Share

Bab 1931

Author: Musim Gugur
Regan menoleh, lalu berkata dengan tersenyum, “Tidak, setidaknya nyawaku tidak akan dalam bahaya. Mereka masih membutuhkanku!”

Hallie merasa tenang. “Jangan tinggal di sini. Kase bisa bantu kita untuk pergi dari sini. Kamu pergi bersama kami saja!”

Regan menggeleng dengan perlahan. “Setelah datang ke Istana Fers, aku tidak mungkin bisa pergi lagi. Kamu pergi saja, jangan tinggal di sini. Aku sudah mengecewakanmu. Lupakan aku!”

Air mata Hallie kembali menetes. “Kenapa bisa jadi seperti ini?”

Namun, Regan malah tidak mengatakan apa pun. Dia membalikkan tubuhnya dan berjalan pergi.

Kase berjalan keluar, lalu menepuk-nepuk pundak Hallie. “Jangan menangis lagi. Dia memang tidak mungkin bisa meninggalkan Istana Fers lagi. Kamu anggap dia sudah mati saja!”

Kali ini, suara tangisan Hallie semakin kuat lagi.

Kase juga merasa penat. Tentu saja dia merasa penat karena sedang marah terhadap dirinya sendiri! Jadi, dia tidak memiliki suasana hati untuk menghibur Hallie. Dia pun berjalan pergi.

Malam
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
As Insyirah
Aiyaaa, kenapa hanya 2 episod aja hari ini...langsung 5 episode la...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1932

    Sonia membuka matanya dengan perlahan, berusaha untuk beradaptasi dengan cahaya lampu putih di atas yang mencolok mata. Beberapa saat kemudian, dia mengulurkan tangannya mencabut jarum suntikan obat bius di lengan perawat. Dia pun segera mengangkat tangannya melemparkannya ke kamera CCTV.Prang! Kamera CCTV tertusuk jarum suntikan obat bius. Lampu merah yang berkelap-kelip di atasnya padam dalam seketika.Sonia sangat lemas. Dia memejamkan matanya sejenak, baru duduk di tempat. Dia mencabut semua selang dan kabel mesin, lalu menuruni ranjang.Kedua kakinya gemetar. Keringat dingin membaluti tubuh Sonia. Dia juga tidak tahu sudah berapa lama dirinya pingsan, juga tidak tahu apa yang sudah terjadi. Dia hanya merasa tubuhnya sangat capek, tenaganya pun terkuras setengah. Rasa sakit di kepala bagai ada sedang dipaku saja.Sonia melepaskan pakaian suster, lalu mengenakannya. Setelah itu, dia membaringkan suster di tempat tidurnya tadi. Sonia mengenakan masker, lalu berjalan keluar ruangan.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1933

    Rayden menatap Sonia yang pingsan dengan dingin, lalu menatap ke sisi Kase. “Sebagai penerus Keluarga Milana, sepertinya Tuan Kase suka sekali melakukan sesuatu sesuai dengan suasana hatimu.”Tatapan Kase sangat dingin. “Aku sudah menduduki posisi pewaris. Kalau aku masih nggak bisa berbuat sesuai dengan keinginanku, sepertinya nggak ada artinya untuk menjadi seorang penerus!”Rayden melirik pengawal di belakang Kase. “Kamu bahkan mengerahkan pengawal unggul dari Keluarga Milana. Apa Ruila begitu penting bagimu?”Dengan ekspresi tegas, Kase menjawab, “Ruila adalah orang yang aku serahkan padamu. Sekarang kontraknya belum ditandatangani, perjanjian dibatalkan. Aku akan membawanya pergi!”Rayden mengangkat kepalanya. “Aku sudah pernah bilang, dia nggak bisa membawanya pergi. Selamanya dia akan tinggal di sini!”“Kalau begitu, coba saja!” Kase tersenyum arogan.Rayden mengangkat tangannya. Pengawal di belakangnya menekan tombol remote. Tiba-tiba keempat sisi dinding berputar menunjukkan t

