Share

Bab 2636

Author: Musim Gugur
Theresia menyipitkan mata menatap bayangan mereka berdua di atas tanah yang berubah dari panjang menjadi pendek, lalu dari pendek menjadi panjang. Dia memandang pegunungan di kejauhan, yang kelihatan merunduk di garis cakrawala seperti seekor binatang buas, lalu menatap bulan sabit di langit yang tertutup awan gelap ….

Segala sesuatu yang tertangkap oleh pandangan Theresia kini berubah menjadi jelas dan terang. Theresia memasukkan tangannya ke dalam saku celana, menyentuh kertas jimat di dalamny
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3076

    Tasya menoleh untuk melirik Lecy dan Tora, kemudian dia bertanya dengan nada ringan, “Apa kamu capek? Turunkan aku saja!”“Dua jam juga bukan masalah!” ucap Yandi dengan nada datar.Tasya langsung tertawa. Dia bersandar di atas pundak Yandi, dan menyandarkan kepalanya di atas lengan kokoh Yandi. Dia jadi tidak ingin bangkit lagi.Gadis yang bersandar di punggung Yandi itu terasa sangat ringan. Karena sempat berkeringat tipis tadi, kulit halusnya terasa sedikit dingin, disertai aroma wangi tubuh sang gadis.Tasya memeluk pundak Yandi. Jarak mereka pun semakin dekat lagi. Bibirnya hampir saja menempel di atas leher si pria. Dia bertanya dengan nada rendah, “Yandi, apa kamu benar-benar nggak cinta sama aku?”Langkah kaki Yandi seketika berhenti. Suaranya terdengar agak serak dan tegas. “Tidak!"Sorot mata Tasya yang semula berbinar seketika meredup. Dia menghela napas dengan perlahan. Napasnya mengembus mengenai wajah samping si pria. Tasya berbisik, “Ya sudah kalau nggak cinta. Yang pent

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3075

    “Nggak akan kelihatan karena ketutup lengan pakaianmu.” Tasya menarik tangan Yandi dan tidak bersedia untuk melepaskannya. Dia bersikeras ingin memakaikan gelang itu.Kening Yandi berkerut. Padahal dia sedang mengenakan kaus lengan pendek, bagaimana caranya bisa ketutup?Sepertinya Tasya sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya telah salah bicara. Dia masih memasangnya di pergelangan tangan Yandi. “Jangan bergerak!”Saat Yandi ingin mendorong Tasya, dia tiba-tiba terdengar suara Tora sedang menjeritnya di depan. Alhasil, Tasya pun sudah berhasil memasang gelang di pergelangan tangannya. Tasya bahkan berkata dengan sangat serius, “Jangan dilepas. Kalau nggak, aku akan beri tahu semua orang di dunia ini … masalah aku suka sama kamu!”Mereka berdiri di sebuah tempat lapang di pegunungan. Sinar matahari yang cerah menyinari mereka, jatuh ke sepasang mata gadis itu yang begitu hidup sekaligus penuh kasih.Nada bicara Tasya terdengar seperti sedang bercanda, tetapi tatapannya begitu serius.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3074

    Ketika Tasya melihat Yandi kembali, dia segera berkata dengan gembira, “Bos Yandi, Tora bilang mau bawa kita ke atas gunung.”Tora berkata pada Yandi, “Pemandangan di tempat kami sangat bagus. Kalau kalian tidak ada kegiatan di sore hari, aku akan bawa kalian untuk jalan-jalan ke atas gunung.”Ketika Yandi melihat Tasya sangat berminat, dia pun tidak menolak. “Oke!”Tora membawa mereka bertiga naik ke atas gunung. Setelah berjalan sekitar sepuluh menit, mereka pun tiba di jalan utama pegunungan. Mulai tampak banyak wisatawan di sana.Mereka berempat berjalan sembari mengobrol. Lecy terus menggandeng lengan Tora. Pose mereka kelihatan mesra.Di kejauhan, pegunungan menjulang tinggi dan megah. Puncaknya yang diselimuti salju putih tampak samar dari kejauhan. Sementara itu, di bagian yang lebih dekat, bebatuan terjal berpadu dengan pepohonan yang rimbun. Udaranya begitu segar, membuat hati dan pikiran terasa lapang.Tasya merasa gembira. “Pemandangannya bagus sekali!”Yandi berkata, “Buka

