Mag-log inAlexa memeluk Charlie, ia sangat bahagia dan terharu melihat calon suaminya datang menemuinya. Pelukan erat, ciuman panas, dan kedekatan mereka membuat Alexa enggan menjauh dari Charlie.
“Kangen… , kenapa lama sekali?” tanya Alexa meminta penjelasan ke Charlie yang masih memeluknya.
“Aku ada kerjaan sayang, kenapa hem?”
“Aku bosan, dan aku merindukan mu Charlie. Kau bahkan tidak memberikan ku pesan sama sekali.”
Acara resepsi pernikahan Charlie dan Alexa mengundang banyak sekali tamu. Mulai dari rekan bisnis, kenalan penjabat, hingga dosen yang pernah mengajar Alexa ikut hadir dalam acara resepsi pernikahannya. Tangan dan senyuman Alexa hampir runtuh, hampir 2 jam lebih dia mengucapkan terimakasih dengan tamu undangan. Mereka berbondong-bondong ingin melihat kecantikan Alexa dan Charlie sadar jika istrinya sudah kelelahan. Wajahnya sedikit pucat, memang kalau dilihat dari jauh dan dekat wajah Alexa cantik sekali dengan perpaduan make-up yang cocok. Tapi, Charlie melihatnya beda. Alexa kelelahan, mungkin ia butuh istirahat untuk menjauh dari tamu. Charlie tidak peduli dengan tamu yang datang. Justru…, ia lebih khawatir Alexa jatuh sakit dan pingsan di tengah acara pernikahannya. “Sayang? Kau kenapa? Wajahmu pucat, duduk dulu…, aku ambilkan minum.”Alexa langsung duduk, kakinya terasa sakit karena heels yang ia gunakan cukup lama. Charlie membawa botol mineral dan membukanya. “Minum, aku
“Selamat sayang, mommy bahagia sekali. Akhirnya kalian resmi menjadi suami istri, kau sekarang menjadi menantu mommy dan tetap kesayangan mommy dan daddy.”Mommy Amelia terharu, ia sejak tadi ikut menangis menyaksikan bagaimana acara pernikahan mereka dengan sakral dan membahagiakan hari ini. Perasaannya benar-benar gak bisa diungkapkan lagi. “Terima kasih mommy, akhirnya aku menikah dengan Charlie.”“Sama - sama sayang, bahagia selalu dengan Charlie ya. Mommy do'akan pernikahan kalian langgeng sampai maut memisahkan kalian.”Mereka berpelukan, Charlie segera menarik tangan Alexa kembali digenggamannya membiarkan Mommy Amelia ingin mencibirnya dan tak lama suaminya segera menariknya. “Lihat dad, kelakuan anakmu!” ujar Mommy Amelia menatap tajam Charlie yang sama sekali tidak getar dengannya. “Kau buat aku malu!” ucap Alexa dengan suaminya. “Kau istriku sekarang, jangan terlalu berlebihan dengan mommy. Aku tidak suka.”“Ha? Mommy Amelia hanya me memelukku, dan itu wajar Charlie. Bu
# Hari PernikahanHari pernikahan Charlie dan Alexa disiapkan dengan mewah dan megah, ia merasa jika hari ini adalah hal yang dia nantikan sejak lama selama menyukai Charlie. Begitupun Charlie, melihat kecantikan Alexa hari ini ia tidak bisa menyembunyikan perasaan kagum, suka, dan… ia merasa dunianya untuk seorang Alexa yang akan menjadi istrinya.“Daddy berikan Alexa ke kau, Charlie. Dengan syarat kau harus menjaga, melindungi, dan mencintai Alexa dengan semua rasa yang kau miliki. Daddy percaya jika kau bisa melakukan itu semua dengan Alexa.”“Aku janji.”Daddy Rowan memberikan tangan Alexa dengan Charlie, emosi antara haru, dan bahagia melihat Alexa bisa ada di titik ini. Ia masih tidak percaya, jika mereka akan menikah.“Alexa sayang sekali denganmu, Dad.”“Daddy lebih sayang denganmu,” ucap DaddyRowan mencium kening Alexa lebih dulu sebelum melepaskan tangan
Hari pernikahan telah tiba, Alexa sudah bersiap sejak tadi… , hatinya berdebar, gugup dan merasa tidak sabar bertemu dengan Charlie untuk pemberkatan di gereja nanti. Mereka akan melakukan janji suci di gereja yang sudah disiapkan oleh keluarga besar.“Tak lama lagi kau akan menjadi seorang istri sayang,” ujar Daddy Rowan menatap haru putrinya, rasa tak rela melepaskan Alexa di hari ini sangat berat. Namun, ia bahagia karena Alexa bersama dengan Charlie.“Dad… , jujur aku gugup dan masih tidak percaya kalau aku akan menikah sebentar lagi.”“Daddy merasakan hal yang sama, seperti yang daddy katakan kalau kau akan menjadi putri kesayangan daddy. Dan daddy… , akan selalu mengutamakanmu dalam keadaan apapun sayang. Daddy, merasa lega sekaligus senang melihat kau akhirnya menikah dengan Charlie. Laki- laki yang selalu kau nantikan selama ini. Selamat sayang, daddy merestui hubungan kalian, d
Alexa memeluk Charlie, ia sangat bahagia dan terharu melihat calon suaminya datang menemuinya. Pelukan erat, ciuman panas, dan kedekatan mereka membuat Alexa enggan menjauh dari Charlie.“Kangen… , kenapa lama sekali?” tanya Alexa meminta penjelasan ke Charlie yang masih memeluknya.“Aku ada kerjaan sayang, kenapa hem?”“Aku bosan, dan aku merindukan mu Charlie. Kau bahkan tidak memberikan ku pesan sama sekali.”“Aku menyelesaikan pekerjaan agar semuanya segera selesai,” ucap Charlie menjelaskan ke Alexa kalau dirinya memang sibuk.Charlie menatap Alexa, dengan piyama panjang dan rambut terurai berantakan. Justru membuat Charlie terpesona dengan wajah polos tanpa make-up sama sekali.“Kenapa? Aku jelek?” tanya Alexa saat Charlie memperhatikan dirinya.“Cantik,” ucapnya.“Benarkah? Aku tidak tahu kalau k
Hari pernikahan Alexa dan Charlie tinggal menghitung hari, mereka sudah menyiapkan persiapan yang matang dan lengkap. Tamu undangan yang banyak, dari bisnis Charlie, belum kenalan dari orang tuanya dan keluarga Alexa sendiri.Alexa tidak bertemu Charlie hampir 3 hari ini setelah semuanya persiapan matang, “Mom… , aku kangen dengan Charlie. Mommy tidak bohongkan kalah Charlie ada pekerjaan tambahan?” tanya Alexa bicara dengan Mommy Shopia. “Astaga, Lexa. Kau sudah mengatakan kangen dengan Charlie sebanyak 23 kali. Kau bisa telpon atau tanya dengan Hans apa salahnya? Mommy tidak tahu jadwal dia Lexa. Yang jelas, Charlie menyelesaikan pekerjaan sebelum acara pernikahan mereka dimulai.”Mommy Shopia sampai terheran dengan putrinya sendiri, berpisah dengan Charlie sehari saja tidak bisa. Apalagi ini sudah 3 hari Charlie sibuk. Dia memberi kabar ke Alexa hanya singkat dan intinya sibuk tidak ingin diganggu. “Dia benar kerja mom? Aku takut Charlie gagal fokus ke wanita lain.”Mulai. Obrola