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1934

    Kase langsung mengangkat kepalanya. “Raja Bondala?”“Iya!” Ekspresi bawahan kelihatan serius. “Selama ini Raja Bondala menguasai Kota Hondura dengan kekuatannya yang luar biasa. Kabarnya, dia sudah menghancurkan banyak kekuatan militer di Tritop!”Kase tampak terkejut. "Pantas saja Rayden perginya buru-buru! Ternyata kedatangan Raja Bondala!Kase mengerutkan keningnya tada dirinya merasa bingung. “Apa belakangan ini ada konflik antara Tritop dan Raja Bondala?”Bawahan itu menggeleng. “Tidak ada!”Kase membalas, “Oke, aku mengerti. Kamu pergi amati gerak-gerik Rayden dan Raja Bondala. Kalau ada apa-apa, segera beri tahu aku.”“Iya!” balas bawahan dengan hormat, lalu meninggalkan tempat.Hallie yang berada di samping mendengar dengan bingung. “Siapa si Raja Bondala?”Kase menceritakan secara ringkas kondisi Tritop kepada Hallie.Saat ini, Benua Delta dikuasai oleh tiga kekuatan. Yang pertama adalah pemimpin yang menguasai wilayah barat laut di Ansari. Yang kedua adalah Tritop yang mengua

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1935

    Tatapan Rayden berubah muram. Dia cukup merasa syok. “Ruila malah bisa bangun!”“Iya, bahkan Profesor Zar juga merasa syok!”Rayden berkata dengan nada sinis, “Kenapa Regan bisa membantu Ruila?”“Dia tidak mengatakannya.” Winston berkata, “Profesor Zar mengusulkan untuk mengurungnya di dalam gudang pendingin.”“Sementara tidak usah dulu. Aku masih memerlukannya,” ujar Rayden.“Baik!” balas Winston dengan langsung.Suara Rayden terdengar muram. “Kita kesampingkan masalah Ruila dulu. Awasi dia, jangan sampai dia meninggalkan Istana Fers. Kita selesaikan masalah Raja Bondala dulu!”Kening Winston berkerut. “Raja Bondala tidak memberi kita respons apa pun. Anggotanya sudah menguasai Hondura, bahkan semakin meluas lagi. Tidak lama kemudian, bisa jadi mereka akan menyerang Istana Fers! Sementara ini kita masih tidak tahu tujuan mereka. Kepala Tritop ingin bicara langsung dengan Raja Bondala, tetapi ajakannya malah ditolak!”Rayden melihat langit gelap di luar sana. Terlintas rasa bingung di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1936

    Tak lama kemudian, pelayan mengantar makanan. Hallie mengikuti pelayan itu. Hallie bertanya dengan ekspresi terkejut, "Sonia, kamu tidak apa-apa, 'kan?"Sonia bangkit, lalu menggeleng. Namun, dia merasa pusing. Sonia pun memejamkan mata untuk menenangkan dirinya.Hallie yang khawatir berucap, "Apa kamu tidak enak badan? Kamu disuntik obat eksperimen. Butuh waktu untuk pulih. Sebaiknya kamu makan dulu.""Oke," sahut Sonia. Dia duduk di samping kereta dorong sambil mencium aroma makanan. Sonia merasa lebih rileks.Hallie mengambil semangkuk sup jamur, lalu memotong daging sapi dan mengambil sayur untuk Sonia. Dia menjelaskan, "Sonia, apa kamu berselisih dengan Kase? Tapi, kali ini memang dia yang menyelamatkanmu."Sonia hanya makan dan tidak berbicara. Melihat Sonia hanya terdiam, Hallie tidak melanjutkan perkataannya lagi. Dia menyuruh Sonia menghabiskan makanannya terlebih dahulu.Setelah Sonia selesai makan, Hallie beres-beres sembari berkata, "Kamu istirahat dulu. Aku mau pergi kerja

