo memegang tangannya dengan erat.

"Karena kamu menganggapku pria bayaran, aku akan memberimu pelayanan gratis. Ingatlah untuk memberiku ulasan bagus nanti," kata Leo sambil menekan Febi ke atas tempat tidur.
Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

commentaires

Bollygal
Bollygal
The ending seems too rushed. It would be nice to have an epilogue where they are married and have many kids. There are many unsolved plots. What happened to Amanda and Lucas? What is going to happen to Amy and Diane's babies? Can we see Amy go to jail?
2025-09-09 02:19:29
2
0
Bollygal
Bollygal
I really like the story so far. Nathan and Lucy are so cute together. I just can't stand Amy and Diane. I knew these two hags would end up working together. I hope they end up suffering so much. And soon too. Leave Lucy and Nathan alone.
2025-08-13 18:54:04
1
0
Guille C
Guille C
I am very disappointed with this book, it has many mistakes. Names of characters changed that gets you lost. Details not fine tune. There is a chapter that should be Lucy’s point of view and it says Nathan. It rests credibility and brings to question if the author actually controls the book.
2025-07-20 05:44:17
0
0
137
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status