แชร์

Bab 2978

ผู้เขียน: Musim Gugur
Tasya berkata, “Seberang perusahaan kami ada sebuah klinik hewan. Nanti kamu bawa kucing kecil ini untuk berobat. Aku ke atas untuk cari data. Setelah aku menemukannya, aku baru akan pergi mencarimu!”

Yandi melirik sekilas kardus di dalam pelukan Tasya, lalu berkata dengan nada berat, “Apa kamu mau memelihara kucing ini?”

Tasya mengangguk. “Nggak mungkin aku buang juga!”

Yandi tidak berbicara lagi. “Oke!”

Ketika melihat Yandi menyetujuinya secara langsung, Tasya baru benar-benar merasa gembira.

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2978

    Tasya berkata, “Seberang perusahaan kami ada sebuah klinik hewan. Nanti kamu bawa kucing kecil ini untuk berobat. Aku ke atas untuk cari data. Setelah aku menemukannya, aku baru akan pergi mencarimu!”Yandi melirik sekilas kardus di dalam pelukan Tasya, lalu berkata dengan nada berat, “Apa kamu mau memelihara kucing ini?”Tasya mengangguk. “Nggak mungkin aku buang juga!”Yandi tidak berbicara lagi. “Oke!”Ketika melihat Yandi menyetujuinya secara langsung, Tasya baru benar-benar merasa gembira.Setengah jam kemudian, mobil berhenti di depan gedung perusahaan tempat Tasya bekerja. Dia menyerahkan kotak kardus kepada Yandi, lalu menunjuk klinik hewan di seberang. “Apa kamu sudah lihat? Di sana. Biasanya tempat itu juga jadi tempat penitipan hewan ketika pemiliknya lagi bekerja. Kamu pergi dulu, aku akan cari kamu setelah mengirim data.”Yandi bertanya, “Hari ini akhir pekan. Apa ada orang di perusahaan?”Tasya tertegun sejenak. Reaksinya sangatlah cepat. Matanya tampak berkilauan. “Kenap

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2977

    Perempuan yang mengenakan terusan biru kelihatan sangat muda. Dia menoleh dan menjelaskan, “Aku juga ditipu sama orang lain. Tadinya aku menghabiskan banyak uang untuk membelinya. Alhasil, mereka malah jual kucing sakit-sakitan kepadaku!”Tasya berkata dengan kesal, “Jadi, kamu mau buang kucing itu begitu saja?”Perempuan dengan terusan biru kelihatan bersalah. Dia yang malu itu langsung menjadi gusar. “Terserah aku. Itu kan hewan peliharaan yang aku beli. Kalau aku nggak mau, ya nggak mau. Apa hubungannya sama kamu? Kalau kamu berbaik hati, kamu bawa dia pulang untuk dipelihara saja. Kalau nggak mau pelihara, kamu juga nggak usah ikut campur!”Selesai berbicara, perempuan itu langsung berlari pergi.Tasya merasa kesal ingin mengejar ke sana. Dia pun ditangkap oleh Yandi. “Ada apa?” Tasya menunjuk ke sisi kotak kardus. “Dia nggak mau rawat lagi, kemudian dibuang begitu saja. Gimanapun kucing juga punya nyawa. Orang yang sok punya kasih sayang itu memang munafik!”Yandi melihat ke sisi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2976

    Orang lain yang berada di dalam lift juga merasa syok. Mereka tidak ingin membuat masalah, segera melangkah mundur. Ada dua orang datang bersama pria yang dipukul. Ketika melihat temannya sendiri dipukul tanpa membedakan benar dan salah, mereka yang berada di bawah pengaruh alkohol langsung menerjang ke sisi Yandi.“Berdiri di belakangku dan jangan bergerak!” ucap Yandi dengan suara rendah. Dia menarik Tasya ke belakang, lalu menggunakan belakang punggungnya untuk mengadang Tasya. Setelah itu, dia pun ditendang keluar.Tasya tertutup rapat di balik punggung lebar Morgan hingga nyaris tidak bisa melihat apa pun. Mendengar seruan kaget dan jeritan kesakitan dari depan, dia beberapa kali tidak tahan ingin menjulurkan kepala untuk melihat keributan itu, tetapi segera ditekan kembali oleh Morgan.Tasya berpikir, pria itu mungkin tidak ingin dirinya ketakutan, mungkin juga tidak ingin Tasya melihat sisinya yang galak dan kejam.…Lift berhenti di lantai satu. Orang-orang yang menunggu lift d