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1937

    Sonia berujar dengan dingin, "Aku takut ada racun!""Kalau begitu, aku minum supnya," balas Kase. Dia langsung meminum sup di depan Sonia, lalu bertanya, "Apa sekarang kamu sudah tenang?"Sonia bertanya balik, "Ada urusan apa kamu datang kemari?"Kase memberikan kartu berwarna emas kepada Sonia dan menyahut, "Aku kembalikan ini padamu. Untung ada kartu ini, jadi aku bisa lebih mudah menyelamatkanmu."Sonia menimpali seraya mengernyit, "Ini bukan kartuku."Sonia mendapatkan kartu berwarna hitam dari staf penelitian. Dia baru tahu kartu di Kastil Fers dibagi menjadi 5 jenis. Yang paling rendah adalah kartu berwarna putih yang dipakai para pelayan.Yang lebih tinggi adalah kartu berwarna hitam, perak, emas, dan emas tua. Makin tinggi tingkatannya, makin besar kekuasaan yang dimiliki pemilik kartu. Sementara itu, Kase memegang kartu berwarna emas.Kase mengangkat alis dan menanggapi, "Bukan kartumu? Jelas-jelas aku menemukannya di bawah tasmu.""Di bawah tasku?" tanya Sonia. Dia berpikir s

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1938

    Theresia buru-buru masuk. Melihat ekspresi Reza yang muram, dia mengangkat alis dan bertanya, "Bukannya pemimpin melarang kamu membantu? Kenapa kamu datang ke sini?"Reza memijat keningnya sambil menjawab, "Sonia datang ke Hondura."Ekspresi Theresia berubah drastis. Dia bertanya lagi, "Apa dia datang mencari pemimpin?""Seharusnya begitu," sahut Reza.Theresia berpikir sejenak sebelum membalas, "Kalau begitu, seharusnya dia pergi ke Kastil Fers."Reza bertanya seraya mengernyit, "Kastil Fers? Untuk apa dia pergi ke sana?"Sonia datang untuk mencari pemimpin. Sewaktu di Negara Madani, Reza mendapatkan kabar pemimpin berada di Kota Horduo. Jadi, untuk apa Sonia pergi ke Kastil Fers?Theresia menyahut, "Aku curiga pemimpin juga pergi ke Kastil Fers.""Apa informasimu akurat?" tanya Reza.Theresia menggeleng dan menjawab, "Ini cuma tebakanku. Aku sampai di sini satu hari lebih cepat darimu."Reza langsung berdiri sembari berujar, "Kalau begitu, kita pergi ke Kastil Fers sekarang."Theresi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1939

    "Tidak, aku mau segera lihat Sonia!" tegas Reza. Dia berusaha menahan emosinya. Reza memandang Theresia sembari bertanya, "Apa Kase pergi ke Kastil Fers untuk membicarakan kerja sama pengembangan energi terbarukan?"Theresia menyahut sembari mengangguk, "Seharusnya begitu."Reza memanggil Yandra dan berpesan, "Tritop menunggu balasanku, 'kan? Beri tahu dia, aku sangat tertarik dengan energi terbarukan yang dikembangkan Rayden. Aku akan pergi ke Kastil Fers sore ini."Yandra menyahut, "Oke. Aku balas Tritop sekarang."....Tak lama kemudian, Rayden menerima panggilan telepon dari Tritop. Dia menyuruh Rayden bersiap-siap untuk menyambut Raja Bondala.Rayden merasa ada yang aneh. Dia bertanya, "Apa Raja Bondala memang datang untuk energi terbarukan?"Sebelumnya Raja Bondala tidak menunjukkan tanda-tanda seperti itu. Tritop menjelaskan, "Mungkin kerja sama kita dengan Keluarga Milana membuat Raja Bondala marah. Itulah sebabnya dia menggertak kita. Setelah dia datang, kamu bisa cari tahu da