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3073

    Raut wajah Tasya sedikit memerah. Dia menatap Yandi dengan gusar, “Walaupun itu memang anggrek, bukankah itu cuma jenis anggrek biasa? Kenapa bisa dihargai dengan uang sepuluh juta? Bos Yandi memang kaya, ya!”Kening Yandi berkerut. “Apa hubungannya sama aku? Aku akan potong uang sepuluh juta ini dari gajimu!”Mata Tasya langsung terbelalak. Yandi tidak berhasil menahan tawanya. Dia langsung tertawa dengan suara keras.Tadinya Tasya sedang merasa sangat marah. Dia merasa kesal karena merasa dirinya sangat bodoh. Dia juga marah karena Yandi mentertawakannya. Hanya saja, ketika melihat senyuman Yandi, seluruh amarah di hatinya langsung sirna.Tasya menggigit bibir bawahnya berusaha untuk mengintrospeksi diri. “Aku nggak akan sembarangan sentuh lagi.”Yandi tidak tersenyum lagi. Dia menatap Tasya dengan datar, hendak memberi tahu Tasya bahwa dirinya tidak bersalah. Dia juga tidak merasa Tasya telah merepotkannya. Namun, dia tidak sanggup untuk melontarkan ucapan seperti itu terhadapnya.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3072

    Ketika Yandi dan anggota keluarga Torna mengobrol tak sampai setengah jam, terdengar suara jeritan dari luar. “Bu Sarah, keluar bentar. Coba lihat apa dia itu tamu keluarga kalian?”Kening Yandi berkerut dalam seketika. Dia teringat sesuatu, lalu berjalan keluar terlebih dahulu.Kedua orang tua juga segera berjalan keluar. Seorang wanita berusia 50-an tahun dengan mengenakan terusan motif bunga sedang berdiri di luar sana. Ketika melihat anggota Keluarga Torna berjalan keluar, dia segera menunjuk Tasya yang berdiri di samping sembari berkata, “Apa dia itu tamu keluargamu?”Tasya merasa canggung hingga wajahnya memerah. “Kamu jangan jerit lagi. Aku sudah bilang akan bayar kamu!”Yandi berjalan maju, lalu bertanya, “Apa yang terjadi?”Wanita berambut ikal segera mengoceh panjang, “Siapa perempuan ini? Dia malah mencabut bibit anggrekku untuk diberikan kepada kelinci! Bibit anggrekku mahal sekali. Apa kalian tidak punya etika? Apa kalian tahu betapa mahalnya anggrek-anggrek itu? Kalau aku

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3071

    Sepertinya Tora telah berkelahi dengan mereka, wajahnya kelihatan sedikit memar. Dia sedang mengadang di hadapan orang tua Keluarga Torna, berdebat dengan orang-orang yang memaksa mereka untuk tanda tangan.Yandi masuk ke dalam. Di bawah tatapan kaget orang-orang, dia mengambil surat perjanjian tersebut dan merobeknya. Dia berkata dengan nada dingin, “Keluarga Torna tidak akan pindah. Segera tinggalkan tempat ini!”Pemimpin dari para preman segera berdiri. “Siapa kamu? Kenapa kami mesti dengar katamu?”Yandi mengangguk. “Mulai sekarang, aku mewakili Keluarga Torna!"Tasya berkata dengan dingin, “Apa kalian punya izin pembongkaran yang sah? Kalau nggak, tindakan kalian sekarang termasuk menerobos masuk ke rumah orang tanpa izin, ditambah lagi dengan merusak harta benda milik orang lain. Perbuatan itu adalah perbuatan melanggar hukum. Kami bisa menuntut kalian!”Pemimpin kelompok preman itu langsung menatap Tasya dengan dingin. “Tuntut aku? Pergi sana, dasar bocah tengik ….”Saat pria it

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1676

    Reza mengangkat kepalanya, lalu mengambil ponsel Kally. Setelah membaca postingan dan komentar-komentar di atas, aura membunuh langsung memancar dari diri Reza.“Aku mengerti. Kamu keluar sana. Kalau ada berita lagi, jangan lupa untuk beri tahu aku,” balas Reza dengan suara berat.“Oke, aku percaya So

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1684

    Sonia melihat anggur merah di dalam gelasnya sembari menggeleng dengan perlahan. “Ranty, apa kamu tahu kenapa aku nggak bersedia buat ekspos hubungan aku dan Reza?”Ranty mengangguk. “Aku tahu, karena pertimbanganmu terlalu banyak!”Sonia berkata dengan suara datar, “Di satu sisi, aku merasa cukup bag

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1604

    Malam harinya, Kelly menerima transfer uang 600 juta dari Kenneth. Kemudian, dia menelepon Christie, lalu bertanya apa dia butuh uang belakangan ini?Christie pun tersenyum. “Gimana kamu bisa tahu? Beberapa pekerjaan yang aku temukan nggak cocok sama aku. Jadi, aku berencana untuk membuka kafe bersam

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1625

    Linda merasa agak kaget. “Apa Kelly tahu?”“Tidak tahu. Kamu bisa beri tahu dia!” Jason melanjutkan, “Kalau kamu merasa tidak tenang, kamu juga bisa ikut bersamaku.”“Tidak! Mana mungkin aku tidak tenang jika Yana bersamamu?” ucap Linda dengan tersenyum, “Aku tahu kamu memperlakukan Yana dengan baik.”

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status