Help! I don't want to be the female lead

Help! I don't want to be the female lead

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2022-01-21
โดย:  Shin Sungmiจบแล้ว
ภาษา: English
goodnovel12goodnovel
9.6
7 การให้คะแนน. 7 ความคิดเห็น
261บท
18.4Kviews
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

When Park Seraphine realizes that she had transmigrated to be a character in the novel, she was shocked. On top of that, she was the Female Lead whose life she despised. Even though the Female Lead wasn't her favorite character, that wasn't where the problem lied! It was the fact that all the men around her was sadists— her three brothers, the crown prince, her knight, and the mage! Although the Female Lead bore with them, Park Seraphine wasn't willing to do the same. She was ready to fight against those sadists for her rights no matter what it took! As for having a happy ending with the Crown Prince at the end, she discarded that thought from the beginning. What she wanted was that Crown Prince was to be at her mercy!

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

I transmigrated to be a what?

Ayla Reynard memandang cermin dengan tatapan kosong. Rambut coklat gelapnya tergerai dengan sempurna, dibingkai dengan rapi oleh gaun hitam elegan yang dipilih Leon untuk makan malam mereka. Malam ini terasa istimewa, meski ia tak tahu bahwa itu akan menjadi malam yang mengubah segalanya.

Senyum Ayla terlukis di wajahnya, namun matanya menyembunyikan kegelisahan yang semakin membesar. Setiap detik yang berlalu seperti sebuah persiapan untuk sesuatu yang tak bisa ia hindari, sebuah keputusan yang tak terelakkan. Di luar jendela kamar tidurnya, suasana malam Velmont City terasa begitu damai, gemerlapnya lampu-lampu kota menciptakan kesan sempurna tentang dunia yang mereka huni. Sebuah dunia yang Ayla kenal terlalu baik—dunia penuh harapan, keinginan, dan impian.

Namun, hidupnya tak pernah sesempurna seperti yang terlihat di permukaan.

“Segera datang, sayang. Aku akan menjemputmu,” suara Leon dari telepon memecah keheningan. Ayla mengangguk meski tahu Leon tidak bisa melihatnya. Telepon dimatikan, dan untuk sesaat, Ayla merasakan ketenangan yang terlepas begitu saja.

Ayla mengambil napas dalam-dalam, menenangkan dirinya. Ia tahu malam ini akan berbeda, tapi dia tak bisa membayangkan betapa buruknya kenyataan yang akan dihadapinya.

Di luar, deru mobil Leon semakin mendekat. Ayla memandangi dirinya sekali lagi di cermin. Ia melihat seorang wanita yang seharusnya bahagia. Seharusnya.


Di ruang makan yang megah, Ayla duduk berhadapan dengan Leon, pria yang telah mengisi sebagian besar hidupnya selama dua tahun terakhir. Leon, dengan rambut hitam terurai rapi dan mata biru tajam, memandangnya dengan senyuman yang seakan-akan menggambarkan dunia yang hanya milik mereka berdua. Namun, ada sesuatu yang berbeda pada malam itu. Sesuatu yang terasa seperti ancaman.

"Ayla," kata Leon pelan, memulai pembicaraan yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. "Aku rasa kita perlu bicara serius."

Ayla menundukkan kepala, tidak tahu apa yang sedang mengintai dalam kata-kata itu. Rasa takut perlahan menyusup dalam dadanya. Meskipun mereka berdua telah bersama, meskipun Leon adalah lelaki yang tampaknya sempurna, Ayla selalu merasakan adanya jurang yang tidak pernah bisa ia jembatani. Jurang yang menghalangi mereka untuk benar-benar satu.

"Ada apa, Leon?" tanya Ayla, suaranya nyaris tak terdengar.

Leon menatapnya, seakan mencoba menilai reaksi Ayla. “Ayla, aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita,” ucapnya perlahan. Kalimat itu datang dengan begitu tenang, namun menampar Ayla seperti pukulan keras.

Ayla merasa seperti dunia di sekitarnya berhenti berputar. Bibirnya kering, dan dadanya terasa sesak. “Apa maksudmu?”

Leon mengalihkan pandangannya, berusaha mencari kata-kata yang tepat. “Kamu tahu aku sangat mencintaimu, Ayla. Tapi kenyataannya, kita tak bisa bersama.”

Ayla merasa ada sesuatu yang menusuk jantungnya. “Kenapa?” tanya Ayla, mencoba menahan air mata yang mulai mengancam.

Leon menggigit bibir bawahnya dan akhirnya berkata dengan suara yang lebih berat, “Kamu berasal dari keluarga yang... berbeda, Ayla. Aku tidak bisa terus seperti ini. Keluargaku sudah memberikan tekanan yang besar. Mereka... mereka tidak menganggapmu sebanding denganku.”