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2125

    “Sudah hampir pukul sembilan!”Sonia mengerutkan keningnya dengan kesal. “Tadinya aku berencana bangun pagian untuk pergi ke rumah. Tandy sudah hampir ujian akhir semester. Aku ingin memeriksa bagian mana yang ketinggalan, biar bisa beri bimbingan belajar buat dia.”Sonia menengadah kepalanya menatap Reza, lalu berkata dengan tersenyum, “Aku ini bukan guru bimbel yang bertanggung jawab. Untung saja Kak Diana nggak marah.”Reza mencubit pipi Sonia. “Kamu itu guru bimbel yang direkrut dengan susah payah. Meski dia marah, dia juga bisa memendamnya saja.”“Kamu malah berani ngomong lagi! Dia melakukannya juga demi kamu!” dengus Sonia dengan ringan.“Kalau begitu, demi balas budi kepada Kak Diana, aku pergi ajari Tandy saja?”Sonia kepikiran dengan gambaran paman dan keponakan yang sedang mengajar dan belajar itu. Tiba-tiba dia tertawa.Reza menggendong Sonia. “Hari ini kita tidak pulang. Kamu sudah sibuk gara-gara masalah Hallie. Hari ini kita tidak usah melakukan apa-apa, kita kembali ke

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2124

    “Jangan kemari. Kalau tidak, kalian bukan hanya tidak bisa dirawat di rumah sakit saja, kalian bahkan tidak bisa tinggal di Kota Jembara lagi!” Nada bicara Reza terdengar datar. “Aku sudah cukup memberi kalian muka dengan membiarkan kalian tinggal di Kota Jembara. Seharusnya kamu mengerti!”“Aku mengerti! Aku mengerti!” Hendri berkata, “Aku tahu apa yang sudah aku lakukan. Aku mengerti kalau kamu berbelas kasihan kepada kami!”“Kalau kamu mengerti, mohon jauhi Sonia. Jangan ganggu dia lagi!”“Tuan Reza!” Hendri berkata dengan buru-buru, “Waktu itu aku mengantar Sonia untuk melakukan pernikahan bisnis dengan Keluarga Herdian. Sekarang hubungan kalian sebaik ini. Aku tergolong telah berbuat baik. Bisakah dilihat dari masalah itu, kamu membantuku sekali lagi?”Kening Reza berkerut. Dia berkata dengan suara dingin, “Kenapa Sonia bisa punya ayah sepertimu!”Hendri sungguh merasa malu. “Aku tidak menjadi seorang ayah yang baik. Aku sungguh bersalah pada Sonia. Aku berharap kelak aku memiliki

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2123

    “Meskipun jelek, aku tetap menyukainya!” Reza memeluk Sonia ke dalam pelukannya. “Aku tahu masalah hari ini di luar dugaan, tapi kalau kejadian ini terulang lagi, aku berharap kamu tidak maju ke depan lagi!”Bagaimana kalau barang itu adalah bom? Siapa tahu ….Sonia memiringkan kepalanya bersandar di pundak Reza. “Waktu itu, aku nggak berpikir terlalu banyak. Cella menargetkanku. Nggak mungkin aku melibatkan Hallie.”“Cella memang bodoh. Padahal dia tahu alasan Keluarga Tamara bisa menjadi seperti sekarang, dia masih saja berani untuk tidak melepaskanmu!” Tatapan Reza kelihatan dingin. “Dia itu takut aku akan melupakannya. Bagus juga dia bisa datang, aku tidak akan melepaskannya lagi!”Sonia tidak menganggap masalah Cella. “Cukup usir dia dari Kota Jembara saja. Jangan kotori tanganmu demi dia.”“Aku akan mengatasinya!” Reza mengecup wajahnya. “Tidurlah!”Sonia berbaring di atas ranjang. Reza juga ikut berbaring di sisinya. Dia meniup punggung tangan Sonia sembari merangkul Sonia ke da