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2975

    Tasya terbengong sejenak. Tatapannya tertuju pada diri pria itu. Jantungnya juga berdetak tidak karuan.Sonia juga sudah melihat Yandi. Dia memalingkan kepalanya melirik Tasya yang terbengong sejenak. Dia spontan ingin tersenyum.Yandi datang terlambat. Dia sudah menyapa Morgan, Reza, dan yang lain, kemudian duduk di antara mereka.Akhirnya Tasya merasa tenang.Ranty memberi isyarat mata kepada Theresia. “Kak Theresia sudah bisa menunjukkan kegunaannya!”Tasya segera berkata, “Lebih baik jangan. Aku sangat memahami pemikiran Bos Yandi. Lebih baik aku pelan-pelan saja!”Theresia mengangguk. “Kalau kamu butuh sesuatu, kamu bisa segera cari aku.”Tasya berkata dengan lantang, “Tenang saja. Kita sudah sekeluarga. Aku pasti nggak akan bersikap sungkan sama kamu.”Setelah main sejenak, ponsel Tasya berdering. Dia pergi mengangkat telepon. Saat kembali, dia mencari tasnya. “Sonia, rekan kerjaku lagi dinas. Sekarang dia butuh data penting. Data itu ada di komputer. Aku mesti kembali ke perusah

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2974

    Pada hari Sabtu malam, Morgan memesan ruangan VIP di Kasen.Pada jam delapan malam, semua orang juga sudah hadir. Morgan mengumumkan kabar dirinya telah menikah dengan Theresia. Setelah semuanya merasa syok, semuanya mulai bersorak untuk memberi selamat.Sonia dan Ranty sudah mengetahui masalah ini duluan. Hanya saja, mereka tetap merasa antusias seperti yang lain. Ranty tidak bisa mendeskripsikan rasa terharu di hatinya, lalu memeluk Theresia. “Aku benar-benar merasa gembira!”Theresia berkata dengan tersenyum, “Aku mesti berterima kasih kepada makcomblangku!”Senyuman Ranty semakin lebar lagi. “Mesti, dong. Lain hari, aku akan pergi cari Kakek Jemmy. Aku mau tagih hadiah makcomblang sama dia!”Sonia tersenyum tipis. “Dengan sikap keras kepalamu, kamu pasti diberi hadiah!”Ranty tersenyum lembut, tetapi dia malah berkata, “Ujung-ujungnya, Kak Morgan yang paling hebat! Selamat, ya!”Morgan tersenyum tipis. “Terima kasih!”Semua orang saling berbasa-basi sejenak, lalu mulai duduk di tem

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2973

    Theresia mengangguk dengan tersenyum. “Aku akan ikut ke mana pun kamu pergi. Kelak kalau kita menetap di Kota Atria, aku bisa membujuk Kakek untuk pergi bersama.”Morgan mengambil ponselnya, lalu membuka beberapa lembar foto untuk diperlihatkan kepada Theresia. Theresia melihat halaman rumah dalam foto itu, ukiran indah memenuhi balok dan bangunannya. Dia mengangkat alis dan bertanya, “Kediaman Keluarga Bina?”“Bukan Kediaman Keluarga Bina di Kota Atria, tapi ini yang kubangun di Kota Jembara. Pembangunannya sudah hampir setengah tahun dan sebentar lagi akan selesai,” jelas Morgan padanya, “Tentu saja tidak mungkin bisa sama persis dengan kediaman keluarga kami. Beberapa barang antik dan kayu tidak bisa direplikasi. Tapi aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya seperti aslinya.”Kediaman Keluarga Bina adalah rumah warisan berusia ratusan tahun. Setiap bunga dan rumput, setiap bata dan gentengnya, membawa nuansa kuno dan beratnya jejak waktu. Terlebih lagi lorong panjang d

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2287

    Ester masih berada di rumah Devin. Dia sudah mengenakan pakaian. Dia pun membersihkan kamar sebelah, kemudian juga membereskan ruang makan.Ester berjalan ke sisi pria yang sedang duduk di sofa. Ketika melihat wajahnya yang putus asa dan menderita itu, Ester pun mengerutkan keningnya dengan rasa ber

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2282

    Di Kota Jembara.Pada siang hari menjelang malam Hari Raya, jalanan dihiasi dengan lampu dan dekorasi meriah. Setiap sudut kota dipenuhi keramaian dan suara tawa. Suasana Hari Raya terasa begitu hangat dan penuh suka cita.Sesuai tradisi keluarga yang biasa makan onde-onde saat malam Hari Raya, Devi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2299

    Ranty menunjukkan senyuman bandelnya. “Menantu saja sudah ke rumah. Sepertinya sebentar lagi bakal ada kabar gembira!”Kelly sedang berada di kamar lantai atas dengan laptop di bagian depannya. “Sekarang kabar terbaik bagiku adalah bisa dinilai menjadi desainer senior setelah Hari Raya nanti.”Ranty

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2334

    Kelly menenangkan dirinya sejenak, lalu mengangguk dengan perlahan. “Aku tahu! Semua ini juga salahku. Aku sendiri yang nggak menjaga Yana dengan baik!”Sonia berkata dengan kening berkerut, “Semuanya bakal menurunkan kewaspadaan ketika berada di Kediaman Keluarga Herdian!”Siapa juga tidak menyangk

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status