Ayla tak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Segala sesuatunya berputar begitu cepat dalam pikirannya, tidak ada yang bisa ia katakan untuk membenarkan dirinya. Ia merasa begitu kecil, begitu tidak berarti. Ada sesuatu yang pecah dalam dirinya saat itu, suara hatinya berteriak, “Jangan tinggalkan aku. Jangan tinggalkan aku begitu saja hanya karena siapa aku.” Namun, kata-kata itu tak pernah keluar. Ia hanya menatap Leon dengan mata yang dipenuhi rasa sakit.

Leon melanjutkan, “Aku harap kamu bisa mengerti. Ini bukan berarti aku tidak mencintaimu. Tapi aku harus mengikuti apa yang keluarga inginkan. Aku sudah berusaha, Ayla.”

Ayla terdiam. Kenyataan ini menyakitkan lebih dari apapun yang bisa ia bayangkan. Leon, pria yang begitu ia cintai, ternyata bukanlah siapa-siapa dalam pandangan dunia yang lebih besar. Sementara ia hanya bisa mengandalkan hati yang penuh harapan, Leon berada di dunia yang lebih tinggi, dunia yang membuatnya merasa tak pantas.

Tapi, di tengah kepedihan itu, muncul sebuah perasaan lain yang mulai tumbuh dalam dirinya—rasa marah yang menggeram di dasar hatinya. Ia tahu ini bukan akhir dari segalanya. Ini hanya permulaan.


Setelah Leon pergi, Ayla duduk terdiam di ruang makan yang kini terasa begitu sepi. Ia meraih gelas anggur yang ada di meja, tetapi tangannya terasa gemetar. Semua kenangan bersama Leon—semua impian yang mereka bangun—hancur seketika.

Namun, yang lebih mengejutkan dari segalanya adalah perasaan yang mulai tumbuh dalam dirinya. Bukan kesedihan, tetapi amarah yang membara. Dia merasa dihina, dijatuhkan hanya karena status sosial yang bukan pilihannya.

Tak lama setelah Leon meninggalkan rumahnya, Ayla berdiri, berjalan menuju meja kerja di sudut ruangan. Di sana, terdapat sebuah laptop dan berkas-berkas yang ia siapkan untuk pertemuan besar yang tak kunjung datang. Semua ini terasa sia-sia. Namun, di tengah perasaan hancur itu, Ayla mendapatkan sebuah pencerahan—dia tidak akan berdiam diri. Dia akan membalas dendam.

Pikiran itu datang begitu saja. Leon tak tahu betapa Ayla akan menghancurkannya. Semua yang telah dia anggap enteng akan dihancurkan dengan cara yang lebih kuat dari apa yang Leon bayangkan. Ayla akan mengubah nasibnya sendiri.

Dia akan menunjukkan pada Leon, pada keluarganya, bahwa dia bukanlah wanita yang bisa dianggap remeh begitu saja. Ada dunia lain yang bisa dia masuki, dunia yang tidak pernah Leon atau keluarganya pahami. Dunia yang lebih gelap, lebih keras. Dunia yang akan membuatnya kuat.

Dalam pikiran Ayla, nama Dimitri Velasquez muncul. CEO dari Velasquez Corporation, penguasa dunia bisnis dan dunia gelap yang tak kenal ampun. Nama yang selalu terdengar dalam bisikan-bisikan bisnis besar. Ayla tahu itu. Dimitri adalah orang yang bisa memberinya kekuatan.

“Ini baru awal,” gumam Ayla pada dirinya sendiri, sebuah senyum tipis terukir di wajahnya. Meskipun hatinya masih terasa sakit, rasa dendamnya telah menyala.


Ayla menatap layar laptopnya. Setiap klik, setiap informasi yang ia gali mengenai Dimitri dan dunia bisnisnya semakin menguatkan tekadnya. Dia tidak hanya akan menghancurkan Leon, dia akan menjadi wanita yang lebih dari sekadar korban. Ia akan menjadi penguasa dunia ini, dengan cara yang paling brutal sekalipun.

"Aku akan membuatmu menyesal," ucap Ayla pelan, tanpa ada yang mendengar.

Layar laptop terus menyala, dan di balik itu, dunia baru terbuka lebar—sebuah dunia yang gelap dan berbahaya.

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

ความคิดเห็นเพิ่มเติม

chilliwillypenguin88
chilliwillypenguin88
I really enjoyed this book a lot. the ending was a bit too abrupt but other than that it was a fun read.
2023-04-14 17:34:47
1
0
Kai Deco Rina
Kai Deco Rina
sana all may pera hahahha.........
2021-08-21 11:09:55
1
0
Hanna Almyrasyifa
Hanna Almyrasyifa
ceritanya menarik
2021-06-11 10:12:34
1
0
Maria Catherine
Maria Catherine
No update?
2021-04-17 16:49:30
1
0
Tasha
Tasha
Waiting fir an update!!! Hello
2021-02-20 21:48:17
1
0
261
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status