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2122

    Aska memelototinya. “Saat siang tadi, kamu bilang kamu bisa mengambil keputusan!”Jemmy berkata dengan lantang, “Kamu malah percaya sama omonganku agar kamu menemaniku main catur?”Aska terdiam membisu.Jemmy tersenyum. “Jujur saja, kamu juga tahu sendiri temperamen Morgan. Apa kamu tidak takut Hallie akan menderita nantinya?”“Tidak takut. Aku merasa tenang bisa menikahkannya dengan keluargamu!” balas Aska.“Kamu baru saja menemukan Jeje. Sekarang kamu malah buru-buru ingin menikahkannya. Sebenarnya apa yang sedang kamu pikirkan?” Jemmy tersenyum dingin.Aska segera berkata, “Aku hanya ingin menetapkannya saja. Tentu saja aku tidak buru-buru dalam soal pernikahan.”“Tenang saja, cucuku itu masih belum punya pacar! Biarkan Julia pulang dulu, tes DNA lebih penting!” balas Jemmy.Saat mengungkit soal Julia, Aska pun tidak berbicara lagi.Di sisi tangga, Hallie yang sudah mengganti pakaian baru dan hendak menuruni tangga kedengaran perbincangan mereka berdua. Dia menggigit bibirnya dan ke

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2121

    Setelah tiba di bawah gedung apartemen, Theresia mengambil tasnya dan menuruni mobil. “Mengenai isi perbincangan hari ini, aku akan suruh anggotaku untuk memasukkannya ke dalam kontrak. Saat hari Senin nanti, aku akan kirimkan kontrak perpanjangan untuk kami. Setelah kamu baca dengan saksama, kamu baru kirim kembali kepadaku.”“Baik!” Roger tersenyum lembut.Roger ikut menuruni mobil. Dia melihat wanita yang sedang berpamitan dengannya, lalu spontan berkata, “There, kita sudah kenal selama ini. Seharusnya kamu mengerti perasaanku kepadamu, bisa tidak kamu beri aku satu kesempatan?”Roger mengeluarkan sebuah cincin berlian dari dalam sakunya. “Cincin ini sudah lama bersamaku, tapi aku nggak punya keberanian untuk mengutarakan perasaanku. There, hari ini mungkin aku sedikit gegabah, tapi aku pasti bukan impulsif!”Cuaca hari ini sangat dingin. Lampu jalan memancarkan cahaya dingin, memancar ke atas berlian. Bahkan, berlian itu juga terasa sedikit dingin.Theresia berkata dengan suara lem

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2120

    Morgan mengangguk. “Kalau begitu, kita pulang dulu!”Sonia berpesan, “Jangan beri tahu Kakek!”“Aku mengerti!” balas Morgan, lalu membalikkan tubuhnya pergi mengendarai mobilnya. Hallie berpamitan dengan Sonia, Theresia, dan yang lain, kemudian memasuki bangku samping pengemudi.Saat Theresia melihat mobil berjalan pergi, dia mengalihkan pandangannya, lalu bertanya pada Sonia, “Apa tanganmu sakit?”“Nggak sakit lagi. Hanya luka kecil saja. Kamu juga cepat pulang sana!” Sonia tersenyum tipis.Theresia berkata dengan khawatir, “Cella memang gila. Meski dia telah dibawa ke kantor polisi, dia juga nggak akan ditahan terlalu lama. Kamu sendiri mesti lebih hati-hati. Orang seperti itu biasanya akan melakukan hal tanpa memperkirakan akibatnya.”“Aku akan melakukannya!” balas Sonia.“Kalau begitu, aku pergi dulu!” Theresia melambaikan tangannya kepada Sonia. Dia memalingkan kepalanya melihat Roger. “Ayo, kita pergi.”Reza baru kembali dari menelepon. Dia berkata pada Sonia, “Kita ke rumah saki

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2119

    Sonia segera membalikkan tubuhnya. Dia menyadari di bawah cahaya gelap, sesosok bayangan tubuh menerjang ke sisinya dengan memegang dua botol asam sulfat di tangannya. Satu di kiri dan satu di kanan. Kemudian, dia melemparkannya satu per satu ke sisi Sonia dan yang lain.“Sayang!” Reza segera berlari menarik Sonia ke dalam pelukannya. Dia menggunakan mantelnya untuk membungkus Sonia.Pada saat bersamaan, tubuh besar Morgan juga berdiri di depannya. Ketika melihat Sonia ditarik pergi oleh Reza, dia langsung menarik tangan Theresia, memutarkan tubuhnya melindungi Theresia di dalam pelukannya.Pada akhirnya, hanya tersisa Hallie sendiri. Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri botol asam sulfat di depan wajahnya.“Hallie!” Sonia mendorong Reza, langsung melompat untuk menendang botol asam sulfat, kemudian jatuh menindih di atas tubuh Hallie.Botol asam sulfat yang satu lagi melayang bergesekan dengan kepala mereka berdua, lalu menghantam ke atas mobil Reza. “Bamm!” Terdengar suara ledak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2118

    Saat Morgan kembali ke ruangan VIP, Reza pun telah tiba.Tadinya Hallie duduk di samping Sonia. Begitu Reza datang, dia pun langsung duduk di samping Morgan.Saat melihat Morgan telah kembali, Hallie segera berkata dengan tersenyum, “Kak Morgan, masakan sudah datang, rasanya benar-benar enak!”Morgan tidak membalas, melainkan melihat Reza. “Kapan kamu datangnya?”“Baru saja!” Reza tersenyum tipis, lalu menuangkan segelas alkohol untuk Morgan. “Arak hasil fermentasi Bos. Coba dicicip!”Sonia berkata, “Aku juga ingin minum!”Reza menuangkan setengah gelas untuk Sonia. “Cuma segini saja.”Daripada tidak ada, Sonia juga tidak boleh serakah. Dia menuangkan setengahnya ke gelas Hallie. “Sebelumnya saat di Istana Fers, aku lihat kamu jago minum. Cuaca sudah dingin. Ayo, kita minum bersama untuk menghangatkan tubuh.”Hallie tersenyum malu. “Aku itu memaksakan diriku buat minum. Sebenarnya aku gampang mabuk.”Mereka minum sembari mengobrol. Saat Reza mengobrol dengan Morgan, dia juga tidak lupa

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2117

    Theresia mengangkat pandangannya dan tersenyum lembut. Seketika seperti angin musim semi yang membuat bunga-bunga bermekaran.Setelah menghabiskan sebatang rokok, Morgan melangkah ke sisi restoran. Saat melewati jendela sebelah, dia menoleh sekilas, ternyata adalah seorang pria. Dia juga mengenakan sweater biru dan kelihatan sangat muda.Setelah sekilas pandang, Morgan mengalihkan pandangannya kembali, lalu melanjutkan langkahnya.Sesampainya di dalam restoran dan melewati koridor, tiba-tiba pintu kayu di sebelah kanan terbuka. Morgan mengangkat kepalanya dan matanya berpapasan dengan mata gadis yang keluar dari pintu. Satunya kelihatan syok, sedangkan yang satu lagi menatap dengan tatapan penuh makna.Setelah mereka kencan buta, mereka tidak pernah saling berhubungan lagi. Hari ini adalah pertama kalinya mereka bertemu lagi.Ternyata selama berada di satu kota, pasti akan ketemu.Theresia duluan bersuara, “Kamu masih belum pergi?”Seingat Theresia, Morgan mengatakan dia hanya akan tin

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status